Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Alat Peraga Tabel Perkalian Bagi Siswa Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Antusiasme Siswa Sari, Rospala Hanisah Yukti; Achmadi, Achmadi; Tjandra, Daniel; Safrudin I, Muhammad Yudha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2029

Abstract

Matematika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh sebagian siswa. Halini disebabkan sifat matematika yang abstrak. Oleh karena itu, siswa di usia dini masih dalam tahap perkembangan pada kemampuan kognitifnya. Oleh karena itu, penggunaan alat peraga dalam pembelajaran dapat membantu peserta didik dalam memahami konsep matematika yang abstrak, terlebih jika dikemas dengan menarik. Salah satu alat peraga yang diimplementasikan dalam materi perkalian yaitu Tabel Perkalian. Tabel Perkalian merupakan alat peraga yang bisa membantu peserta didik memahami dan menghafal operasi perkalian. Tujuan dari kegiatan ini adalah antusiasme siswa pada pembelajaran matematika materi perkalian mengalami peningkatan dengan bantuan alat peraga. Hasil dari kegiatan ini adalah antusisme siswa pada pembelajaran matematika ketika menerapkan alat peraga mengalami peningkatan.
PENGARUH ALAT PERAGA CALISTUNG TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN SISWA SD: THE INFLUENCE OF CALISTUNG TOOLS ON THE LEVEL OF UNDERSTANDING OF ELEMENTARY STUDENTS Sari, Rospala Hanisah Yukti
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v10i1.5403

Abstract

Pendidikan sekolah dasar merupakan pendidikan yang didapatkan anak sejak usia 7 tahun. Anak-anak yang masuk pada jenjang ini masih belum memiliki kemampuan dan kesiapan dalam menerima materi. Yang mereka tahu hanyalah bermain dan kegiatan menyenangkan lainnya. Calistung memiliki kepanjangan baca, tulis, dan hitung dimana anak akan diajarkan membaca, menulis, dan menghitung. Masalah yang ingin dicarikan solusi yaitu bagaimana metode efektif untuk menaikkan kapabilitas calistung pada siswa sekolah dasar. Tujuan peneltian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan calistung pada siswa kelas 4 SD Negeri 2 Kereng Bangkirai Tahun Pelajaran 2022/2023.
Penyuluhan Penggunaan Media Pembelajaran Calistung untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Yukti Sari, Rospala Hanisah
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): PRAXIS April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v2i3.1020

Abstract

Learning media is the empowerment of all instruments created to make it easier for teachers to convey learning material and students to understand learning concepts. This service activity aims to increase students' interest in learning by implementing Calistung learning media. This activity was carried out at SD Negeri 1 Kereng Bangkirai, Palangkaraya City and MIS Fathul Iman Palangkaraya and was attended by teachers and students. The result of this activity is that there is an increase in students' interest in learning when applying Calistung learning media in class, which is marked by increased student enthusiasm during the learning process.
Pengembangan Buku Ajar Geometri di SD dengan Pendekatan RME Berbasis Simbol Budaya Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah Sari, Rospala Hanisah Yukti; Rezki, Istighfaris
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2024): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v10i1.7800

Abstract

Integrasi kearifan lokal pada pembelajaran matematika masih jarang dilaksanakan. Selain itu, mayoritas pembelajaran matematika di kelas kurang bermakna dan monoton sehingga siswa merasa bosan dan jenuh ketika belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengembangkan buku ajar materi geometri di SD dengan pendekatan RME berbasis simbol budaya Suku Dayak Ngaju di KalimantanTengah; 2) Melakukan sosialisasi produk pengembangan buku ajar materi geometri di Sekolah Dasar dengan pendekatan RME berbasis simbol budaya Suku Dayak Ngaju melalui pembelajaran di kelas. Metode penelitian ini yaitu metode Research and Development (RnD) dengan model 4-D. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi berupa skala Likert untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan buku ajar materi geometri berbasis kearifan lokal suku dayak di SD telah terkategori layak untuk digunakan; (2) Diseminasi produk pengembangan buku ajar materi geometri berbasis kearifan lokal suku dayak dapat menimbulkan kepuasan dalam pembelajaran matematika guru dan siswa SD. Kesimpulan dalam penelitian pengembangan ini sebagai berikut: (1)  Pengembangan buku ajar materi geometri berbasis kearifan lokal suku dayak di SD telah terkategori layak untuk digunakan; (2) Diseminasi produk pengembangan buku ajar materi geometri berbasis kearifan lokal suku dayak dapat menimbulkan kepuasan dalam pembelajaran matematika guru dan siswa SD.
IMPLEMENTASI METODE SAS (STRUKTURAL ANALISIS SINTESIS) UNTUK STIMULASI CALISTUNG BAGI SISWA SD ISLAM TERPADU AL-FURQON PALANGKA RAYA Hanisah Yukti Sari, Rospala; Dwi Astuti, Amelia; Fithriyah Azzakiyah, Lailatul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.387-398

Abstract

Calistung merupakan singkatan dari membaca, menulis dan berhitung. Calistung adalah sebuah tahapan dasar dalam upaya mengenali huruf dan angka. Berdasarkan analisis observasi tentang permasalahan yang terjadi di mitra yaitu: (l) Sebagian siswa masih memerlukan upaya pengenalan mengenal huruf dan angka; (2) siswa masih memerlukan upaya yang lebih agar dapat membaca huruf alphabet dan angka dengan baik dan benar; dan (3) pembelajaran calistung cenderung bisa membuat sebagian anak kurang nyaman. Adapun salah satu solusi untuk menyelesaikan problematika tersebut adalah dengan mengimplementasikan metode Calistung yang menyenangkan yaitu Metode SAS (Struktural Analisis Sintesis). Metode SAS diimplementasikan dalam aktivitas pengajaran membaca pada tahap permulaan di sekolah dasar dimana metode ini ditampilkan dalam struktur kalimat secara utuh, hingga kemudian dianalisis menjadi bagian kata, suku kata dan huruf. Dalam metode pembelajar SAS (Struktural Analitik Sintetik ) ada tahapan yang harus dilakukan yaitu: a) Mengubah kalimat menjadi kata-kata, b) Mengubah kata menjadi suku-suku kata, dan c) Mengubah suku-suku kata menjadi huruf-huruf. Implementasi kegiatan Pengabdian Masyarakat yaitu: (a) Observasi awal. (b) Pembukaan kegiatan. (c) Pre Test (d) Pelaksanaan kegiatan. ( e) Pemberian tugas. (f) Evaluasi. (g) Pemberian Donasi. (h) Publikasi. Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah: (1) Pelaksanakan kegiatan dilakukan dengan lancar; (2) Guru serta siswa cukup antusias mengikuti pelatihan tersebut; (3) Perkenalan dan kegiatan pelatihan Metode SAS yang memberi wawasan baru untuk guru dan siswa di SDIT Al-Furqon Palangka Raya.
PENYULUHAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA POHON BERHITUNG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CALISTUNG Hanisah Yukti Sari, Rospala
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2075-2080

Abstract

Calistung merupakan kemampuan dasar yang wajib bagi manusia sebagai makhluk sosial dansebagai alat untuk memperoleh berbagai pengetahuan. Calistung mulai diajarkan pada usia 4Tahun hingga awal masuk Sekolah Dasar. Telah banyak upaya yang dilaksanakan parapraktisi pendidikan untuk membantu siswa dalam belajar Calistung. Salah satu upaya yangdapat dilaksanakan agar siswa bisa Calistung yaitu dengan alat peraga Pohon Berhitung danKotak Energi. Tujuan dari kegiatan ini adalah adanya perubahan dalam antusiasme dansemangat siswa dalam belajar. Hasil dari aktivitas Pengabdian Masyarakat ini adalah adanyapeningkatan antusiasme siswa serta semangat untuk belajar dalam Calistung serta adanyakeseimbangan antara bermain dengan belajar, dan tanpa disadari mereka bermain itu adalahtermasuk belajar.