Metti Verawati
Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

STUDI LITERATUR : KOMPRES HANGAT UNTUK MENGATASI HIPERTERMIA PADA PENDERITA TB PARU Priesca Della Octianne Caroline; Rika Maya Sari; Metti Verawati
Health Sciences Journal Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.757 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v4i2.508

Abstract

Salah satu gejala yang muncul pada TB paru bagi penderitanya adalah hipertermia, penderita TB paru yang mengalami (hipertermia) biasanya subfebris menyerupai influenza tetapi terkadang bisa mencapai 40-41°C. Hipertermia merupakan respon tubuh terhadap proses infeksi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipertermia yaitu dengan pemberian kompres hangat untuk menurunkan demam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi kompres hangat dalam asuhan keperawatan pada penderita TB paru dengan masalah keperawatan hipertermia. Metode dalam penelitian ini dengan mencari beberapa jurnal di Google Schooler, didapatkan hasil penelusuran dari 3 jurnal  dengan hasil penelusuran studi literatur merujuk pada pemberian kompres hangat pada daerah aksila sebagai salah satu intervensi dalam mengatasi masalah hipertermia. Kompres hangat pada aksila lebih efektif dengan hasil penurunan suhu mencapai 0,247°C. Pemberian kompres hangat akan membantu menurunkan suhu tubuh dengan cara panas keluar lewat pori-pori kulit melalui proses penguapan. Tindakan kompres hangat merupakan tindakan yang aman dan dapat memberikan rasa nyaman pada pasien. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres hangat pada daerah aksila dapat membantu menurunkan demam dengan penurunan suhu mencapai 0,247°C untuk mengatasi masalah hipertermia.
GAMBARAN KEPATUHAN KONTROL PADA PASIEN STROKE Satrio Dwi Cahyono; Sholihatul Maghfirah; Metti Verawati
Health Sciences Journal Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.047 KB) | DOI: 10.24269/hsj.v3i2.261

Abstract

Stroke semakin menjadi masalah serius yang dihadapi hampir di seluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan serangan stroke yang mendadak dapat mengakibatkan kematian. Rehabilitasi dan kontrol rutin pada pasien stroke sangat penting dilakukan karena bertujuan untuk mencegah komplikasi lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol pasien strokeDesain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh penderita stroke di Poli Syaraf yaitu 274 responden. Besar sampel yang digunakan sebanyak 55 responden dan metode penelitian menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi data ditampilkan dengan prosentase.Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 55 responden didapatkan hasil 30 responden (54,55%) patuh kontrol dan 25 responden (45,45%) tidak patuh kontrol. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan dalam melakukan kontrol rutin merupakan upaya dalam perawatan yang penting pada pasien stroke. Diharapkan petugas kesehatan lebih maksimal memberikan penyuluhan tentang kepatuhan kontrol pada pasien stroke.
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA PASIEN DI PUSKESMAS BADEGAN KABUPATEN PONOROGO Laily Ayu Nurrohmah; Saiful Nurhidayat; Siti Munawaroh; Elmie Muftiana; Metti Verawati
Health Sciences Journal Vol 6, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v6i2.1540

Abstract

Kejadian gastritis saat ini sedang meningkat, dan pola makan masyarakat yang buruk menjadi salah satu faktor penyebabnya. Banyak orang yang sering melewatkan sarapan juga sering minum kopi dan lebih menyukai makanan cepat saji seperti junk food, dan makanan pedas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara pola makan dan kejadian gastritis pada pasien di Puskesmas Badegan Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan meliputi analisis korelasi, metodologi cross-sectional, dan quota sampling dengan jumlah sampel 35 responden. Dengan menggunakan perhitungan Fisher's Exact untuk meneliti hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis di Puskesmas Badegan Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 responden (65,7%) memiliki pola makan baik dan 11 responden (31,4%) dari 35 responden menderita gastritis. Hasil perhitungan Fisher Exact dengan alpha 0,05 didapatkan hasil p-value 0,002. Maka Ho ditolak dan H1 diterima.  Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan pola makan dengan kejadian gastritis pada pasien di Puskesmas Badegan Kabupaten Ponorogo. Untuk mencegah gastritis, peneliti menyarankan pasien di Puskesmas Badegan untuk memperhatikan, menerapkan dan meningkatkan asupan makanan yang sehat dan gizi seimbang.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK PRA SEKOLAH Irvrilia Rahma; Metti Verawati; Ririn Nasriati
Health Sciences Journal Vol 6, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v6i2.1546

Abstract

Pola asuh dapat membantu anak kecil dalam belajar mengontrol urin dan fese saat menjalani toilet training. Toilet training ialah isu utama pada masa tumbuh kembang anak prasekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak pra sekolah di BA ‘Aisyiyah Kertosari Babadan Ponorogo.Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah murid BA ‘Aisyiyah Kertosari berusia 5-6 tahun yang diasuh oleh orang tuanya sebanyak 57. Dalam penelitian ini, 36 responden dijadikan sampel dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan melakukan uji analisis chi-square dengan tabel 2x2 df = 1.Penelitian menunjukkan bahwa dengan nilai p 0,003, ada korelasi antara praktik pengasuhan anak dan keberhasilan toilet training. Penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua mempengaruhi keberhasilan toilet training. Peneliti menyarankan supaya mempraktikkan pola asuh demokratis dalam upaya mendorong perkembangan psikologis remaja yang sehat.
D Dukungan Sosial Dengan Tingkat Stress Orang Tua Yang Memiliki Anak Penyandang Disabilitas di Klinik Pelangi Centre Development Neurorehabilitation Ponorogo Filia Icha Sukamto; Imaniar Dwi Alda; Metti Verawati
Journal of Nursing Invention Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v3i2.269

Abstract

Background: Parents who have children with disabilities will make parents think what happened to their children that causes feelings of stress. Therefore, it is necessary to have social support from family, friends and even the community. Good social support will affect stress levels. Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between social support and the stress level of parents who have children with disabilities at the Pelangi Clinic, Center for Neurorehabilitation Development, Ponorogo.  Method: The design of this study was cross sectional. The population in this study were parents who had children with disabilities as many as 100 respondents. The sample in this study were 100 respondents. Collecting data using a questionnaire with Chi-Square analysis test. Result: The results of this study indicate that from 100 respondents, using the Total Sampling technique. 57 respondents (57.0%) received good social support, and 43 respondents (43%). Stress levels for parents at the Pelangi Clinic Center for Neurorehabilitation Development Ponorogo said 53 respondents (53%) with moderate stress levels, 28 respondents (28%) with mild stress levels and 19 respondents (19%) with severe stress levels. The results of the Chi-Square statistic test showed that p value = 0.000 < (0.05) so that H0 was rejected, which means that there is a relationship between social support and the stress level of parents who have children with disabilities at the Pelangi Clinic Center for Neurorehabilitation Development, Ponorogo.  Conclusion: Social support from friends, family and even the community greatly affects the stress level of parents of children with disabilities. Information support, instrumental support, emotional support, appreciation support are needed by parents to reduce the risk of stress.
ANALISIS FAKTOR RISIKO STUNTING PADA ANAK BALITA DI DESA WAGIR KIDUL, PULUNG, PONOROGO Metti Verawati; Latifah Hanum; Lina Ema Purwanti; Anni Fithriyatul Mas’udah
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Edisi Khusus (2023): International Conference of Health Innovation and Technology (ICHIT)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v0i0.17871

Abstract

Objective: Stunting is a condition where a child's height is shorter than the height of other children his age. Stunting can interfere with brain development, intelligence, physical growth disorders, and metabolic disorders in the body and even cause other dangerous diseases such as cancer and stroke.Methods:  The purpose of this study was to determine the dominant factor influencing the incidence of stunting in the working area of the UPT Puskesmas Pulung, Ponorogo Methods: This study is an observational study with a cross-sectional study design and quantitative analysis. This study has a sample of 32 people. The instrument used in this study was a questionnaire. Data analysis using Logistic Linear Regression.Results: The results showed that history of infectious diseases, environmental sanitation, economic factors, mother's knowledge, and parenting patterns significantly affected the stunting status of toddlers with a p-value less than (0.05).Conclusion: Based on the results of this study, it is expected that health workers will provide health education related to stunting, prevention methods through fulfilling nutrition, good sanitation, and preventing infection in children