Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Psikoedukasi Manajemen Stres Pada Ibu Rumah Tangga Rahmawati Syam; Syamsul Bakhri Gaffar; Novita Maulidya Jalal; Perdana Kusuma; Latang
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu rumah tangga adalah profesi yang sering kali dianggap bukan pekerjaan oleh masyarakat pada umumnya. Tidak jarang profesi ini mendapatkan penilaian negatif dari orang-orang di sekitar mereka, oleh karena itu ibu rumah tangga tergolong profesi yang rentan mengalami stres. Tujuan dari kegiatan psikoedukasi ini yaitu untuk membantu peserta dalam hal ini ibu-ibu PIKK PLN UP2B Sistem Makassar dalam mengetahui, memahami, dan menerapkan strategi manamejemn stress dalam rumah tangga. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini ialah metode ceramah dan diskusi, Kegiatan psikoedukasi dilaksanakan secara online yang diikuti oleh 36 peserta dari ibu-ibu PIKK PLN UP2B Permasalahan utama yang dihadapi oleh peserta adalah ketidakmampuan dalam melakukan manajemen stres. Psikoedukasi manajemen stress dengan demikian dapat menjadi salah satu metode yang membantu peserta untuk mampu mengelola stress yang dihadapi dan bagaimana mengubah stres negatif yang dihadapi menjadi lebih positif atau menyenangkan. Problem focus coping dan emotional focus coping adalah salah satu materi yang disajikan dalam psikoedukasi ini, dimana terdapat strategi atau coping yang dapat ditempuh oleh peserta untuk menyelesaikan persoalan atau stres yang dihadapi sehari-hari khususnya di kehidupan rumah tangga.
Psikoedukasi Self-Disclosure and Trust Dalam Industri Perhotelan Rahmawati Syam; Syamsul Bakhri Gaffar; Dhede Tazkiya Octsananda Ramli; Siti Adriyanti; Siti Hajrahwaty; Tiara Angreni; Mustika Kusuma
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interpersonal communication is communication that occurs face-to-face with individuals that allows each individual to capture the reactions of other individuals directly verbally and non-verbally in their environment. As social beings, humans always establish relationships with other individuals that cannot be separated from everyday life. In order for the relationship between individuals to work harmoniously, adjustment is needed and requires communication. Employees are individuals who do a lot of work that is very decisive and meaningful for the organization. The method used is psychoeducation in the form of seminar activities that aim to provide information and training that is useful in changing an individual's mental or psychological understanding. Psychoeducation is an activity carried out to increase the understanding of skills as an effort to prevent the emergence or spread of psychological disorders in a group. This activity is carried out offline in the form of seminar activities by presenting experts as the main resource persons. This activity was carried out attractively in the form of seminar activities by presenting experts as the main sources. This psychoeducation seminar was held on May 17 2023 with 22 participants. Through this activity, Gammara Hotel Makassar employees gain knowledge about what is meant by verbal and nonverbal interpersonal communication and what aspects are needed to realize the implementation of good communication in self-disclosure and trust between colleagues.
Psikoedukasi Membangun Komunikasi Interpersonal Untuk Lingkungan Kerja Yang Positif Di SIT Nurul Fikri Makassar Rahmawati Syam; Zahwa; Himmah Auliyah; Dahlan; Syamsul Bakhri Gaffar; Magfira Diah Lestari; Muhammad Arafah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 : Juli (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu elemen kunci dalam membentuk lingkungan kerja yang positif di antara karyawan. Komunikasi yang efektif menjadi penting karena melibatkan interaksi langsung antar individu di dalam organisasi. Komunikasi interpersonal bagi karyawan memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang kuat, saling pengertian, dan saling mendukung di tempat kerja. Metode yang diterapkan adalah psikoedukasi melalui kegiatan seminar yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pelatihan yang bermanfaat dalam mengubah pemahaman mental atau psikis individu. Psikoedukasi merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sebagai langkah pencegahan terhadap timbulnya atau meluasnya gangguan psikologis di suatu kelompok. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dengan mengadakan seminar dan mengundang ahli sebagai narasumber utama. Kegiatan ini dilakukan secara luring dalam bentuk kegiatan seminar dengan menghadirkan ahli sebagai narasumber utama. Kegiatan seminar psikoedukasi ini dilaksanakan pada 17 Juni 2023 dengan jumlah peserta sebanyak 58 orang. Melalui kegiatan seminar psikoedukasi ini, karyawan SIT Nurul Fikri Makassar mendapatkan tambahan pengetahuan serta gambaran terkait komunikasi interpersonal yang efektif sehingga dapat terbangun lingkungan kerja yang positif.
The Effect of Work Demands on Work Engagement with Job Crafting as a Moderating Variable in Minimarket Employees Zalsabila Hasianka; Hilwa Anwar; Rahmawati Syam
卷 6 编号 1 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i1.338

Abstract

This study aims to examine the role of job demands on work engagement moderated by convience store employes job crafting. In this quantitative study, there are three measuring tools were used to collect the data, the ultrech work engagement scale (UWES), Job Demands-Resource Questionnare, and Job crafting Scale. The subject were 120 convience store in Makassar by accidental sampling. The analytical method used is Moderated Regression Analysis (MRA). The result of this study indicate that there are positive significant affect of job demand on work engagement (p=0.001 and t=3.260) and job crafting cannot moderated the affect of job demands on work engagement (p=-0.006). The result is, job demands has positive significant affect on work engagement, but job crafting cannot moderated the affect of job demands on work engagement.
Psikoedukasi Kesiapan Mental bagi Siswa SMKN 3 Gowa Menuju Dunia Kerja A. Achmad Kurniady Kamal; Nur Azizah Asmi; Nur Khalifah; Rohmah Rifani; Rahmawati Syam; Sukmawati Sukmawati; A. Muhammad Ainun
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.72820

Abstract

Salah satu tantangan utama yang dihadapi siswa SMK saat menjalani PKL adalah kurangnya pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab di tempat kerja. Selain itu, kesiapan mental siswa masih menjadi permasalahan yang signifikan, seperti tekanan psikologis, kurang percaya diri, serta penyesuaian diri dengan budaya kerja profesional. Kegiatan ini bertujuan memberikan psikoedukasi kepada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Gowa mengenai kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja (PKL). Metode yang digunakan menggunakan desain pre-test dan post-test. Partisipan dalam kegiatan ini sebanyak 70 siswa kelas XI SMKN 3 Gowa. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja (PKL) setelah diberikan materi psikoedukasi dengan nilai pre-test dan post-test p<0,05 serta nilai rata-rata pre-test 3.43 meningkat menjadi 9.44 yang menunjukkan bahwa program psikoedukasi yang telah dilakukan efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja (PKL).
PSIKOEDUKASI : WORKTIVATE BANGKITKAN ENERGI DAN MOTIVASI KERJA DARI DALAM DIRI KARYAWAN HOTEL GAMMARA Lukman Lukman; Rahmawati Syam; Bella Sintia; Frila Indah Majid; Ghefira Dhia Azzahra; Lathifah Monic Wijaya
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2025): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i3.72919

Abstract

Motivasi kerja merupakan hal penting dalam mendorong individu dalam bekerja secara optimal untuk mencapai tujuan organisasi. Namun, hasil analisis kebutuhan terhadap 25 karyawan Hotel Gammara menunjukkan permasalahan motivasi kerja yang dipengaruhi oleh ketidakadilan beban kerja dan lingkungan kerja yang kurang mendukung. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan kegiatan psikoedukasi bertema “Worktivate – Bangkitkan Energi dan Motivasi Kerja dari Dalam Diri” sebagai upaya meningkatkan motivasi kerja karyawan. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada 16 Mei 2025 di Banyan Meeting Room, Hotel Gammara dan diikuti oleh 21 karyawan. Metode pelaksanaan meliputi pengisian pre test dan post test untuk mengukur pemahaman karyawan sebelum dan sesudah materi diberikan. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan motivasi kerja secara signifikan. Sebanyak 17 karyawan mengalami peningkatan skor, 4 tetap, dan tidak ada penurunan skor motivasi. Psikoedukasi ini memberikan dampak positif, karena materi yang diberikan membantu karyawan menggali motivasi intrinsik, meningkatkan kesadaran diri, serta memahami pentingnya persepsi keadilan dan lingkungan kerja yang mendukung. Dengan demikian, kegiatan psikoedukasi ini terbukti efektif sebagai bentuk intervensi psikologis untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan di dalam diri mereka sendiri.
IDENTIFIKASI IDE BISNIS DAN PELUANG USAHA: PENGEMBANGAN KEMAMPUAN AWAL WIRAUSAHA PADA SISWA MAN POLEWALI MANDAR Hilwa Anwar; Rahmawati Syam; Amirah Aminanty Agussalim; Lukman Lukman; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Mei
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i3.61862

Abstract

Ide bisnis dan peluang usaha merupakan langkah awal yang dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan calon pelaku wirausaha sebelum memulai kegiatan usaha.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada mitra dalam hal ini siswa kelas XII MAN Polewali terkait tahapan mengidentifkasi ide bisnis menjadi peluang usaha. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi aktif dengan menggunakan beberapa teknik yakni ceramah, menonton video, bermain, simulasi, dan diskusi. Jumlah mitra yang mengikuti kegiatan ini adalah 38 orang yang terdiri dari siswa dan siswi. Kegiatan psikoedukasi dibawakan oleh dua orang narasumber yang menyajikan materi terkait ide bisnis dan peluang usaha. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada 50% peserta psikoedukasi. Hasil observasi selama berjalannya kegiatan, seluruh siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dibuktikan dengan keterlibatan aktif peserta dimulai dari kegiatan ceramah, diksusi, simulasi, games berkelompok maupun sesi tanya-jawab. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah pemberian psikoedukasi dapat bermanfaat bagi para mitra. Implikasi dari pengabdian ini, diharapkan pada pihak sekolah untuk mengajak mitra mempraktikkan hasil dari kegiatan ini, sehingga semakin banyak pelaku wrausaha yang berhasil menjalankan usahanya.
PKM Kewirausahaan bagi DPD PERTUNI Sulawesi Selatan: Membangun Strategi Pemasaran Inklusif Berbasis Teknologi untuk Wirausaha Tunanetra Andi Nasrawati Hamid; St Hadjar Nurul Istiqamah; Rahmawati Syam; Abdul Rahmat
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i2.85923

Abstract

Penyandang tunanetra masih menghadapi berbagai hambatan dalam pengembangan usaha, terutama terkait keterbatasan akses terhadap teknologi pemasaran digital yang ramah aksesibilitas. Berdasarkan kebutuhan mitra, program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas anggota DPD PERTUNI Sulawesi Selatan dalam merancang dan menerapkan strategi pemasaran berbasis teknologi yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan praktik, simulasi penggunaan teknologi bantu, serta pendampingan kelompok untuk memastikan keterampilan dapat diterapkan secara langsung pada usaha masing-masing. Sebanyak 17 peserta mengikuti sesi pelatihan intensif yang mencakup pembuatan akun bisnis, optimalisasi marketplace, penulisan deskripsi produk yang aksesibel, dan pemanfaatan screen reader maupun voice command. Evaluasi program dilakukan melalui pre-post test pengetahuan dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta untuk siap mengelola pemasaran digital secara mandiri. Selain itu, seluruh peserta melaporkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap metode dan materi program. Rencana ke depannya program merekomendasikan pendampingan lanjutan, perluasan jejaring dengan stakeholder untuk akses permodalan, serta pengembangan modul pembelajaran aksesibel bagi wirausaha tunanetra.
Media Poster Sebagai Sarana Psikoedukasi Motivasi Spiritual Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Makassar Andi Nabighah Azzahra; Risma Cahyani Octariza; Alifah Istiqamah Fitriadi; Muhammad Nuhidayat Nurdin; Rahmawati Syam; Muhammad Ilham Syam
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2026): MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v4i3.85642

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan selama proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lembaga pemasyarakatan. Berbagai permasalahan psikologis seperti stres, kecemasan, kerinduan terhadap keluarga, dan kesulitan beradaptasi dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis WBP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan psikoedukasi berbasis Psikologi Islami melalui media poster bagi WBP di Lapas Kelas I Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan media edukasi visual berupa poster. Tahapan kegiatan meliputi studi literatur, observasi, survei awal, penyusunan desain poster, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi menggunakan metode paper and pencil. Materi yang diberikan mencakup pengendalian emosi, dzikir, kesabaran, dan motivasi spiritual. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 70% responden menyatakan poster memberikan motivasi spiritual, sedangkan 90% responden menilai poster mudah dipahami dan menarik untuk dibaca. Dengan demikian, media poster efektif digunakan sebagai sarana psikoedukasi yang praktis dan komunikatif bagi WBP.
SEMINAR PENANGANAN KECEMASAN PADA LANSIA Dian Novita Siswanti; Muh. Daud; Muhrajan Piara; Rahmawati Syam; Nur Akmal
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh lansia akibat berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang terjadi pada masa lanjut usia. Kurangnya literasi kesehatan mental menyebabkan banyak lansia belum mampu mengenali gejala kecemasan maupun strategi penanganannya secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengenali serta mengelola kecemasan melalui seminar edukatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2025 di Kota Makassar dengan peserta lansia dari berbagai latar belakang sosial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengertian kecemasan, faktor penyebab, gejala, dampak, serta strategi penanganan kecemasan pada lansia. Diskusi kelompok dan studi kasus membantu peserta mengidentifikasi sumber kecemasan yang dialami serta mengembangkan strategi coping yang lebih adaptif. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan praktis melalui latihan relaksasi sederhana untuk mengurangi kecemasan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa seminar edukatif merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan mendukung kesejahteraan psikologis lansia.