Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO PADA MATERI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN BANGUNAN Nazara, Mardianto; Telaumbanua, Telaumbanua; Telaumbanua, Arisman; Harefa, Envilwan Berkat; Zebua, Yelisman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26626

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kuranganya variasi media pembelajaran dari seorang guru. Guru lebih senang menggunakan media dalam bentuk gambar cetak dikarenakan lebih cepat dan efisien, tetapi jika dilihat lebih dekat siswa merasa bosan dengan media yang sering dilihatnya setiap hari yang membuat siswa kurang tertarik dengan materi yang diajarkan oleh guru. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video kelas X pada materi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan bangunan serta untuk mengetahui keefektifan (efektifitas), kepraktisan (praktikalitas) dan kelayakan (validitas) media pembelajaran berbasis video kelas X pada materi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan bangunan. Lokasi penelitian adalah siswa SMK Negeri 1 Lotu, populasi penelitian adalah siswa kelas X-DPIB sebanyak 16 orang. Instrumen pengumpulan data adalah angket dengan skala likert. Hasil penelitian mengungkap bahwa Media berbasis video kelas X pada materi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan bangunan layak untuk digunakan. Berdasarkan validasi dari validator ahli isi dan materi, perolehan skor 42 dengan tingkat pencapaian 84% kategori sangat baik, validator ahli bahasa diperoleh skor 30 dengan tingkat pencapaian 100% kategori sangat baik dan validator ahli desain diperoleh skor 50. Tingkat pencapaian 100% kategori "Sangat Baik". Media berbasis video kelas X pada materi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan bangunan Praktis untuk digunakan berdasarkan uji kepraktisan diperoleh skor 160. Tingkat pencapaian 100% Kategori "Sangat Baik". Media berbasis video kelas X pada materi keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan bangunan Efektif untuk digunakan berdasarkan jumlah peserta didik yang tuntas KKM. Jumlah keseluhan sebanyak 16 orang. Tingkat keberhasilan 93,7% kategori "Sangat Tinggi". Dengan menggunakan media berbasis video dapat memberikan variasi media untuk siswa sehingga tidak merasa bosan dan lebih aktif dilihat dari hasil belajar siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Predict Observe Explain Berbasis Drill and Practice Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Pada Mata Kuliah Pemindahan Tanah Mekanis Yelisman Zebua; Maria Magdalena Zagoto; Oskah Dakhi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, IKIP Gunungsitoli pada mata kuliah Pemindahan Tanah Mekanis dengan menerapkan model pembelajaran Predict Observe Explain yang dilengkapi dengan Lembar Kerja Mahasiswa berbasis Drill and Practice. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III sebanyak 30 orang, Tahun Akademik 2019/2020. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain yang dilengkapi dengan Lembar Kerja Mahasiswa berbasis Drill and Practice dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Pemindahan Tanah Mekanis. Peningkatan keaktifan terlihat dari peningkatan dari 80% pada Siklus I dan 86,67% pada Siklus II. Prestasi belajar mahasiswa dapat di lihat dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilannya. Berdasarkan hasil tes pada Siklus I, pencapaian aspek sikap pada Siklus I adalah 83,33% dan meningkat menjadi 93,33% pada Siklus II. Ketercapaian aspek pengetahuan mahasiswa sebesar 46,67% dan meningkat menjadi 83,33% pada Siklus II. Pencapaian aspek keterampilan sebesar 83,33%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Predict Observe Explain dilengkapi dengan Lembar Kerja Mahasiswa berbasis Drill and Practice merupakan strategi pengajaran yang tepat dalam penyampaian materi pada mata kuliah Pemindahan Tanah Mekanis untuk memotivasi aktivitas mahasiswa dan meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Application of the Student Facilitator and Explaining Learning Model to Improve Student Learning Outcomes in the Basic Competencies of Identifying Occupational Health Covering Workspace Requirements and Occupational Diseases Yelisman Zebua
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4881

Abstract

The problem in this study is that the application of the Student Facilitator And Explaining learning model has not been optimally applied so that student learning outcomes in Basic Occupational Safety And Environmental Health subjects have not met the KKM Standard of 70. The purpose of this study was to describe the learning process and to determine the improvement of student learning outcomes in Occupational Safety And Environmental Health subjects at SMK Negeri 1 Sogae'adu in the 2022/2023 academic year through the application of the Student Facilitator And Explaining learning model. This type of research is Classroom Action Research (PTK). This research was conducted at SMK Negeri 1 Sogae'adu with the research subject being class XI students of the Construction and Property Business Department (BKP) even semester of the 2022/2023 academic year with a total of 12 people. Research instruments (1). Observation, (2). Student learning outcomes test, and (3). Interviews and photo documentation. The results of the study were in cycle I (first) the average observation of the learning process (teacher respondents) was 60.71% while cycle I (second) was 67.85% and still did not reach the set target, in cycle II (first) was 85.71% while cycle II (second) was 92.85% reaching the set target, the average calculation of student learning outcomes was 82.13% tegolong good category and the percentage of learning completeness reached 100%, has reached the set target of 70. From the research findings above, it can be concluded that by applying the Student Facilitator And Explaining learning model in Occupational Safety And Environmental Health Subjects with Basic Competencies Identifying Occupational Health Covering Workspace Requirements and Occupational Diseases Can Improve Student Learning Outcomes of SMK N 1 Sogae'adu.
Development of Technical Drawing Learning Modules as Teaching Materials for Technical Drawing Subjects in Class X of the BKP Department at SMK Negeri 1 Botomuzoi for the 2022/2023 Academic Year Maretinus Lahagu; Yelisman Zebua
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6572

Abstract

This study aims to create a Technical Drawing learning module suitable for use in the Technical Drawing subject at SMK Negeri 1 Botomuzoi, adhering to predefined criteria. Additionally, the research aims to evaluate the suitability of the created Technical Drawing learning module as a teaching aid in the Technical Drawing subject for Class X students in the BKP Department at SMK Negeri 1 Botomuzoi. The research employs the Borg & Gall development model, simplified by Anik Ghufron, as a Research and Development (R&D) approach. The development procedure consists of four stages: preliminary study, development, field testing, and dissemination. The outcome of this research is a Technical Drawing Learning Module deemed suitable for use as a learning resource in Class X of the BKP Department at SMK Negeri 1 Botomuzoi. Overall, the average evaluations by subject matter experts, media experts, and student feedback indicate positive outcomes.
Module Development Based on Project Based Learning on the Material Types of Heavy Equipment Viktorius Fikran Cahaya Gulo; Yelisman Zebua; Envilwan Berkat Harefa; Aprianus Telaumbanua
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7699

Abstract

This study concentrates on crafting a module geared towards project-based learning (PBL) centered on heavy equipment material types. Given the increasing demand for adept heavy equipment operators, it is crucial to employ effective educational strategies to impart pertinent knowledge to learners. Commencing with an exhaustive literature review encompassing PBL, heavy equipment operations, and commonly utilized materials in heavy equipment manufacturing, the research proposes a systematic methodology for module development. This approach incorporates pivotal PBL principles like practical problem-solving, collaboration, and inquiry-based learning. The module's design seamlessly blends theoretical underpinnings with hands-on applications, thereby furnishing learners with practical experiences and opportunities for honing critical thinking and skills. Evaluation of the module's effectiveness is conducted through both qualitative and quantitative means, encompassing pre and post-assessments, student feedback, and performance evaluations. The outcomes underscore the module's efficacy in augmenting learners' comprehension of heavy equipment material types and their application in real-world scenarios. This research contributes to the enhancement of educational methodologies in heavy equipment operations by furnishing a structured framework for deploying PBL modules tailored to specific learning objectives.