Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN MELALUI EDUKASI GIZI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA MASYARAKAT DESA KUWONHARJO Mega Arianti Putri; Sudarmi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.1078

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Faktor yang menyebabkan stunting selain gizi juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat terutama pada ibu hamil dan ibu balita. Tujuan pemberdayaan masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting dengan media flip card. Kegiatan ini di ikuti oleh ibu hamil dan ibu dengan balita Desa Kuwonharjo. Metode kegiatan adalah penyuluhan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode sebagai berikut: a).Metode ceramah, digunakan untuk menyampaikan pengetahuan gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting b). Metode tanya jawab, digunakan untuk memberikan tanggapan kepada peserta tentang materi yang telah disampaikan selama kegiatan. Masyarakat mengikuti kegiatan dengan antusias, dibuktikan dengan banyak peserta yang bertanya dan semua peserta mengerjakan pretes. Pada saat proses penyampaian materi terjadi komunikasi dua arah sehingga peserta bisa diajak untuk berinteraksi serta mengajukan beberapa pertanyaan dari materi yang telah disampaikan. Hasil pre tes rata-rata sebesar 71,1 dan rata-rata post tes sebesar 82,1. Hasil penghitungan nilai menunjukkan pengetahuan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting pada peserta meningkat dengan kategori sedang. Siswa dapat menjelaskan apa saja yang dimaksud dengan gizi seimbang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) Antusias peserta sangat tinggi, semua peserta mengikuti kegiatan mulai dari awal sampai akhir; (2) Pengetahuan peserta tentang terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting meningkat. Saran dari kegiatan pengabdian ini adalah pengabdian ini dapat dilakukan di kegiatan lain dengan cakupan peserta lebih banyak sehingga semua bisa memiliki pengetahuan terkait gizi seimbang untuk pencegahan terjadinya stunting.
Key Factors Influencing Help-Seeking Behavior Toward Hypertension Treatment Among the Productive-Age Population Ratnawati, Riska; Putri, Mega Arianti
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol 21 No 1: January 2026
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.21.1.67-76

Abstract

Background: Hypertension remains a major public health concern, particularly among the productive-age population, where delayed treatment-seeking behavior contributes to poor disease control and an increased risk of complications. Guided by the Health Belief Model (HBM), this study aims to identify key factors influencing help-seeking behavior toward hypertension treatment among individuals aged 15–59 years.Method: This cross-sectional study was conducted in Taman Subdistrict, Madiun City, involving 146 respondents with documented long-standing hypertension selected through purposive sampling. Data were collected using a structured Likert-scale questionnaire assessing treatment-seeking behavior and HBM constructs, including perceived seriousness, perceived vulnerability, perceived barriers, perceived usefulness, self-efficacy, and cues to action.Result: Data were analyzed using descriptive statistics, chi-squared tests, and binary logistic regression. The results showed that 72.6% of participants demonstrated positive help-seeking behavior. Multivariate analysis revealed four significant predictors: perceived vulnerability (OR = 33), perceived barriers (OR = 0.02), perceived usefulness (OR = 0.03), and self-efficacy (OR = 0.04). Within the HBM framework, perceived seriousness and cues to action were not associated with help-seeking behavior. These findings highlight the critical role of psychological and perceptual factors in shaping treatment-seeking decisions. Strengthening patients’ self-efficacy, reducing barriers, and improving understanding of treatment benefits may enhance timely care-seeking among individuals with hypertension. Future studies employing more representative sampling and longitudinal designs are recommended to confirm and extend these findings.