Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kelimutu Journal of Community Service

Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Matematika Realistik Bagi Guru-Guru SDF St. Arnoldus Penfui dan SDN Angkasa Penfui Patrisius Afrisno Udil; Wara Sabon Dominikus; Irna K. S. Blegur; Fransiska Atrik Halim
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v2i2.8893

Abstract

Pembelajaran matematika Sekolah Dasar (SD) masih didominasi pembelajaran yang bersifat abstrak, menggunakan metode ceramah, dan tidak kontekstual. Pembelajaran yang relevan dengan tingkat berpikir siswa dan sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari masih jarang dilakukan. Sehingga perlu adanya suatu upaya untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran matematika realistik (PMR) yang dapat membantu siswa lebih mudah memahami konsep. Adapun kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dengan antusias peserta yang tinggi. Selain itu, pada akhir kegiatan guru mampu memahami dengan baik serta mampu merancang suatu perangkat pembelajaran matematika realistik bagi siswa SD dalam bentuk perangkat pembelajaran ice berg.
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar Katolik Wulublolong, Flores Timur Samo, Damianus D.; Dominikus, Wara Sabo; Nenohai, Juliana M. H.; Blegur, Irna Karlina Sensiana; Nada, Yohanes Hariaman; Koten, Angelikus Nama
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24907

Abstract

Kurikulum merdeka akan diterapkan secara utuh pada tahun 2024 dengan nama kurikulum nasional. Implementasi kurikulum ini membutuhkan kesiapan sekolah khususnya para personil sekolah berupa pemahaman yang baik serta komitmen mewujudkan praktik implementasi di sekolah sesuai dengan amanat kurikulumnya. Terdapat tiga masalah utama terkait implementasi kurikulum merdeka di sekolah yakni: 1) kurangnya pemahaman personil sekolah khususnya guru tentang kurikulum merdeka, perangkat pembelajaran serta P5, dan 2) guru yang belum mampu menyusun perencanan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka dan modul P5. Dampak dari masalah ini adalah implementasi kurikulum merdeka belum sesuai dengan konsep yang benar dari kurikulum merdeka serta belum dilayaninya kebutuhan yang berbeda dari siswa dalam pembelajaran. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk workshop implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan workshop ini dilaksanakan bagi 10 guru SDK Wulubolong di Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur secara luring pada tanggal 23-24 Agustus 2024. Hasil yang diperoleh kategori pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka cukup baik yakni sebanyak 8 dari 10 guru (80%) dan sangat baik sebanyak 2 dari 10 guru (20%).