Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis perancangan sistem registrasi daya tarik wisata medewi Lovieta, Christina Risma; Yantini, Ni Ketut; Astiti, I Gusti Ayu Ngurah; kusuma, Ida Bagus Samudra Wijaya; Setiawan, I Kadek Doni; Kurniawan, Kadek Indra; Mariani, Ni Wayan Rena
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i1.271

Abstract

Penerapan sistem informasi yang tepat di Desa Medewi dapat menjadi kekuatan tambahan yang dilihat dari kurangnya sistem informasi kepariwisataan khususnya pada registrasi kunjungan wisatawan di setiap daya tarik wisata. Dalam artikel ini peneliti merekomendasikan sistem registrasi kunjungan daya tarik wisata yang berisi tentang informasi dari wisatawan mengenai identitas pribadi, asal wisatawan berkunjung, atraksi atau aktivitas yang menjadi favorit di setiap daya tarik wisata yang ada, serta laporan pemasukan yang berisi tentang informasi terkait pendapatan yang diperoleh dari kunjungan wisatawan melalui penjualan tiket masuk yang dimana pengelola akan mengetahui jumlah pendapatan dari daya tarik wisata yang ada dan yang terakhir ada laporan. Pada penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif, yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji rancangan sistem registrasi daya tarik wisata yang sesuai dengan kebutuhan sistem informasi pariwisata di Desa Medewi. Sistem registrasi yang dirancang oleh peneliti ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata khususnya dalam mendukung pendataan kunjungan wisatawan untuk mengetahui tingkatan kunjungan dari tahun ke tahun yang dapat digunakan sebagai acuan pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas, baik untuk pelayanan ataupun ketersediaan informasinya. The application of the right information system in Medewi Village can be an additional strength as seen from the lack of a tourism information system, especially in the registration of tourist visits at every tourist attraction. In this article the researcher recommends a tourist attraction visit registration system which contains information from tourists regarding personal identity, where tourists visit, favorite attractions or activities in each existing tourist attraction, as well as income reports which contain information related to the income earned. from tourist visits through the sale of entrance tickets where the manager will find out the amount of income from existing tourist attractions and finally there is a report. In this study, collecting data using a qualitative approach with thetype of research that is descriptive, which was carried out aimed at examining the design of a tourist attraction registration system that fits the needs of a tourism information system in Medewi Village. The registration system designed by this researcher is very influential on tourism development, especially in supporting data collection on tourist visits to determine the level of visits from year to year which can be used as a reference for development carried out to improve quality, both for services and information availability.
Analisis perancangan sistem registrasi daya tarik wisata medewi Lovieta, Christina Risma; Yantini, Ni Ketut; Astiti, I Gusti Ayu Ngurah; kusuma, Ida Bagus Samudra Wijaya; Setiawan, I Kadek Doni; Kurniawan, Kadek Indra; Mariani, Ni Wayan Rena
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i1.271

Abstract

Penerapan sistem informasi yang tepat di Desa Medewi dapat menjadi kekuatan tambahan yang dilihat dari kurangnya sistem informasi kepariwisataan khususnya pada registrasi kunjungan wisatawan di setiap daya tarik wisata. Dalam artikel ini peneliti merekomendasikan sistem registrasi kunjungan daya tarik wisata yang berisi tentang informasi dari wisatawan mengenai identitas pribadi, asal wisatawan berkunjung, atraksi atau aktivitas yang menjadi favorit di setiap daya tarik wisata yang ada, serta laporan pemasukan yang berisi tentang informasi terkait pendapatan yang diperoleh dari kunjungan wisatawan melalui penjualan tiket masuk yang dimana pengelola akan mengetahui jumlah pendapatan dari daya tarik wisata yang ada dan yang terakhir ada laporan. Pada penelitian ini mengumpulkan data dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif, yang dilakukan bertujuan untuk mengkaji rancangan sistem registrasi daya tarik wisata yang sesuai dengan kebutuhan sistem informasi pariwisata di Desa Medewi. Sistem registrasi yang dirancang oleh peneliti ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata khususnya dalam mendukung pendataan kunjungan wisatawan untuk mengetahui tingkatan kunjungan dari tahun ke tahun yang dapat digunakan sebagai acuan pengembangan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas, baik untuk pelayanan ataupun ketersediaan informasinya. The application of the right information system in Medewi Village can be an additional strength as seen from the lack of a tourism information system, especially in the registration of tourist visits at every tourist attraction. In this article the researcher recommends a tourist attraction visit registration system which contains information from tourists regarding personal identity, where tourists visit, favorite attractions or activities in each existing tourist attraction, as well as income reports which contain information related to the income earned. from tourist visits through the sale of entrance tickets where the manager will find out the amount of income from existing tourist attractions and finally there is a report. In this study, collecting data using a qualitative approach with thetype of research that is descriptive, which was carried out aimed at examining the design of a tourist attraction registration system that fits the needs of a tourism information system in Medewi Village. The registration system designed by this researcher is very influential on tourism development, especially in supporting data collection on tourist visits to determine the level of visits from year to year which can be used as a reference for development carried out to improve quality, both for services and information availability.
Analisis Kelembagaan Pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali dan Implikasi Terhadap Keberlanjutan Pariwisata Berbasis Komunitas Darsana, I Made; Yanti, Ayu Suwita; Mariani, Ni Wayan Rena; Kartimin, I Wayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5729

Abstract

Desa Wisata Bongkasa Pertiwi di Kabupaten Badung, Bali, merupakan salah satu destinasi yang berkembang pesat dengan mengandalkan potensi alam, budaya, dan aktivitas wisata berbasis komunitas. Namun, perkembangan tersebut dihadapkan pada tantangan kelembagaan, khususnya terkait ketiadaan badan pengelola formal, lemahnya koordinasi antar-aktor, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya mekanisme partisipasi dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur kelembagaan formal dan informal, peran aktor lokal, mekanisme partisipasi masyarakat, serta kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, serta merumuskan model kelembagaan yang mendukung keberlanjutan pariwisata berbasis komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 20 informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen regulasi serta perencanaan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata masih bersifat fragmentaris dan belum terlembagakan secara formal dalam suatu Badan Pengelola Desa Wisata yang mandiri. Koordinasi antar pemerintah desa, banjar adat, pelaku usaha wisata, dan mitra eksternal masih berjalan secara sporadis, sementara kapasitas manajerial, pemasaran digital, dan kemampuan bahasa asing masyarakat relatif terbatas. Partisipasi masyarakat telah berlangsung melalui struktur banjar dan kelompok usaha lokal, namun belum terintegrasi secara optimal dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pembentukan Badan Pengelola Desa Wisata formal, penguatan forum musyawarah partisipatif, program peningkatan kapasitas masyarakat, serta penerapan sistem akuntabilitas dan reinvestasi yang transparan. Model kelembagaan kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi.