Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Siswa-siswi SMKN-4 Bandung Ratnadewi Ratnadewi; Heri Andrianto; Riko Arlando Saragih; Agus Prijono; Tio Dewantho Sunoto; Yohana Susanthi; Judea Janoto Jarden
AKM Vol 4 No 1 (2023): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i1.839

Abstract

Salah satu bidang ilmu dari Teknik Elektro yang dikenal adalah kecerdasan buatan yang sudah berkembang pesat dan banyak digunakan oleh masyarakat pada saat ini. Pembekalan mengenai keilmuan Teknik Elektro khususnya kecerdasan buatan perlu disosialisasikan kepada para siswa-siswi agar mereka memahami lingkup dan aplikasi ilmu dari bidang Teknik Elektro dalam masyarakat. Metode pelaksanaan pelatihan yang digunakan adalah service learning, yaitu siswa-siswi SMKN-4 Bandung diberi pelatihan agar lebih memahami tentang kecerdasan buatan, machine learning, deep learning serta pengetahuan tentang computer vision dan materi tentang NLP (Natural Language Processing). Sebelum dan setelah pelatihan peserta diminta mengikuti kuis untuk mengetahui tingkat pengetahuan meraka. Hasil kuis menunjukkan bahwa dari test pertama terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 36 point, sedangkan untuk test kedua terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 50 point, berikutnya pada test ketiga terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata 37 point.
Pelatihan Pembuatan Poster dan Video yang Di-upload di Media Sosial Ratnadewi Ratnadewi; Heri Andrianto; Agus Prijono; Yohana Susanthi; Herawati Yusuf; Erwani Merry Sartika; Riko Arlando Saragih; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Novie Theresia Br. Pasaribu; Daniel Setiadikarunia; Tio Dewantho Sunoto
AKM Vol 5 No 1 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i1.971

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang saat ini, kemampuan untuk mempromosikan diri melalui video dan poster menjadi semakin penting. Pembuatan video dan poster adalah salah satu aplikasi bidang ilmu dari Teknik Elektro yang sering digunakan pada pengajaran, penelitian, dan abdimas. Pembuatan video dan poster sangat penting untuk berbagai kegiatan di masyarakat saat ini. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilakukan pelatihan dan praktik pembuatan video dan poster, yang dimulai dari dasar pembuatan, sampai kepada upload dan publikasi di media sosial. Sasaran mitra yang diberi pelatihan adalah Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Barat (FORKOM PUSPA PROVINSI JABAR). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menciptakan video dan poster yang menarik. Video dan poster merupakan sarana yang efisien dan efektif untuk mempromosikan diri, mensosialisasikan visi dan misi serta program kerja kepada masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan service learning, yaitu peserta diberi pelatihan dan pengabdi membantu mendampingi pembelajaran peserta pada saat praktik, sehingga dengan bergabungnya FORKOM PUSPA PROVINSI JABAR dan pengabdi diharapkan dapat mengedukasi anggota FORKOM PUSPA PROVINSI JABAR. Dari analisis hasil rata-rata skor dapat disimpulkan bahwa pengetahuan peserta masih perlu ditingkatkan lagi dengan terus mengasah kemampuan baik secara teori maupun praktik dan secara umum dapat dikatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sudah memenuhi kepuasan para pesertanya.
PEREDUKSIAN ADDITIVE WHITE GAUSSIAN NOISE (AWGN) PADA SINYAL DATA MENGGUNAKAN DENOISING KOEFISIEN DARI TRANSFORMASI WAVELET Saragih, Riko Arlando; Oktafiandi, Aulia
Jurnal Telematika Vol. 5 No. 1 (2009)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v5i1.34

Abstract

Noise presence in real world data signal is inevitable.Under ideal conditions, this noise may decrease to such negligiblelevels so data obtained might be considered not corrupted by noise.In denoising, wavelet attempts to remove the noise present in thesignal while preserving the signal characteristics. It involves threesteps, namely forward wavelet transform, thresholding step, andinverse wavelet transform.Based on simulations by using Hard Thresholding and SureShrinkwith Empirical Wiener Filter, it was shown that Empirical WienerFilter using Hard Thresholded outperforms the other simulatedmethods.
Perbaikan Kualitas Citra Menggunakan Metode Fuzzy Type-2 Sunoto, Tio Dewantho; Saragih, Riko Arlando; Jarden, Judea Janoto; Wijaya, Kioe (Oeij) O. K. Ricky
Jurnal Telematika Vol. 16 No. 2 (2021)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v16i2.420

Abstract

Image enhancement is applied to an image that has low contrast. Histogram Equalization (HE) is a general method used to improve the quality of an image.  However, its drawback is for a low contrast image, which is solved by using the type-1 fuzzy method. Nonetheless, due to its crisp membership function, then type-1 fuzzy will result in uncertainty when implemented on an image with a non-homogenous contrast. In this research, type-2 fuzzy will be applied because its membership function can model and minimize the uncertainty to increase the image quality. Image enhancement is evaluated quantitatively and qualitatively. Mean Square Error (MSE) and Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) are used as quantitative measures for the three image enhancement techniques used, i.e., HE, type-1 fuzzy, and type-2 fuzzy. In general, based on the simulation results, type-2 fuzzy gives the best performance. Meanwhile, the qualitative measure is done through a survey of several respondents. The respondents agree that type-2 fuzzy shows the best performance for image enhancement qualitatively. Quantitatively, there is not the best among the three type-2 fuzzy methods for image enhancement because their MSE and PSNR were varied. Moreover, neither qualitatively, due to subjective issue among the respondents when looking at the resulting image, the respondents agree there is none the best one among them so that it needs the same perception about the quality of a good image.  Perbaikan kualitas citra biasanya diterapkan untuk citra yang memiliki kontras yang rendah. Metode Histogram Equalization (HE) adalah metode yang umum digunakan untuk memperbaiki kualitas citra. Namun, metode ini mempunyai kekurangan untuk citra yang memiliki level kekontrasan yang rendah. Kekurangan ini dapat diatasi dengan menggunakan metode fuzzy tipe-1. Karena sifat keanggotaan metode fuzzy type-1 bersifat crisp (tajam), maka akan berakibat ketidakpastian saat diterapkan untuk citra yang mempunyai distribusi kontras yang tidak homogen. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan diimplementasikan metode fuzzy type-2. Himpunan fungsi keanggotaan fuzzy type-2 mampu memodelkan dan meminimalisasi ketidakpastian sehingga kualitas citra dapat ditingkatkan. Penilaian terhadap perbaikan kualitas citra dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Pengujian kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metrik Mean Square Error (MSE) dan Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) terhadap perbaikan kualitas citra yang menggunakan metode HE, metode fuzzy type-1, dan metode fuzzy type-2. Berdasarkan pengujian, secara umum metode fuzzy type-2 menghasilkan perbaikan kualitas citra yang paling baik. Evaluasi pengujian kualitatif dilakukan melalui survei responden. Secara umum responden menilai perbaikan kualitas citra dengan metode fuzzy type-2 akan menghasilkan visual citra yang lebih baik. Di antara ketiga kategori metode fuzzy type-2, secara kuantitatif hasilnya tidak menunjuk kepada satu kategori yang terbaik karena nilai MSE dan PSNR yang masih bervariasi. Demikian pula secara kualitatif, responden tidak memilih satu kategori terbaik akibat adanya faktor subyektivitas responden saat melihat sebuah citra. Untuk itu, dibutuhkan kesamaan persepsi tentang arti kualitas sebuah citra yang baik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN PRESENTASI MENGGUNAKAN GENERATIVE AI BAGI GURU-GURU DI BPPK BANDUNG Sartika, Erwani Merry; Novie Theresia Br. Pasaribu; Daniel Setiadikarunia; Judea Janoto Jarden; Riko Arlando Saragih; Herawati Yusuf; Elia Moses
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9400

Abstract

Generative IA hasil dari ChatGPT digunakan untuk membuat presentasi menjadi semakin menarik dalam pengajaran guru-guru menjadi tujuan dari pengabdian ini. Peningkatan kemampuan pembuatan presentasi menggunakan metode service learning dengan dukungan asisten dirancang agar langkah-langkah generative AI yang harus dilakukan dapat terpantau dengan baik. dosen-dosen memperdalam empati, keterlibatan sosial, dan memberikan kontribusi yang bermakna bagi guru-guru. Selain itu pemanfaatan tools AI perlu divalidasi oleh guru-guru terkait kebenaran semua informasi yang diberikan oleh AI. Pelatihan lanjutan merupakan salah satu permintaan dari peserta dan tugas proyek menjadi tindak lanjut pengawasan penerapan materi pelatihan pemanfaatan tools AI bagi guru-guru BPPK.
Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia Ratnadewi, Ratnadewi; Judea Janoto Jarden; Yohana Susanthi; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Riko Arlando Saragih; Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267

Abstract

Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.
Analisis Tegangan Terkekang Beton Persegi dengan Perkuatan Fiber Reinforced Polymer menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Kristianto, Anang; Pranata, Yosafat Aji; Saragih, Riko Arlando
TEKNIK Vol 45, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i2.52812

Abstract

Fiber Reinforced Polymer (FRP) adalah material komposit yang berfungsi sebagai perkuatan untuk meningkatkan kapasitas kekuatan elemen struktur. Pada umumnya perkuatan diperlukan sebagai akibat perubahan fungsi bangunan atau memenuhi persyaratan terhadap beban desain gempa yang diperbaharui. Perkuatan kolom beton  persegi dengan FRP memerlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan sudut pada  penampang persegi yang menyebabkan terjadinya konsentrasi tegangan. Penelitian ini menggunakan Jaringan Saraf Tiruan (JST) untuk memprediksi tegangan terkekang (f’cc) kolom beton persegi yang diberikan perkuatan FRP. Penggunaan JST dengan 4 hidden layer (J8-4-1) dalam memprediksi 113 benda uji hasil eksperimen memberikan hasil akurat dengan nilai validasi MSE yang optimum yaitu sebesar 0.00131 dengan nilai korelasi R baik pada fase training, fase validasi maupun fase uji berturut-turut adalah sebesar 0.992, 0.982 dan 0.983.  JST J8-4-1 memberikan hasil prediksi tegangan dengan korelasi yang lebih baik dibandingkan dengan usulan metode analisis yang telah dilakukan pada beberapa penelitian terkait perkuatan kolom persegi dengan FRP. Analisis dengan JST juga memberikan gambaran yang akurat mengenai korelasi kenaikan radius kelengkungan sudut kolom persegi terhadap peningkatan tegangan terkekangnya. Hasil prediksi JST konsisten dengan beberapa studi eksperimental yang telah dilakukan serta konsisten dengan formula yang diberikan dalam ACI 440.2R- 2017.
Model Deep Learning untuk Face Anti-Spoofing dalam Mengatasi Domain Generalization dengan Depth Estimation dan Generative Adversarial Network Sunoto, Tio Dewantho; Setiadikarunia, Daniel; Saragih, Riko Arlando; Moses, Elia
Jurnal Telematika Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v20i1.730

Abstract

Penggunaan biometrik wajah untuk memperoleh akses suatu sistem keamanan adalah hal yang lazim ditemukan dalam perangkat komunikasi/komputasi. Walaupun demikian, kemudahan ini berakibat kepada kerentanan terjadinya penerobosan ke dalam sistem keamanan, di mana citra wajah dapat dipalsukan dengan memanfaatkan foto atau video seseorang yang memiliki hak akses. Hal ini dapat diperburuk dengan tersedianya foto atau video seseorang di media sosial. Sistem face anti-spoofing (FAS) adalah suatu sistem yang penting untuk mendeteksi apakah citra masukan adalah citra riil atau citra palsu dalam suatu sistem biometrik yang menggunakan informasi citra wajah. Banyak metode yang sudah digunakan untuk merealisasikan sistem ini, baik dengan pendekatan berbasis metode hand-crafted maupun deep learning (DL). Walaupun demikian, penelitian mengenai perbedaan distribusi antara dataset uji dengan dataset latih masih jarang dilakukan. Artikel ini membahas penggunaan model berbasis deep learning (DL) untuk aplikasi face anti-spoofing (FAS). Penelitian ini mengimplementasikan model menggunakan estimasi peta kedalaman untuk menemukan fitur diskriminatif dan generative adversarial network (GAN) untuk mengatasi isu perbedaan distribusi yang menggunakan pendekatan berupa pembangkitan (pembentukan) data. Untuk model yang diimplementasikan dengan skenario simulasi intraset, hasil pengujian untuk dua dataset publik, yaitu NUAA dan CASIA, memberikan hasil terbaik dari segi metrik half total error rate (HTER), berturut-turut 2,97% dan 2,7%. Sementara simulasi untuk adanya perbedaan antara karakteristik dataset uji dengan dataset latih, hasil dengan menerapkan GAN untuk meningkatkan kemampuan generalisasi model, dapat menurunkan bonafide presentation classification error rate (BPCER) sebesar 9,75%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN PRESENTASI MENGGUNAKAN GENERATIVE AI BAGI GURU-GURU DI BPPK BANDUNG Sartika, Erwani Merry; Novie Theresia Br. Pasaribu; Daniel Setiadikarunia; Judea Janoto Jarden; Riko Arlando Saragih; Herawati Yusuf; Elia Moses
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9400

Abstract

Generative IA hasil dari ChatGPT digunakan untuk membuat presentasi menjadi semakin menarik dalam pengajaran guru-guru menjadi tujuan dari pengabdian ini. Peningkatan kemampuan pembuatan presentasi menggunakan metode service learning dengan dukungan asisten dirancang agar langkah-langkah generative AI yang harus dilakukan dapat terpantau dengan baik. dosen-dosen memperdalam empati, keterlibatan sosial, dan memberikan kontribusi yang bermakna bagi guru-guru. Selain itu pemanfaatan tools AI perlu divalidasi oleh guru-guru terkait kebenaran semua informasi yang diberikan oleh AI. Pelatihan lanjutan merupakan salah satu permintaan dari peserta dan tugas proyek menjadi tindak lanjut pengawasan penerapan materi pelatihan pemanfaatan tools AI bagi guru-guru BPPK.
Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia Ratnadewi, Ratnadewi; Judea Janoto Jarden; Yohana Susanthi; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Riko Arlando Saragih; Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267

Abstract

Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.