Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ISOLASI DAN EKSTRAKSI DAUN Indigofera zollingeriana SEBAGAI KONSENTRAT TEPUNG DAUN BERDASARKAN TITIK ISOELEKTRIK, ASAM AMINO DAN ZAT ANTINUTRISI Prasetyo, Anugrah Eko; Rimbawanto, Efka Aris; Hartoyo, Bambang
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 1 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.1.p68-77

Abstract

Salah satu bahan pakan dengan sumber protein tinggi adalah bungkil kedelai. Namun, saat ini bahan pakan tersebut masih di impor dari luar negeri, yang menyebabkan bungkil kedelai memiliki harga yang relatif tinggi dan jumlahnya terbatas. Pengurangan ketergantungan akan bahan pakan bungkil kedelai dilakukan dengan mengeksplorasi bahan pakan lokal dengan keteenrsediaan jumlah yang memadai dan memiliki kandungan nutrient yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui titik isoelektrik, kandungan asam amino total dan kandungan zat antinutrisi tanin yang tepat pada pembuatan konsentrat protein daun Indigofera zollingeriana hasil dari ekstrasi dan isolasi protein. Tahapan ekstrasi dilakukan 2 tahap, NaOH 0,05 N pH 8 pada ekstrasi tahap pertama dan buffer asetat pH 4 pada tahap kedua. Penentuan isoelektrik, menurut menggunakan metode Yatno (2009) modifikasi high-performance liquid chromatography (HPLC) untuk kandungan asam amino total. Analisis protein kasar, menurut AOAC (2005) digunakan metode kjedhal, dan metode butanol-HCl digunakan pada uji kandungan zat antinutrisi tanin. Penelitian ini menghasilkan titik isoelektrik konsentrat protein pada daun Indigofera zollingeriana tercapai pada NaOH 0,05 N pH 8 pada ekstraksi pertama dan buffer fosfat pH 8 pada ekstraksi kedua menghasilkan endapan 0,108 g/ gramBKdaun dengan kandungan protein kasar sebesar 65,98% (lebih tinggi dari bungkil kedelai) serta kandungan asam amino yang lebih lengkap dari bungkil kedelai dan tidak memiliki kandungan tanin.
EVALUATION OF INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS AFFECTING THE DEVELOPMENT OF SEMI-INTENSIVE BEEF CATTLE FARMER GROUPS INTEGRATED WITH OIL PALM PLANTATIONS IN CENTRAL BANGKA REGENCY Mohammad Hasan Bisri; Novie Andri Setianto; Muhammad Bata; Yusmi Nur Wakhidati; Efka Aris Rimbawanto
Jurnal Ternak Vol. 17 No. 1 (2026): Juni, 2026
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v17i1.302

Abstract

This study aimed to evaluate the internal and external factors influencing the development of these integrated enterprises in Central Bangka Regency. The research was conducted on 21 cattle groups using a survey approach, field observations, structured interviews, and an assessment of internal and external factors. Data were analysed using the Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices. The results showed a total IFE score of 2.801, indicating a relatively strong internal position, with primary strengths being member motivation, land carrying capacity, and the utilization of oil palm by-products as feed. The total EFE score of 2.680 suggests a supportive external environment. Key opportunities include local government policy support, the role of extension agents, and market demand for beef, while primary threats involve rising prices of commercial feed and veterinary medicines, competition from beef supplied by other regions, and instability in local beef supply. Enterprise development should focus on strengthening capital, feed technology, institutional frameworks, and marketing systems.