Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 4-6 Bulan Pratiwi, Renita Dwi; Kusumadewi, Rita Riyanti
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.863

Abstract

Latar Belakang: Masa keemasan bayi berlangsung singkat, tidak dapat terulang kembali sekaligus menjadi masa kritis dimana masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangannya pada usia 0-12 bulan. Prevalensi bayi balita dengan indeks BB/U gizi buruk 3,5%, gizi kurang 11,3%, gizi baik 83,5% dan gizi lebih 1,6%. Salah satu penyebab permasalahan kenaikan berat badan adalah nafsu makan anak yang turun. Dengan demikian salah satu rangsangan dan stimulus yang dianjurkan adalah pijat bayi.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimrntal dengan rancangan design One Grup Pre-Test Post-Test. Menggunakan teknik sampling berupa Consecutive sampling, sampel 21 bayi usia 4-6 bulan. Analisa data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon sign rank test. Hasil Penelitian: Rata- rata berat badan bayi sebelum dilakukan pijat bayi adalah 6948 gram sedangkan rata-rata berat badan bayi setelah dilakukan pijat bayi adalah 7486 gram. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp.sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi usia 4-6 bulan. Kesimpulan: Pijat Bayi berpengaruh untuk meningkatkan berat badan bayi.
PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU MENYUSUI DALAM KONTEKS BUDAYA Fajria Maulida, Luluk; Riyanti Kusumadewi, Rita
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 12, No 2 (2021): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v12i2.499

Abstract

Pengaruh Senam Dismenorea Terhadap Penurunan Dismenorea Siswi SMP Negeri 23 Bandar Lampung Destiana Arabel; Rita Riyanti Kusumadewi
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.304

Abstract

Background: Adolescence is a dynamic developmental phase in a person's life. One of the biological signs of youth is the start of menstruation by teenagers. Many young women experience menstrual problems, one of which is dysmenorrhoea. Dysmenorrhea is caused by increased production of endometrial alpha prostaglandin, resulting in dysrhythmic uterine contractions and increased uterine muscle tone which results in uterine ischemia. Dysmenorrhea treatment can be done using pharmacological and non-pharmacological methods. Pharmacologically, menstrual pain can be treated with medication. Meanwhile, non-pharmacologically, menstrual pain can be treated with dysmenorrhoea exercises Objective: This study aims to determine the effect of dysmenorrhea exercise on dysmenorrhea in young women at junior high school 23 Bandar Lampung. Method: Pre-experiment with one group pretest – posttest design, technique simple random sampling, sample of 26 teenagers, questionnaire instrument Numeric Rating Scale and Wilcoxon test. Research result: Before carrying out the Dysmenorrhea exercise, all respondents experienced pain which was quite disruptive to their activities during Dysmenorrhea, whereas after implementing the Dysmenorrhea exercise, the majority of respondents experienced a decrease in the level of pain. Test results Wilcoxon shows the Asymp value. Sig. (2-tailed) value <0.05, which means there is an influence of Dysmenorrhea Exercise on reducing Dysmenorrhea pain in young women. Conclusion: There is an effect of dysmenorrhea gymnastics on dysmenorrhea in adolescent girls.
Tongue Conditions in Reproductive Disorders: Indicators of Qi Deficiency and Imbalance Kustiyati, Sri; Mintara, Arya Yoga; Kusumadewi, Rita Riyanti
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol. 21 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jkk.3962

Abstract

Tongue diagnosis in Traditional Chinese Medicine (TCM) serves as a non-invasive diagnostic tool for assessing overall health by evaluating the tongue’s color, shape, coating, and moisture. This study aims to analyze the tongue characteristics of patients with reproductive system disorders to explore potential diagnostic correlations. This study employs a quantitative descriptive research method with a descriptive observational design, involving 82 patients from the Holistic Consultation Group who sought treatment for reproductive health issues. Tongue assessments were conducted through direct visual observation, categorizing color, shape, coating, and moisture levels, followed by statistical analysis using frequency distribution. Tongue color: 59.8% (49 patients) had pale tongues, suggesting blood or energy deficiencies. Tongue shape: 79.3% (65 patients) had thick tongues, indicating digestive and metabolic issues. Tongue coating: 57% (47 patients) had thick coatings, associated with internal dampness or phlegm accumulation. Tongue moisture: 93.9% (77 patients) had moist tongues, suggesting excess fluids or weak digestion. The findings highlight a significant correlation between tongue characteristics and reproductive health disorders, reinforcing the potential of tongue diagnosis as a supplementary assessment tool in holistic healthcare. Further research integrating tongue analysis with biomedical diagnostics is recommended to enhance its clinical applicability.
Pengaruh Body Mekanik Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Dewi, Fadhilah Mutiara; Rita Riyanti Kusumadewi
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.587

Abstract

Perubahan anatomi dan fisiologis sebagai bentuk yang wajar dari masa kehamilan. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan terlebih lagi pada sistem muskuloskeletal yang menyebabkan nyeri punggung pada ibu hamil. Rasa sakit yang ditimbulakan dari nyeri ini membuat penderita mengalami keterbatasan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Nyeri punggung dapat diatasi dengan body mekanik yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Body Mekanik atau mekanika tubuh pada ibu hamil yaitu posisi tubuh yang benar untuk menyesuaikan perubahan pada postur tubuh terutama tulang punggung lordosis.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh body mekanik terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental degan rancangan design One Grup Pre-Test Post-Test. Menggunakan teknik sampling berupa consecutive sampling, sampel 20 ibu hamil trimester II dan trimester III. Analisa data yang digunakan yaitu uji Wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyeri Punggung sebelum dilakukan penerapan body mekanik sebagian besar mengeluhkan nyeri di tingkat nyeri sedang, sedangkan tingkat kecemasan setelah dilakukan penerapan body mekanik sebagian besar adalah nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai menunjukkan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.001 < 0.05 yang artinya ada pengaruh body mekanik terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini yaitu body Mekanik berpengaruh untuk menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil.
Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi pada Ibu Nifas  di RSUD Waras Wiris Pipit Eka Nurhalimah; Rita Riyanti Kusumadewi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.60

Abstract

Rendahnya pemberian ASI ekslusif dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada bayi. Pada tahun 2021 persentase ibu nifas yang tidak melakukan IMD (Inisiasi menyusui dini) masih tinggi  di Kabupaten Boyolali mencapai sebanyak 26,6%. Hal ini disebabkan ASI yang tidak segera keluar karena kurangnya rangsangan produksi hormon oksitosin. Pijat oksitosin salah satu teknik non-farmakologi yang dapat merangsang produksi hormon oksitosin. Untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSUD Waras Wiris. Penelitian ini pre-eksperimental designs dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah ibu postpartum spontan dengan jumlah total subjek 22 responden yang dipilih dengan tekhnik pengambilan sampel Consecutive sampling. Pijat punggung di sepanjang tulang belakang mulai dari servikalis ketujuh hingga ke kosta 5-6  yang yang dilakukan selama 2 hari pagi dan sore. Dengan menggunakan instrumen lembar observasi dan uji statistik Wilcoxon. Persentase ibu nifas, dari (100.0%) mengalami produksi ASI tidak lancar , menjadi (86.4%) ASI cukup lancar dan (13.6%) ASI lancar. Hasil analisis data diperoleh hasil nilai p-value 0.000 (p = < 0,05). Kesimpulan; Ada pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSUD Waras Wiris.
Pengaruh Murottal Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Bersalin Kala I Di PMB Eka Susanti Adianti, Fera; Kusumadewi, Rita Riyanti; Winarni, Winarni; Widiyati, Rina Sri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 9: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i9.4815

Abstract

Anxiety can be reduced using relaxation and ditraction therapy, one of the efforts to reduce anxiety in mothers giving birth is using Murottal therapy, namely a recording of the sound of the Al-Quran sung by a qori' or Al-Quran reader. The sound of chanting verses from the Al-quran activates endorphin hormones and can stimulate delta waves, making the listener calm, peaceful and comfortable. This research is to determine the effect of murottal before and after administration on reducing anxiety levels in mothers giving birth. This research uses Pre Experimental with a One Group Pretest Posttest Design research design. The sample in this study was 27 respondents with Purposive Sampling. Bases on analysis showed that before murottal therapy was carried out, the majority were at a moderate level of anxiety, 16 people (59.3%). After murottal therapy, the majority of respondents were at a mild level of anxiety, 18 people (66.7%). Statistical analysis used the Wilcoxon test with a p-value of 0.000 (<0.005). There is an effect on reducing maternal anxiety in the first stage of labor after being given murottal therapy.
MINUMAN JAHE MADU UPAYA MEREDAKAN BATUK PADA BALITA Riyanti Kusumadewi, Rita; uliaswati, Enny; Kamidah, Kamidah; Adela Devada, Amey
Avicenna : Journal of Health Research Vol 7, No 1 (2024): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v7i1.1031

Abstract