Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Mitigasi Bencana bagi Masyarakat Penyandang Disabilitas Arina Hayati; Kirami Bararatin; Fardilla Rizqiyah; Ima Defiana; Collinthia Erwindi
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1720.311 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.62

Abstract

Saat ini, tingkat kerentanan terhadap bencana di Indonesia meningkat seiring dengan isu pemanasan global dan permasalahan lingkungan. Isu ini juga menjadi sorotan tujuan SDG terutama pasal 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan (good health and well-being) dan pasal 13 tentang penangan perubahan iklim (climate action). Meskipun pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan baik tentang mitigasi dan tanggap bencana, namun masyarakat kurang mendapatkan informasi yang cukup dan berkelanjutan, sehingga, tingkat kerentanan masyarakat tinggi khususnya penyadang disabilitas, lansia dan anak-anak. Kegiatan pengabdian ini berupa workshop yang diikuti oleh 5 peserta disabilitas dan 28 mahasiswa Arsitektur ITS serta 7 anggota pengabdi. Workshop ini tidak hanya sebagai wadah untuk meningkatkan tingkat pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bencana (alam/non-alam), tetapi juga menjadi wadah aktivitas dan diskusi bersama dan memberikan kesempatan mahasiswa Arsitektur ITS untuk berkegiatan KKN. Pengabdian ini merupakan kerjasama antara pengabdi dari Departemen Arsitektur FT-SPK, PIK (Pusat Informasi & Konsultasi Perempuan Penyandang Disabilitas) Sidoarjo dan Paguyupan Sehati Sukoharjo yang dilakukan dengan menggunakan strategi partisipasi dan kolaborasi. Hasil pengabdian berupa kegiatan workshop yang dilaksanakan dalam waktu 1(satu) hari dan hasil diskusi workshop dijadikan beberapa artikel ilmiah oleh mahasiswa dan tim pengabdian.
Peningkatan Kualitas Walking Tour Kampung Sejarah Peneleh sebagai bagian Pariwisata Berkelanjutan Nugroho, Setyo; Rizqiyah, Fardilla; Sulistyandari, Utari; Soemardiono, Bambang; Kharismawan, Rabbani; Mahendra, Angger Sukma; Ramadhani, Izzah Desta Bastian; Audina, Shafira Zulfa
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2427

Abstract

Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) kampung sejarah Peneleh dibentuk pada tahun 2023 dan memiliki kegiatan utama yakni walking tour. Namun, dalam penerapannya, Pokdarwis belum memiliki media informasi berupa pamflet untuk peserta walking tour. Ditambah lagi, informasi sejarah arsitektur untuk peserta walking tour dirasa masih sangat kurang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu Pokdarwis Peneleh Heritage dalam meningkatkan kualitas kegiatan walking tour kampung sejarah Peneleh melalui tiga metode kegiatan. Pertama, melakukan pemetaan rute dan mengkaji arsitektur bangunan lama sepanjang rute. Kedua, mengadakan kuliah tamu sebagai sharing session. Ketiga, merancang pamflet walking tour. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kampung Peneleh memiliki kekayaan gaya arsitektur yang beragam, sehingga bisa disusun sebuah walking tour tematik. Sedangkan rancangan pamflet walking tour memetakan fasilitas, obyek yang menarik di sekitar objek amatan utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kualitas walking tour Pokdarwis Peneleh, dan dalam jangka panjang, dapat meningkatkan nilai pariwisata kampung sejarah Peneleh.
Redesain Masjid Al-Mubaroq dengan Metode Partisipatif dalam Rangka Sosialisasi Konsep Bangunan Sehat Soemardiono, Bambang; Setyo Nugroho; Fardilla Rizqiyah; Angger Sukma Mahendra; Rabbani Kharismawan; Utari Sulistyandari
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.6108

Abstract

Dengan luasan yang kecil, kegiatan yang dapat ditampung di mushola menjadi terbatas. Selain itu, mushola Al-Mubaroq yang terletak di Sambikerep, Surabaya, ini terdapat beberapa faktor permasalahan yang dapat mengganggu kenyamanan warga seperti kurang baiknya akses menuju mushola, pencahayaan yang kurang memadai, serta penghawaan yang belum maksimal. Sehingga, pengelola ingin mengembangkan mushola ini menjadi masjid namun dengan perencanaan yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa jasa desain (jasa konsultansi) untuk menyusun dokumen teknis desain seperti gambar kerja dan anggaran biaya sebagai acuan dalam pembangunan konstruksinya nanti. Namun, dalam proses penyusunan dokumen ini, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam proses desain melalui forum diskusi sekaligus menyosialisasikan konsep bangunan sehat kepada masyarakat melalui desain yang sedang disusun. Selain mendapat dokumen teknis, masyarakat sekitar pengguna masjid juga akan mendapat edukasi mengenai bangunan sehat yang nantinya dapat diterapkan pada hunian mereka.