Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Konsep Lean Manufacturing Pada Proses Produksi Stainless Steel Coil Untuk Mereduksi Pemborosan (Waste) di PT. XYZ Ivonne Rakha Salsabila; Rr. Rochmoeljati
JUMINTEN Vol 2 No 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.11 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.235

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi Stainless Steel Coil. PT. XYZ berharap dapat mengurangi pemborosan dalam proses produksinya, sehingga perusahaan dapat mendapatkan laba yang lebih besar dan mampu bersaing di industri saat ini. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengidentifikasi, mereduksi dan memberikan usulan perbaikan terhadap pemborosan (waste) pada proses produksi Stainless Steel Coil. Metode yang digunakan adalah konseplean manufacturing dengan tools value stream mapping dan bantuan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Berdasarkan hasil penelitian pada value stream mapping didapatkan reduksi waktu dari 461 menit atau 27.660 detik menjadi 416 menit atau 24.960 detik. Berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diketahui akar penyebab masalah pada pemborosan (waste) tertinggi adalah Set up hot bucket yang kurang sesuai dan terjadi unplanned downtime atau kurang perawatan mesin. Rekomendasi perbaikan yang dapat diusulkan yaitu pembuatan jadwal pengurasan atau pembersihan hot bucket serta pengetatan terhadap set-up waktu hot bucket dan memperketat jadwal perawatan atau maintainance pada mesin Rolling Mill.
Meminimasi Cacat Produk Bogie Tipe S2E-9C Menggunakan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) pada PT XYZ Kamal Husein; Rr Rochmoeljati
JUMINTEN Vol 2 No 2 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.134 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i2.250

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi. Salah satu hasil produksi perusahaan ini adalah Bogie atau roda kereta api. Dalam proses produksi masih dihadapkan dengan defect yang sering terjadi seperti crack, pinhole, sinter, dan juga roughness yang memberi pengaruh besar hingga melebihi batas standart perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kecacatan, faktor utama penyebab kecacatan dan dampak/efek yang ditimbulkan, serta memberikan usulan perbaikan yang tepat untuk meminimasi permasalahan kualitas pada produk bogie pada perusahaan ini. Metode yang diusulkan adalah Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Adapun alat SQC yaitu Checksheet, Histogram, Diagram Pareto, Scatter diagram, Control Chart, dan Cause and Effect Diagram. Untuk FMEA digunakan sebagai rekomendasi perbaikan mengacu dari Cause and Effect Diagram. Hasil dari penelitian ini adalah defect yang paling berpengaruh terhadap kualitas bogie yaitu Crack (52,2%), diikuti Pinhole (28,9%), Sinter (11,6%), dan Roughness (7,2%). Penyebab terjadinya kecacatan pada produk disebabkan oleh faktor manusia, mesin, metode, dan material. Berdasarkan FMEA diketahui penyebab kecacatan dengan RPN tertinggi sebesar 392 yaitu pekerja kurang hati-hati saat memotong raser. Adapun rekomendasi perbaikan, dapat memberikan pelatihan kepada pekerja agar terampil dalam melakukan pemotongan raser, dan juga dapat dengan menentukan batasan waktu istirahat dalam melakukan pemotongan raser agar tidak terjadi overheating.
Analisis Kecacatan Produk Tungku Kompor dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) di PT. Elang Jagad Vaundra Cunning Hangesthi; Rr Rochmoeljati
JUMINTEN Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.055 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.291

Abstract

Di era globalisasi kontemporer dengan berbagai persaingan, perusahaan dituntut untuk bersaing dengan segala resiko yang akan dihadapi. Cacat produksi yang minimal dan produk berkualitas adalah jaminan yang perlu dipenuhi perusahaan kepada konsumen. Oleh sebab itu, standard kualitas harus terus terjaga. Pengendalian kualitas, tujuan dan tahapan produksi, serta inovasi perlu diterapkan demi terselesaikannya masalah-masalah perusahaan. Salah satu upaya menjaga kualitas adalah dengan mengendalikan tingkat kerusakan produk (Product Defect). PT. Elang Jagad adalah perusahaan yang memproduksi tungku kompor di daerah Sidoarjo. Lingkup pemasarannya adalah daerah DKI Jakarta. Perusahaan yang bergerak di bidang ini rentan terjadi adanya kecacatan produk dan memiliki jumlah kecacatan yang pada bulan Januari – Desember 2020 sebesar 7.59%. Perusahaan menargetkan hanya ada 5% cacat dari keseluruhan total produksi. Masalah yang terjadi pada PT. Elang Jagad adalah proses produksinya yang mengakibatkan terjadinya cacat produk yang terdiri dari produk permukaan kasar, produk cuwil, enamel terkelupas dan produk permukaannya peyang/bergelombang/tidak rata karena terlalu lama di oven. Dalam hasil dan pembahasan ini, jumlah kecacatan yang paling sering terjadi adalah adalah Enamel Terkelupas (26.86%), Cuwil, (25.79%) dan Peyang Karena Terlalu Lama di Oven (23.39%). Dari hasil FMEA, nilai RPN terbesar terdapat pada kurangnya ketelitian di dalam mengerjakan dan SOP tidak dijalankan dengan baik sehingga berakibat cuwil sebesar 175. Usulan perbaikan adalah melakukan pengawasan lebih ketat dan briefing sebelum proses produksi dilakukan.
Analisa Pencegahan Reject Pada Produksi Roll Karet dengan Fault Tree Analysis (FTA) dengan Rekomendasi Perbaikan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) di PT. Ustegra (Usaha Tehnik Grafika) Benedictus Vibriyanto Bagas Prakosa; Rr Rochmoeljati
JUMINTEN Vol 2 No 5 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.963 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i5.297

Abstract

PT. Ustegra (Usaha Tehnik Grafika) adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembuatan dan layanan service rol karet yang berada di Indonesia. Permasalahan yang sering terjadi di dalam perusahaan adalah terdapat produk cacat yang menyebabkan proses produksi tidak efektif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dengan rekomendasi perbaikan Failure Mode and Effect Analysis. Penelitian dengan menggunakan metode ini agar dapat mengetahui penyebab reject atau reject pada produk dan dapat memberikan solusi pencegahan agar reject tersebut tidak terjadi. Terdapat 5 jenis reject pada PT. Ustegra yaitu reject melembung dengan peluang terjadi sebesar 1,137%, reject kotoran bahan dengan peluang terjadi sebesar 1,18%, reject ambles dengan peluang terjadi sebesar 1,16%, reject hardness dengan peluang terjadi sebesar 1,54%, reject PU dengan peluang terjadi sebesar 1,152%. Akar masalah penyebab reject tersebut terjadi diantaranya operator terburu-buru, operator kelelahan, mesin yang memerlukan perawatan, deadline kerja produksi yang terlalu singkat, operator malas, sarana prasarana kebersihan lingkungan yang kurang lengkap, dan operator yang bergurau saat melakukan pekerjaannya. Adapun rekomendasi untuk mengurangi dan mencegah kelima reject tersebut terjadi kembali, diantaranya melakukan perawatan mesin secara berkala, memberikan estimasi waktu pengerjaan yang lebih lama kepada konsumen dari estimasi pengerjaan yang sebenarnya, memberikan reward bagi operator yang bisa memenuhi target tanpa melakukan kesalahan.
ANALISA HUMAN ERROR PADA KARYAWAN PRODUKSI BARECORE MENGGUNAKAN METODE HUMAN RELIABILITY ASSESSMENT (HRA) Yustina Ngatilah; Endang Pudji W; Rr Rochmoeljati; Tranggono Tranggono
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 14 No 1 (2019): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.462 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v14i1.24

Abstract

Seluruh industri pasti memiliki keinginan untuk memiliki zero accident. Namun pada kenyataannya banyak perusahaan yang memiliki angka kecelakaan yang tinggi tiap tahunnya. Human Reliability Assessment merupakan salah satu metode untuk memberi usulan alternatif pengurangan terhadap kecelakaan kerja yang terjadi. Dimana langkah yang digunakan yakni mengumpulkan data kecelakaan kerja,data Task Analysis Sistem dan data identifikasi kegagalan. Pengolahan yang dilakukan yakni dengan penggambaran kecelakaan kerja menggunakan Fault Tree Analysis,kemudian kuantifikasi nilai Human Error Probability dengan metode Human Error And Reduction Technique dan pada akhirnya akan ditemukan usulan alternatif pengurangan kecelakaan kerja. Hasil dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan manusia yang menimbulkan kecelakaan kerja. Kesalahan karyawan tersebut antara lain posisi pemotongan kurang benar dengan probabilitas tertinggi yaitu 0,728, untuk yang lain seperti gagal memposisikan saat pengambilan material, salah posisi dalam melakukan prosedur,tidak fokus dalam melakukan proses,tidak memperhatikan posisi kayu dan terburu-buru dalam melakukan prosedur probabilitasnya dibawah 0,728.
ANALISIS PEMBOROSAN PADA PRODUKSI EDAMAME DENGAN METODE LEAN MANUFACTURING DI PT. MITRATANI DUA TUJUH JEMBER Rr Rochmoeljati; Yustina N; Raditya Dwi Firmansyah
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 14 No 2 (2019): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.234 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v14i2.55

Abstract

PT. Mitratani Dua Tujuh adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan makanan beku (frozen food). Produk yang dihasilkan perusahaan antara lain: Edamame, Okra, buncis serta Mukimame. Proses produksi di perusahaan tersebut sering mengalami keterlambatan dalam proses produksinya. Keterlambatan tersebut dikarenakan terdapat pemborosan pada proses produksi. Hal tersebut membuat terjadinya penambahan waktu maupun kerusakan produk dalam proses produksi edamame. Pemborosan yang terjadi pada proses produksi Edamame akan diidentifikasi dengan menggunakan Lean Manufacturing. Pemborosan yang terjadi akan dianalisis dengan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis untuk memberikan pertimbangan dalam memberikan penanganan dan pembenahan sesuai dengan pemborosan yang paling berpengaruh. Berdasarkan hasil penelitian didapat pemborosan tertinggi yakni pemborosan pada waktu untuk menunggu (Waste Waiting) dan pemborosan pada penyimpanan bahan yang tidak diperlukan (Waste Unnecessary Inventory). Hasil pembobotan diakumulasikan dengan matrix VALSAT dan didapat tools dominan yakni Process Activity Mapping dengan skor 230,5. Setelah dilakukan penanganan Waste didapatkan penurunan waktu produksi dari 1 hari 3 jam 35 menit menjadi 1 hari 3 jam 10 menit. Penanganan keseluruhan Waste akan menurunkan waktu dari 1 hari 3 jam 35menjadi 1 hari 2 jam 32 menit 30 detik.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN GUDANG PRODUK KIMIA DENGAN PENDEKATAN METODE LAGRANGE MULTIPLIER DI PT. MULIA AGUNG CHEMINDO Dimas Wandhika D; Rr Rochmoeljati; Erlina Erlina
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 12 No 2 (2017): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.334 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v12i2.82

Abstract

PT. Mulia Agung Chemindo adalah perusahaan yang berfokus dalam bidang kimia. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan masih terjadinya kondisi over stock atau kelebihan pada persediaan produk kimia. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan jumlah persediaan produk kimia yang optimal sehingga meminimasi total biaya persediaan dan menentukan besarnya penghematan biaya persediaan produk kimia. Upaya pengendalian persediaan produk kimia yang digunakan adalah dengan metode Lagrange Multiplier. Metode ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan perusahaan. Pengolahan data melalui dua tahapan yaitu tanpa konstrain dengan EOQ dan dengan konstrain biaya. Hasil Penelitian menggunakan metode Lagrange Multiplier diperoleh kuantitas persediaan optimal dari masing-masing produk yaitu KOH Liquid sebesar 463.000,7 kg, HCL sebesar 906.748,6 kg, NaOH sebesar 534.885,4 kg, Alkohol foodgrade sebesar 144.102,6 liter dan Alkohol Teknik sebesar 234.384,7 liter.dengan nilai persediaan baru sebesar Rp. 105.018.032,2 memberikan minimasi total biaya persediaan sebesar Rp.19.045.296,5. Penghematan dengan konstrain biaya yang dihasilkan sebesar 15,35 %.
EVALUASI KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN METODE SMART SYSTEM DI PT PANCA GRAHA PRATAMA Raditya Y E; Dira Ernawati; Rr Rochmoeljati
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 13 No 1 (2018): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.749 KB) | DOI: 10.33005/tekmapro.v13i1.118

Abstract

PT. Panca Graha Pratama merupakan perusahaan yang bergerak dibidang furniture khususnya Springbead (foam). Penelitian ini dilator belakangi karena PT Panca Graha Pratama mengukur kinerja perusahaan nya menggunakan sistem tradisional yang mengacu pada laporan rugi laba. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan usulan perbaikan kinerja bagi perusahaan, metode yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan adalah SMART System, metode ini diharapkan dapat memberikan perbaikan kinerja yg sesuai bagi perusahaan. Berdasarkan data hasil penelitian menggunakan metode SMART Systemtiap perspektif secara keseluruhan pada perusahaan PT Panca Graha Pratama adalah perspektif finansial dengan bobot penilaian paling tertinggi yaitu 15% dan perspektif kualitas dengan penilaian terendah 7,2% jadi perspektif yang harus diperhatikan unuk evaluasi kinerja perusahaan adalah pada perspektif quality khususnya yang menjadi prioritas utama adalah pada KPI prosentase kecacatan produk.
PENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DENGAN METODE HUMAN RESOURCES SCORECARD (HRSC) DI PT. SHELTER NUSANTARA SURABAYA Rr Rochmoeljati
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 7 No 2 (2009)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v7i2.367

Abstract

Human Resources Scorecard adalah suatu sistem pengukuran sumber daya manusiayang mengkaitkan orang – strategi – kinerja untuk menghasilkan perusahaan yangunggul. Human Resource Scorecard menerjemahkan visi, misi dan strategi perusahaanke dalam seperangkat ukuran yang menyeluruh yang memberi kerangka kerja bagipengukuran dan sistem manajemen strategis.PT. Shelter Nusantara merupakan suatu perusahaan penyedia jasa keamanan selama inihanya memperhatikan bagaimana menjalankan proses operasional saja dan berjalansesuai dengan prosedur yang berlaku tanpa memperhatikan apakah kinerja karyawanterdapat peningkatan atau tidak. Meskipun kondisi kinerja menunjukkan hasil yang cukupbaik dan diharapkan masih dapat dioptimalkan. Namun selama ini perusahaan masihbelum ada suatu system pengukuran kinerja sumber daya manusia yang baku dankomprehensif atau menyeluruh. Tiap KPI dan perspektif yang ada dalam metode HumanResources Scorecard dibobotkan dengan menggunakan metode Analytical HierarchyProcess (AHP) melalui perangkat lunak Expert Choice Versi 9.Score pengukuran kinerja karyawan PT. Shelter Nusantara pada tahun 2007 sebesar3.342 yang digolongkan kinerja karyawan, sedangkan skor untuk tiap perspektif adalahsebagai berikut untuk Perspective Financial sebesar 3.252, untuk Perspective Customersebesar 2.686, untuk Perspective Internal Business Process sebesar 3.519, dan untukPerspective Learning and Growth sebesar 4.4.
Penurunan Jumlah Cacat Produk pada Mesin Insulating dengan Metode Failure Mode Effect Analysis R Rochmoeljati
Jurnal Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2008): Februari
Publisher : Department Industrial Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/JTIUMM.Vol9.No1.37-44

Abstract

In the world of defect industry represent problems which need to be paid attention by defect which company later will have an effect on to many at least got profit company.. This company face problems how to decrease percentage of handicap at one of their product, that is NYAF kabek which relative still big that is equal to 4.13% from totalizing result of production. Existences of high request to this product oblige company to apply system repair of quality. This action is done at defect that happened at cable production process of NYAF. Pursuant to result of research, have been got degradation of amount of defect cable production process of NYAF counted 0.91% from 4.13% (with amount of defect 11.200 totally output counted 271.015) becoming 3.22% (amount of defect 3.840 totally output counted 119.156). With existence of the result, please prove that FMEAP can become appliance to company to do repair chronically.