Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGOLAHAN LIMBAH USUS AYAM BROILER MENJADI MAKANAN RINGAN Heraini, Dela; Rohayeti, Yeti
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.36152

Abstract

Ibu-ibu kelompok majlis ta’lim dan BKMT Pontianak Tenggara memiliki anggota kelompok cukup banyak. Anggota kelompok terdiri dari berbagai kalangan, baik dari segi ekonomi rendah, menengah, maupun dari ekonomi atas. Pembinaan di bidang pengolahan limbah peternakan terutama pada pengolahan limbah usus ayam broiler belum pernah dilaksanakan pada kelompok Majlis Ta’lim BKMT Pontianak Tenggara. Usus ayam broiler merupakan by product dari pemotongan ayam broiler yang tidak terolah dengan baik sehingga menjadi limbah yang dapat mencemari lingkungan dan berbau amis. Oleh karena itu melalui kegiatan PKM ini diharapkan limbah usus ayam broiler bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi produk makanan ringan yang bisa dijual. Dari hasil PKM bersama ibu-ibu BKMT Pontianak Tenggara, setelah dilakukan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan, ibu-ibu menyukai rasa, tekstur, warna, dan aroma yang dihasilkan dari pengolahan limbah usus ayam broiler menjadi makanan ringan. Sehingga kesimpulan yang diperoleh ialah ibu-ibu berminat menjadikan produk olahan dari limbah usus ayam broiler ini untuk dijual sebagai tambahan pemasukan kas baik secara individu maupun untuk organisasi BKMT Pontianak Tenggara.
Wastewater Analysis of X Slaughterhouse in Pontianak City Heraini, Dela; Rohayeti, Yeti
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v8i1.4752

Abstract

Livestock waste results from livestock activities in the form of solid, and liquid waste. Generally, waste is not utilized, causing environmental pollution. The Slaughterhouse is a place where cattle slaughtering activities are carried out usually leaving behind various wastes in the form of cow offal, cow blood, cow urine and feces, also skin, if it is not handled properly it will cause an unhealthy environment and can cause the meat to be contaminated by microbes that exist around the slaughterhouse environment. This research aims to analyze wastewater from the Pontianak City Slaughterhouse. The research parameters consist of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), pH, ammonia, fat, and oil tests. Data analysis uses quantitative descriptive analysis. The results showed that the wastewater produced from the livestock slaughtering process at slaughterhouse X Pontianak City was highly above the standard threshold of wastewater quality standards for BOD, COD, TSS, ammonia, and fatty oil, but the pH was within the standard. It can be concluded that the practice of processing wastewater produced by slaughterhouse X in Pontianak City was not optimal, the quality of wastewater was above the standard value of wastewater quality for slaughterhouse activities.
EVALUASI KOMPOSISI SERAT KASAR DAN KECERNAAN RUMEN IN VITRO TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TEKNOLOGI AMONIASI FERMENTASI DENGAN EM-4 DAN CAIRAN RUMEN SAPI (Evaluation of crude fiber composition and in vitro rumen digestibility of empty palm bunches.....) Julianti, Erma; Harahap, Rakhmad Perkasa; Rohayeti, Yeti
JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN Vol 11 No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/nukleus.v11i1.15411

Abstract

Empty oil palm fruit bunches (OPEFB) have the potential as ruminant livestock feed, but their quality needs to be improved. This study evaluated the effectiveness of fermentation ammonia technology with EM-4 and cattle rumen fluid in improving the nutritional quality and digestibility of OPEFB in vitro. The study used a randomized block design (RBD) with four treatments and six replications: P0 (2 kg OPEFB), P1 (2 kg OPEFB + 40 g urea + 60 ml molasses), P2 (2 kg OPEFB + 40 g urea + 60 ml molasses + 60 ml EM-4), and P3 (2 kg OPEFB + 40 g urea + 60 ml molasses + 60 ml cattle rumen fluid). Descriptive statistical analysis was performed on the content of crude fiber (CF), neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), and hemicellulose. Dry matter digestibility (DMDi) and organic matter digestibility (OMDi) were analyzed using ANOVA and Duncan's test at the 5% level. The results showed that the P2 treatment decreased the content of CF, NDF, ADF, and hemicellulose descriptively. The decrease in fiber components in treatments P1, P2, and P3 compared to the control (P0) showed the effectiveness of fermentation ammoniation in improving feed quality. Treatment P2 significantly increased DMDi and OMDi in vitro compared to other treatments (P<0.05). Treatments P1 and P3 also increased digestibility compared to P0, although not as high as P2. In conclusion, fermentation ammoniation technology with EM-4 and rumen fluid in OPEFB can decrease the content of CF, NDF, ADF, and hemicellulose, and increase DFM and OMF compared to the control.
Analysis of Cholesterol Levels of Free-Range Chicken Meat With Turmeric Flour Supplementation Heraini, Dela; Rohayeti, Yeti
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Timor University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v7i3.10556

Abstract

This study aimed to determine the effect of dietary turmeric (Curcuma longa) supplementation on the cholesterol profile of native chicken meat. Five treatments (control and four levels of turmeric inclusion) with five replications each were used. Data were analyzed using one-way ANOVA. The results showed that turmeric supplementation significantly affected meat cholesterol content (F = 16.302; p < 0.001). The highest cholesterol level was observed in the control group (67.06 ± 4.86 mg/100 g), while the lowest was in treatment 3 (41.57 ± 11.07 mg/100 g). Furthermore, crude protein and fat content of the meat also showed significant differences among treatments. These findings indicate that turmeric powder can be applied as a functional feed to produce native chicken meat with lower cholesterol content.
Peningkatan Produksi Kelinci di Kabupaten Kuburaya Kalimantan Barat Melalui Teknologi Pakan Pellet Berbasis Limbah Sagu Setiawan, Duta; Rohayeti, Yeti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 2 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i2.2816

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa Ampera Raya kecamatan Sungai Raya melalui kegiatan ternak kelinci adalah peningkatan kemampuan manajemen budidaya ternak kelinci secara intensif dan produktivitas petani ternak kelinci melalui teknologi pembuatan pellet pakan kelinci. Kegiatan PKM ini bekerja sama dengan mitra 2 kelompok tani ternak yaitu kelompok tani Master dan kelompok ternak Armada. Permasalahan mitra kelompok ternak Armada adalah budidaya masih ekstensif dan mitra Kelompok tani Armada adalah harga pakan kelinci komersial yang mahal. Metode pendekatan meliputi: Penyuluhan tentang pentingnya budidaya kelinci dalam pemeliharaan ternak khususnya pemeliharaan anakan untuk meningkatkan produksi karena induk kelinci memiliki sifat memelihara dan mengasuh anak yang lemah, menyebabkan banyak kematian pada anak kelinci dan pentingnya pengadaan bibit dan pakan secara mandiri, sehingga akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat kelompok tani ternak. Pelatihan dan Pendampingan mitra tentang teknologi perkandangan baterai dan pembuatan pakan kelinci berbasis limbah sagu. Hasil pengabdian masyarakat, melalui manajemen budidaya peternakan kelinci pengunaan kandang baterai dapat menurunkan kematian sebesar 50% dan penggunaan mesin pellet dapat meningkatkan performa produksi dengan pertambahan bobot badan yang lebih baik yaitu meningkat 20%.
Analysis of Cholesterol Levels of Free-Range Chicken Meat With Turmeric Flour Supplementation Heraini, Dela; Rohayeti, Yeti
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Timor University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v7i3.10556

Abstract

This study aimed to determine the effect of dietary turmeric (Curcuma longa) supplementation on the cholesterol profile of native chicken meat. Five treatments (control and four levels of turmeric inclusion) with five replications each were used. Data were analyzed using one-way ANOVA. The results showed that turmeric supplementation significantly affected meat cholesterol content (F = 16.302; p < 0.001). The highest cholesterol level was observed in the control group (67.06 ± 4.86 mg/100 g), while the lowest was in treatment 3 (41.57 ± 11.07 mg/100 g). Furthermore, crude protein and fat content of the meat also showed significant differences among treatments. These findings indicate that turmeric powder can be applied as a functional feed to produce native chicken meat with lower cholesterol content.
Pemanfaatan bahan pakan lokal melalui pelatihan pembuatan pakan pelet ayam kampung di desa Arang Limbung kabupaten Kubu Raya Harahap, Rakhmad Perkasa; Rohayeti, Yeti; Setiawan, Duta; Najiman, Najiman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21756

Abstract

AbstrakPakan merupakan kebutuhan pokok ternak yang penting dalam usaha peternakan ayam kampung. Pakan berkontribusi mencapai 80% dari biaya produksi dalam usaha ayam kampung. Oleh karena itu, perlu inisiatif peternak untuk meningkatkan kemandirian pakan lokal dengan memanfaatkan bahan pakan lokal. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak tentang pakan lokal, keterampilan pembuatan pakan pelet, kualitas pakan pelet yang diproduksi, dan keberlanjutan penggunaan pakan lokal. Metode yang digunakan adalah pelatihan kepada peternak kelompok tani Desa Arang Limbung di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya pada 16 Agustus 2021. Proses pelaksanaannya terdiri dari empat tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pra-pelaksanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dan umpan balik. Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang kelompok tani yang juga merupakan peternak ayam kampung lokal dan berfokus pada pengembangan keterampilan dalam membuat pakan pelet berkualitas tinggi yang dibuat dengan bahan lokal. Evaluasi yang digunakan dengan metode pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan peternak tentang pakan lokal meningkat sebesar 40%, keterampilan pembuatan pakan pelet meningkat sebesar 45%, kualitas pakan yang dihasilkan telah meningkat sebesar 40%, dan keberlanjutan penggunaan pakan lokal secara signifikan meningkat 35%. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini memberikan peningkatan pengetahuan peternak tentang pakan lokal, keterampilan pembuatan pakan pellet, kualitas pakan yang dihasilkan, dan keberlanjutan penggunaan pakan lokal. Kata kunci: pelatihan pakan pelet; peternakan ayam kampung; pemanfaatan bahan lokal; keberlanjutan peternakan; pendidikan peternakan. AbstractFeed is an essential livestock requirement that is important in free-range chicken farming. Feed contributes up to 80% of production costs in the free-range chicken business. Therefore, it is necessary to take the initiative of breeders to increase the independence of local feed by utilizing local feed ingredients. This training aims to increase farmers' knowledge about local feed, skills in making pellet feed, the quality of pellet feed produced, and the sustainability of the use of local feed. The method used was training for farmer group farmers in Arang Limbung Village in Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, on 16 August 2021. The implementation process consists of four stages, namely the preparation stage, pre-implementation stage, implementation stage, and evaluation and feedback stage. This training was attended by 10 farmers or local free-range chicken breeders and focused on developing skills in making high-quality pellet feed from local ingredients. The evaluation used was the pre-test and post-test method. The results of the training show that farmers' knowledge of local feed has increased by 40%, skills in making pellet feed have increased by 45%, the quality of the feed produced has increased by 40%, and the sustainability of the use of local feed has significantly increased by 35%. It can be concluded that this training increases farmers' knowledge about local feed, skills in making pellet feed, the quality of the feed produced, and the sustainability of the use of local feed. Keywords: pellet feed training; free-range chicken farming; utilization of local materials; livestock sustainability; livestock education.
Pelatihan pembuatan herbal mineral blok untuk suplemen kambing peranakan etawa di desa Durian, kecamatan Ambawang, kabupaten Kubu Raya Harahap, Rakhmad Perkasa; Rohayeti, Yeti; Mustaqim, Zainul; Nurwahid, Nurwahid; Prabowo, Riski Abdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21720

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam pembuatan Herbal Mineral Blok (HMB) sebagai suplemen untuk kambing Peranakan Etawa di Desa Durian, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan ramuan herbal lokal dan campuran mineral untuk meningkatkan produktivitas ternak dan mencegah penyakit. Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kegiatan dosen yang dilakukan dengan metode pelatihan. Metode pelatihan meliputi ceramah, demonstrasi langsung, dan sesi tanya jawab. Mitra yang terlibat sebagai peserta dalam pelatihan adalah kelompok tani (POKTAN) Dusun Siak yang memiliki 25 anggota. Peserta yang hadir merupakan ketua dan anggota POKTAN Dusun Siak sebanyak 10 orang. Persiapan pelatihan terdiri dari penyediaan bahan dan peralatan, serta pengorganisasian peserta. Proses pelatihan mencakup pengenalan teoritis, demonstrasi praktek pembuatan HMB, dan tanya jawab. Evaluasi yang dilakukan dengan pemberian pre-test dan post test serta observasi langsung aplikasi hasil produk oleh peserta kepada ternak kambing Peranakan Etawa. Hasil pelatihan pembuatan Herbal Mineral Blok (HMB) sebagai suplemen untuk kambing Peranakan Etawa sudah terlaksana dengan sukses. Pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa peserta telah memahami pembuatan suplemen HMB dengan baik. Kata kunci: pelatihan; herbal mineral blok; kambing peranakan etawa; pemeliharaan ternak; suplemen mineral AbstractThis community service aims to increase the understanding and skills of breeders in making Herbal Mineral Blocks (HMB) as a supplement for Etawa crossbreed goats in Durian Village, Ambawang District, Kubu Raya Regency. This training uses local herbal concoctions and mineral mixtures to increase livestock productivity and prevent disease. Community Service is a lecturer activity carried out using training methods. Training methods include lectures, live demonstrations, and question-and-answer sessions. The partners involved as participants in the training are the Siak Hamlet farmer group (POKTAN), which has 25 members. The participants who attended were the chairman and members of POKTAN Dusun Siak, as many as 10 people. Training preparation consists of providing materials and equipment and organizing participants. The training includes a theoretical introduction, a practical demonstration of making HMB, and questions and answers. The evaluation was carried out by administering pre-tests and post-tests and directly observing participants' application of the product to Etawa Peranakan goats. The training results on making Herbal Mineral Blocks (HMB) as a supplement for Etawa crossbreed goats have been carried out successfully. This training can be concluded that the participants have understood the manufacture of HMB supplements well. Keywords: training; herbal mineral block; etawa crossbreed goat; livestock maintenance; mineral supplements.