Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Hubungan Luas Ventilasi Ruangan Rumah Dan Pengetahuan Keluarga Dengan Kejadian Tuberkolosis Paru Di Puskesmas Sambung Makmur Kabupaten Banjar Tahun 2016 Eka Handayani; Ridha Hayati; Pipit Indriani
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 8 No 1 (2017): November
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.266 KB)

Abstract

Pulmonary Tuberculosis is a disease closely related to a weak economy it is estimated that 95% of the cases of Pulmonary Tuberculosis occur in developing countries which is relatively poor. According to WHO in 1999, Indonesia is a contributor to the disease Pulmonary Tuberculosis is the third largest in the world as many as 583,000 cases after India as many as 2 million cases and China as many as 1.5 million cases The purpose of this research is to know the relation the wide of house ventilation And Family Knowledge With Pulmonary Tuberculosis incidence at Sambung Makmur Public Health Center of 2016. The purpose of this research is to know the relation of Area Ventilate Room And Family Knowledge With Lung Tuberculosis at Sambung Makmur Public Health Center in 2016. The population in this study were all patients with pulmonary tuberculosis in 2016 as many as 23 people and 23 people with pulmonary tuberculosis patients who have almost the same characteristics So the total population of the study was 46 people. Sampling by purposive sampling, done by Chi Square statistical test. There is a significant relationship between the wide of house ventilation and Pulmonary Tuberculosis incidence and the risk of pulmonary tuberculosis 3.1 times greater in homes with the vast circumstances of room ventilation did not meet the standards compared to homes where the vast majority of ventilation rooms meet the standards. There was no significant association between family knowledge and Pulmonary Tuberculosis incidence
Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga Terhadap Penggunaan Air Sumur Gali dalam Menurunkan Angka Kejadian Water Borne Disease Norsita Agustina; Ridha Hayati; Hilda Irianty
Indonesian Journal of Community Dedication Vol. 1 No. 1 (2019): Indonesian Journal of Community Dedication
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan proses yang harus dimulai dari rumah tangga atau keluarga. Rumah tangga atau keluarga yang sehat merupakan modal pembangunan bagi suatu Negara dimana modal tersebut perlu untuk dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Beberapa anggota rumah tangga mempunyai masa rawan terkena penyakit menular atau penyakit tidak menular, oleh karena itu untuk mencegah penyakit tersebut, anggota rumah tangga perlu diberdayakan untuk melaksanakan kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) (Depkes, 2013). Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah adanya perubahan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga dalam penggunaan air dan mengurangi resiko yang akan dialami bila tidak tepat mengkonsumsi air serta dapat melindungi diri dan keluarga mereka dari kejadian water borne disease yang kemungkinan dapat timbul dari konsumsi air tersebut. Manfaat adanya kegiatan pengabdian ini adalah mengarahkan pola pikir untuk lebih peduli terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga, antisipasi untuk kesehatan keluarga mereka dan memahami dan mengenal kejadian water borne disease, pencegahan serta pengobatan. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi, penyuluhan model PRA (Participatory Rural Appraisal) dan praktek dengan meggunakan media leaflet. Khalayak sasaran adalah warga yang memiliki sumur gali di Desa Pasayangan Barat Kabupaten Banjar. Dari hasil penyuluhan masyarakat merubah perilaku hidup bersih dan sehat dalam penggunaan air sumur gali dan masyarakat sudah mengetahui kualitas air sumur mereka dengan pemeriksaan laboraturium yang sebelumnya dilakukan pemeriksaaan. Pelaksanaan Penyuluhan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Pasayangan Barat dengan jumlah peserta 40 orang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA 8 – 9 TAHUN KELAS II & III DI SDN 4 SUNGAI BESAR Milawaty Milawaty; Ridha Hayati; Nurul Indah Qoriaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 2 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v3i2.2631

Abstract

Karies gigi merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan di mana gigi yang baru tumbuh dalam usia anak sekolah namun sudah mengalami kerusakan karena karies,  sebagian  besar  kondisi  karies  gigi  yang  ditemukan  perlu  penanganan serius.  Salah satu penyebab terjadinya karies gigi pada anak adalah kurangnya pengetahuan dan tingkat pendidikan orang tua.  Oleh karena itu orang tua mempunyai peran yang cukup besar di dalam mencegah terjadinya akumulasi plak dan terjadinya karies gigi pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan orangtua dengan karies gigi pada anak usia 8-9 tahun kelas II dan III di SDN  4 Sungai Besar. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian bersifat Cross Sectional, populasi pada penelitian ini adalah semua orang tua dan anak usia 8 – 9 tahun kelas II dan III di SDN 4 Sungai Besar. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Jumlah Sampel  pada  penelitian  ini  sebanyak  107  responden yang di ukur dengan menggunakan kuesioner serta alat diagnostik seperti, kaca mulut, sonde, pincet, exavator dan nierbeken dan lembar status lokalisasi gigi kemudian dilakukan cara analisis data dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan karies gigi tinggi 64,5%, pengetahuan orangtua cukup dan kurang baik 34,6%, tingkat pendidikan menengah 47,7%.  Ada hubungan pengetahuan dengan karies gigi pada anak karena p=0,000 dan ada hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan karies gigi pada anak karena p=0,000. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya karies gigi. Perlunya penyuluhan  kepada  orangtua  untuk  menambah pengetahuan tentang karies gigi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DPT/HB1 PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH BANJARMASIN Ria Rosita; Ridha Hayati; Nurul Indah Qariati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.064 KB) | DOI: 10.31602/ann.v2i1.2611

Abstract

Berdasarkan data dari hasil laporan tahun 2013 dan 2014 imunisasi DPT/HB1 mengalami penurunan karena imunisasi DPT/HB1 tidak memenuhi target yaitu hanya mencapai 47,40% belum mencapai target Nasional yaitu 95%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan pemberian imunisasi DPT/HB1. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional dengan sampel 67 orang populasi kunci yaitu ibu yang memiliki bayi. Pengambilan data dengan kuesioner dan wawancara, data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara pengetahuan ibu dengan pemberian imunisasi DPT/HB1 pada bayi p-value = 0,005. Sikap ibu dengan pemberian imunisasi DPT/HB1 pada bayi p-value = 0,001. Disarankan kepada ibu-ibu yang memiliki bayi untuk mengikuti penyuluhan tentang imunisasi.
HUBUNGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HAMPANG KABUPATEN KOTABARU Adi Irfan Febrianto; Ridha Hayati; Akhmad Fauzan
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v2i2.2628

Abstract

Malaria ditemukan hampir diseluruh belahan dunia, terutama di negara – negara yang beriklim tropis dan subtropis. Malaria adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa obligat intraseluler dari genus plasmodium, penyakit ini secara alami ditularkan oleh gigitan nyamuk anopheles betina. Berdasarkan RISKESDES 2013 di provinsi kalimantan selatan kabupaten kotabaru merupakan urutan ketiga tertinggi angka insiden prevalensi malaria yaitu sebesar 8,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dengan kejadian di wilayah kerja Puskesmas Hampang Kabupaten Kotabaru tahun 2015. Penelitian ini kuantitatif mengggunakan rancangan penelitian survei analitik dan dengan desain cross sectional dengan metode tekhnik simpel random sampling, besar sampel yaitu 95 orang pasien yang berkunjung ke puskesmas Hampang. Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji statistic chi square, dengan p < 0.05. Hasil uji statistik chi square menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan kejadian malaria pada masyarakat Hampang dengan nilai p = 0.000. Ada hubungan antara sikap masyarakat dengan kejadian malaria pada masyarakat Hampang dengan nilai p = 0.0037. Ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan kejadian malaria pada masyrakat Hampang dengan nilai p = 0.000. Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada masyarakat dan Puskesmas hampang agar bekerja sama dalam memberantas nyamuk malaria, Puskesmas Hampang diharapkan sesering mungkin mengadakan penyuluhan kepada masyrakat untuk menanggulangi dan mengurangi angka kejadian malaria, menambah wawasan masyarakat , dengan cara tersebut maka dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN ANTARA RUMAH SEHAT DAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS PASAR PANAS KAB. BARITO TIMUR Jamiatul Husna; Antung Sadeli Mahfuz; Ridha Hayati
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.432 KB) | DOI: 10.31602/ann.v2i1.2609

Abstract

Menurut WHO ± 13 juta anak balita di dunia meninggal setiap tahun dan sebagian besar kematian tersebut terdapat di Negara berkembang. ISPA merupakan penyebab kematian utama Di negara –negara berkembang dengan membunuh empat juta anak Balita setiap tahun. Keadaan ini berkaitan erat dengan berbagai kondisi yang melatar belakanginya seperti malnutrisi, kondisi lingkungan, polusi di dalam rumah seperti asap, debu dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rumah sehat dan pengetahuan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah Puskesmas Pasar Panas Kab. Barito Timur Tahun 2014. Metode yang digunakan bersifat analitik dengan menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional untuk mengetahui dinamika korelasi antara rumah sehat (kepadatan hunian, ventilasi, lubang pembuangan asap dapur, suhu ruangan) dan pengetahuan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita dengan cara pendekatan, observasi, atau pengukuran variabel sekali dan sekaligus pada waktu yang sama. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang membawa anak balitanya yang sakit ke Puskesmas Pasar Panas pada Bulan Juli 2014 yaitu sebanyak 68 balita dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai (p = 0,003 < α = 0,05) untuk kepadatan hunian, nilai (p = 0,015 < α = 0,05) untuk ventilasi, nilai (p = 0,025 < α = 0,05) untuk lubang pembuangan asap dapur, nilai (p = 0,022 < α = 0,05) untuk suhu ruangan, dan nilai (p = 0,000 < α = 0,05) untuk pengetahuan dimana dari hasil kesimpulan didapat bahwa H0 ditolak artinya ada hubungan antara rumah sehat dan pengetahuan orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Puskesmas Pasar Panas Kab Bartim Tahun 2014.
Kejadian Gastritis Berdasarkan Aspek Promosi Kesehatan Dan Pola Makan Hilda Irianty; Ridha Hayati; Deni Suryanto
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 3 No 3 ( Juli 2020)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis biasanya diawali dengan pola makan yang tidak baik dan tidak teratur sehingga lambung menjadi sensitif disaat asam lambung meningkat. Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40.8%, dan angka kejadian gastritis di beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan dan pola makan dengan kejadian gastritis di Desa Taruna Kabupaten Hulu Sungai Tengah tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari dan bertempat di Desa Taruna. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan accidental sampling, sampel adalah masyarakat desa Taruna sebanyak 62 responden. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuesioner, teknik pengumpulan data yaitu data sekunder (data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan) dan data primer (data dari kuesioner), analisis data berupa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan (p=0.000) dengan kejadian gastritis. Variabel promosi kesehatan (p=1.000) tidak ada hubungan dengan kejadian gastritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pola makan dengan kejadian gastriris dan tidak ada hubungan antara promosi kesehatan dengan kejadian gastritis. Saran kepada peneliti selanjutnya agar untuk memperdalam lagi penelitian ini dengan menambahkan beberapa variabel atau diubah menjadi penelitian kualitatif.
EDUKASI PENTINGNYA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR DI SDIT ROBBANI BANJARBARU Hilda Irianty; Ridha Hayati
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The results of preliminary observations was SDIT Robbani that students there have washed part is actually visible hand of sediakannya of wash their hands in front of the their classes but the knowledge they wash their hands not based on six step washing the hands that is good and right. The purpose of this activity to give education the importance of washing good hands and right. This method of activity consists of lectures, question reply, and simulation of the game with the population number and sample of 10 students.As for the activity, it's divided into the first three stages of permission., second planning and third execution. The result of this activity after being given an education on good and correct hand washing students can learn the techniques of good and correct hand washing in six steps as well as provide discipline in hand washing after active. The conclusion of this activity other students can understand the wash hand that is good and right with the six steps Keywords: Education,washing your hands,Students
Preventif Hipertensi dan Diabetes Mellitus pada Usia Produktif di Kelurahan Sungai Besar Ridha Hayati; Hilda Irianty
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 3, No 3 (2021): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v3i3.272

Abstract

Prevalensi of hypertension in indonesia according to the research and development of health ( balitbankes ) through from basic health research ( riskesdas ) 2018 now about 34,1 % where increase from preceding numbers in 2013 with the rest 25,8 %. The hypertension based on the prevalence of the measurement result to those age over or equal to as many as 18 in city Banjarbaru 32,83 %. In the year 2015 , indonesiaranked 7th top in the world to the total number of diabetics as many as 9.1 million people .In south kalimantan , prevalence of dm it is estimated that approximately 38.113 ( 1.4 % ) people of total population is more 14 years. The target and the outer covering of devotion isit can be used as a teaching lecture promoting the health and could increase as the application of science to the public. A method of activities are 3, first is the preparatory stageimplementation and evaluation. The outcome of the activities activities received responsevery such as the community because so far are still minimal interventions affecting cognitivethe people directly coupled with examination blood pressure and blood sugar. The conclusion of this activity ntusias his communities receive direct information on health especially a disease often happens in public as a preventive manner, early so the team havea good response devotion
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pra Lansia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Karias Fitri Amalina; M. Bahrul Ilmi; Ridha Hayati; Akhmad Fauzan
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 11 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v11i2.533

Abstract

Based on data of the UPT Puskesmas Sungai Karias, it was found that hypertension was ranked first among the ten most common diseases. The purpose of this study was to analyze the association  between knowledge of hypertension, smoking behavior, and the habit of consuming salty foods with the incidence of hypertension in pre-elderly. The design of this study used an analytic survey method with a cross sectional approach. Sampling with Accidental Sampling technique with a sample number of 92 respondents. Methods and measuring tools using interviews with a questionnaire guide, then the data analysis carried out was univariate, bivariate using the chi-square test. From the results of the study, it can be concluded that the incidence of hypertension in pre-elderly is the most with hypertension category of 67 respondents (72.8%). Knowledge about hypertension with sufficient and good knowledge has the same value as many as 28 respondents (28.3%). The most smoking behavior in the category of consuming cigarettes was 64 respondents (69.6%). The habit of consuming salty food was the most in the category of heavy consumption habits of 53 respondents (57.6%). There is a association between knowledge of hypertension, smoking behavior, and habit of consuming salty food with the incidence of hypertension at UPT Puskesmas Sungai Karias with respective values = 0.000 < 0.05. It is hoped that the community, especially the pre-elderly can carry out prevention aspects especially the factors that cause hypertension directly or indirectly