Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Faktor yang Mempengaruhi Mekanisme Koping Caregiver Pasien Ginjal Tahap Akhir dengan Hemodialisa Theodora Rosaria Geglorian; Fitria Handayani; Meira Erawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.534 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7159

Abstract

Pendahuluan: Global Burden of Disease menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis (PGTA) sebagai angka kematian nomor 16. Penyakit ini memerlukan perawatan yang lama dan efek yang beragam. Perawatan jangka panjang dilakukan oleh tim medis dan caregiver. Caregiver PGTA seringkali mengalami penurunan mekanisme koping dikarenakan lama masa perawatan dan besarnya beban yang harus ditanggung. Faktor yang berpengaruh pada mekanisme koping caregiver telah diteliti sebelumnya, namun kajian yang merangkum tentang faktor faktor tersebut dalam sebuah review belum banyak dilakukan. Metode analisa adalah pedoman PRISMA, dan mengumpulkan data dari uji Randomied Control Trial, studi generik dan observasional. Variabel independen adalah sel esteem, pendidikan, dukungan sosial dan harapan uang dilakses melalui PubMed dan Science Direct, dari tahun 2012-2022. Kata kunci coping, coping mechanism caregiver,caregiver, factor of coping, caregiver penderita ginjal. Mekanisme koping adalah suatu cara caregiver dalam menerima, mengolah dan memberi reaksi terhadap masalah/stressor yang datang saat merawat pasien. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah self esteem yaitu kebanggan terhadap pencapaian diri caregiver dengan nilai p= 0,05, dukungan sosial dari orang sekeliling caregiver akan mempengaruhi mekanisme koping caregiver, dan penelitian menunjukkan angka 68,3% caregiver merasakan perlu memiliki dukungan sosial, faktor selanjutnya adalah pendidikan akan mengarahkan caregiver dalam memahami situasi dan kondisi baik kognitif, afekti maupun psikomotor, dan pendidikan akan mempermudah caregiver dalam menyerap informasi dalam perawatan pasien, yang terakhir adalah harapan yaitu sumber kekuatan caregiver dalam bertahan dengan keadaan fisik dalam merawat pasien. Kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi mekanisme koping caregiver pasien PGTA dengan hemodialisa adalah self esteem, dukungan sosial, pendidikan dan harapan. Dengan mekanisme koping caregiver yang konstruktif maka akan semakin dapat merawat pasien secara optimal. Maka akan meningkatkan kualitas hidup dari pasien PGTA juga.
Pengaruh Intervensi Intervensi Non Farmakologi terhadap Depresi pada Pasien Pasca Stroke Puspa Siwi Wulandari; Fitria Handayani; Untung Sujianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.931 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7820

Abstract

Pasien memiliki disabilitas fisik dan komplikasi kejiwaan yang signifikan setelah mengalami stroke, yang paling umum adalah depresi pasca stroke. Tingginya prevalensi depresi pasca stroke berhubungan dengan gangguan kognitif, penurunan status fungsional, dan masalah psikososial. Studi literatur yang menjelaskan intervensi-intervensi yang dapat mengatasi PSD belum banyak dibahas. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut dalam bentuk review dari beberapa penelitian terdahulu untuk membantu perawat dalam mengatasi PSD. Literatur review ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi yang efektif untuk pasien PSD sehingga menjadi sumber informasi sesuai dengan evidence based. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan scoping review. Pencarian literatur menggunakan data based Scopus, EBSCO, CINAHL, dan MEDLINE. Ada 10 artikel yang dinilai sesuai dengan kriteria inklusi dan menjelaskan penelitiannya efektif mengatasi PSD. Berdasarkan telaah jurnal yang telah dilakukan maka didapatkan hasil berupa intervensi keperawatan yang dapat mengatasi PSD antara lain edukasi, pelatihan, dan relaksasi.