Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KONFLIK PADA KEHIDUPAN MASYARAKAT (Telaah Mengenai Teori dan Penyelesaian Konflik Pada Masyarakat Modern) Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 10 No 2 (2015): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsla.v10i2.1430

Abstract

Manusia adalah mahluk konfliktis yaitu mahluk yang selalu terlibat dalam perbedaan, pertentangan, dan persaingan baik secara sukarela maupun terpaksa. Hal tersebut tidak dapat dihindari karena merupakan aspek permanen dalam kehidupan sosial. Konflik pada tataran tertentu sangat diperlukan sebagai sarana perubahan manusia sebagai anggota masyarakat agar menjadi lebih baik. Pandangan kontemporer mengenai konflik didasarkan pada anggapan bahwa konflik sesuatu yang tidak dapat dielakkan sebagai konsekuensi logis interaksi manusia. Namun yang menjadi persoalan adalah bukan bagaimana meredam konflik, tapi bagaimana menanganinya secara tepat sehingga tidak merusak hubungan antarpribadi bahkan merusak organisasi. Konflik bukan dijadikan suatu hal yang destruktif, melainkan harus dijadikan suatu hal konstruktif agar kehidupan masyarakat menjadi tertib.
DINAMISASI KEBUDAYAAN DALAM REALITAS SOSIAL Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 12 No 1 (2017): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsla.v12i1.1442

Abstract

Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan akal, dan juga diartikan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta manusia atau masyarakat. Tidak ada satu masyarakat pun yang masih hidup yang tidak mempunyai kebudayaan. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa kebudayaan selalu berubah sesuai dengan perubahan manusia dalam masyarakat, walaupun kadang-kadang masyarakat tidak menyadari perubahan yang terjadi. Perubahan kebudayaan disebabkan oleh hal-hal yang berasal dari masyarakat dan kebudayaan itu sendiri, juga dapat disebabkan adanya perubahan lingkungan alam dan fisik tempat manusia hidup. Jadi setiap kebudayaan akan selalu mengalami perubahan sesuai dengan perubahan dalam masyarakat yang menjadi wadah dari kebudayaan tersebut, karena antara kebudayaan dan masyarakat saling berhubungan dimana masyarakat itu yang menghasilkan kebudayaan sedangkan kebudayaan itu menentukan corak masyarakatnya.
Agama Dan Sekularisasi Pada Masyarakat Moderen Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 13 No 1 (2018): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsla.v13i1.2948

Abstract

Religion in general can be interpreted as a belief system and religious practices based on some sacred and supernatural values that direct human behavior, give meaning to life, and unite followers into a moral community. Although it cannot be denied that all religions of various kinds and forms today have developed. Religion is also believed not only to talk about rituals but also to talk about values that must be concretized in social life, including in the realm of constitution, the demand that religious values be applied in the life of the state. Each believer believes that the teachings and values he adheres to must be upheld in the life of society and the state. The emergence of the demands of the concretization of religious values in the life of the state that led to a debate that has not been completed regarding the relations between the state and religion, including secularism that separates religion and state even though in secular society religion is not rejected at all, but religion must adjust the will of society .
Kemiskinan Dalam Perspektif Struktural Fungsional Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 14 No 1 (2019): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsla.v14i1.4483

Abstract

Poverty is a person's inability to meet their needs caused by the scarcity of tools to meet daily needs, education, and inadequate employment to meet the needs of life. Efforts are being made to reduce poverty increasingly diverse but poverty is indeed difficult to be eliminated, but at least it can be minimized. Adherents of functional structural theory assume that poverty is functional (has a function) on social systems in society. The poor function to do "dirty work" that is not possible for the rich. In this case, it does not mean that poverty must be maintained, but when the function of poverty can be replaced by other sub-systems, poverty may disappear from the community's sub-system.
Pengaruh Pemikiran Muhammad Abdul Karim Al-Syahrastani Terhadap Perkembangan Studi Agama-Agama Di Indonesia (Kajian Kitab Al-Milal Wa Al-Nihal) Ruslan, Idrus; Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 15 No 1 (2020): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsla.v15i1.5456

Abstract

This article focuses on discussing the influence of Al-Syahrastani’s thoughts on the study of religions in Indonesia. The field of study of religions, which originally is called comparative study of religions, is a branch discipline of religious sciences, century-long established in the world, including in Indonesia. In his book al-Milal wa al-Nihal, Syahrastani explains a variety of religious communities, such as the Stoicism, the materialists, atheist philosophers, the Shabi’un, and many others including the ahl al-kitab (communities of the book). This study is of a literary research, and basses its analysis on both primary and secondary sources. Results of this study point to the influences of Syharastani’s thoughts on the development of study of religions in Indonesia. While these influences are indirect in nature, a large number of Muslim and non-Muslim scholars in Indonesia has referred to Syahrastani’s thoughts. Even the publication of the Indonesian translation of Syahrastani’s al-Milal wa al-Nihal, has enabled students of the department of study of religions in many Indonesian Islamic universities to learn various category and types of religious communities as solicited by Syahrastani.
Sinergitas Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama Di Desa Lumbirejo Dan Desa Poncokresno Negeri Katon Pesawaran Lampung Ruslan, Idrus; Rosana, Ellya
AL-ADYAN Vol 19 No 2 (2024): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-adyan.v19i2.24856

Abstract

Diversity is a characteristic and treasure of the Indonesian nation. Religious differences are like a double-edged knife, one side is wealth and the other can trigger conflict in people's lives. As a large and diverse nation, we must be able to manage existing diversity in order to sustain harmonious social life. This research displays the synergy between the government and society in creating a village aware of religious harmony in Lumbirejo Village and Poncokresno Village, Negeri Katon District, Pesawaran Regency. This research uses a qualitative approach. In collecting data, researchers conducted interviews and observations in the field and in book literature, scientific journal articles and other written sources. The results of this research show that in creating a village aware of religious harmony, the Lumbirejo Village and Poncokresno Village Governments are synergizing with the Pesawaran FKUB, Pesawaran Ministry of Religion, Pesawaran Regency Government, TNI and Polri. The supporting factors are; First, an understanding of society that is aware of differences, tolerant and united is the main capital for realizing a harmonious society; Second, synergy between government and society. The next obstacle factors in realizing a harmonious conscious village are: First, political interests; Second, social media content that contains SARA has a bad influence on young people; Third, the lack of government operational assistance to FKUB Pesawaran as a means of realizing a village that is aware of religious harmony has therefore not been maximized.
PENGARUH MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA Ferlitasari, Reni; ., Suhandi; Rosana, Ellya
Socio Religia Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Sosio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v1i2.8435

Abstract

Abstrak           Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang diberikan media sosial Instagram terhadap perilaku keagama remaja. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran angket. Metode analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji linearitas, uji koefisien regresi linear sederhana dan uji hipotesis menggunakan uji determinasi atau R2. Kemudian pengolahan datanya menggunakan aplikasi SPSS for windows 18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial Instagram memberikan pengaruh kepada remaja rohis di SMA Perintis 1 Bandar Lampung lewat penggunaan fitur-fitur yang disajikan, sehingga dengan adanya media sosial Instagram remaja rohis dapat terpengaruh dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai keislaman melalui memanfaatkan fitur  hastag (#), mentions, follow, like & komentar.  Berdasarkan uji  determinasi atau R2 pengaruh media sosial Instagram terhadap perilaku keagamaan remaja adalah sebesar 11,9% itu berarti perilaku keagamaan remaja dapat dijelaskan oleh penggunaan  konten atau fitur dari media sosial Instagram. Oleh karena itu remaja harus cerdas dalam penggunaan media sosial Instagram, dengan berbagai macam fitur yang dapat digunakan jadikanlah Instagram sebagai bahan dakwah.Kata kunci: Media sosial Instagram, pemanfaatan fitur, Perilaku Keagamaan Remaja
DAMPAK KEMISKINAN TERHADAP DEVIASI SOSIAL DI KELURAHAN KELAPA TIGA KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT KOTA BANDAR LAMPUNG Badiah, Siti; Rosana, Ellya; Syahri, Fandi Muhammad
Socio Religia Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v3i2.16085

Abstract

Kemiskinan merupakan kondisi ketidak mampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang maupun papan. Kemiskinan tidak hanya dialami oleh masyarakat pedesaan saja namun masyarakat perkotaan pun mengalaminya. Kemiskinan berdampak negatif yakni menjadi awal penyebab seseorang melakukan tindakan deviasi sosial karena desakan tuntunan ekonomi. Permasalahan sosial ini dapat dijumpai di kelurahan Kelapa Tiga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kondisi kemiskinan di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung dan bagaimana dampak kemiskinan terhadap deviasi sosial di Kelurahan Kelapa Tiga Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu informan yang telah ditetapkan yaitu informan kunci, informan utama dan informan tambahan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan empat komponen utama yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan kesimpulan akhir. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi kemiskinan di kelurahan Kelapa Tiga dialami oleh masyarakat dengan pendapatan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, tidak memiliki pekerjaan yang tetap, rumah yang tidak layak huni serta pendidikan yang rendah. Kemiskinan berdampak pada hal yang negatif yakni awal dari tindakan deviasi sosial. Upaya untuk mengatasi kemiskinan dan deviasi sosial sudah dilakukan oleh semua pihak terkait seperti pihak kelurahan, pihak kepolisian, tokoh Agama dan pihak tokoh masyarakat. Jenis deviasi sosial di kelurahan Kelapa Tiga sangat variatif seperti deviasi sosial negatif, primer, sekunder, individu, kelompok, situasional dan sistematik. Bentuk deviasi sosial yang variatif tersebut diantaranya pencurian, perjudian, minum- minuman keras dan penyalahgunaan obat-obat terlarang (narkoba). Selain kemiskinan, ternyata terdapat lain seseorang melakukan tindakan deviasi sosial yaitu faktor internal dan eksternal.
CHILDREN CRISIS CENTRE LAMPUNG: PENANAMAN NILAI SOSIAL KEAGAMAAN PADA ANAK YANG DI LACURKAN Rofikah, Liani; Rosana, Ellya
Socio Religia Vol. 4 No. 2 (2023): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v4i2.20556

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran Children Crisis Center (CCC) dalam menanamkan nilai-nilai sosial dan keagamaan pada anak-anak korban prostitusi di Panjang, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui interaksi langsung dengan pengurus CCC dan anak-anak yang terlibat, sedangkan data sekunder bersumber dari referensi yang relevan. CCC memainkan peran penting dalam memberikan sosialisasi primer kepada anak-anak, menanamkan nilai-nilai umum dan agama sesuai dengan norma-norma masyarakat. Selain itu, pusat ini juga melakukan sosialisasi sekunder dengan menawarkan program pelatihan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan anak-anak, mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih mandiri dan berdaya. Penelitian ini juga menyoroti nilai-nilai sosial dan agama tertentu yang ditanamkan CCC pada anak-anak, seperti kebersamaan, kasih sayang, kepedulian, dan empati serta simpati. Melalui berbagai kegiatan dan program, pusat ini menciptakan lingkungan di mana anak-anak dapat berkembang secara holistik, baik secara sosial maupun spiritual. Pada akhirnya, upaya CCC tidak hanya berfungsi untuk merehabilitasi anak-anak tetapi juga untuk mengintegrasikan kembali mereka ke dalam masyarakat sebagai individu yang berdaya, bebas dari stigma yang terkait dengan masa lalu mereka. Studi ini menyoroti peran penting yang dimainkan oleh organisasi seperti CCC dalam membentuk kehidupan dan masa depan anak-anak rentan dalam situasi yang penuh tantangan.
Mobilitas Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat Buruh PLTU Rosana, Ellya; Astuti, Yuliana Widi
Socio Religia Vol. 5 No. 1 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i1.23200

Abstract

 Kebutuhan manusia yang semakin kompleks memaksa seseorang harus terus berusaha untuk mencari pekerjaan demi bisa memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut manusia melakukan perubahan-perubahan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik. Dalam penelitian ini, gerak perubahan yang dimaksud oleh peneliti adalah perubahan atau peralihan mata pencaharian masyarakat yang mengalami mobilitas menjadi buruh industri PLTU. Mobilitas sosial secara tidak langsung akan berdampak pada kesejahteraan pelaku mobilitasnya. Berdasarkan permasalahan diatas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah. tentang proses mobilitas sosial buruh PLTU dan PLTU dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Tarahan. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (Field reserch). Adapun sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif yaitu penulis akan mendeskripsikan data temuan lapangan. Metode pengumpulan data berupa observasi dimana peneliti mengamati secara langsung dilapangan, wawancara dan dokumentasi. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses mobilitas sosial masyarakat sehingga menjadi buruh di industri PLTU dikarenakan beberapa faktor pendorong yaitu, faktor ekonomi, faktor penggusuran lahan, faktor iklim dan faktor keahlian seseorang. PLTU memiliki peran yang sangat besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial keagamaan masyarakat desa melalui program-program yang dimiliki, yaitu, program pertanian, program ternak bergilir, subsidi pembangunan sarana dan prasarana desa, program sunat massal, program berbagi di bulan ramadhan, Program Sumur Bor Dan Kamar Mandi Permanen  dan program pemotongan hewan qurban