Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGELOLAAN KELAS GURU GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 BANJIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Emtizal Saprodi; Yarmaidi Yarmaidi; Rosana Rosana
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was aimed to determine classroom management by geography teachers at SMAN 1 Banjitin academic year 2014/2015. The method was descriptive method. The population was all students of class X. The data collection techniques were interviews, questionnaires, observation and documentation. The data analysis used was descriptive analysis. Based on the research it:1. The motivation for learners was well enough (42.5%) and (42.5%) 2. The methods and learning models were good enough (31.25%) 3. The order of learning materials was good enough (46.25%) 4. The setting for an effective exercise is good enough 43.75%, (37.5%) and (41.25%) 5. The issue of individual differences of learners was good (55%) 6. The evaluation of the learning was good enough (47.5 %) (36.25%) and (40%) The directions for the students were good enough (35%) and (57.5%) 7. The infrastructures were good enough (38.75%) and (27.5%).Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengelolaan kelas guru mata pelajaran geografi di SMA Negeri 1 Banjit Tahun Pelajaran 2014/2015.Metode penelitian adalah deskriptif. Populasi adalah seluruh siswa kelas X. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian. 1. Motivasi kepada peserta didik cukup baik (42,5%) dan (42,5%)2. Penggunaan metode dan model pembelajaran sudah cukup baik (31,25%)3. Urutan materi pembelajaran sudah cukup baik (46,25%)4. Pengaturan latihan yang efektif sudah cukup baik 43,75%, (37,5%) dan(41,25%)5. Masalah perbedaan individu peserta didik sudah baik (55%)6. Evaluasi pembelajaran sudah cukup baik (47, 5%) (36,25%) dan (40%) bimbingan siswa sudah cukup baik (35%)dan (57,5%) 7. Sarana dan Prasarana sudah cukup baik (38,75%) dan (27,5%).Kata Kunci:Pengelolaan Kelas, Guru Geografi, Pembelajaran
Peningkatan Kemampuan Menganalisis Unsur-unsur Pembangun Cerpen Melalui Model Discovery Learning pada Siswa Rosana, Rosana; Fitriani, Yessi; Effendi, Darwin
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol 6, No 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.732 KB) | DOI: 10.29210/3003987000

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen melalui model discovery learning pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tanjung Batu. Dalam melakukan pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dan tes. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dan masing-masing siklus memiliki tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan kemampuan menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen siswa kelas XI IPS-3 SMA Negeri 1 Tanjung Batu. Penelitian ini memberi kontribusi kepada guru Bahasa Indonesia agar menggunakan model discovery learning untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen.
Kreasi Produk Ramah Lingkungan dengan Optimalisasi Biji Karet (Hevea brasiliensis) melalui Proses Biorefinery rosana, Rosana; Rasyada, Amrinda; Hasriati; Irawati, Ratna Kartika
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika, and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v3i2.12431

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis) menjadi salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan Indonesia. Pemanfaatan karet biasanya hanya difokuskan pada pengambilan getah pohon, sedangkan biji karet tidak mempunyai nilai ekonomis selain sebagai benih generatif pohon karet, sehingga biji karet belum termanfaatkan secara optimal dan dianggap sebagai limbah. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan berbagai produk ramah lingkungan dengan mengoptimalisasi biji karet melalui proses biorefinery yaitu biodiesel, briket, dan pupuk organik cair. Proses mengolah biodiesel dari biji karet yaitu dengan mengepres biji karet yang sudah dilepaskan dari cangkangnya, dilanjutkan dengan proses degumming dan reaksi transesterifikasi. Proses tersebut menghasilkan limbah cangkang biji karet dan ampas biji karet. Cangkang biji karet diolah menjadi briket dengan proses pengarangan, pengayakan, pencampuran bahan, pencetakan briket, dan pengeringan. Proses pengolahan ampas biji karet menjadi pupuk cair organik yaitu dengan menambahkan larutan EM4 dan kotoran ayam, kemudian difermentasi selama 3 minggu. Hasil dari penelitian ini yaitu minyak biji karet yang berpotensi menjadi biodiesel, briket, dan pupuk organik
Analisis Kreativitas Guru Matematika Dalam Mendesain Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19 Rosana, Rosana; Andriani, Parhaini; Hesikumalasari, Hesikumalsari
Jurnal of Math Tadris Vol 2 No 1 (2022): Journal of Math Tadris (jMt)
Publisher : Mathematic Education Departement, State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/jmt.v2i1.39

Abstract

The purpose of this study was to describe the creativity of mathematics teachers in designing learning during the covid-19 pandemic. This research is a qualitative research with the type of case study research that analyzes the creativity of mathematics teachers in designing learning during the covid-19 pandemic. The subjects in this study were mathematics teachers in grades VII, VIII and IX at SMPN 5 Sekotong. The instruments used in this study were interview guidelines and documentation. Data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the creativity of mathematics teachers in designing learning can be seen from the activities of each teacher during the process of designing the lesson. Where there are certain things that at the time of designing (designing) learning during this pandemic, the teacher made slight modifications, namely in determining competency achievement indicators (GPA) that did not burden students, the teacher emphasized more on student character building, including building student motivation to studying in school. The time allocation is also shortened because students who enter the school are divided into several sessions, so that students can keep their distance while studying in class and not cause crowds in the school environment. The teacher chooses to use the discussion and question and answer method where the discussion and question and answer method is carried out online using the WA Group. This is a solution for students to stay active in learning and comply with Health protocols.
STRATEGI PENGUATAN KARAKTER MAHASISWA MANAJEMEN MELALUI PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS STUDI KASUS Rosana, Rosana; Putra, Ardiansyah; Tampubolon, Barto Ardinanta; Taib, Zulkifli
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7354

Abstract

Model Inquiry Dalam Meningkatan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri I Bintan Milasari, Milasari; Fhadali, Mohamad; Rosana, Rosana; Hidayat, Arif Rohman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8508

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui penerapan Model inquiry dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi pokok meyakini kitab allah kelas VII B di SMP negeri 1 Bintan. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan model inquiry. Penelitian ini dilakukan melalui class action research atau penelitian tindakan kelas. Dilakukan melalui 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian dilihat dari setiap aktivitas pembelajaran, dengan hasil penelitian penerapan metode inquiry dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI di kelas VIIB SMP negeri I Bintan. Sebelum penerapan model inquiry minat belajar siswa mencapai 34,4 %, Setelah diimplementasikan model pembelajaran inquiry maka minat belajar siswa pada siklus I pertemuan I minat belajar siswa meningkat dengan persentase 46,5% dan minat belajar siswa meningkat dengan model inquiry pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 58,5 %. Tergolong cukup berada pada rentang nilai 56%-75%. Pada siklus II pertemuan I Aktivitas siswa secara klasikal tergolong tinggi dengan persentase 72,5 % tergolong baik berada pada rentang nilai 56-75 %, pada siklus II petemuan II aktivitas siswa meningkat menjadi 84 %, dapat disimpulkan bahwa penerapan model inquiry dapat meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMPN 1 Bintan.