Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Anggapa

Perencanaan dan Perancangan Family Pet Funeral Space sebagai Fasilitas Krematorium dan Kolumbarium di Surabaya dengan Pendekatan Arsitektur Simbolis Michelle Michelle; Ririn Dina Muftianti; Risma Andarini
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hewan peliharaan telah menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Ada yang menganggapnya sebagai teman, anak, pelindung, dan dalam kasus khusus seperti hewan pekerja (penyelamat, pendeteksi, polisi, terapi). Banyak fasilitas yang disediakan manusia untuk hewan peliharaan diantaranya hotel, toko, mall, kantor, dan restoran ramah hewan peliharaan. Namun, fasilitas pelayanan kematian untuk hewan peliharaan khususnya di Kota Surabaya masih sangat sulit kita jumpai sedangkan kematian adalah sebuah siklus hidup yang tidak bisa kita hindari. Berawal dari permasalahan tersebut maka diperlukansebuah fasilitas yang dapat menampung kegiatan tersebut dan membantu manusia dalam proses berduka saat kehilangan hewan peliharaan kesayangannya.Perencanaan dan Perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur simbolis dan berfokus fasilitas ruang persemayaman, krematorium, dan kolumbarium untuk hewan peliharaan anjing dan kucing. Dengan pendekatan arsitektur simbolis, diharapkan Family Pet Funeral Space dapat menjadi tempat bagi pecinta hewan di Kota Surabaya yang sedangberduka.
Ketidakefisienan Rumah Tumbuh yang Diakibatkan oleh Perilaku Pengguna Esty Poedjioetami; Ririn Dina Mutfianti
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tumbuh oleh Ankie M. Hoogvelt dalam M Raihan (2020) memaparkan bahwa perubahan terjadi pada tempat tinggal masyarakat. Rumah tinggal bukanlah produk arsitektur melainkan sesuatu yang dinamis yang merupakan hasil proses sosial, dan proses budaya yang dapat terus berkembang. Pemilik rumah, memiliki ke-swadayaan dalam mengembangkan unitnya melalui pertumbuhan keatas (vertikal) maupun kesamping (horisontal). Hal ini menyebabkan banyaknya pertumbuhan rumah tak efisien dan memperhatikan kebakuan rumah sehat.Penelitian ini menggunakan metode penulisan kualitatif dengan menganalisis hasil pengamatan di lapangan dan wawancara pemilik rumah. Data tersebut adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini untuk memahami keefisienan pertumbuhan rumah pada studi kasus rumah tinggal type 36/60 yang menjadi batasannya.Berdasarkan analisis, hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa pengembangan banyak dilakukan di bagian halaman belakang, dengan menumbuhkan ruang tidur, kamar mandi, peralihan posisi dapur dan ruang makan serta pengadaan ruang bersama. Pengembangan atau pertumbuhan rumah menjadi tanggungjawab pengembang sebagai salah satu cara CRS melakukan tugasnya memberikan pengetahuan kepada pemilik rumah. Pertumbuhan dan pengembangan rumah dapat diberikan sebagai masukan kepada pemilik rumah.
Ketidakefisienan Rumah Tumbuh yang Diakibatkan oleh Perilaku Pengguna Poedjioetami, Esty; Mutfianti, Ririn Dina
Jurnal Anggapa Vol 1 No 2 (2022): ANGGAPA Volume 1 No 2 November 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v1i2.445

Abstract

Rumah tumbuh oleh Ankie M. Hoogvelt dalam M Raihan (2020) memaparkan bahwa perubahan terjadi pada tempat tinggal masyarakat. Rumah tinggal bukanlah produk arsitektur melainkan sesuatu yang dinamis yang merupakan hasil proses sosial, dan proses budaya yang dapat terus berkembang. Pemilik rumah, memiliki ke-swadayaan dalam mengembangkan unitnya melalui pertumbuhan keatas (vertikal) maupun kesamping (horisontal). Hal ini menyebabkan banyaknya pertumbuhan rumah tak efisien dan memperhatikan kebakuan rumah sehat.Penelitian ini menggunakan metode penulisan kualitatif dengan menganalisis hasil pengamatan di lapangan dan wawancara pemilik rumah. Data tersebut adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini untuk memahami keefisienan pertumbuhan rumah pada studi kasus rumah tinggal type 36/60 yang menjadi batasannya.Berdasarkan analisis, hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa pengembangan banyak dilakukan di bagian halaman belakang, dengan menumbuhkan ruang tidur, kamar mandi, peralihan posisi dapur dan ruang makan serta pengadaan ruang bersama. Pengembangan atau pertumbuhan rumah menjadi tanggungjawab pengembang sebagai salah satu cara CRS melakukan tugasnya memberikan pengetahuan kepada pemilik rumah. Pertumbuhan dan pengembangan rumah dapat diberikan sebagai masukan kepada pemilik rumah.
Perencanaan dan Perancangan Taman Rekreasi Alam di Surabaya dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku Alexander, Daniel; Mutfianti, Ririn Dina; Rosilawati, Hana
Jurnal Anggapa Vol 2 No 2 (2023): ANGGAPA Volume 2 No 2 November 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v2i2.618

Abstract

Perencanaan dan perancangan taman rekreasi alam di Surabaya dengan pendekatan arsitektur perilaku dilatarbelakangi oleh belum optimalnya wadah rekreasi alam di Kota Surabaya yang ditandai oleh terjadinya kasus kecelakaan dalam berekreasi di Kenjeran Park, Surabaya. Oleh sebab itu, tujuan utama dari perancangan ini adalah memberikan usulan perancangan taman rekreasi alam di Surabaya yang berwawasan arsitektur perilaku. Untuk menjawab tantangan ini, metode desain oleh Donna P. Duerk digunakan agar alur desain terarah dengan efektif. Pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif, berupa pengukuran luas dan dimensi-dimensi, serta secara kualitatif berupa pembelajaran kondisi perilaku, sosial budaya dan kebutuhan ruang. Lokasi perencanaan dan perancangan terpilih di Jalan Lingkar Luar Timur, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Indonesia. Hasil analisis data memberikan sintesa berupa konsep makro dan mikro dengan pendekatan arsitektur perilaku. Hasil analisis tersebut memberikan rekomendasi penggunaan konsep makro sungai. Mikro konsep bentuk dihubungkan dengan persepsi lingkungan yang menghasilkan bentuk gua, akar pohon, dan pohon. Mikro konsep ruang dengan kognisi spasial yang menghasilkan tatanan ruang memusat untuk membantu pengunjung mengetahui posisinya dalam site. Mikro konsep tatanan dengan persepsi lingkungan dalam budaya berekreasi yang menghasilkan tatanan massa secara linear dengan peletakan pintu masuk dan pintu keluar yang berdekatan, yang mengacu pada bentukan arah arus aliran sungai yang linear.
Tipologi Pura Jagad Dumadi sebagai Pura Desa Laban Menganti, Kabupaten Gresik Utomo, Slamet Budi; Mutfianti, Ririn Dina
Jurnal Anggapa Vol 3 No 1 (2024): ANGGAPA Volume 3 No 1 April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Widya Kartika University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/anggapa.v3i1.666

Abstract

Dari lima Pura yang ada di wilayah Kabupaten Gresik, empat Pura berada di wilayah Kecamatan Menganti. Fakta menarik, karena kantong umat Hindu berada di komunitas Muslim di Kecamatan Menganti Gresik, antara lain di Desa Laban. Kajian ini menjelaskan secara arsitektural keberadaan Pura Hindu yang bercorak Jawa – Bali di Gresik. Pura ini mengadaptasi faktor lingkungan, pola tapak dan tradisi budaya setempat. Kolaborasi Jawa – Bali memberikan keunikan tersendiri di Kabupaten Gresik