Articles
Mesin Conveyor Penata Media Tanam Pembibitan
Ryandhy, Cesar Ahmad;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1077
Kebutuhan akan alat dan mesin pertanian diberbagai bidang saat ini sangat dibutuhkan, hal ini tentunya berkaitan dengan peningkatan baik secara kualitas maupun secara kuantitas dari pekerjaan yang dilakukan. Untuk meningkatkan jumlah produksi media penanaman bibit yang ada disebuah tempat produksi pembibitan yang seluruh proses pembuatanya masih manual menggunakan tenaga manusia, maka dari itu penulis berinisiatif merancang sebuah alat yang mampu memproduksi media tanam dengan jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Namun pada pembahasan ini lebih menekankan pada perancangan mesin conveyor sebagai media penyalur atau pemindah media tanam yang sudah dikemas untuk kemudian disalurkan ke meja penata untuk dipotong sesuai ukuran yang ditentukan.jenis conveyor yang digunakan adalah jenis belt conveyor dengan sedikit modifikasi bentuk dan penggunaan bahan untuk beltnya, untuk belt menggunakan bahan kain yang sedikit kasar dan tebal hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan serta dapat meminimalisir biaya produksi. conveyor ini digerakkan dari hasil pembagian tenaga motor listrik yang berada pada mesin spiral.
Pisau Potong Media Tanam Pembibitan
Irlandy, Revaldo Sultan;
Fauzi, Ah. Sulhan;
ILHAM, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1079
Indonesia merupakan Negara yang menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penopang perekonomian Negara. Banyaknya sumber daya dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, memerlukan perkembangan dan moderenisasi dalam sektor pertanian dan perkebunan sehingga bisa mempermudah pekerjaan para petani untuk mendapatkan target yang di inginkan dengan mengeluarkan usaha yang seminimal mungkin yaitu dengan menggunakan alat atau mesin. Dalam perancangan pisau potong akan di butuhkan hasil yang lebih optimal , sebab pisau potong tersebut berperan penting sebagai pemotong media yang siap di potong sehingga meringankan pekerjaan manusia untuk membuat media tanam pembibitan dari awal pekerjaan serba manual yang dikerjakan dengan tangan kosong dan alat seadanya. Maka dari sini menciptakan Mesin Media Tanam Pembibitan dengan pembahasan pada poin pisau potong tersebut. Menggunakan sebuah pisau potong yang mengambil desain awal dari gergaji besi dengan memodifikasi menjadi 9 baris mata pisau dalam satu kerangka yang ditenagai oleh motor listrik ½ HP/PK, 370 WATT, 1420/60 s RPM, 220 VOLT, 1 Phase dengan gearbox WPA 40 rasio1:60 dan ada tambahan gearbox reverse buatan sendiri dengan in 1=14T in 2=28T out= 38T dan gigi satelit gardan perbandingan 9/15T untuk pergantian penggerak pada meja pemotong untuk menjadikan 10 potong pada 1 buah media tanam.
Tempat Pemotongan Media Tanam Pembibitan
Rohmatulloh, Aksin;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1080
Indonesia sebagian besar masyarakatnya bekerja dibidang pertanian, oleh sebab itu untuk menunjang kegiatan pertanian sangat dibutuhkan alat dan mesin pertanian. Seperti yang kita lihat saat ini masih banyak para petani menggunakan alat dan mesin pertanian berteknologi sederhana untuk kegiatan dibidang pertanian. Dalam hal ini, perlu untuk menciptakan sebuah alat mesin dengan inovasi baru terhadap penyetiman bibit yang belum digunakan dalam bidang pertanian maupun perkebunan. Adanya teknologi mesin yang akan dirancang ini memiliki tingkat efektifitas yang tinggi terhadap pengolahan tanah, dimana mesin ini memiliki lima kegunaan, yaitu mixer pencampur tanah dan air, mesin spiral pendorong tanah, mesin konveyor penata media tanam pembibitan tanah, tempat pemotongan media tanam pembibitan, dan pemotong media tanam pembibitan sembilan pisau. Mesin pencetak media tanam pembibitan adalah mesin yang berfungsi untuk mencetak media tanam pembibitan dalam bidang pertanian guna untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Petani akan lebih cepat dalam pembuatan media tanam karena mesin ini dapat langsung mencatak media tanam dengan cepat dan lebih banyak, sehingga para petani dapat menghemat waktu dan tenaga lebih banyak. Terciptanya inovasi mesin tersebut akan menghasilkan bentuk tanah yang di inginkan. Kegunaan masing-masing alat yang terdapat dalam satu mesin tersebut tentu sangat bermanfaat dan menjadikan produktivitas semakin efektiv dan efisien.
Mesin Spiral Pendorong Tanah Media Tanam Pembibitan
Prayogo, Yogi Suryo;
Fauzi, Ah. Sulhan;
Ilham, M. Muslimin
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1081
Perancangan ini di latar belakangi masih banyaknya pelaku UMKM yang masih menggunakan tenaga manual manusia. Permasalahan dari perancangan ini adalah Bagaimana rancang bangun alat pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanaman yang efisien dan dapat cepat mengisi tanah pada plastik. Perancangan alat pengisi tanah (spiral) ini melalui beberapa tahap – tahap langkah perancangan, tahap pertama adalah mulai, study literatur untuk dijadikan referensi untuk pembuatan alat ini. Untuk desain alat pengisi tanah ini di buat dengan konstruksi yang simple dan efisien, sebab alat pengisi tanah sebelumnya hanya bisa mengisi satu persatu pengisian tanah. Maka dari sini menciptakan mesin pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanam. Menggunakan screw conveyor yang mengambil desain awal dari proses pengemasan padi atau gabah setelah proses penjemuran dengan memodifikasi menjadi empat alur spiral dalam satu rangka yang digerakan oleh motor listrik 0,5 Hp melaui gearbox WPA 40 dengan rasio 1:60 untuk mendapatkan putaran yang diinginkan.
Analisis Temperatur Terhadap Hasil Pengeringan pada Mesin Pengering Cengkeh
Setiawan, Bayu;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1082
Cengkeh termasuk komoditi hasil pertanian dengan nilai jual tinggi, bersifat musiman. Penanganan paska panen cengkeh di tingkat petani biasanya dilakukan secara tradisional. Cuaca mendung, hujan dan saat malam hari menyebabkan tidak tersedianya energi surya sehingga pengeringan segera dilakukan setelah pemanenan, karena keterlambatan pengeringan akan berakibat buruk terhadap kualitas cengkeh perlu digantikan oleh mesin pengering cengkeh. Penelitian tentang temperatur terhadap hasil pengeringan optimal pada mesin pengering cengkeh telah dilakukan. Untuk mendapatkan hasil pengeringan cengkeh dengan kualitas yang baik pada mesin pengering cengkeh diperlukan pengaturan temperatur mesin pengering cengkeh. Upaya memaksimalkan kualitas hasil pengeringan adalah konsep yang akan dianalisa pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung temperatur mesin pengering cengkeh agar hasil pengeringan yang optimal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. hasil pengujian pengeringan yang telah dilakukan didapatkan hasil kadar air terendah yaitu 6,3% pada temperatur pengeringan 75ºC dan kadar air tertinggi yaitu 8,9 pada temperatur pengeringan 40ºC sehingga terdapat perbedaan kadar air yang signifikan pada saat temperatur pengeringan berbeda, dari hasil perhitungan temperatur pada mesin pengering cengkeh temperatur yang tinggi cukup baik digunakan untuk hasil pengeringan yang maksimal.
Perancangan dan Perakitan Mesin Pencacah Bulu Ayam
ma’arif, Faizzal;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ahmad Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1083
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengolahan limbah bulu ayam, dalam memanfaatkan limbah bulu ayam yang ada di sekitar kita menjadi pupuk organik yang bisa di manfaatkan di sektor pertanian, untuk mengetahui efektivitas pemberian solusi dari pendaur ulang limbah bulu ayam yang membantu peternak dalam memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin pencacah bulu ayam. Pengumpulan bulu ayam dari peternak akan di daur ulang menjadi pupuk organik, yang bermanfaat di sektor pertanian. Berdasarkan pendaur ulangan limbah bulu ayam ini diharapkan bisa mengurangi pencemaran, manfaat program ini juga dapat memberikan solusi yang bermanfaat kepada peternak. Sehingga dapat di pastikan apakah benar bermanfaat mesin pencacah bulu ayam ini bagi peternak. Solusi peneliti ini bukan mengatasi pencemaran limbah bulu ayam, melainkan dapat mengurangi pencemaran limbah bulu ayam ini. Atas dasar progran ini peneliti bisa mengurangi limbah bulu ayam dan pada program ini peneliti menunjukkan bahwa bulu ayam ini bukan hanya sampah tapi dapat di olah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.
Rancang Bangun Pemindah Putaran Mesin Pengering Cengkeh
Orlando, Pindy Thio;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1085
Penanganan panen cengkeh ditingkatkan petani pada umumnya dilakukan secara tradisional, tradisional dalam artian masih mengandalkan tenaga manusia dan pemanfaatan cuaca di sekitar tempat tinggal. Jadi berhasil atau tidaknya pengolahan cengkeh sangat dipengaruhi oleh kedua hal tersebut selain itu membutuhkan waktu yang cukup lama karena keadaan cuaca yang tidak menentu pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk mencapai tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar. Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.
Rancang Bangun Sistem Pemanas Mesin Pengering Cengkeh
Anggara, Farizal Septian Dwi;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1086
Secara umum, apabila sinar matahari memancar terang, pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar, Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan. antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apabila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh. Pada perancangan ini, perancng ingin membuat suatu alat pemanas mesin pengering cengkeh yang yang mengunakan panas dari kompor semawar yang dapat menghasilkan suhu 70°C untuk mengeringkan cengkeh selama 3 jam dengan kapasitas 15 Kg dalam sekali proses.
Rancang Bangun Sistem Pendingin Cengkeh Menggunakan Blower
Prasetyo, Kurnia Andi;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1087
Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik.Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas , caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG , selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.Penambahan sistem pendingin pada mesin pengering cengkeh diharapkan dapat membantu dan mempermudah proses pengeringan. Sistem pendingin yang kita rancang ini berfungsi untuk mendinginkan cengkeh menggunakan blower yang sudah dikeringkan pada mesin pengering cengkeh..Sistem pendinginan cengkeh dengan menggunakan blower merupaka teknologi yang lebih maju. Dengan cara ini, cengkeh yang sudah dikeringkan menggunakan panas dari kompor gas didinginkan dengan blower mampuberjalan dengan baik. Pengujian menggunakan stopwatch dengan temperature 70°C yang diakibatkan oleh komporgas mampu diturunkan dengan temperature ruangan 28°C.
Rancang Bangun Tabung Pengering Cengkeh Kapasitas 15Kg
Susanto, Restu;
Ilham, M. Muslimin;
Fauzi, Ah. Sulhan
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1088
Di kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek terdapat suatu sentral cengkeh. setiap tahunnya mereka panen cengkeh dalam skala kecil sampai besar. mereka tinggal memetik lalu di keringkan untuk mendapatkan nilai ekonomi dengan menjualnya. Saat musim penghujan datang, produksi dari cengkeh kering petani mulai menurun. Petani mengalami kesulitan dalam mengeringkan cengkeh basah hasil yang dikeringkan pada musim kemarau dengan bantuan matahari dengan lama pengeringan bisa mencapai 5 hari dengan rata-rata waktu penjemuran 8 hingga 10 jam setiap hari tergantung terik matahari. Bertambah lamanya pengeringan cengkeh tersebut mengakibatkan terjadinya antrian lahan untuk pengeringan cengkeh basah. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah alat yang dapat melakukan pengeringan dari hasil pertanian yang tidak dipengaruhi oleh cuaca dan juga dapat menghemat lahan dan waktu pengeringan. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah alat untuk menggantikan proses penjemuran yaitu pengeringan cengkeh yang dilakukan menggunakan mesin pengering dengan menggunakan sistem penggerak motor listrik. Disini motor listrik sebagai penggerak utama untuk menggerakkan tabung yang didalamnya berisi cengkeh.