Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Qualitative and Quantitative Analysis of Vitamins, Micro-Macro Nutrient Content and Physicochemical Characteristics of Surat Dibata Leaves (Macodes Petola) Nur Asyiah Dalimunthe; Rizal Aziz; Dwika Karima Wardani; Angga Ade Sahfitra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12257

Abstract

This research was conducted with the aim of determining the vitamin content, micro-macro nutrients, and physicochemical properties contained in the leaves of the Surat Dibata plant (Macodes petola). The analysis procedure included qualitative and quantitative vitamin tests using the DCPIP method and UV-Vis spectrophotometry, analysis of micro-macro nutrients using AAS, and measurement of water content, ash, pH, and water-soluble organic compounds based on the AOAC standard method. The test results showed that qualitatively these leaves contain vitamins C, B1, and E, with concentrations (mg/100 g) of 47.8; 1.02; and 0.99, respectively. Meanwhile, for micro-macro nutrients such as Fe, Zn, Mg, and Ca, quantitative results showed levels (mg/kg) of 47.2; 30.7; 212.3; and 433.7, respectively. Furthermore, the detected water content was 79.22%, the ash content was 10.15%, the pH was 5.8, and the water-soluble organic compound content reached 66.6%. Overall, this data shows that Surat Dibata leaves have great potential as a natural source of nutrients and phytochemicals that support the development of herbal products and environmentally friendly agriculture.
Analisis Perbandingan Kadar Senyawa Metabolit Sekunder pada Daun Pisang Kepok Kuning Musa paradisiaca L Hasil Kultur Jaringan dan Tanaman Konvensional Dannert Sitompul; Nur Asyiah Dalimunthe; Agga Ade Sahfitra; Rizal Aziz
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 5 No. 3: September 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v5i3.942

Abstract

p Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar senyawa metabolit sekunder pada daun pisang Kepok Kuning em Musa paradisiaca em em L em hasil kultur jaringan dengan tanaman konvensional Sampel daun pisang kultur jaringan diperoleh dari tanaman berumur 4 bulan yang ditanam di rumah kaca sedangkan sampel konvensional berasal dari kebun rakyat dengan umur tanaman 4 bulan Sampel dikeringkan dengan menggunakan oven pada suhu 50 C selama 10 menit kemudian sampel dikeluarkan dan didinginkan kemudian dihaluskan kemudian diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96 Persen Hasil analisis kualitatif diperoleh senyawa flavonoid fenol total tanin saponin dan alkaloid Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis kuantitatif untuk kadar flavonoid fenol total tanin dan alkaloid pada daun pisang hasil kultur jaringan lebih tinggi dibanding tanaman konvensional masing masing meningkat sebesar 15 5 Persen 11 8 Persen 21 6 Persen dan 15 9 Persen Sebaliknya kadar saponin pada kultur jaringan lebih rendah dibanding konvensional dengan selisih 6 3 Persen Temuan ini menunjukkan bahwa teknik kultur jaringan dapat memengaruhi akumulasi metabolit sekunder pada daun pisang sehingga berpotensi menjadi strategi alternatif dalam produksi senyawa bioaktif p