Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Science

Hubungan Q-Angle Lutut Terhadap Keseimbangan Statis Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi Dengan Indeks Massa Tubuh Overweight Hasiholan, Rudolf G.; Rumampuk, Jimmy F.; Lintong, Fransiska
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3747

Abstract

Kelebihan berat badan (overweight) dapat memengaruhi sistem muskuloskeletal, terutama ekstremitas bawah, dan berpotensi mengubah sudut Quadriceps angle (Q-Angle) serta menurunkan kemampuan keseimbangan statis tubuh. q-angle yang meningkat dapat menyebabkan ketidakseimbangan distribusi beban pada lutut, sehingga beresiko menimbulkan gangguan keseimbangan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Q-Angle Lutut terhadap Keseimbangan Statis pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan Indeks Massa Tubuh Overweight. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunnakan teknik purposive sampling dengan total 40 sampel. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelomok IMT normal  dan IMT overweight. Pengukuran q-angle dilakukan menggunakan goniometer dan pengukuran keseimbangan statis menggunakan metode Standing Stork Test. Analisis data menggunakan software SPSS versi 31 meliputi Uji Independen T-Test, Mann-Whitney, dan Uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson. Adanya perbedaan signifikan antara rerata Q-Angle lutut kanan dan kiri pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Adanya perbedaan signifikan antara rerata keseimbangan statis kiri dan kanan pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Uji korelasi pearson pada kelompok IMT Overweight menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara Q-Angle dan Keseimbangan Statis (r = -0,648 kanan; r = -0,611 kiri; p<0,005). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara q-angle lutut dan keseimbangan statis pada mahasiswa dengan IMT Overweight. Hubungan negatif ini menandakan semakin besar sudut Q-Angle, maka semakin rendah kemampuan keseimbangan statis pada mahasiswa fakultas kedokteran tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi.
Perbandingan Efektivitas White Noise dan Pink Noise Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Berdasarkan D2 Test of Attention Pada Mahasiswi Kedokteran Anjanisuari, Ni Made Dwi Ayu; Rumampuk, Jimmy F.; Moningka, Maya E.W.
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3748

Abstract

Latar Belakang: Konsentrasi belajar merupakan aspek penting dalam menunjang keberhasilan akademik mahasiswi kedokteran yang sering menghadapi beban akademik tinggi, distraksi lingkungan dan media sosial. Adapun stimulus audio seperti white noise dan pink noise diketahui berpotensi meningkatkan fungsi kognitif, namun perbandingan efektivitas keduanya terhadap konsentrasi masih terbatas. Tujuan: Menganalisis perbandingan efektivitas paparan white noise dan pink noise terhadap tingkat konsentrasi belajar berdasarkan d2 Test of Attention pada mahasiswi kedokteran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan two group pretest-posttest comparative design. Sampel terdiri dari 50 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2023 yang dipilih melalui purposive sampling. Subjek dibagi menjadi dua kelompok intervensi, sebelum diberikan intervensi subjek diberikan pre-test tanpa intervensi audio dan post-test masing-masing mendengarkan kelompok intervensi white noise atau pink noise dengan intensitas 55–60 dB selama 9 menit. Tingkat konsentrasi diukur menggunakan d2 Test of Attention dengan parameter Concentration Performance (CP). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil: Uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi yang signifikan pada kedua kelompok setelah intervensi (p < 0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan efektivitas antara white noise dan pink noise (p = 0,033), dengan rata-rata skor CP lebih tinggi pada kelompok white noise (181,04) dibandingkan kelompok pink noise (156,16). Kesimpulan: Terdapat perbandingan efektifitas antara white noise dan pink noise dalam mengukur konsentrasi belajar mahasiswi kedokteran, namun white noise terbukti lebih unggul dibandingkan pink noise.
Hubungan Energi Kinetik dan Potensial dalam Gerakan Lay Up pada Pemain Bola Basket DBL Manado Independent School Warouw, Jovando T.; Moningka, Maya E.W.; Danes, Vennetia R.; Lintong, Fransiska; Rumampuk, Jimmy F.
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3786

Abstract

Teknik lay up melibatkan lari, lompatan, dan pelepasan bola ke ring, membutuhkan koordinasi biomekanika yang optimal untuk mencapai akurasi dan efesiensi gerak. Aspek pada teknik lay up dari sudut pandang fisika diantaranya energi kinetik & energi potensial, yang bergantung pada kemampuan fisik atlet. Pada saat atlet berlari energi kinetik yang berperan pada saat berakselerasi menuju ring, dan energi potensial pada saat mencapai ketinggian optimal untuk mencetak poin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara energi kinetik dan energi potensial pada gerakan lay up pemain bola basket tim DBL Manado Independent School. Metode yang digunakan observasional analisis korelasi, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara energi kinetik dan energi potensial pada gerakan lay up atlet basket. Penelitian ini hanya mengobservasi dan menganalisis hubungan dari kedua energi tersebut yang akan direkam dan dianalisis menggunakan Kinovea untuk menentukan energi kinetik dan energi potensial pada 3 fase yang berbeda. Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan uji pearson. Terdapat hubungan antar energi kinetik dan energi potensial yang ditandakan dengan r = 0,524 dan ?  < 0,05. Terdapat hubungan antara energi kinetik dan energi potensial pada gerakan lay up yang ditandakan dengan penurunan energi kinetik dan peningkatan energi potensial sampai ke titik puncak