Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Gadget dengan Interaksi Sosial Anak Kelompok A Di TK Muslimat NU Sunan Giri Kecamatan Balung Kabupaten Jember Dwi Mei Mentari Marta; Suhartiningsih Suhartiningsih; Senny Weyara Dienda Saputri
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.226 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v2i1.15483

Abstract

Kemajuan teknologi membuat pengguna menjadi ketergantungan Penelitian ini di latarbelakangi dengan banyaknya orang tua yang membiarkan anak usia 3-6 tahun untuk bermain gadget dengan alasan agar anak duduk tenang dan tidak rewel. Anak yang terbiasa bermain menggunakan gadget, akan lebih memilihuntuk bermain game di gadget daripada untuk bermain di luar rumah dengan teman seusianya. Interaksi sosial antara anak dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya menjadi berkurang. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan interaksi sosial anak Kelompok A di TK Muslimat NU Sunan Giri Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini seluruh anak Kelompok A sebanyak 58 anak. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat Hubungan Penggunaan Gadget dengan Interaksi Sosial Anak Kelompok A di TK Muslimat NU Sunan Giri Kecamatan Balung Kabupaten Jember.
Analisis Pola Asuh Keluarga yang Menikah di Usia Dini Terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Inas Bilqis Nusaibah; Misno A. Lathif; Senny Weyara Dienda Saputri
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.082 KB) | DOI: 10.19184/jecer.v1i1.16728

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami pola asuh yang diterapkan orang tua menikah diusia dini dengan kecerdasan emosional anak di Desa Talun kulon, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah pola asuh yang diterapkan orang tua berkaitan dengan kecerdasan emosional anak pada keluarga yang menikah di usia dini. Tujuan penelitian ini untuk memahami pola asuh yang diterapkan orang tua berkaitan dengan kecerdasan emosional anak pada keluarga yang menikah di usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua (Ayah dan Ibu) dari 3 keluarga dengan rentan usia 17-20 tahun yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dengan alat bantu check list, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa respon dan tuntutan yang diberikan orang tua menunjukkan tipe pola asuh yang diterapkan pada anak. Pengasuhan yang diberikan oleh orang tua merupakan hasil dari pendidikan dan lingkungan yang membentuk keluarga tersebut. Orang tua yang menikah di usia dini dengan karakteristik ekonomi dan pendidikan rendah cenderung menganggap kecerdasan emosional anak akan tumbuh seiring kedewasaan pada diri anak, serta memiliki pola asuh campuran menyesuaikan arahan dari keluarga atau kerabat. Orang tua yang menikah di usia dini dengan karakteristik ekonomi dan pendidikan baik cenderung menganggap kecerdasan emosional merupakan pengajaran dan pendidikan sepanjang hidup, tidak serta merta ada, dan perlu diajarkan sejak dini memiliki tipe pola asuh demokratis. Keterlibatan keluarga atau kerabat dalam pengasuhan, terjadi dikarenakan keluarga atau kerabat menganggap bahwa orang tua yang menikah di usia dini tersebut belum cukup umur dan mampu mendidik dan membimbing anak-anak mereka, sedangkan keluarga atau kerabat yang menganggap orang tua yang menikah di usia dini telah memiliki tanggung jawab dan mampu mendidik anak, tidak terlibat dalam pengasuhan. Anak dengan orang tua yang memahami dan mengajarkan pendidikan emosional sama pentingnya dengan pendidikan intelektual memunculkan karakteristik kecerdasan emosional dan wawasan lebih baik.
UPAYA PENANAMAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ranggi paramitra; Nanik yuliati; Senny weyara dienda saputri
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v2i2.585

Abstract

This study aims to describe the teacher's efforts in instilling religious and moral values ​​in children aged 4-5 years in group A TK Dharma Wanita Tegal Gede Jember. The subjects of this study were teachers and children aged 4-5 years who were in group A. The type of research used was descriptive qualitative research. Methods of collecting data with non-participatory observation methods on teachers and children, semi-structured interviews with teachers and documentation related to the religious and moral values ​​of children at school. The results showed that efforts to instill religious and moral values ​​in children aged 4-5 years in group A were carried out by the teacher every day. In the implementation of the planting, the teacher is carried out in accordance with the teacher's role, namely as a teacher, mentor, and as a role model. Efforts to inculcate religious and moral values ​​also encountered obstacles so that the stimulation provided by the teacher was not optimal
REACH THE STARS: HOW TO MANAGE HUMAN RESOURCES SUCCESSFULLY IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION CENTER? Ajeng Regita Maudy; Misno A. Lathif; Senny Weyara Dienda Saputri
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v2i2.17256

Abstract

This research is motivated by the success of the PAUD Terpadu Al Furqan Jember in developing students' potential, academic, and non-academic achievements. This success cannot be separated from human resource management, especially teachers as educators. This study aimed to determine the process of human resource management for teaching staff at PAUD Terpadu Al Furqan Jember. This type of research is descriptive qualitative with observation, interviews, and documentation as data collection methods. The results showed that the human resource management process in PAUD Terpadu Al Furqan Jember was carried out in planning, organizing, developing, and evaluating. The planning stage began with a needs analysis by the principal, followed by recruitment by the foundation. The principal's organizing stage is carried out by coordinating human resources' placement according to expertise and the appointment of a companion teacher to assist the apprenticeship program for new teachers. Schools and foundations carry out the development stage in competency improvement and quality control activities, routinely held every Saturday. The evaluation phase is carried out once a week after development activities and at the end of each semester carried out by the principal, peers, and parents. The evaluation results' follow-up is the existence of coaching carried out by the foundation and the school in constructive personal criticism, followed by training attended by all human resources.
Gangguan Tidur Pada Anak Usia 4-5 Tahun Atika Putri; Nanik Yuliati; Senny Weyara Dienda Saputri
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.47247

Abstract

Anak usia dini mengalami pertumbuhan fisik yang pesat. Tidur memiliki peran fundamental dalam proses pertumbuhan anak usia dini. Daya tahan tubuh anak yang lemah terjadi karena tidak optimalnya pertumbuhan dan regenerasi sel sebagai dampak kurang tidurnya anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sleep disorders anak usia dini 4-5 tahun. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif survey dengan subjek orangtua anak usia 4-5 tahun yang bersekolah di sekolah TK An Najahiyyah Pakisaji. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa karakteristik tanda gangguan tidur anak usia dini 4-5 tahun seperti tanda fisik berupa ekspresi wajah (terdapat cekungan dan warna hitam disekitar tepi area mata serta bengkak disekitar kelopak mata), intensitas menguap yang tinggi, kurang konsentrasi, mual dan pusing. Sedangkan untuk psikologis seseorang anak ditunjukkan dengan perilaku menarik diri, kurang responsif, merasa kurang enak badan, bingung, daya ingat berkurang, malas berbicara, timbul ilusi dan halusinasi serta kemampuan mengambil keputusan serta memberikan pertimbangan yang menurun Secara kuantitatif hasil penelitian ini mendeskripsikan kondisi gangguan tidur pada pada anak 4-5 tahun di TK An-Najahiyah yang dikategorikan insomnia sebesar 66,7%, hypersomnia sebesar 40%, mimpi buruk sebesar 20%, tidur berjalan sebesar 6,7% dan tidak ditemukan anak yang mengalami gangguan tidur berupa terror tidur.