Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Formulasi Kue Dadar Gulung Tradisional Menggunakan Tepung Arrowroot Sebagai Alternatif Tepung Terigu dan Bunga Telang sebagai Pewarna Alami Rezeki, Sarah Sri; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Tepung arrowroot (Garut) merupakan tepung yang terbuat dari umbi garut (maranta arundinacea). Tepung arrowroot memiliki kandungan indeks glikemik rendah dan mengandung karbohidrat kompleks, selain itu tepung ini memiliki nilai lebih yaitu tepung yang memiliki bebas gluten dan mudah dicerna. Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya pikat yang menarik karena bunga ini memiliki warna yang mencolok yaitu warna biru dan memiliki senyawa antidioksidan. Kue dadar gulung merupakan kue tradisional asli asal Indonesia yang tersebar di banyaknya penjuru dalam negeri. Bahan utama yang terdapat dalam olahan kue dadar gulung ini adalah tepung terigu dan isian yang terdapat didalamnya yaitu kelapa parut dengan gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan resep dari formulasi kue dadar gulung tradisional menggunakan tepung arrowroot sebagai alternatif tepung terigu dan bunga telang sebagai pewarna alami, serta menganalisis karakterisitik yang meliputi rasa, aroma, penampilan dan tekstur. Metode yang digunakan dalam analisis penulis metode kuantitatif dan pengembangan resep dengan membagikan kuisioner berbentuk Google Form sebanyak 25 panelis. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya produk inovasi kue dadar gulung dengan perbandingan 50% tepung arrowroot dan 50% tepung terigu mampu menghasilkan kulit kue yang halus dan kenyal. Berdasarkan hasil uji organoleptic secara keseluruhan menunjukkan bahwa produk inovasi kue dadar gulung berbasis tepung arrowroot dan bunga telang mendapatkan penilaian positif dari panelis, dengan penilaian tertinggi pada aspek warna yaitu sebanyak 48% sangat menarik, diikuti tekstur 44% sangat lembut, dan mayoritas pada penilaian aspek rasa dan aroma sebanyak 36%.dengan ini dapat disimpulkan bahwasanya produk inovasi ini menghasilkan produk yang menarik secara visual dan sensorik dan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Kata kunci— Inovasi, Kue dadar gulung, makanan tradisional, tepung arrowroot.
CONTENT MARKETING SEBAGAI PENDORONG KEPUTUSAN BERKUNJUNG: STUDI PADA DESA WISATA CIBIRU WETAN Eva Mardiyana; Tito Pandu Raharjo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i6.11844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Cibiru Wetan. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tren penggunaan konten digital dalam mempromosikan destinasi wisata, serta tantangan desa wisata dalam membangun eksposur digital yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah melihat konten digital terkait Desa Wisata Cibiru Wetan. Hasil analisis menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.578 dan signifikansi 0.000. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa content marketing merupakan instrumen strategis yang mampu meningkatkan minat dan keputusan wisatawan dalam berkunjung ke destinasi wisata berbasis komunitas seperti Desa Wisata Cibiru Wetan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola desa wisata untuk memperkuat strategi konten digital guna meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan.
Innovation of Otak-otak based on sweet potatoes Cantika Choirunnisa; Eva Mardiyana
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.8804

Abstract

This study aims to evaluate the innovation of making otak-otak by replacing tapioca flour with sweet potatoes as the basic ingredient of otak-brain. Otak-otak is a traditional Indonesian food that is generally made from fish, tapioca flour, and other spices. Along with increasing awareness of healthier lifestyle patterns, these innovations are expected to offer more nutritious alternatives. Sweet potatoes with low glycemic content and high fiber are expected to increase the nutritional value of the brain and support digestive health and weight management. The research method used is an experimental method. The manufacturing process involves shredded sweet potatoes, processing ebi, processing other ingredients, and steaming. The product quality assessment was carried out by an organoleptic test involving 50 panelists to assess aspects of taste, color, texture, aroma, and appearance. The results of the organoleptic test showed that the tuber-based brains were well-received by the panelists. Taste rating 86% of panelists rated the product as good to very tasty. The color of the product was considered attractive by 78% of the panelists. The texture of the product was rated soft by 70% of the panelists, and the assessment of aroma and appearance had positive values, 86%, and 76% respectively by the panelists. The results of this study state that brain-brain innovation by using sweet potatoes as a substitute for tapioca flour has succeeded in producing healthier and still delicious products. In addition to being beneficial to health, the use of sweet potatoes can also support the local economy and strengthen food security. Therefore, it is hoped that this research can be useful for people who are interested in tuber-based brains.
Pelatihan Teknik Copywritting untuk Menarik Pelanggan di UPTD PLUT KUMK, Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan Vany Octaviany; Eva Mardiyana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1795

Abstract

Kabupaten Kuningan di Provinsi Jawa Barat dikenal dengan kekayaan alam dan budayanya, serta memiliki beragam produk khas daerah seperti tape ketan, opak, kain tenun Luragung, gula aren, dan kerajinan bambu. Produk-produk ini tidak hanya mencerminkan identitas budaya lokal tetapi juga menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah serta pariwisata. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum menguasai teknik pemasaran digital, khususnya dalam hal penulisan deskripsi produk yang menarik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membuat teks promosi yang persuasif melalui pelatihan teknik copywriting yang efektif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, diskusi kelompok, dan praktik penulisan deskripsi produk dengan pendekatan storytelling. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terbagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan jenis usahanya, yaitu kuliner, kerajinan, dan tekstil. Hasil utama dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap prinsip dasar copywriting, dengan peserta mampu membuat media pemasaran produk dengan copywriting yang menarik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan copywriting dapat menjadi pendekatan efektif dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan usaha lokal.
Analisis Usability Property Management System (PMS) pada Praktikum Registrasi Hotel Tito Pandu Raharjo; Eva Mardiyana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 6 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i6.6545

Abstract

Property Management system (PMS) sudah menjadi komponen yang tak terpisahkan dari operasional suatu hotel. Kemampuan untuk mengoperasikan PMS kini menjadi kompetensi dasar bagi lulusan jurusan Perhotelan untuk dapat bersaing di dunia industri. Namun, seberapa layakkah aplikasi simulasi PMS yang selama ini digunakan untuk pembelajaran praktikum apabila dilihat dari sudut pandang mahasiswa? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Usability SIHOTEL, aplikasi simulasi PMS yang digunakan dalam pembelajaran praktikum registrasi hotel, melalui empat dimensi yang diadaptasi dari kerangka Nielsen: learnability, efficiency, errors, dan satisfaction. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif kepada 50 responden mahasiswa, dilengkapi juga dengan pemetaan pain point pada delapan tahapan alur kerja registrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian mahasiswa terhadap aplikasi mendapatkan nilai 2,931 dari 5,00 atau berada 0,48 di bawah ambang kategori ‘Baik’. Dimensi errors mendapatkan nilai terendah (2,475) dengan 50% responden menilai umpan balik kesalahan sistem tidak memadai. Analisis pain point menunjukkan edit data reservasi (54%), input data tamu (46%), dan navigasi menu (42%) sebagai tiga tahapan paling bermasalah. Temuan ini memberikan dasar empiris yang kuat bahwa SIHOTEL belum memadai sebagai media praktikum, dan institusi perlu mempertimbangkan migrasi ke PMS berstandar industri
Pelatihan Pembuatan Konten pada Aplikasi (Canva, Capcut, Ai Tools) untuk Menarik Pelanggan Eva Mardiyana; Nurlena; Vany Octaviany
PADMA Vol 5 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i2.2023

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu kabupaten yang Salah satu Kabupatrn Jawa Barat yang potensial di bidang UMKM adalah Kabupaten Kuningan. Pelaku UMKM di Kabupaten Kuningan masih minim dalam mempromosikan produk menggunakan konten yang di dukung aplikasi pembuatan konten seperti Aplikasi seperti canva, capcut dan AI tools padahal sebagai aplikasi pengedit video memungkinkan pembuatan konten video kreatif untuk promosi produk. Untuk itu, kegiatan ini pengabdian kepada masyarakat penting untuk dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan dan pelatihan pembuatan konten di Aplikasi Canva, Capcut, Ai Tools) untuk menarik pelanggan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada tanggal 3 Juli 2025 dengan peserta 50 orang masyarakat sasar. Hasilnya masyarakat sasar memberikan apresiasi positif dan berharap adanya keberlanjutan dengan tema yang berbeda.
Development of Hanjeli Tourism Village through The Digitalization of Website-Based Homestay Services and Tourism Packages Siti Zakiah; Eva Mardiyana; Tito Pandu Raharjo
International Journal Of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026 (Indonesia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v6i1.955

Abstract

Desa Wisata Hanjeli has significant potential in terms of natural resources, cultural heritage, and local agricultural attractions. However, the management of tourism promotion and services has not yet been optimal, resulting in limited reach to a broader market. This community service activity aims to support the development of Desa Wisata Hanjeli through the application of appropriate technology in the form of website-based digitalization of homestay services and tourism packages. The implementation methods include partner needs analysis, web-based information system design, technology usage training for managers, and assistance in managing content and online reservation services. The developed website presents the village profile, homestay information, thematic tourism packages, and an easy-to-access booking facility for tourists. The results indicate that this digitalization improves the visibility of the tourism village, expands promotional reach, and provides convenience for tourists in accessing information and making reservations. In addition, the local community gains increased capacity in managing digital technology, enabling greater independence in marketing tourism products. Through this implementation, Desa Wisata Hanjeli is expected to enhance its competitiveness, strengthen the community-based economy, and promote sustainable tourism village development through the utilization of appropriate website-based technology.
The Utilization of Artificial Intelligence in Developing Instructional Media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran, Bandung Regency Dendi Gusnadi; Eva Mardiyana; Ilham Fajri
International Journal Of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026 (Indonesia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v6i1.956

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant changes across various sectors, including education. One of the major challenges faced by educators is how to deliver learning materials in an engaging, creative, and interactive manner so that students can more easily understand the concepts being taught. Islamic boarding schools (pesantren), as faith-based educational institutions, play a strategic role in shaping morally grounded and competitive generations. However, teaching and learning processes in pesantren are generally still dominated by traditional methods that lack variety, which may reduce students’ learning motivation. This community service program aims to improve the quality of learning through the implementation of AI-based instructional media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran. The approach integrates digital technology with storytelling techniques to create learning experiences that are interactive, creative, and contextually relevant. The program activities include training teachers in the use of AI for developing instructional media, mentoring the implementation of AI-supported learning in the classroom, and evaluating the effectiveness of the applied methods. The expected outcomes of the program include enhanced pedagogical and technological competencies of teachers, increased learning motivation among students, and the availability of innovative and sustainable instructional media. Furthermore, this program is expected to serve as a model for digital transformation in pesantren, enabling them to adapt to technological advancements while preserving Islamic values. The results of the training demonstrate that the “Training on the Utilization of Artificial Intelligence in Developing Instructional Media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran, Bandung Regency” was highly effective and well received by the participants.
Food Photography Training as a Digital Promotion Strategy Based on the Global Code of Ethics for Tourism for Students of SMKN 1 Leuwimunding, Majalengka Regency Siti Zakiah; Ilham Fajri; Dika Dwi Panji; Eva Mardiyana; Vany Octaviany
International Journal Of Community Service Vol. 6 No. 3 (2026): August 2026 ( Indonesia - Malaysia - Thailand)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v6i3.999

Abstract

The development of digital technology has transformed tourism promotion patterns, including the culinary industry, which increasingly relies on attractive visual content through social media platforms. This community service program aims to enhance students’ competencies in utilizing food photography as an ethical and sustainable digital promotion strategy based on the principles of the Global Code of Ethics for Tourism. The program was conducted for students of SMKN 1 Leuwimunding, located in Majalengka Regency. The methods implemented in this program included lectures on food photography, the utilization of digital media, practical food photography sessions, and the internalization of tourism promotion ethics based on the Global Code of Ethics for Tourism. The results of the program are expected to demonstrate an improvement in students’ understanding of food photography techniques, digital marketing strategies, and awareness of the importance of responsible promotion that respects local culture and supports sustainable tourism. Furthermore, this program is expected to foster a generation of young individuals who are not only technically competent but also possess ethical awareness in digital tourism promotion.
Pengaruh Content Marketing Desa Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Ke Desa Wisata Bantar Agung, Majalengka Eva Mardiyana; Siti Zakiah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku wisatawan dalam mencari informasi dan menentukan destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Desa Wisata Bantar Agung, Kabupaten Majalengka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 wisatawan yang pernah berkunjung ke Desa Wisata Bantar Agung menggunakan teknik purposive sampling. Variabel content marketing diukur berdasarkan dimensi informativeness, relevance, engagement, consistency, visual storytelling, dan social proof, sedangkan variabel keputusan berkunjung diukur melalui indikator kesadaran destinasi, ketertarikan, preferensi, keyakinan terhadap destinasi, dan keputusan akhir. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,615 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,507 menunjukkan bahwa 50,7% variasi keputusan berkunjung dapat dijelaskan oleh content marketing, sedangkan 49,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa strategi content marketing yang informatif, relevan, konsisten, didukung konten visual yang menarik, serta diperkuat oleh testimoni wisatawan mampu meningkatkan keputusan berkunjung ke Desa Wisata Bantar Agung. Oleh karena itu, pengelola desa wisata perlu mengoptimalkan strategi pemasaran digital secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing destinasi dan jumlah kunjungan wisatawan.