Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Formulasi Kue Dadar Gulung Tradisional Menggunakan Tepung Arrowroot Sebagai Alternatif Tepung Terigu dan Bunga Telang sebagai Pewarna Alami Rezeki, Sarah Sri; Mardiyana, Eva
eProceedings of Applied Science Vol. 11 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Tepung arrowroot (Garut) merupakan tepung yang terbuat dari umbi garut (maranta arundinacea). Tepung arrowroot memiliki kandungan indeks glikemik rendah dan mengandung karbohidrat kompleks, selain itu tepung ini memiliki nilai lebih yaitu tepung yang memiliki bebas gluten dan mudah dicerna. Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya pikat yang menarik karena bunga ini memiliki warna yang mencolok yaitu warna biru dan memiliki senyawa antidioksidan. Kue dadar gulung merupakan kue tradisional asli asal Indonesia yang tersebar di banyaknya penjuru dalam negeri. Bahan utama yang terdapat dalam olahan kue dadar gulung ini adalah tepung terigu dan isian yang terdapat didalamnya yaitu kelapa parut dengan gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan resep dari formulasi kue dadar gulung tradisional menggunakan tepung arrowroot sebagai alternatif tepung terigu dan bunga telang sebagai pewarna alami, serta menganalisis karakterisitik yang meliputi rasa, aroma, penampilan dan tekstur. Metode yang digunakan dalam analisis penulis metode kuantitatif dan pengembangan resep dengan membagikan kuisioner berbentuk Google Form sebanyak 25 panelis. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya produk inovasi kue dadar gulung dengan perbandingan 50% tepung arrowroot dan 50% tepung terigu mampu menghasilkan kulit kue yang halus dan kenyal. Berdasarkan hasil uji organoleptic secara keseluruhan menunjukkan bahwa produk inovasi kue dadar gulung berbasis tepung arrowroot dan bunga telang mendapatkan penilaian positif dari panelis, dengan penilaian tertinggi pada aspek warna yaitu sebanyak 48% sangat menarik, diikuti tekstur 44% sangat lembut, dan mayoritas pada penilaian aspek rasa dan aroma sebanyak 36%.dengan ini dapat disimpulkan bahwasanya produk inovasi ini menghasilkan produk yang menarik secara visual dan sensorik dan dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Kata kunci— Inovasi, Kue dadar gulung, makanan tradisional, tepung arrowroot.
CONTENT MARKETING SEBAGAI PENDORONG KEPUTUSAN BERKUNJUNG: STUDI PADA DESA WISATA CIBIRU WETAN Eva Mardiyana; Tito Pandu Raharjo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i6.11844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing terhadap keputusan berkunjung pada Desa Wisata Cibiru Wetan. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya tren penggunaan konten digital dalam mempromosikan destinasi wisata, serta tantangan desa wisata dalam membangun eksposur digital yang efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah melihat konten digital terkait Desa Wisata Cibiru Wetan. Hasil analisis menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.578 dan signifikansi 0.000. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa content marketing merupakan instrumen strategis yang mampu meningkatkan minat dan keputusan wisatawan dalam berkunjung ke destinasi wisata berbasis komunitas seperti Desa Wisata Cibiru Wetan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola desa wisata untuk memperkuat strategi konten digital guna meningkatkan daya tarik dan kunjungan wisatawan.
Development of Hanjeli Tourism Village through The Digitalization of Website-Based Homestay Services and Tourism Packages Zakiah, Siti; Mardiyana, Eva; Pandu Raharjo, Tito
International Journal Of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026 (Indonesia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v6i1.955

Abstract

Desa Wisata Hanjeli has significant potential in terms of natural resources, cultural heritage, and local agricultural attractions. However, the management of tourism promotion and services has not yet been optimal, resulting in limited reach to a broader market. This community service activity aims to support the development of Desa Wisata Hanjeli through the application of appropriate technology in the form of website-based digitalization of homestay services and tourism packages. The implementation methods include partner needs analysis, web-based information system design, technology usage training for managers, and assistance in managing content and online reservation services. The developed website presents the village profile, homestay information, thematic tourism packages, and an easy-to-access booking facility for tourists. The results indicate that this digitalization improves the visibility of the tourism village, expands promotional reach, and provides convenience for tourists in accessing information and making reservations. In addition, the local community gains increased capacity in managing digital technology, enabling greater independence in marketing tourism products. Through this implementation, Desa Wisata Hanjeli is expected to enhance its competitiveness, strengthen the community-based economy, and promote sustainable tourism village development through the utilization of appropriate website-based technology.
The Utilization of Artificial Intelligence in Developing Instructional Media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran, Bandung Regency Gusnadi, Dendi; Mardiyana, Eva; Fajri, Ilham
International Journal Of Community Service Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026 (Indonesia - Timor Leste)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v6i1.956

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant changes across various sectors, including education. One of the major challenges faced by educators is how to deliver learning materials in an engaging, creative, and interactive manner so that students can more easily understand the concepts being taught. Islamic boarding schools (pesantren), as faith-based educational institutions, play a strategic role in shaping morally grounded and competitive generations. However, teaching and learning processes in pesantren are generally still dominated by traditional methods that lack variety, which may reduce students’ learning motivation. This community service program aims to improve the quality of learning through the implementation of AI-based instructional media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran. The approach integrates digital technology with storytelling techniques to create learning experiences that are interactive, creative, and contextually relevant. The program activities include training teachers in the use of AI for developing instructional media, mentoring the implementation of AI-supported learning in the classroom, and evaluating the effectiveness of the applied methods. The expected outcomes of the program include enhanced pedagogical and technological competencies of teachers, increased learning motivation among students, and the availability of innovative and sustainable instructional media. Furthermore, this program is expected to serve as a model for digital transformation in pesantren, enabling them to adapt to technological advancements while preserving Islamic values. The results of the training demonstrate that the “Training on the Utilization of Artificial Intelligence in Developing Instructional Media at Pesantren Agrobusiness Tunas Quran, Bandung Regency” was highly effective and well received by the participants.