Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Inggris (The Practice of Common English Classroom Expressions to The Third Year Students In Senior High School) Muhammad Hasby; Ardhy Supraba; Opik Dwi Indah; Juwita Crestiani
Abdimas Langkanae Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v3i1.157

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diadakan dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih intensif kepada para peserta yang berkaitan dengan pembelajaran bahasa Inggris khususnya Common English Classroom Expressions. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menguasai bahasa Inggris lebih baik lagi kedepannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 bulan di SMAN 10 Luwu. Hasil dari kegiatan ini seluruh peserta merasa sangat senang dan semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris. Hal ini terlihat dari partisipasi mereka yang aktif merespons pemateri mulai dari awal hingga akhir kegiatan
Nilai Filosofi Ornamen Lebah Bergantung Sebagai Aspirasi Penciptaan Seni Lukis Kaligrafi Islam Sulaiman; Ardhy Supraba; Rizal A.M. Sjachrun; Abdullah Syukur
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v3i3.525

Abstract

Nilai filosofi ornamen lebah bergantung merupakan sikaf rela berkorban dan tidak mementingkan diri sendiri, salah satu ajaran yang ditetapkan oleh masyarakat kabupaten Kampar, Khususnya didusun pulao belimbing, yang dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari untuk saling tolong-menolong. Maka masyarakat Kampar belajar dari alam salah satunya sarang lebah bergantung. Hal ini menjadi ide pengkarya dalam menciptakan karya seni lukis yang berangkat dari nilai filosofi ornamen lebah bergantung sebagai aspirasi pengkarya. Supaya warisan budaya dapat berkembang terus menerus ditengah kehidupan masyarakat malayu kabupaten Kampar, khususnya dusun pulau Belimbing.
Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Media Buku Cerita Bergambar pada Siswa Kelas IV SDN 46 Matarin Kecamatan Basse Sangtempe Kabupaten Luwu Asmiati; Ardhy Supraba; Hermini Hermini; Muhammad Hasby
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i1.577

Abstract

Membaca pemahaman merupakan proses pemahaman bacaan yang dapat berfokus pada keterampilan untuk memahami dan mengeksplorasi isi teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan membaca pemahaman peserta didik menggunakan media buku cerita bergambar siswa kelas IV SDN 46 Matarin Kecamatan Basse Sangtempe Kabupaten Luwu. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 46 Matarin melalui media buku cerita bergambar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa yang dapat diketahui pada siklus I nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa yaitu 62,6 kategori cukup dengan persentase ketuntasan sebesar 35,29%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II dengan nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa yaitu 83,2 kategori baik dengan persentase ketuntasan sebesar 94,11%. Dengan demikian, melalui media buku cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 46 Matarin Kecamatan Basse Sangtempe Kabupaten Luwu..
Pelatihan Bahasa Inggris Melalui Fun English Day di SMAN 2 Luwu Juwita Crestiani M; Muhammad Hasby; Ardhy Supraba; Sunardin Sunardin
Abdimas Langkanae Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pelatihan Bahasa Inggris Siswa/i SMA Negeri 2 Luwu diadakan adalah untuk menciptakan suasana yang menyenangkan (fun) pada pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah, meningkatkan perbendaharaan kata siswa melalui aktivitas yang menyenangkan sehingga meningkatkan kemampuan berbicara (speaking skills). Selain itu, melalui kuis interaktif, siswa diberi kesempatan untuk berpartisipasi dan meningkatkan kepercayaan diri serta melatih pengucapan kosakata dalam bahasa Inggris. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan dan mudah untuk dipahami serta diingat khususnya dalam kemampuan berbicara serta memberikan kontribusi positif untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi sekolah mitra dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 1 bulan, dimana dalam pelaksanaannya terbagi dalam beberapa tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan yang berlangsung selama 1 hari dan (3) tahap evaluasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Ceramah dan penjelasan tentang materi perkenalan diri dengan menggunakan bahasa Inggris kemudian dilanjutkan oleh perwakilan dari siswa memperkenalkan diri Pembelajaran kosakata bahasa Inggris melalui guessing games melalui body language. Evaluasi adalah tahap akhir yang digunakan untuk mengoreksi dan membaha soal-soal. Setelah itu membuat pelaporan berupa laporan kegiatan pengabdian. Berdasarkan pengamatan secara langsung dan dengan mewawancarai beberapa siswa hasil dari kegiatan ini, seluruh peserta merasa sangat senang dan antusias. Ini terlihat dari sikap mereka yang nampak mulai dari awal hingga akhir kegiatan. Hasil akhirnya adalah, mereka dapat mengetahui kesalahan mereka dan memiliki sikap positif dalam mempelajari bahasa Inggris. Walaupun masih ada para peserta belum maksimal atau masih malu-malu memperkenalkan dirinya dalam bahasa Inggris, paling tidak mereka telah berusaha dan memiliki pengalaman yang tentunya setelah kegiatan ini berakhir. Diharapkan agar mereka segera dapat meningkatkan kemampuan kognitif serta prestasinya dalam hal akademik.