Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Peran Kepala Ruangan dengan Etika Perawat Pelaksana Dalam Asuhan Keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Ahmad Syahdad; Yusnilawati Yusnilawati; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45134

Abstract

Perawat sebagai barisan terdepan yang berhadapan dengan pasien dituntut untuk memiliki etika yang baik, masalah yang sering muncul di lapangan perawat terkadang masih kurang dalam menerapkan prinsip etik keperawatan seperti hasil pada penelitian diketahui bahwa etika perawat pelaksana yang baik sebanyak 41 (50,0%) dan kurang baik berjumlah 41 (50,0%). Peran kepala ruangan dibutuhkan untuk meningkatkan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien, peran yang optimal dari kepala ruangan dapat mempengaruhi etika perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskripsi korelatif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P value yaitu 0,000 atau > 0,05 yang artinya terdapat hubungan. Terdapat hubungan yang bermakna antara peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2024. Perawat harus dapat menambah wawasan dan kesadaran untuk dapat bertindak sesuai dengan prinsip etik keperawatan sehingga dapat melakukan asuhan keperawatan yang baik sesuai dengan prinsip etik keperawatan.
Pengaruh Range of Motion Aktif-Asistif Terhadap Rentang Gerak Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Desy E. Pakpahan; Yusnilawati Yusnilawati; Lisa Anita Sari; Indah Mawarti; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53346

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik dan keterbatasan rentang gerak sendi (Range of Motion/ROM), sehingga menghambat kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ROM aktif-asistif terhadap peningkatan rentang gerak sendi pada pasien stroke non-hemoragik. Penelitian menggunakan metode pra- eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 30 pasien stroke non-hemoragik di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dengan teknik pengabmilan data melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa latihan ROM aktif-asistif dilakukan dua kali seminggu selama empat minggu pada ekstremitas atas dan bawah. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran menggunakan goniometer, kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rentang gerak sendi setelah intervensi (p-value = 0,000), terutama pada bahu, pergelangan kaki, siku, lengan bawah, dan panggul. ROM aktif-asistif sangat efektif dalam meningkatkan fleksibilitas sendi dan kemampuan motorik pasien stroke non-hemoragik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa latihan ini dapat menjadi strategi rehabilitasi sederhana, murah, dan aplikatif di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.