Articles
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN IOC (INSIDE OUTSIDE CIRCLE) TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Siswa Kelas X SMA NU Widasari pada Mata Pelajaran Ekonomi)
Lutfi Rohmawati
Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi Vol 15, No 02 (2018): Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/equi.v15i02.1615
Abstract: The purpose of this study was to find out: (1) An overview of student learning activeness between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) and the control class using conventional learning methods. (2) Differences in the initial test (pre-test) of learning between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) with the control class using conventional learning methods. (3) Differences in the final (post-test) learning tests between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) and the control class using conventional learning methods. (4) Gain differences (pre-test and post-test) learning between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) and the control class using conventional learning methods. The method used in this study is the Quasi Experiment method or Quasi Experiment. The research subjects were class X 9 students as a control class and class X 8 as an experimental class at 60 Ciawigebang Public High Schools. Data usage tools used are objective tests in the form of pre-test and post-test. Based on the results of statistical tests using the t test there was no difference in the initial test (pre-test) of learning between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) with the control class using conventional learning methods; there is a difference in the final test (post-test) of learning between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) and the control class that uses conventional learning methods; there are differences in Gain (pre-test and post-test) learning between the experimental classes using the IOC learning method (Inside Outside Circle) with the control class that uses conventional learning methods.Keywords: IOC Learning (Inside Outside Circle) Method, Activity, Student Learning Achievement.
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 GARAWANGI KUNINGAN
Lutfi Rohmawati
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 8, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25157/je.v8i1.3333
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan metode pembelajaran problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih tinggi dibandingkan dengan metode ceramah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Garawangi semester genap tahun ajaran 2013/2014, sementara subjeknya yaitu kelas XI IPS 1 sebanyak 31 orang sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan metode problem solving dan kelas XI IPS 3 sebanyak 32 orang sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode ceramah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan tes objektif (pilihan ganda). Sementara teknik pengolahan data dengan menggunakan statistik uji – t. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian statistik dapat diketahui bahwa penggunaan metode pembelajaran problem solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih tinggi dibandingkan dengan metode ceramah.The purpose of this study was to determine whether the use of problem solving learning methods can improve student learning outcomes higher than the lecture method. The method used in this research is quasi-experimental method (quasi-experimental). The objects in this study were students of class XI IPS of SMA Negeri 1 Garawangi in the even semester of the academic year 2013/2014, while the subjects were class XI IPS 1 of 31 people as an experimental class using problem solving methods and class XI IPS 3 of 32 people as a control class by using the lecture method. Data collection techniques used in this study were using objective tests (multiple choice). While data processing techniques using t-test statistics. Based on the results of analysis and statistical testing it can be seen that the use of problem solving learning methods can improve student learning outcomes higher than the lecture method.
Pengaruh Metode Pembelajaran Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dengan Variabel Moderator Motivasi Belajar
Lutfi Rohmawati;
Poy Saefullah Zevender
AMAL INSANI (Indonesian Multidiscipline of Social Journal) Vol. 3 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : Amal Insani Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56721/amalinsani.v3i1.104
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMA NU Widasari. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa yang mendapat pembelajaran metode Discovery Learning dibandingkan dengan siswa yang mendapat pembelajaran metode konvensional. (2) Untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi dengan siswa yang memiliki tingkat motivasi rendah. (3) Untuk mengetahui interaksi atara metode pembelajaran dan tingkat motivasi dalam mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian faktorial. Objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA NU Widasari semester genap tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan tes objektif (pilihan ganda) dan Angket. Sementara teknik pengolahan data dengan menggunakan analisis varians dua arah (Two Way Anova). Berdasarkan hasil analisis dan pengujian statistik dapat diketahui bahwa metode Discovery Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Keterampilan berpikir kritis siswa yang memiliki tingkat motivasi tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki tingkat motivasi rendah. Metode pembelajaran dan tingkat motivasi siswa memiliki keterkaitan satu sama lain dalam mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa.
Development And Impact Of Financial Technology (Fintech) On The Islamic Financial Industry Perumda BPR Majalengka
Poy Saefullah Zevender;
Lathifahturahmah Lathifahturahmah;
Lutfi Rohmawati;
Tasiman Tasiman;
Widayati Widayati
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 1 No. 4 (2022): Return : Study of Management, Economic And Bussines
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (40.7 KB)
|
DOI: 10.57096/return.v1i4.59
The purpose of this study was to examine how the development and impact of Fintech on the Islamic finance industry in Majalengka. The research method used is descriptive qualitative method and combines two types of research, namely field research and library research. Field research by collecting information from the Financial Services Authority (OJK) Majalengka, and from the Islamic Finance industry, namely Perumda BPR Majalengka. Along with the development of technology, the financial industry is also growing with the emergence of Fintech (financial technology). Fintech is one of the innovations in the financial sector that refers to modern technology. The development of Fintech so that Sharia-based Fintech appears and facilitates customers will certainly affect the formal Islamic finance industry such as Islamic Banks, Sharia BPRS, BMTs and other formal Islamic finance industries where transactions in the formal Islamic finance industry still use physical transactions. in transactions and have not made much use of technological advances that are growing. This will make the formal financial industry less effective because it costs more and takes more time. If the Islamic finance industry is not able to innovate and utilize technology, it will be left far behind by the Fintech-based financial industry which is developing very rapidly.
Distribution of Zakat, Infak and Sadaqah Funds (ZIS) Amid the Covid-19 Pandemic Case Study of the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) Bandung City
Latifahturahmah Latifahturahmah;
Lutfi Rohmawati;
Poy Saefullah Zevender;
Tasiman Tasiman;
Widayanti Widayanti
Return : Study of Management, Economic and Bussines Vol. 1 No. 4 (2022): Return : Study of Management, Economic And Bussines
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4561.635 KB)
|
DOI: 10.57096/return.v1i4.62
This research aims to see how far the distribution of zakat, infak and sedekah (ZIS) funds during the covid-19 pandemic at Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) of Bandung City. This research is study of ZIS review using a case study approach, in this case by looking at and measuring the extent to which zakat, infak and sedekah fund have been distributed by BAZNAS of Bandung City to mustahiq (zakat recipients). This distribution of ZIS during the covid-19 pandemic is certainly different from period before the covid-19 pandemic. This research uses data collection technique, data obtained from BAZNAS of Bandung City as an institution authorized to manage ZIS funds, while secondary data obtained from. libraries, journals, books, etc. All of these data are materials to see how the distribution of ZIS funds during the covid-19 pandemic in Bandung City. The result of the research showed that BAZNAS of Bandung City had distributed ZIS funds during the covid-19 pandemic included: (1) bantuanlangsungtunai; (2) bantuan modal usahamikro; dan (3) bantuanpaketsembako.
PENGARUH METODE DISCOVERY LEARNING DAN METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Lutfi Rohmawati
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37842/sinau.v6i2.13
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah proses pembelajaran pada mata pelajaran ekonomi dengan mengunakan metode Discovery Learning dan metode Problem Solving. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian eksperimen. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri Patokbesi dengan subjek dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 yang menggunakan metode Discovery Learning dan kelas XI IPS 2 yang menggunakan metode Problem Solving. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda, dan pengolahan data dilakukan dengan melakukan uji normalitas, homogenitas dan N-gain dengan uji-t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjuukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah proses pembelajaran, serta hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Discovery Learning lebih efektif dibandingkan metode Problem Solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMA NEGERI 1 GARAWANGI
Lutfi Rohmawati
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37842/sinau.v5i1.14
The purpose of this study was to determine the discovery learning method (Discovery Learning) can result in students' critical thinking is higher than the lecture method. To determine the increase in students' critical thinking skills by using the discovery learning method (Discovery Learning) is higher than the lecture method. The results showed that the pretest results on students' critical thinking skills between the experimental class and the control class before learning rate has the same critical thinking skills. The first hypothesis discovery learning method (Discovery Learning) can result in students 'critical thinking is higher than the lecture method is accepted, meaning that after learning with the use of discovery learning methods (Discovery Learning) students' critical thinking skills higher than the lecture method. As for the Improvement of students' critical thinking skills by using the discovery learning method (Discovery Learning) is higher than the lecture method. This means that the second hypothesis is accepted. Thus there is an increase in critical thinking skills of students in the experimental class higher than the control class. From the above evidence, the discovery learning method (Discovery Learning) can be used as an alternative in economic learning in improving students' critical thinking skills.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MEDIA SOSIAL WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Studi Eksperimen Siswa Kelas VIII Mts Manbaul Bahri Dadap Indramayu)
Lutfi Rohmawati
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37842/sinau.v7i1.58
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas penggunaan media sosial whatsapp di MTs Manbaul Bahri Dadap Kabupaten Indramayu. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh siswa MTs Manbaul Bahri Dadap Kabupaten Indramayu yang berjumlah 112 siswa. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian survey melalui teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Jumlah sampel yang digunakan diambil dari kelas 8 sebanyak 22 responden. Dari hasil analisa dan pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini didapat kesimpulan bahwa penggunaan media sosial (whatsapp) tidak efektif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII di MTs Manbaul Bahri Dadap Kabupaten Indramayu.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING MAHASISWA SAAT PANDEMI COVID-19: Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Learning Management System (LMS) Sebagai Media Pembelajaran Daring Mahasiswa saat Pandemi Covid-19
Lutfi Rohmawati
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37842/sinau.v8i1.77
Karena pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia, seluruh Mahasiswa di Indonesia diwajibkan untuk belajar di rumah secara daring. Maka dari itu STKIP Pangeran Dharma Kusuma Indramayu memanfaatkan media pembelajaran daring berupa Learning Management System (LMS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran daring mahasiswa disaat pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan penelitian kualitatif yang berlandaskan pada paradigma post positivism, dengan teknik pengumpulan data wawancara terhadap mahasiswa melalui media sosial Whatapps. (WA). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran daring menggunakan media pembelajaran Learning Management System (LMS) sudah efektif. Dimana pembelajaran daring melalui LMS mendapat tanggapan cukup baik dari mahasiswa. Pembelajaran daring melalui LMS lebih fleksibel dan mudah dalam penggunaannya. Dengan pembelajaran melalaui LMS menjadikan mahasiswa lebih mandiri dan mendorong mahasiswa untuk giat belajar. Terdapat pilihan menu yang dapat digunakan oleh dosen dalam LMS, dosen dapat menyisipkan video pembelajaran maupun dapat menyisipkan link dari youtube, sehingga dosen dapat lebih kreatif dalam mengembangkan pembelajaran yang menarik.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA
Lutfi Rohmawati;
Poy Saefullah Zevender
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19307
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa melalui penerapan metode Mind Mapping dalam materi Pendapatan Nasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling. Menggunakan dua kelas, satu kelas digunakan sebagai kelas eksperimen menggunakan metode Mind Mapping dan kelas lain sebagai kelas kontrol tidak menggunakan metode Mind Mapping (Konvensional). Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk esai sebanyak 7 item untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa dan angket untuk mengetahui penerapan metode Mind Mapping. Analisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Hasil analisis data diperoleh peningkatan averange dalam konsep pemahaman kelas eksperimen 0,75 dan kelas kontrol 0,72. Uji hipotesis menggunakan uji-t dan data posttest diperoleh skor tobs = 10.988 dan tcorect = 1.658. Karena t> t, maka Ho ditolak. Ini berarti bahwa ada perbedaan dalam peningkatan konsep pemahaman siswa dalam mengembangkan dan membuat Mind Mapping saat proses pembelajaran dengan yang tidak menggunakan metode Mind Mapping. Berdasarkan nilai rata-rata dan tes sehingga dapat diartikan penerapan metode Mind Mapping dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi pendapatan nasional.