Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut julinda, Angelina; anggorowti, dini; safwan, mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy Pada Tanah Gambut Angelina Julinda 1), Dini Anggorowati 2), Mulyadi Safwan2) 1) Mahasiswa Fakultas Pertanian 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 16 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan dimana tiap ulangan  terdiri dari 3 sampel. Jadi total  keseluruhan yang diperoleh  4 x 6 x 3 = 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A = Pupuk Kandang Kotoran Ayam, S = Pupuk Kandang Kotoran Sapi,   K = pupuk Kandang Kotoran Kambing, dan P = Pupuk Kandang Kotoran Puyuh, dengan perbandingan    (2 volume tanah : 1 volume pupuk kandang).  Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), jumlah klorofil daun (spad unit), luas daun  (cm2), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang pada semua jenis memberikan pertumbuhan dan  hasil tanaman pakcoy yang sama pada tanah gambut. Kata kunci: gambut, pupuk kandang, pakcoy
ANALISIS ALOKASI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS LIDAH BUAYA DI KOTA PONTIANAK SAFWAN, MULYADI; MUANI, ANI; SUYATNO, ADI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v5i2.17909

Abstract

This research to be held at North Pontianak district of Pontianak City, used survey method. The aimed of the research are knews  to analysis the impact of production factors to the total product and to analysis of the effisiensy using of the production factors Aloe vera farming in the Pontianak City. Colecting the primery data to the all responden as total 43.  To analys of the used production factors by function of Cobbs-Douglas production estimates with change in linier function.  To knows the impact all of variables  independent (Xi) versus variable dependent (Y), used  F Test in 95 % significantly and the impact are independent variables (Xi) to variable dependent (Y) used t Test. Effisiency to the production factors used to be analysed by allocative efficiency and use product marginal ratio value similarly with the input cost. The result of the research saw the impact factors of the production  seedling, dust, urea are higly significant, exept the labour factor is not significant to the Aloe vera production at center production north Pontianak district of the Pontianak City. The result of the allocative efficiency analysis saw that using the input production seedling, dust and urea in Aloe vera farming are not efficient yet, so need add the input to got allocative efficiency. But labour as an input production is not efficient, and must be lessened to get allocative efficiency.  The result of Allocative efficiency economic analysis can be used as adjustment to improve the Aloe vera agribisnis system in Pontianak City.
PENGARUH KOMBINASI KAPUR DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA BUDIDAYA JENUH AIR Abdurrani, Syeh; Safwan, Mulyadi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis kombinasi urea dan kapur yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terbaik pada lahan sulfat masam dengan teknik budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2019 sampai 16 Oktober 2019 di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan total perlakuan ada 6, 2 perlakuan urea tanpa kombinasi, 2 perlakuan urea dikombinasikan dengan dolomit dan 2 lagi dikombinasikan dengan abu. Perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, bobot kering tanaman, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi kapur dan urea memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke 6 setelah tanam, panjang daun dan bobot kering tanaman namun tidak pada variabel jumlah daun, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji.
THE INFLUENCE OF USING DURIAN SKIN ASH AS LIME SUBSTITUTE IN GROWTH AND CROP OF CAYENNE PEPPER ON PEAT SOIL. Saputri, Helmi; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain the best durian skin ash dose in the growth and the crop of cayenne pepper on peat soil. This research began from 13 April 2019 to 05 August 2019. This research was carried at Jl. Perdana Gg Mufakat. The method used in this research was Completely Randomized Design consisted of five treatments, five repetition, and each repetition contained four plant samples. The treatment as followed: k1= 21,66 tons/ha equivalent to 433 grams/polybag, k2 = 30,84 tons/ha equivalent to 602 grams/polybag, k3 = 38,55 tons/ha equivalent to 771 grams/polybag, k4 = 47,08 tons/ha equivalent to 941 grams/polybag and k5 = 55,52 tons/ha equivalent to 1.110 grams/polybag.  This research included durian skin ash production, seedbed media preparation, plant media preparation, ash application, planting, fertilizing, maintenance, and harvesting. The variables observed in this research were height plant (g), root volume (g), plant dry weight (g), leaf chlorophyll amount (spad unit), fruit weight (g), and the quantity of the fruit every plant. Besides that, this research observed the temperature condition(0C) and humidity (%). From this research, it can be concluded that the application of durian skin ash with dose of 38,55 tons/ ha equivalent to 771 grams/polybag is the best dose for the growth and the crop of cayenne pepper on peat soil.Key word: ash, cayenne pepper, durian skin
PENGARUH RESIDU AMELIORAN BEKAS TANAMAN JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI TANAH ALUVIAL JULIANTO, ARI; SAFWAN, MULYADI; NURJANI, NURJANI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya permintaan tomat oleh masyarakat perlu diimbangi dengan peningkatan produksi, salah satunya dengan memanfaatkan lahan bekas tanaman jagung yang telah diberikan amelioran.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh residu amelioran yang telah diberikan terdahulu dalam budidaya tanaman jagung terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan sistem budidaya jenuh air pada tanah aluvial. Lokasi penelitian terletak di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Waktu penelitian mulai dari bulan Desember 2019 sampai  Maret 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 5 taraf residu amelioran bekas tanaman jagung, A (Residu pupuk kandang ayam 7,5 ton/ha); B (Residu pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); C (Residu Kapur 4 ton/ha + Pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); D (Residu abu 15 ton/ha + Pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); E (Residu pupuk kandang ayam 15 ton/ha). Masing-masing diulang sebanyak  5 kali, dan terdiri dari 5 sampel tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman minggu ke-1, 2, dan 3, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat per buah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa residu amelioran bekas tanaman jagung yang digunakan dalam budidaya tanaman tomat dengan sistem BJA memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah dan berat buah per tanaman, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap berat buah per buah. Residu amelioran dari pupuk kandang ayam 15 ton/ha dan residu dari abu 15 ton/ha + pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha merupakan perlakuan dengan hasil yang sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Kata Kunci : budidaya jenuh air, residu amelioran, tanah aluvial, tanaman tomat
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT Firmansyah, Ari; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Herbafarm dan mencari konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 22 april  2020 – 22 mei 2020. Penelitian dilaksanakan di Jalan Reformasi Gang Struktur Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu pupuk organik cair 1 ml/l  (p1), 1,5 ml/l (p2), 2 ml/l (p3), 2,5 ml (p4) dan 3 ml/l (p5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kale pada tanah gambut yaitu variabel jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Pada penelitian ini ditemukan konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut yaitu konsentrasi 2 ml/l. Kata Kunci :  pupuk organik cair herbafarm, kale, gambut
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT firmansyah, ari; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT Ari Firmansyah(1), Dwi Zulfita(2), Mulyadi Safwan(2),(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Herbafarm dan mencari konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 22 april  2020 – 22 mei 2020. Penelitian dilaksanakan di Jalan Reformasi Gang Struktur Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu pupuk organik cair 1 ml/l  (p1), 1,5 ml/l (p2), 2 ml/l (p3), 2,5 ml (p4) dan 3 ml/l (p5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kale pada tanah gambut yaitu variabel jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Pada penelitian ini ditemukan konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut yaitu konsentrasi 2 ml/l. Kata Kunci :  gambut, kale, pupuk organik cair herbafarm
GROWTH AND YIELD RESPONS SWEET MAIZE YIELDS TOWARDS THE APPLICATION OF OIL PALM BUNCH ASH AND NPK FERTILIZER ON ALUVIAL LAND Leonard Raka Pambela; Mulyadi Safwan; Nurjani .
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.38543

Abstract

The aim of this research is to find out the dose of oil palm bunch ash and NPK fertilizer which gives the best growth and yield of sweet maize plants in alluvial soil and to know the interaction between both. This research was conducted in  Desa Kuala, Kecamatan Mega Timur Kabupaten Kubu Raya. This research was conducted from November 1st 2018 to Februari 1st 2019. The design used in this study was a factorial design with a Randomized Block Design (RBD) pattern. The treatment consisted of 2 factors, that is the distribution of oil palm bunch ashes (a) consisting of 2 levels of treatment and NPK fertilizer (k) consisting of 3 levels of treatment. Each treatment was repeated 5 times, so that there were 30 plots with 2 m x 1 m plot area. The treatment in question consists of the treatment of oil palm bunch ash that is a1 = palm bunch ash 2 tons / ha, a2 = palm bunch ash 4 tons / ha and NPK fertilizer treatment that is k1 = NPK fertilizer 400 kg / ha, k2 = 500 kg NPK fertilizer / ha and k3 = 600 kg / ha NPK fertilizer. The results of this study indicate that the treatment of oil palm bunch ash significantly influences the length of cob without cornhusk, while the NPK fertilizer treatment significantly influences plant height of 6 MST, root volume, plan dry weight, cob cornhusk weight, cob without cornhusk weight and diameter of cob without cornhusk. The interaction of the two treatments did not significantly affect all observed variables. The combination of oil palm bunch ash with a dose of 2 tons / ha and NPK fertilizer of 600 kg / ha save the highest mean of growth and yield of sweet maize plants in alluvial soils. Keywords : Oil palm bunch ash, alluvial land, sweet maize, NPK fertilizer
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN PEMUPUKAN N,P,K SPESIFIK LOKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA TANAH GAMBUT Ashari -; Mulyadi Safwan; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2403

Abstract

This study aims to determine the best dose of fertilizer N, P, K for the growth and yield of corn plant which inoculated and non-inoculated with Arbuscular Mycorrhiza Fungi (AMF). This research was conducted at the experimental farm of the Faculty of Agriculture Tanjungpura University, Pontianak and begining on November 2011 to March 2012. The experimental units were arranged in a Completely Random Design (CRD) factorial with 2 factor of treatment and 3 replications : (1). AMF inoculation (M) : m0 = with inoculation of AMF ;m1 = without inoculation of AMF and (2). site-specific fertilizer recommendations corn plants in peat soil at Sungai Raya district (P): p 0 = no fertilizer N, P, K, p1 = 25% of fertilizer N, P, K, p2 = 50% of fertilizer N, P, K, p3 = 75% of fertilizer N, P, K, p4 = 100% fertilizer N, P, K. Each combination treatment plant consists of 3 samples. The variables observed in this study is the chlorophyll content of leaves, plant dry weight, uptake of N, P, K, the percentage of infected roots, shelled dry weight per plant, number of seeds on row and cob diameter, and environmental monitoring. The result showed that addition AMF and fertilizer N, P, K influenced for root infection, uptake of P and K, plant height, leaf area, and plant dry weight. Keywords: AMF, NPK, Corn plant, Peat Soil
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR M HARDIAN; basuni basuni; mulyadi safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat pada kombinasi pupuk kandang ayam dan nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang dimulai pada tanggal 02 Agustus – 17 Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, volume akar, berat kering akar, berat kering tanaman, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan baris biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dan nitrogen pada tanaman jagung memberikan pengaruh yang nyata pada semua variabel pengamatan  kecuali pada variabel pengamatan jumlah baris biji. Hasil penelitian yang berpengaruh nyata menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pupuk kandang ayam memberikan hasil yang berbeda nyata jika dibandingkan dengan perlakuan yang tidak diberikan pupuk kandang ayam. Pemberian 7,5 dan 15 ton/ha pupuk kandang ayam yang ditambahkan pupuk urea maupun tidak, memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan perlakuan pupuk urea tanpa pemberian pupuk kandang ayam.