Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut julinda, Angelina; anggorowti, dini; safwan, mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36866

Abstract

Pengaruh Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy Pada Tanah Gambut Angelina Julinda 1), Dini Anggorowati 2), Mulyadi Safwan2) 1) Mahasiswa Fakultas Pertanian 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 16 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan dimana tiap ulangan terdiri dari 3 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 4 x 6 x 3 = 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A = Pupuk Kandang Kotoran Ayam, S = Pupuk Kandang Kotoran Sapi, K = pupuk Kandang Kotoran Kambing, dan P = Pupuk Kandang Kotoran Puyuh, dengan perbandingan (2 volume tanah : 1 volume pupuk kandang). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), jumlah klorofil daun (spad unit), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang pada semua jenis memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yang sama pada tanah gambut. Kata kunci: gambut, pupuk kandang, pakcoy
ANALISIS ALOKASI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS LIDAH BUAYA DI KOTA PONTIANAK SAFWAN, MULYADI; MUANI, ANI; SUYATNO, ADI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v5i2.17909

Abstract

This research to be held at North Pontianak district of Pontianak City, used survey method. The aimed of the research are knews  to analysis the impact of production factors to the total product and to analysis of the effisiensy using of the production factors Aloe vera farming in the Pontianak City. Colecting the primery data to the all responden as total 43.  To analys of the used production factors by function of Cobbs-Douglas production estimates with change in linier function.  To knows the impact all of variables  independent (Xi) versus variable dependent (Y), used  F Test in 95 % significantly and the impact are independent variables (Xi) to variable dependent (Y) used t Test. Effisiency to the production factors used to be analysed by allocative efficiency and use product marginal ratio value similarly with the input cost. The result of the research saw the impact factors of the production  seedling, dust, urea are higly significant, exept the labour factor is not significant to the Aloe vera production at center production north Pontianak district of the Pontianak City. The result of the allocative efficiency analysis saw that using the input production seedling, dust and urea in Aloe vera farming are not efficient yet, so need add the input to got allocative efficiency. But labour as an input production is not efficient, and must be lessened to get allocative efficiency.  The result of Allocative efficiency economic analysis can be used as adjustment to improve the Aloe vera agribisnis system in Pontianak City.
PENGARUH KOMBINASI KAPUR DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS PADA BUDIDAYA JENUH AIR Abdurrani, Syeh; Safwan, Mulyadi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43938

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis kombinasi urea dan kapur yang dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terbaik pada lahan sulfat masam dengan teknik budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2019 sampai 16 Oktober 2019 di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan total perlakuan ada 6, 2 perlakuan urea tanpa kombinasi, 2 perlakuan urea dikombinasikan dengan dolomit dan 2 lagi dikombinasikan dengan abu. Perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 8 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, bobot kering tanaman, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi kapur dan urea memberikan pengaruh yang nyata terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke 6 setelah tanam, panjang daun dan bobot kering tanaman namun tidak pada variabel jumlah daun, volume akar, bobot kering akar, panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol dan jumlah baris biji.
THE INFLUENCE OF USING DURIAN SKIN ASH AS LIME SUBSTITUTE IN GROWTH AND CROP OF CAYENNE PEPPER ON PEAT SOIL. Saputri, Helmi; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.35765

Abstract

This study aims to obtain the best durian skin ash dose in the growth and the crop of cayenne pepper on peat soil. This research began from 13 April 2019 to 05 August 2019. This research was carried at Jl. Perdana Gg Mufakat. The method used in this research was Completely Randomized Design consisted of five treatments, five repetition, and each repetition contained four plant samples. The treatment as followed: k1= 21,66 tons/ha equivalent to 433 grams/polybag, k2 = 30,84 tons/ha equivalent to 602 grams/polybag, k3 = 38,55 tons/ha equivalent to 771 grams/polybag, k4 = 47,08 tons/ha equivalent to 941 grams/polybag and k5 = 55,52 tons/ha equivalent to 1.110 grams/polybag. This research included durian skin ash production, seedbed media preparation, plant media preparation, ash application, planting, fertilizing, maintenance, and harvesting. The variables observed in this research were height plant (g), root volume (g), plant dry weight (g), leaf chlorophyll amount (spad unit), fruit weight (g), and the quantity of the fruit every plant. Besides that, this research observed the temperature condition(0C) and humidity (%). From this research, it can be concluded that the application of durian skin ash with dose of 38,55 tons/ ha equivalent to 771 grams/polybag is the best dose for the growth and the crop of cayenne pepper on peat soil.Key word: ash, cayenne pepper, durian skin
PENGARUH RESIDU AMELIORAN BEKAS TANAMAN JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR DI TANAH ALUVIAL JULIANTO, ARI; SAFWAN, MULYADI; NURJANI, NURJANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45041

Abstract

Tingginya permintaan tomat oleh masyarakat perlu diimbangi dengan peningkatan produksi, salah satunya dengan memanfaatkan lahan bekas tanaman jagung yang telah diberikan amelioran.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh residu amelioran yang telah diberikan terdahulu dalam budidaya tanaman jagung terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat dengan sistem budidaya jenuh air pada tanah aluvial. Lokasi penelitian terletak di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Waktu penelitian mulai dari bulan Desember 2019 sampai Maret 2020. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan 5 taraf residu amelioran bekas tanaman jagung, A (Residu pupuk kandang ayam 7,5 ton/ha); B (Residu pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); C (Residu Kapur 4 ton/ha + Pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); D (Residu abu 15 ton/ha + Pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha); E (Residu pupuk kandang ayam 15 ton/ha). Masing-masing diulang sebanyak 5 kali, dan terdiri dari 5 sampel tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman minggu ke-1, 2, dan 3, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat per buah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa residu amelioran bekas tanaman jagung yang digunakan dalam budidaya tanaman tomat dengan sistem BJA memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah dan berat buah per tanaman, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap berat buah per buah. Residu amelioran dari pupuk kandang ayam 15 ton/ha dan residu dari abu 15 ton/ha + pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha merupakan perlakuan dengan hasil yang sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Kata Kunci : budidaya jenuh air, residu amelioran, tanah aluvial, tanaman tomat
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT Firmansyah, Ari; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43056

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Herbafarm dan mencari konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 22 april 2020 "“ 22 mei 2020. Penelitian dilaksanakan di Jalan Reformasi Gang Struktur Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu pupuk organik cair 1 ml/l (p1), 1,5 ml/l (p2), 2 ml/l (p3), 2,5 ml (p4) dan 3 ml/l (p5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kale pada tanah gambut yaitu variabel jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Pada penelitian ini ditemukan konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut yaitu konsentrasi 2 ml/l. Kata Kunci : pupuk organik cair herbafarm, kale, gambut
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT firmansyah, ari; Zulfita, Dwi; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42740

Abstract

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAPPERTUMBUHAN DAN HASIL KALE PADA TANAH GAMBUT Ari Firmansyah(1), Dwi Zulfita(2), Mulyadi Safwan(2),(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas TanjungpuraPontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Herbafarm dan mencari konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 22 april 2020 "“ 22 mei 2020. Penelitian dilaksanakan di Jalan Reformasi Gang Struktur Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu pupuk organik cair 1 ml/l (p1), 1,5 ml/l (p2), 2 ml/l (p3), 2,5 ml (p4) dan 3 ml/l (p5). Variabel pengamatan meliputi : jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap komponen pertumbuhan tanaman kale pada tanah gambut yaitu variabel jumlah daun, kadar klorofil, volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan berat segar tanaman. Pada penelitian ini ditemukan konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kale pada tanah gambut yaitu konsentrasi 2 ml/l. Kata Kunci : gambut, kale, pupuk organik cair herbafarm
PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ALUVIAL Safitri, Syarifah Asmar; Safwan, Mulyadi; -, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2390

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan kedua setelah padi yang dikembangkan sebagai usaha untuk meningkatkan gizi masyarakat karena kandungan gizinya yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi tankos kelapa sawit serta mencari dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah aluvial. Rancangan yang digunakan adalah metode ekperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor dengan 6 taraf perlakuan. Masing – masing taraf perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Adapun taraf perlakuan yang dimaksud adalah tanpa pemberian bokashi tankos kelapa sawit, 54 g/polybag, 355 g/polybag, 656 g/polybag, 957 g/polybag dan 1.257 g/polybag.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman minggu ke-2, 3, 4, 5, 6, dan 7 , berat kering bagian atas tanaman, volume akar,dan berat 100 biji pipilan kering, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol, berat tongkol, dan diameter tongkol. Pemberian bokashi tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 656 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap tanaman jagung pada tanah aluvial. Kata Kunci : Aluvial, Bokashi tandan kosong kelapa sawit, Jagung.
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN PEMUPUKAN N,P,K SPESIFIK LOKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA TANAH GAMBUT -, Ashari; Safwan, Mulyadi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2403

Abstract

This study aims to determine the best dose of fertilizer N, P, K for the growth and yield of corn plant which inoculated and non-inoculated with Arbuscular Mycorrhiza Fungi (AMF). This research was conducted at the experimental farm of the Faculty of Agriculture Tanjungpura University, Pontianak and begining on November 2011 to March 2012. The experimental units were arranged in a Completely Random Design (CRD) factorial with 2 factor of treatment and 3 replications : (1). AMF inoculation (M) : m0 = with inoculation of AMF ;m1 = without inoculation of AMF and (2). site-specific fertilizer recommendations corn plants in peat soil at Sungai Raya district (P): p 0 = no fertilizer N, P, K, p1 = 25% of fertilizer N, P, K, p2 = 50% of fertilizer N, P, K, p3 = 75% of fertilizer N, P, K, p4 = 100% fertilizer N, P, K. Each combination treatment plant consists of 3 samples. The variables observed in this study is the chlorophyll content of leaves, plant dry weight, uptake of N, P, K, the percentage of infected roots, shelled dry weight per plant, number of seeds on row and cob diameter, and environmental monitoring. The result showed that addition AMF and fertilizer N, P, K influenced for root infection, uptake of P and K, plant height, leaf area, and plant dry weight. Keywords: AMF, NPK, Corn plant, Peat Soil
KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN HABITAT ASAM KALIMBAWAN (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F) Wahyuni, Rizky; Safwan, Mulyadi; -, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 2 No. 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2491

Abstract

Asam Kalimbawan merupakan tumbuhan buah-buahan hutan memiliki potensi ekonomis tinggi. Hasil buahnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, antioksidan dan sebagai petunjuk adanya kandungan nikel dalam lapisan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi morfologi dan habitat Asam Kalimbawan (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F). Penelitian dilaksanakan di Desa Sengkubang Kabupaten Pontianak dan Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan selama ± 1 bulan (Januari hingga Februari 2012) efektif mulai persiapan sampai pengolahan dan penyusunan hasil penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan survei penjelasan (explanatory research). Analisa data dalam penelitian ini dengan melakukan deskriptif pada variabel penelitian.Secara karakteristik morfologi tidak terdapat perbedaan antara tanaman Asam Kalimbawan di Desa Sengkubang dan Desa Lingga. Perbedaan pada pengamatan kuantitatif diduga karena perbedaan habitatnya, namun perbedaannya tidak terlalu jauh berbeda. Umumnya tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada habitat yang sesuai dengan lingkungan tumbuhnya saat ini. Kata Kunci : Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F, Karakterisasi, Morfologi, Habitat.