Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Effect of Poultry Manure and Mulch on the Growth and Yield Cayenne Pepper On Alluvial Soils Yuniarti ,; Nurjani ,; Mulyadi Safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36108

Abstract

The cultivation of cayenne pepper in alluvial soil has some problems, one of them is the solid structure of the soil. Poultry manure can be used as an alternative to soil structure, whilemulch to reduce nutrient leaching from rain splashes. This study aims to find out the interaction of poultry manure andmulch on the growth and yield of cayenne pepper plants on alluvial soil.This research was conducted in Tengguli village land, Sajad District, Sambas Regency from 18th February to 15th May 2019. This study used a split plot design, is silver plastic mulch (m0= without mulch and m1= mulch) as main plot andpoultry manure (a1= 5 ton/ha, a2= 10 ton/ha, a3= 15 ton/ha) as sub plot. Observation variables were plant height, dry weight of the plants, root volume, number of plant fruit, weight of plant fruit, weight of fruit, number of plot fruit, and weight of plot fruit. The result shows that the interaction poultry manure 15 to/ha  and mulch provide  the highest ofgrowth and cayenne pepper plant results on alluvial soil. Keyword: Mulch,Poultry Manure, Alluvial Soil, Cayenne Pepper Plants
PENGARUH KOMPOS DAUN BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA PADA TANAH ALUVIAL Alito Alito; warganda warganda; mulyadi safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22798

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos daun bambu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman semangka pada tanah aluvial. Penelitian berlangsung dari tanggal 2 Maret sampai 4 Mei 2017, penelitian dilaksanakan di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (a0 = kontrol, a1 = 900 g/petak, a2 = 1.800 g/petak , a3 = 2.700 g/ petak,        a4 = 3.600 g/petak dan, a5 = 4.500 g/petak) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan meliputi : volume akar (cm3), berat kering (g), klorofil daun (spad unit), berat buah pertanaman (g), jumlah buah pertanaman, dan panjang buah pertanaman (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos daun bambu mempengaruhi pertumbuhan tanaman semangka pada tanah aluvial. Dosis kompos daun bambu yang optimal adalah 2.700 g/petak atau setara 33 ton/ha.  Kata kunci : Kompos Daun Bambu, Tanaman Semangka
EFFECT OF BIOLOGICAL FERTILIZER ON GROWTH AND YIELD OF SOYBEAN IN PEAT SOIL Josti Anangga; Mulyadi Safwan; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28857

Abstract

ABSTRACT This research aims to know the dose ashes best MycoVir biological fertilizer on the growth and yield soybean on peat soil. Research conducted at the Jl. Reformasi Gg. Rencana Untan Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara, of date of June 1, 2018 until August 21, 2018. The design used was a completely randomized design (CRD) that consists of five treatment namely, without biological fertilizer (p0), biological fertilizer ash 5 g/polybag (p1), biological fertilizer ash 15 g/polybag (p2), biological fertilizer ash 25 g/polybag (p3), and biological fertilizer ash 35 g/polybag (p4). Observation variables in this study include : root volume (cm3), plant dry weight (g), effective root nodules (bintil), plant height (cm), day to flowering (hst), number of plods of plant (buah), number of seed of plant (buah), wight of seeds of plant (g), dry wight of 100 seeds (g). Biofertilizer showed an increase in yield variables, namely the number of pods per plant, number of seeds per plant, seed weight per plant, and weight of 100 seeds per plant so that the efficiency of the MycoVir biological fertilizer was shown at a dose of 5 g / polybag. Keywords: Biological Fertilizer, Peat Soil, Soybean
KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN HABITAT ASAM KALIMBAWAN (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F) Rizky Wahyuni; Mulyadi Safwan; Nurjani -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2491

Abstract

Asam Kalimbawan merupakan tumbuhan buah-buahan hutan memiliki potensi ekonomis tinggi. Hasil buahnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, antioksidan dan sebagai petunjuk adanya kandungan nikel dalam lapisan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi morfologi dan habitat Asam Kalimbawan (Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F). Penelitian dilaksanakan di Desa Sengkubang Kabupaten Pontianak dan Desa Lingga Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilakukan selama 1 bulan (Januari hingga Februari 2012) efektif mulai persiapan sampai pengolahan dan penyusunan hasil penelitian.Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan survei penjelasan (explanatory research). Analisa data dalam penelitian ini dengan melakukan deskriptif pada variabel penelitian.Secara karakteristik morfologi tidak terdapat perbedaan antara tanaman Asam Kalimbawan di Desa Sengkubang dan Desa Lingga. Perbedaan pada pengamatan kuantitatif diduga karena perbedaan habitatnya, namun perbedaannya tidak terlalu jauh berbeda. Umumnya tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada habitat yang sesuai dengan lingkungan tumbuhnya saat ini. Kata Kunci : Sarcotheca diversifolia (Miq) Hallier F, Karakterisasi, Morfologi, Habitat.
PENGARUH DOSIS DAN LAMA INKUBASI PUPUK HIJAU KIRINYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING veter bartolomeus reno; mulyadi safwan; tatang abdurrahman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.46700

Abstract

Peningkatan produksi bawang daun pada tanah podsolik merah kuning dihadapkan pada sifat fisik dan kimia yang kurang baik bagi pertumbuhan tanaman sehingga perlu upaya perbaikan lahan dengan pemberian kombinasi pupuk hijau kirinyu dan lama inkubasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis dan lama inkubasi pupuk kirinyu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah podsilok merah kuning. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dari 12 April sampai 27 Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pemberian kombinasi dosis dan lama inkubasi pupuk hijau kirinyu yang diulang sebanyak 3 kali, dan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga tanaman sampel seluruhnya yaitu 81 tanaman.. Perlakuan yang dimaksud adalah k1 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k2 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k3 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4  minggu); k4 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k5 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k6 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4 minggu); k7 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k8 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k9 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4 minggu Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi dosis dan lama inkubasi pupuk hijau kirinyu memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakkan, volume akar, dan berat segar tanaman.
PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ALUVIAL Syarifah Asmar Safitri; Mulyadi Safwan; Nurjani -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2390

Abstract

Tanaman Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan kedua setelah padi yang dikembangkan sebagai usaha untuk meningkatkan gizi masyarakat karena kandungan gizinya yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokasi tankos kelapa sawit serta mencari dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada tanah aluvial. Rancangan yang digunakan adalah metode ekperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor dengan 6 taraf perlakuan. Masing masing taraf perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Adapun taraf perlakuan yang dimaksud adalah tanpa pemberian bokashi tankos kelapa sawit, 54 g/polybag, 355 g/polybag, 656 g/polybag, 957 g/polybag dan 1.257 g/polybag.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman minggu ke-2, 3, 4, 5, 6, dan 7 , berat kering bagian atas tanaman, volume akar,dan berat 100 biji pipilan kering, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tongkol, berat tongkol, dan diameter tongkol. Pemberian bokashi tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 656 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap tanaman jagung pada tanah aluvial. Kata Kunci : Aluvial, Bokashi tandan kosong kelapa sawit, Jagung.
The Effect of Poultry Manure and Mulch on the Growth and Yield Cayenne Pepper On Alluvial Soils Yuniarti ,; Nurjani .; Mulyadi Safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36361

Abstract

The cultivation of cayenne pepper in alluvial soil has some problems, one of them is the solid structure of the soil. Poultry manure can be used as an alternative to soil structure, while mulch to reduce nutrient leaching from rain splashes. This study aims to find out the interaction of poultry manure and mulch on the growth and yield of cayenne pepper plants on alluvial soil. This research was conducted in Tengguli village land, Sajad District, Sambas Regency from 18th February to 15th May 2019. This study used a split plot design, is silver plastic mulch (m0= without mulch and m1= mulch) as main plot and poultry manure (a1= 5 ton/ha, a2= 10 ton/ha, a3= 15 ton/ha) as sub plot. Observation variables were plant height, dry weight of the plants, root volume, number of plant fruit, weight of plant fruit, weight of fruit, number of plot fruit, and weight of plot fruit. The result shows that the interaction poultry manure 15 to/ha  and mulch provide  the highest of growth and cayenne pepper plant results on alluvial soil. Keyword: Mulch, Poultry Manure, Alluvial Soil, Cayenne Pepper Plants. 
EFEKTIVIITAS BERBAGAI JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA TANAH ALUVIAL Mustika Mustika; mulyadi safwan; maulidi maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45429

Abstract

ABSTRAK Permasalahan pada budidaya tanaman tomat  adalah tanaman tomat  tidak tahan terhadap cekaman lingkungan, baik berupa genangan air atau kekeringan. Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan jenis mulsa dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman  tomat pada tanah aluvial. Penelitian  dilaksanakan pada bulan November  sampai Maret 2020 di Desa Jirak Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor 5 perlakuan yang  diulang sebanyak 4 kali dengan 4 tanaman sampel perbedengan. Perlakuan tersebut terdiri dari: mulsa batang pisang (M0), mulsa jerami padi (M1), mulsa alang-alang (M2), mulsa sekam padi (M3),  dan mulsa plastik hitam perak (M4). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), waktu berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), berat buah pertanaman (g), berat buah perbuah (g), jumlah buah perpetak (buah), berat buah perpetak (g) dan pengamatan lingkungan. Dari hasil penelitian perlakuan mulsa plastik hitam perak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), waktu berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), jumlah buah perpetak (buah), sehingga diambil kesimpulan bahwa penggunaan mulsa plastik  hitam perak memberikan hasil tertinggi pada beberapa variabel, namun penggunaan mulsa organik seperti mulsa batang pisang, mulsa jerami padi, mulsa alang-alang dan mulsa sekam padi sudah cukup efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial Kata Kunci : Jenis Mulsa, Tanah Aluvial, Tomat
PENGARUH KOMBINASI ARANG SEKAM PADI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL Vivien Vivien; Mulyadi Safwan; Nurjani Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi arang sekam padi, pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang paling tepat untuk tanaman cabai rawit pada lahan alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lahan KEP’S Agro yang terletak Jl. Raya Paret Rintis, Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya dari bulan Desember 2020 hingga Maret 2021. Penelitian ini menggunakan kombinasi dengan  pola Faktorial Acak Lengkap (RAL) yang terdiri kombinasi arang sekam padi (ASP), pupuk kandang ayam (PKA) dan pupuk NPK majemuk sebanyak 8 taraf kombinasi, 3 ulangan yang terdiri dari 4 sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 96 tanaman. Kombinasi terdiri dari perlakuan  (A) 20 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 600 kg/ha  NPK, (B) 20 ton/ha  ASP + 10 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK, (C) 10 ton/ha ASP +  20 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK, (D) 10 ton/ha ASP + 10/ha ton PKA + 600 kg/ha NPK, (E) 20 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 300 kg/ha  NPK, (F) 10 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 300 kg/ha  NPK, (G) 20 ton/ha ASP + 10 ton/ha PKA + 300 kg/ha  NPK dan (H) 10 ton/ha ASP + 10 ton/ha PKA + 300 kg/ha  NPK. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering, berat perbuah, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Pemberian kombinasi arang sekam padi, pupuk kandang ayam dan pupuk NPK dengan dosis 10 ton/ha ASP +  20 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK memberikan pertumbuhan terbaik untuk tanaman cabai rawit pada tanah alluvial. Kata kunci : alluvial,  arang sekam padi, cabai rawit, pupuk kandang ayam, pupuk NPK
PENGARUH URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL LUSIANUS AGATO RIARESKY; TATANG ABDURRAHMAN; MULYADI SAFWAN
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 22 Juli sampai dengan 19 September 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah u1 = urin sapi 0 ml/L air, u2 = urin sapi 50 ml/L air, u3 = urin sapi 100 ml/L air, u4 = urin sapi 150 ml/L air, u5 = urin sapi 200 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian pada konsentrasi perlakuan urin sapi 0-200 ml/L air memberikan respon yang sama terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, berat segar umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun tanaman bawang merah pada tanah aluvial.