Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN KAPUR TERHADAP PERTUMNBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI LAHAN ALUVIAL PADA BUDIDAYA JENUH AIR Anggara, Octavianus Agus; Nurjani, Nurjani; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari pupuk kandang dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada budidaya jenuh air. Penelitian dilaksanakan di lahan pasang surut sulfat masam tipe C yang berada di Desakalimas Kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kuburaya, dimulai pada 2 Agustus sampai 15 Oktober 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan masing- masing perlakuan dilang 5 kali,. Perlakuan yang dimaksud adalah a= pupuk kandang ayam 7,5 ton/ha, b= pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha, c= pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha + kapur Dolomit 4 ton/ha, d= Pupuk Kandang Kambing 7,5 ton/ha + abu limbah pertanian 15 ton/ha, dan e= tanpa pemberian pupuk kandang dan kapur. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian ini yaitu yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang daun (cm),berat kering tanaman (g), berat kering akar (g), volume akar (cm ³), panjang tongkol (cm), bobot tongkol berkelobot (g) bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (cm), dan jumlah baris pertongkol. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk kandang dan kapur memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang tongkol, dan bobot tongkol berekelobot. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, berat kering akar, volume akar, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol, dan jumlah baris biji.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR HARDIAN, M; basuni, basuni; safwan, mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat pada kombinasi pupuk kandang ayam dan nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang dimulai pada tanggal 02 Agustus "“ 17 Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, volume akar, berat kering akar, berat kering tanaman, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan baris biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dan nitrogen pada tanaman jagung memberikan pengaruh yang nyata pada semua variabel pengamatan kecuali pada variabel pengamatan jumlah baris biji. Hasil penelitian yang berpengaruh nyata menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pupuk kandang ayam memberikan hasil yang berbeda nyata jika dibandingkan dengan perlakuan yang tidak diberikan pupuk kandang ayam. Pemberian 7,5 dan 15 ton/ha pupuk kandang ayam yang ditambahkan pupuk urea maupun tidak, memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan perlakuan pupuk urea tanpa pemberian pupuk kandang ayam.
EFEKTIVIITAS BERBAGAI JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA TANAH ALUVIAL Mustika, Mustika; safwan, mulyadi; maulidi, maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45429

Abstract

ABSTRAK Permasalahan pada budidaya tanaman tomat adalah tanaman tomat tidak tahan terhadap cekaman lingkungan, baik berupa genangan air atau kekeringan. Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan jenis mulsa dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Maret 2020 di Desa Jirak Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor 5 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dengan 4 tanaman sampel perbedengan. Perlakuan tersebut terdiri dari: mulsa batang pisang (M0), mulsa jerami padi (M1), mulsa alang-alang (M2), mulsa sekam padi (M3), dan mulsa plastik hitam perak (M4). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), waktu berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), berat buah pertanaman (g), berat buah perbuah (g), jumlah buah perpetak (buah), berat buah perpetak (g) dan pengamatan lingkungan. Dari hasil penelitian perlakuan mulsa plastik hitam perak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), volume akar (cm3), waktu berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), jumlah buah perpetak (buah), sehingga diambil kesimpulan bahwa penggunaan mulsa plastik hitam perak memberikan hasil tertinggi pada beberapa variabel, namun penggunaan mulsa organik seperti mulsa batang pisang, mulsa jerami padi, mulsa alang-alang dan mulsa sekam padi sudah cukup efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial Kata Kunci : Jenis Mulsa, Tanah Aluvial, Tomat
PENGARUH DOSIS DAN LAMA INKUBASI PUPUK HIJAU KIRINYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING reno, veter bartolomeus; safwan, mulyadi; abdurrahman, tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.46700

Abstract

Peningkatan produksi bawang daun pada tanah podsolik merah kuning dihadapkan pada sifat fisik dan kimia yang kurang baik bagi pertumbuhan tanaman sehingga perlu upaya perbaikan lahan dengan pemberian kombinasi pupuk hijau kirinyu dan lama inkubasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis dan lama inkubasi pupuk kirinyu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah podsilok merah kuning. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian dari 12 April sampai 27 Mei 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pemberian kombinasi dosis dan lama inkubasi pupuk hijau kirinyu yang diulang sebanyak 3 kali, dan terdiri dari 3 tanaman sampel sehingga tanaman sampel seluruhnya yaitu 81 tanaman.. Perlakuan yang dimaksud adalah k1 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k2 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k3 (375 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4 minggu); k4 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k5 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k6 (750 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4 minggu); k7 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 2 minggu); k8 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 3 minggu); k9 (1125 g/polybag pupuk hijau kirinyu diinkubasi 4 minggu Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi dosis dan lama inkubasi pupuk hijau kirinyu memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakkan, volume akar, dan berat segar tanaman.
PENGARUH KOMBINASI ARANG SEKAM PADI PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL Vivien, Vivien; Safwan, Mulyadi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi arang sekam padi, pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang paling tepat untuk tanaman cabai rawit pada lahan alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lahan KEP"™S Agro yang terletak Jl. Raya Paret Rintis, Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya dari bulan Desember 2020 hingga Maret 2021. Penelitian ini menggunakan kombinasi dengan pola Faktorial Acak Lengkap (RAL) yang terdiri kombinasi arang sekam padi (ASP), pupuk kandang ayam (PKA) dan pupuk NPK majemuk sebanyak 8 taraf kombinasi, 3 ulangan yang terdiri dari 4 sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya adalah 96 tanaman. Kombinasi terdiri dari perlakuan (A) 20 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK, (B) 20 ton/ha ASP + 10 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK, (C) 10 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK, (D) 10 ton/ha ASP + 10/ha ton PKA + 600 kg/ha NPK, (E) 20 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 300 kg/ha NPK, (F) 10 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 300 kg/ha NPK, (G) 20 ton/ha ASP + 10 ton/ha PKA + 300 kg/ha NPK dan (H) 10 ton/ha ASP + 10 ton/ha PKA + 300 kg/ha NPK. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering, berat perbuah, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Pemberian kombinasi arang sekam padi, pupuk kandang ayam dan pupuk NPK dengan dosis 10 ton/ha ASP + 20 ton/ha PKA + 600 kg/ha NPK memberikan pertumbuhan terbaik untuk tanaman cabai rawit pada tanah alluvial. Kata kunci : alluvial, arang sekam padi, cabai rawit, pupuk kandang ayam, pupuk NPK