Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SD Negeri 29 Air Tambang Rini Syevyilni Wisda
Al-fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2021): AL-FAHIM : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54396/alfahim.v3i2.185

Abstract

The purpose of this study is to see how the implementation of school-based management is viewed from 1) Management of Curriculum Implementation, 2) management of facilities and infrastructure, 3) Management of students, 4) management of educators and 5) management of building school-community relations. Looking at the inhibiting and supporting Faktors for the implementation of SBM at SDN No. 29 Air Tambang. The method used is a qualitative method with a descriptive approach. The research instrument used interview guidelines. The results of this study were obtained after conducting research that the implementation of school-based management at SDN no 29 has been running in accordance with the stages of SBM by considering paying attention to, and reading the need to see the opportunities owned by the school, as seen from the results of the implementation of 1) curriculum implementation management it has been implemented seen from the performance of teachers from the principal working together in the implementation of the curriculum 13 , 2) the management of facilities and infrastructure has been carried out with the fulfillment of PBM supporting infrastructure, 3) the management of students has been implemented, it can be seen from the process of accepting new students according to the standards set 4) Management of educators and education staff has been implemented, it can be seen from the procurement process, and placement and improvement of teacher competencies, and 5) Management of building school relations with the community is carried out through involving the community and committees to be involved in school programs.
Kontribusi Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kecerdasan Emosional Guru terhadap Kinerja Guru SMA Negeri di Kecamatan Ranah Pesisir Rini Syevyilni Wisda
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 3, No 2 (2020): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ijiem.v3i2.9868

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh “Gerakan Peningkatan Mutu Pendidikan” dalam upaya peningkatan kualitas mutu manusia Indonesia secara menyeluruh. sesuai dengan amanat Undang Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka dengan itu sekolah umumnya dituntut untuk mampu menciptakan Pendidikan berkualitas. Berkualitasnya Pendidikan pada sebuah sekolah tidak terlepas dari kontribusi gaya kepemimpinan kepala sekolah dan juga kecerdasan emosional guru dalam proses Pendidikan di sekolah. Pada Lembaga Pendidikan kepala sekolah dan guru merupakan tolak ukur keberhasilan pada suatu Pendidikan, bagusnya kepemimpinan kepala sekolah akan mampu  membentuk guru-guru berkinerja. Jika guru memiliki kinerja yang tinggi akan memberikan dampak pada hasil belajar  yang akhirnya akan meningkatkan kualitas Pendidikan.  Namun realitanya di lapangan masih rendahnya kemampuan kepala sekolah dalam memahami, dan kurang mengetahui kemampuan-kemampuan serta keterampilan yang dimiliki oleh masing-masing guru di sekolah, sehingga guru-guru kurang dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler dan pengembangan diri siswa. Rendahnya disiplin guru dalam mengajar, masih adanya guru yang belum mampu menyusun perangkat ajar secara mandiri, masih adanya sistem senioritas dikalangan guru-guru sehingga terjadinya konflik antar guru hal ini karena rendahnya kualitas kecerdasan emosional guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kontribusi gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru,  untuk mengetahui bagaimana Kontribusi kecerdasan emosional terhadap kinerja guru untuk mengetahui bagaimana Kontribusi gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kecerdasan emosional terhadap kinerja Guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional untuk mengetahui hubungan satu variabel dengan variabel lainnya. Subjek penelitiannya adalah  guru  yang berjumlah  38 orang dari jumlah guru 114 orang yang dipilih secara acak dengan teknik Stratified Proporsional Random Sampling yaitu strata populasi terdiri dari: 1) Jenjang Pendidikan S1 dan S2  dan, 2) Masa kerja yang terdiri dari masa ≥15 tahun dan <15 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan diolah dengan menggunakan SPSS for windows versi 21. Hasil penelitian bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah memiliki hubungan yang signifikan dan memberikan kontribusi yang berarti untuk kinerja guru sebesar 11,7%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki hubungan yang signifikan dan memberikan kontribusi yang berarti untuk kinerja guru sebesar 21,7%. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan kepala sekolah dan variabel kecerdasan emosional guru secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap variabel kinerja guru sebesar 36.1% di SMA N Ranah Pesisir. Dari hasil penelitian ini bahwa kedua faktor tersebut memberikan kontribusi terhadap kinerja guru. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kecerdasan Emosional, Kinerja
PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI Rini Syevyilni Wisda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i42021p358

Abstract

Abstract: The background of this research is the leadership of the principal of the State Elementary School  Sub-district in carrying out its functions, it is not carried out properly. This study aims to determine the teacher's perception of the principal's leadership in terms of influencing, motivating, moving, and directing. This research method is quantitative. Collecting data using a questionnaire. The sample of this research is teachers of  State elemntary School as many as 51 people. The results showed that in general it can be said that the leadership of the principal of the State Elementary School is good with an average percentage of 64.01% of respondents stating always and often. Keywords: Teachers Perception; Principal Leadership Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepemimpinan kepala sekolah Dasar Negeri dalam melaksanakan fungsinya kurang terlaksana sebagaimana mestinya. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dilihat dari aspek mempengaruhi, memotivasi, menggerakkan, dan mengarahkan.  Penelitian ini menggunakan metode  Kuantitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan angket, Sampel dalam penelitian ini guru SD Sebanyak 51 orang.   Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah Dasar Negeri baik dengan persentase Rata-rata 64,01% responden menyatakan selalu dan sering.  Kata Kunci: Persepsi Guru; Kepemimpinan Kepala Sekolah 
PERSEPSI GURU TENTANG KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI Rini Syevyilni Wisda
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i42021p358

Abstract

Abstract: The background of this research is the leadership of the principal of the State Elementary School  Sub-district in carrying out its functions, it is not carried out properly. This study aims to determine the teacher's perception of the principal's leadership in terms of influencing, motivating, moving, and directing. This research method is quantitative. Collecting data using a questionnaire. The sample of this research is teachers of  State elemntary School as many as 51 people. The results showed that in general it can be said that the leadership of the principal of the State Elementary School is good with an average percentage of 64.01% of respondents stating always and often. Keywords: Teachers Perception; Principal Leadership Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kepemimpinan kepala sekolah Dasar Negeri dalam melaksanakan fungsinya kurang terlaksana sebagaimana mestinya. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah dilihat dari aspek mempengaruhi, memotivasi, menggerakkan, dan mengarahkan.  Penelitian ini menggunakan metode  Kuantitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan angket, Sampel dalam penelitian ini guru SD Sebanyak 51 orang.   Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara umum dapat dikatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah Dasar Negeri baik dengan persentase Rata-rata 64,01% responden menyatakan selalu dan sering.  Kata Kunci: Persepsi Guru; Kepemimpinan Kepala Sekolah 
Students’ Perceptions of the Faculty of Teacher Training and Education (FTIK) IAIN Kerinci on the Effectiveness of Online Lectures during the Covid Pandemic 2019 Rini Syevyilni Wisda; Yelni Erniyati; Pristian Hadi Putra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p364

Abstract

Abstract: This research was conducted to find out how students perceive the effectiveness of implementing online education during the corona virus outbreak, and to find out what factors are inhibiting and supporting the implementation of online learning during the pandemic. The research method uses quantitative methods, through descriptive surveys. Data collection techniques with questionnaires, interview respondents in this study amounted to 350 students. The results of this study show. Student perceptions of online learning during the pandemic showed that 24.7% of students were satisfied with the implementation of online learning and 75.3% of students expressed dissatisfaction with the implementation of online learning. Student perceptions about the application used zoom meeting 27.4%. the use of the google classroom application is 13%, the etmodo application is 8% and the use of other applications is 7.3%. Students' perceptions about the affordability of access 52.8% can access learning materials anywhere and anytime, and 47.2% say it is difficult to access learning materials. Student perceptions of online learning as independent learning 53.6% said they were satisfied and 46.4% said they were not satisfied. Student perceptions of online learning communication and equity 57.5% said they were satisfied and 42.5% said they were not satisfied. Factors supporting the implementation of online learning are internet quota assistance from the center, flexibility in accessing material (information), developing applications or learning ethnology. The inhibiting factors are increasing costs, uneven network, no variety of methods, and no 2-way communicationKeywords: Perception, Effectiveness, Online learning
Students’ Perceptions of the Faculty of Teacher Training and Education (FTIK) IAIN Kerinci on the Effectiveness of Online Lectures during the Covid Pandemic 2019 Rini Syevyilni Wisda; Yelni Erniyati; Pristian Hadi Putra
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p364

Abstract

Abstract: This research was conducted to find out how students perceive the effectiveness of implementing online education during the corona virus outbreak, and to find out what factors are inhibiting and supporting the implementation of online learning during the pandemic. The research method uses quantitative methods, through descriptive surveys. Data collection techniques with questionnaires, interview respondents in this study amounted to 350 students. The results of this study show. Student perceptions of online learning during the pandemic showed that 24.7% of students were satisfied with the implementation of online learning and 75.3% of students expressed dissatisfaction with the implementation of online learning. Student perceptions about the application used zoom meeting 27.4%. the use of the google classroom application is 13%, the etmodo application is 8% and the use of other applications is 7.3%. Students' perceptions about the affordability of access 52.8% can access learning materials anywhere and anytime, and 47.2% say it is difficult to access learning materials. Student perceptions of online learning as independent learning 53.6% said they were satisfied and 46.4% said they were not satisfied. Student perceptions of online learning communication and equity 57.5% said they were satisfied and 42.5% said they were not satisfied. Factors supporting the implementation of online learning are internet quota assistance from the center, flexibility in accessing material (information), developing applications or learning ethnology. The inhibiting factors are increasing costs, uneven network, no variety of methods, and no 2-way communicationKeywords: Perception, Effectiveness, Online learning
Pengaruh Literasi Teknologi dan Pengembangan Inovasi Pendidikan Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Nur Eliza, Julia; Syevyilni Wisda, Rini
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2024): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/dirasah.v7i2.1295

Abstract

This research aims to determine the influence of the application of technological literacy and the development of educational innovation on students' interest in learning at the Kerinci State Islamic Institute (IAIN). This research uses quantitative methods with a simple linear regression approach. Data was obtained from 120 respondents using a questionnaire. The sampling technique uses Random Sampling. The research results show that from the "F" value at a significance level of 5%, the Ftable is 22.70 and the Fcount is 59.148, which is much larger than the Ftable. Because Fcount > Ftable, the alternative hypothesis is accepted while the null hypothesis is rejected. Thus, there is a significant influence between the digital literacy variable (X1) and the development of educational innovation (X2) on interest in learning (Y).
Peran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah dalam Pembentukan Karakter Rini Syevyilni Wisda
TADBIR MUWAHHID Vol. 7 No. 2 (2023): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v7i2.9868

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi  oleh  mulai memudarnya nilai-nilai karakter anak-anak  (krisis karakater), seperti kurang peduli, kurang bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peran madrasah diniyyah dalam menangani permasalahan di atas dalam membentuk karakter anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field reseach). Dalam proses penelitian peneliti turun lansung ke lokasi untuk menemukan titik terang dari permasalahan penelitian yaitu, peran Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah dalam membentuk karakter. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa Madrasah Takmiliyah Awaliyah kota Sungai Penuh mempunyai peran yang penting dalam membentuk karakter anak usia sekolah, hal itu terlihat dari peran guru dalam mengajar dengan cara memberikan keteladanan membiasakan kedisiplinan dengan cara mematuhi peraturan, membiasakan sholat tepat waktu dan  berjamaah. Peran membimbing dan mengajari murid tentang pengetahuan ilmu agama islam baca tulis al qur’an, memotivasi siswa untuk terus belajar dan perilaku yang baik dan bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan. Adapun Peran MDTA dalam proses pendidikan yaitu, melalui 1. Peran adaptasi keadaan siswa sebelum masuk MDTA, 2. Tujuan pendidikan yang jelas mengajar sesuai kurikulum yang dikembangkan berupa matapelajaran (ilmu alqur’an, fiqih, tarikh islam, akhlak dan bahasa arab) ,  3. Kerjasama, saling membangun komunikasi dan berkaitan dengan orangtua. 4. Menjaga pola pendidikan. Peran MDTA dalam pembentukan karakter berimplikasi pada karakter, tertanamnya nilai-nilai kegamaan pada anak-anak usia sekolah dasar, adanya perhatian dari pihak pengambil kebijakan terhadap regulasi pendidikan MDTA.
MANAJEMEN KURIKULUM PESANTREN DALAM MEMBENTUK KARAKTER KAUM PEREMPUAN DI MA-KMI PERGURUAN DINIYYAH PUTERI PADANG PANJANG Wisda, Rini Syevyilni
Hijri Vol 13, No 1 (2024): HIJRI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v13i1.20288

Abstract

Penelitian  ini dilatarbelakangi  oleh  mulai  memudarnya  nilai  karakter terutama kaum  perempuan, hal ini disebabkan oleh berputarnya relay kehidupan dan percepatan perkembangan era. Maka dengan hal demikian perguruan Diniyyah Puteri terpanggil untuk memenej kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan kaum perempuan agar tidak tergilas oleh percepatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat manajemen kurikulum pesantren pada MAS KMI Perguruan Diniyyah Puteri dalam membentuk karakter kaum perempuan.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriftif, teknik pengumpulan data melalui wawanncara dan dokumentasi tentang Manajemen Kurikulum Pesantren dalam Membentuk Karakter Kaum Perempuan pada MAS KMI - Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles Huberman yaitu Reduksi data, penyajian data, dan reduksi data, serta melakukan tenik triangulasi utntuk mencek keabsahan data . Hasil  penelitian  menjelaskan bahwa proses kegiatan manajemen terhadap kurikulum yang yang diterap pada MAS - KMI Perguruan Diniyyah Puteri yaitu melalui 4 Fungsi manajemen dimulai dari merencanakan kurikulum, kegiatan pengorganisasian kurikulum, pelaksanaan kurikulum dan evaluasi  kurikulum
The internalization of religious moderation values in aqidah and akhlaq courses at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FTIK) of IAIN Kerinci Pohan, Muhammad Munawir; Wisda, Rini Syevyilni
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v5i3.2171

Abstract

The diversity of Indonesian society is reflected in the variety of ethnicities, religions, races, and social groups spread across the archipelago. Religious moderation is recognized as a key approach to addressing issues of radicalism and extremism. This study aims to gain a comprehensive understanding of the process of incorporating religious moderation values into the curriculum for students in the Islamic Education Management Department at IAIN Kerinci, Jambi Province. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The validity of the data was ensured through internal validity measures, including data triangulation, member checking, repeated observations at the research site, peer debriefing, involvement of informants in various stages of the research, and researcher bias clarification. The results reveal that the teaching style of lecturers at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FTIK) of IAIN Kerinci plays a crucial role in shaping students to become moderate, tolerant, and peace-loving individuals. Lecturers employ interactive and participatory teaching approaches, integrating religious moderation values into the curriculum using various instructional methods. Factors contributing to the internalization of these values among students include participation in extracurricular activities and campus organizations that promote interfaith dialogue, as well as involvement in social service activities with communities of different religious backgrounds.