Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI KETIDAKPASTIAN PENGUKURAN MULTI-UNSUR DALAM MINERAL ZIRKON DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON sukirno, Sukirno; Murniasih, Sri; Rosidi, Rosidi; Samin, Samin
Eksplorium Buletin Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir Vol 36, No 1 (2015): Vol 35, No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir - BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.019 KB)

Abstract

Evaluasi analisis multi-unsur yang disertai perhitungan ketidakpastian unsur pada mineral zirkon yang berasal dari Sampit, Kalimantan Tengah dan Pulau Bangka telah dilakukan dengan metode Analisis Aktivasi Neutron (AAN). Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi dan nilai ketidakpastian multi-unsur dalam mineral zirkon untuk memenuhi persyaratan ISO/IEC guide 17025-2008 yang telah diterapkan pada laboratorium AAN. Analisis menggunakan spektrometri gamma dengan detektor HPGe menghasilkan 21 unsur terdeteksi yang dibagi menjadi tiga kelompok (mayor, minor, dan kelumit). Evaluasi ketidakpastian pengukuran perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan tingkat kepercayaan hasil analisis. Hasil pengujian tidak akan bermakna tanpa disertai perhitungan ketidakpastian. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi nilai perhitungan ketidakpastian pada hasil analisis semua unsur yang terkandung dalam mineral zirkon. Hasil analisis kuantitatif tertinggi adalah zirkonium (Zr) dengan konsentrasi 38,986% dan mempunyai nilai ketidakpastian 0,33% sehingga nilai konsentrasi nyata adalah 38,986±0,33%, dalam oksida (ZrO2) mempunyai konsentrasi 52,661±0,45%. Unsur stibium (Sb) adalah unsur yang terdeteksi paling rendah dengan nilai konsentrasi dan ketidakpastian adalah 7±0,3 μg/g sedangkan dalam oksida (Sb2O3) mempunyai konsentrasi 17±0,9 μg/g. Komposisi oksida dan bahan kimia dalam mineral pasir zirkon yang lebih signifikan berasal dari Sampit dengan kandungan ZrO2+HfO2 (53-55%), F2O3 (5-6%), TiO2 (13-14%), Al2O3 (1,5-2%) dan SiO2. Unsur Si (SiO2) tidak dapat ditentukan dengan metode AAN sebab tampang lintang Si sangat kecil.Kata kunci: evaluasi unsur, ketidakpastian, komposisi oksida, AAN
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN HUTANG SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Martawati, Esa; Samin, Samin
Ekonomi dan Bisnis Vol 2, No 2 (2015): Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.9 KB) | DOI: 10.35590/jeb.v2i2.714

Abstract

This study aims to examines the effect of firm size and institutional ownership on company performance with debt policy as intervening variable in consumer goods company listed on the Indonesian Stock Exchange. The sample of this research amount 25 consumer goods company listed on the Indonesian Stock Exchange during the period 2008-2011 that were selected by using purposive sampling method. The data used are secondary data from financial statements published by the Indonesian Stock Exchange. The analysis technique used here is path analysis. The result of the research show firm size and institutional ownership simultaneously significant effect on debt policy. Partially, firm size has no significant effect on debt policy, while institutional ownership has a significant effect on debt policy. In addition, firm size, institutional ownership, and debt policy simultaneously significant effect on company performance. Partially, firm size and institutional ownership has a significant effect on company performance, whereas no significant effect on company performance is debt policy. There is not indirect effect between firm size and institutional ownership on company performance through debt policy as intervening variable.
PENGARUH PROFITABILITAS, STRUKTUR ASET, DAN LIKUIDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL Sari, Nita Puspita; Samin, Samin
Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2016): Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.519 KB) | DOI: 10.35590/jeb.v3i1.721

Abstract

This study aims to determine the effect of Profitability, Asset Structure, Liquidity, and Capital Structure for the manufacturing company in Indonesia Stock Exchange 2010 - 2013. The study uses secondary data sources of the data derived by the Indonesia Stock Exchange with four years study period, namely 2010-2013. The population in this study a number of 40 companies manufacturing miscellaneous industry sectors listed on the Indonesia Stock Exchange period 2010-2013. Sampling was purposive sampling method with the provisions of these companies include financial statements for duration of the study period and has positive net income and then a total sample of 18 companies. Data analysis using classical assumption test, multiple linear regression analysis, t test, F test, and coefficient of determination, and profitability, asset structure, and liquidity as independent variabel. The data of this study are qualified classical assumption test and conformance tes models with adjusted R2 of 46,4%. Results of the analysis done of profitability, and liquidity strukturaset significant effect on the capital structure.
PERENCANAAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SANITARY LANDFILL Samin, Samin; Sunarto, Sunarto; Rijalurrahman, Mohammad
Media Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.068 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v15i2.5020

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan kemajuan tingkat perekonomian di suatu kota mempengaruhi peningkatan jumlah sampah. Peningkatan jumlah sampah akan menimbulkan permasalahan pada lingkungan, proses akhir di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir Sampah). TPA Randuagung adalah TPA yang aktif di Kabupaten Malang.  Metode yang digunakan saat ini adalah open dumping. TPA Randuagung memiliki daerah cakupan pelayanan yang mencakup 4 Kecamatan antara lain Singosari, Lawang, Karangploso, dan Dau. Luas Lahan yang tersedia ± 17,65 Ha. Sistem open dumping sudah tidak layak lagi untuk menjadi tempat pembuangan akhir sampah, maka dari itu perlu dilakukan pengembangan perencanaan TPA Randuagung menggunakan metode sanitary landfill. Perencanaan TPA Randuagung dengan sistem sanitary landfill meliputi: perencanaan area pembuangan sampah 60.678m2 (ada 3 Fase), dapat menampung sampah sampai dengan 10 tahun ke depan; Analisa stabilitas lereng sampah menggunakan metode fellenius dengan angka aman 1,61; perletakan pipa gas metan secara horizontal dan vertikal; perencanaan drainase; pemasangan pipa lindi menggunakan metode tulang ikan dengan diameter pipa yang berbeda-beda;kolam penampung sementara lindi dimensi dengan ukuran 25 m × 21 m × 5 m dan dengan debit air lindi 0,00984 m3/detik. Dan pengaliran lindi dilanjutkan ke area kolam IPAL (Instalasi Pengolahan Air Lindi) yang menggunakan 3 kolam, yaitu kolam stabilisasi, kolam aerasi dan kolam maturasi.
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DAN PEMBUANGAN AIR LIMBAH GEDUNG NEO CONDOTEL BATU Samin, Samin; Setyono, Ernawan; Anugrah, Wisnu Tri
Media Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.854 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v16i2.6554

Abstract

Sistem pendistribusian air bersih merupakan bagian yang sangat utama untuk pembangunan suatu gedung, terutama untuk hotel karena sistem pendistribusian air bersih yang baik dapat memberikan kenyamanan bagi para pengguna hotel. Tidak hanya pendistribusian air bersih, namun juga sistem pembuangan air limbah juga harus direncanakan dengan baik. Neo Condoel memiliki 7 lantai. Gedung ini dibangun di atas tanah seluas 2.575 m2. Apabila ditinjau dari SNI 03-7065-2005, suatu bangunan hotel diharuskan memiliki jaringan air bersih yang mampu melayani sedikitnya 250 liter/orang/hari untuk kebutuhan tamu hotel dan 120 lier/orang/hari untuk kebutuhan karyawan. Pada bangunan tinggi seperti hotel, tekanan air yang disyaratkan adalah kurang lebih sebesar 1 atm. Apabila tekanan air belum memenuhi syarat yang telah ditetapkan, maka dibutuhkanlah pompa booster agar kebutuhan tekanan air dapat dicapai.
Analisis Tarif Angkutan Umum Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan, Ability To Pay Dan Willingness To Pay Saputra, Andre Beny; Sunarto, Sunarto; Samin, Samin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.857 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1204

Abstract

Angkutan umum merupakan sistem transportasi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat yang biasanya disediakan oleh pengusaha jasa angkutan umum. Untuk menggunakan jasa angkutan umum, penmpang akan dikenakan tarif sesuai dengan perjalanan yang ditempuh. Tarif merupakan salah satu unsur dalam menunjang kelangsungan operasional kendaraan umum. Kebijakan dalam menentukan tarif yang berlaku harus ditinjau terhadap dua aspek, yang terdiri dari pengusaha jasa angkutan umum dan penumpang selaku pengguna jasa angkutan umum. Dari aspek pengusaha jasa angkutan umum yaitu PO. BAGONG, tarif ditentukan berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan yang meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sedangkan, dari aspek pengguna jasa angkutan umum, tarif yang berlaku ditentukan dengan melihat nilai Ability To Pay (ATP) atau kemampuan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum dan Willingness To Pay (WTP) atau kemauan penumpang dalam membayar jasa angkutan umum. Data mengenai komponen biaya langsung dan biaya tidak langsung didapatkan dengan melakukan wawancara dengan pihak dari PO. Bagong, kemudian data dianalisis dan didapatkan besaran biaya operasional kendaraan yang dikeluarkan oleh PO. Bagong. Untuk mengetahui nilai Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP), data yang diperlukan, didapat dengan penyebaran kuesioner yang diisi oleh penumpang bus PO. Bagong. Hasil analisis menunjukkan tarif berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) saat ini adalah sebesar Rp. 27.000,00, berdasarkan nilai Ability To Pay (ATP) didapatkan tarif sebesar Rp. 40.043,05 dan nilai Willingness To Pay (WTP) sebesar Rp. 22.779,49.
Pendampingan Program Pengelolaan Sampah di Tempat Penampungan Sementara Taman Rekreasi Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang Samin, Samin
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JIPPM - Juni 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.423

Abstract

Tempat penampungan sementara (TPS) berfungsi sebagai tempat penampungan sementara untuk sampah yang berasal dari warga masyrarakat di sekitar TPS, yaitu TPS di Taman Rekreasi Sengkaling, kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dimana menunjukkan bahwa luas TPS kurang dari 200 m2 serta tidak terdapat fasilitas area pemilahan sampah. Pengabdian ini mencoba untuk memberikan peningkatan partisipasi untuk pengelolaan sampah yang baik. Hasil pengabdian menunjukan bahwa program pendampingan pengelolaan sampah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku peserta terkait pengelolaan sampah. Setelah mengikuti kegiatan, peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang konsep pengurangan sampah dan perubahan persepsi terhadap pengelolaan sampah. Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah peserta yang mempraktikkan pemilahan sampah sebelum dibuang dan mengurangi penggunaan produk sekali pakai. Program ini berhasil mengubah perilaku dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah di Daerah Terpencil (Studi Kasus di SD Negeri 209/III Masgo Jaya) Putri, Afrilia Melani; Samin, Samin; Zebua, Ali Marzuki
Leader: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Leader: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ljmpi.v2i1.2943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah; (2) hambatan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam kepemimpinannya; (3) upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam menyelesaikan hambatan dalam kepemimpinannya. Penelitian ini dilakukan di SDN 209/III Masgo Jaya Kecamatan Gunung Raya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan cara data yang terkumpul akan dianalisis, adapun proses pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode yaitu motode observasi, dokumentasi, dan wawancara guna melengkapi data penelitian.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat dua gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah yaitu gaya kepemimpinan demokratis dan gaya kepemimpinan situasional. Hal ini dapat dilihat dari kepala sekolah yang melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan, kepemimpinan yang berpusat dari kontribusi bawahan, pemimpin juga meminta saran dan pendapat kepada bawahan, pemimpin yang sangat percaya kepada bawahan dalam pengambilan keputusan, serta pemimpin yang mempunyai kemampuan berkomunikasi dua arah. Dengan begitu diharapkan  kepala sekolah dapat memimpin sekolah dengan lebih baik lagi. Dengan begitu diharapkan bagi kepala sekolah untuk menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan warga sekolah terutama guru sebab guru sangat berperan penting dalam proses belajar mengajar di sekolah.
The Water Quality Monitoring Assistance At Ngesong Source Samin, Samin; Adibah, Amalia Nur; Darmawan, Azhar Adi
OMNICODE Journal (Omnicompetence Community Developement Journal) Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : UrbanGreen Central Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/omnicode.v4i1.180

Abstract

Maintaining the environment is everyone's obligation; it is a gift from God and must be maintained so that our families are free from disease. Maintaining the environment can be started by using clean water as a daily source. The service is located at Sumber Ngesong, and according to information, the water quality has been monitored for about 5 years. Because water from this source is always used by residents of Punten Village and its surroundings, it is very important to continue monitoring to ensure that the water quality remains good. Therefore, to monitor the water quality in question, this service accompanies parties who have related disciplines. To test the water quality physically and biologically, water samples were taken. The results of laboratory tests showed that the water did not contain potentially dangerous parameters, including coli bacteria. Thus, the water is still suitable for consumption and can be used as raw water. However, the service team recommends that it be processed first, such as boiling.
Program Edukasi dan Pendampingan Peningkatan Kesadaran Pengelolaan Sampah pada Masyarakat di Wilayah TPS Merjosari Kota Malang Samin, Samin; Sunarto, Sunarto
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): IJPM - April 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.407

Abstract

Pengelolaan sampah yang terorganisir dengan baik menciptakan lapangan kerja, pendapatan, dan bahan untuk digunakan kembali, sementara juga melindungi kesehatan manusia dan lingkungan. Sebaliknya, pengelolaan sampah yang tidak memadai dapat merugikan perekonomian dan menimbulkan ancaman bagi manusia dan lingkungan. Melalui kegiatan pendampingan program edukasi berfokus pada pengelolaan sampah yang baik diharapkan dapat memberikan peningkatan partisipasi untuk optimalisasi keberadaan TPS. Dinas Lingkungan hidup Kota Malang dan Pegurus TPS serta warga masyarakat sekitar TPS berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dinas membantu dalam melakukan koordinasi dengan penanggung jawab program selama kegiatan, serta memantau dalam kegiatan. Metode yang digunakan pada pengabdian adalah metode program edukasi berfokus pada pengelolaan sampah yang baik dan diharapkan dapat memberikan peningkatan partisipasi untuk optimalisasi keberadaan TPS. Peserta pelatihan adalah petugas yang bekerja di TPS. Pengabdian ini mencoba untuk memberikan peningkatan pengetahuan serta keterampi lain yang didapatkan dari pelatihan melalui layanan prima. Hasil edukasi dan pendampingan membuktikan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan memiliki pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah, meningkatkan pemahaman dan keterampilan tentang minimasi sampah melalui penerapan 3R dalam pengelolaan sampah. Pengabdian terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta yang ditunjukkan dengan adanya berbagai perubahan persepsi, pemaham dan perilaku dari peserta tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.