Nisfu Asrul Sani
Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pembuatan Website dan Sistem Informasi Pembayaran SPP sebagai Pendukung Kompetitif dan Eksistensi Madrasah Aliyah Abadiyah Gabus-Pati Sholiq; Nisfu Asrul Sani; Andre Parvian Aristio; Hanim Maria Astuti; Tony Dwi Susanto; Eristya Maya Safitri; Endang Sulistiyani; Nina Fadilah Najwa; Afifah Nurul Izzati
Sewagati Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.169 KB)

Abstract

Madrasah Aliyah Abadiyah merupakan madrasah swasta di bawah naungan Yayasan Abadiyah Kurokalangan yang sudah 30 tahun berdiri dan saat ini sudah terakreditasi A. Akan tetapi berdasarkan rincian nilai per standar pada data histori akreditasi terlihat bahwa standar sarana menyumbang nilai terkecil, yakni 78. Berdasarkan wawancara dengan pimpinan Madrasah diketahui bahwa rendahnya nilai pada standar tersebut dikarenakan masih minimnya pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pendukung. Sebagai contoh, promosi dan publikasi terkait profil madrasah masih menggunakan media cetak seperti banner dan spanduk. Media formal sebagai identitas madrasah juga masih belum dimiliki (masih menggunakan blog dan facebook yang tidak dikelola resmi oleh madrasah). Tidak hanya itu pengelolaan pembayaran SPP yang merupakan aspek krusial pun masih dilakukan secara manual. Di lihat dari sisi eksternal, persaingan madrasah swasta juga tidak bisa dihindarkan (dimana terdapat 16 madrasah swasta di Kabupaten Pati). Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Abadiyah ini memberikan produk berupa website sekolah dan sistem keuangan, kemudian memberikan pelatihan Microsoft Office kepada tenaga pendidik dengan jangka waktu selama tiga bulan. Sehingga, dengan adanya teknologi baru yang dikenalkan, maka tim pengabdi juga akan mengamati proses penerimaan teknologi baru (inovasi) di lingkungan madrasah sembari menyusun strategi adopsi teknologi informasi yang sesuai dengan kondisi individu dan lingkungan sosial di tempat pengabdian.
Implementasi Program Penguatan Literasi Masyarakat di Wilayah Eks-Lokalisasi Dolly Kelurahan Putat Jaya Surabaya Kartika Nuswantara; Ismaini Zain; Nasori; Nisfu Asrul Sani; Nugrahardi Ramadhani; Gita Widi Bhawika
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.243 KB)

Abstract

Penguatan literasi bagi masyarakat dengan cara pengembangan lingkungan literat. Sehingga sejalan dengan makna literasi sebagai instrument untuk menyelesaikan segala bentuk persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Silkus Deming yang dikenal dengan konsep PLAN-DO-CHECK-ACTION menjadi kerangka dalam melaksanakan kegiatan abmas yang dilatar belakangi oleh penguatan literasi bagi masyarakat. FGD dan observasi langsung menjadi pendekatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dalam masyarakat sehingga selanjutnya dapat disusun sebuah rencana (PLAN). Dengan melibatkan 45 anak dari Kampung Kupang Gunung Timur RT 03 RW06 penelitian ini mengemplimentasikan PLAN kedalam tiga unsur pada tahap DO. Ketiga unsur tersebut meliputi dukungan, pendampingan dan keberlanjutan. Dengan menggunakan kuesioner, CHECK menjadi aktivitas untuk mengkur tingkat keberhasilan program. Akhirnya ACTION menyiapkan umpan balik untuk dimanfaatkan pada penelitian selanjutnya. Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dari sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan mendeskripsikan kegiatan yang telah dilakukan diharapkan penelitian ini menjadi alat untuk mengefaluasi program yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber data untuk melanjutkan kegiatan pengabdian tersebut menjadi sebuah program berkelanjutan.
Pendampingan Analisis Vulnerability dan Hardening pada Website Pemerintah Kota Surabaya Bambang Setiawan; Febriliyan Samopa; Izzat Aulia Akbar; Nisfu Asrul Sani; Bekti Cahyo Hidayanto; Yogantara S. Dharmawan
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.624

Abstract

Keamanan siber penting karena digunakan untuk melindungi semua informasi/data dari pencurian dan kerusakan. Termasuk data sensitif, informasi identitas pribadi, informasi pribadi, kekayaan intelektual, tidak terkecuali pada sistem informasi website pemerintahan. Tanpa keamanan siber, organisasi pemerintahan tidak dapat mempertahankan diri, menjadikannya target bagi penjahat dunia maya. Tes penetrasi adalah salah satu metode yang dapat mengetahui keamanan. Tes Penetrasi, dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai penetration test, pentest atau ethical hack, adalah serangan siber simulasi resmi pada sistem komputer, dilakukan untuk mengevaluasi keamanan sistem. Sedikit berbeda dengan penilaian kerentanan. Tes dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan (juga disebut sebagai kerentanan), termasuk potensi pihak yang tidak berwenang untuk mendapatkan akses ke fitur dan data sistem, serta kekuatan, memungkinkan penilaian risiko penuh untuk diselesaikan. Dengan dilakukannya tes penetrasi website di lingkungan pemerintahan Kota Surabaya diharapkan akan meningkatkan kualitas dan ketersediaan layanan kepada masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Interaktif pada SMA Negeri 1 Slahung Ponorogo Akbar, Izzat Aulia; Setiawan, Bambang; Hidayanto, Bekti Cahyo; Samopa, Febriliyan; Sani, Nisfu Asrul; Dharmawan, Yogantara Setya
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.935

Abstract

Di era digital saat ini, pembelajaran tidak lagi terbatas pada model pembelajaran berbasis papan tulis dan buku teks. Namun, guru dapat menggunakan strategi berbeda untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman siswa terhadap materi dengan cara yang berbeda. Pada dasarnya siswa akan lebih antusias mengikuti kelas jika kelas tersebut tampak menyenangkan dan menarik bagi mereka. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara membuat materi pendidikan dengan menggunakan metode yang efektif dan interaktif untuk memudahkan proses belajar mengajar di sekolah. Pelatihan pembuatan materi pembelajaran interaktif ini ditujukan kepada guru sekolah dan siswa. Selama pelatihan, peserta akan mengikuti sesi praktik menggunakan platform Microsoft Office dan berkesempatan membuat materi pembelajaran interaktif untuk guru dan memainkan modul interaktif untuk siswa. Peserta akan siap menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelajaran sehari-hari di sekolah, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif di dalam kelas. Di akhir pelatihan, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip dan praktik menciptakan kegiatan pembelajaran interaktif.