Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Edu Geography

PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENDIDIKAN ANAK PADA KELUARGA BURUH BATIK, PETANI, DAN NELAYAN DI KECAMATAN WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN Jatmiko, Dwi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi, mengetahui tingkat pendidikan anak, dan mengetahui pengaruh kondisi sosial ekonomi masyarakat buruh batik, petani, dan nelayan terhadap tingkat pendidikan anak di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga buruh batik, petani, dan nelayan di daerah penelitian yang jumlahnya ada 14.336 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Area Probability Sampling, Proportional Sampling, dan Random Sampling sebanyak 115 responden yang terdiri dari 60 responden buruh batik di Desa Wiradesa, 20 responden petani di Desa Bondansari, dan 35 responden nelayan di Desa Bener. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentatif dan analisis regresi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa besarnya nilai R square paling tinggi yaitu pada keluarga petani sebesar 93,7%, kemudian keluarga buruh batik sebesar 62,8%, dan yang paling rendah pada keluarga nelayan sebesar 55,5%.This study aims to understand the socio-economic conditions, knowing the level education of the child, and determine the effect of socio-economic conditions of the community batik workers, farmers, and fishermen on the level of education of children in the District Wiradesa Pekalongan. The population in this study is a family of batik workers, farmers and fishermen in the study area there are 14,336 people in number. The sampling technique used is the Area Probability Sampling, Proportional Sampling and Random Sampling as many as 115 respondents consisting of 60 respondents in the village Wiradesa batik laborers, 20 farmers in the village Bondansari respondents, and 35 respondents Bener fishing village. Data collection techniques using documentation, observation, and questionnaires. Data analysis techniques using descriptive analysis and regression analysis persentatif. Based on the survey results revealed that the value of R square highest ie 93.7% of farm families, and families batik workers at 62.8%, and the lowest at 55.5% for family fishing.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE) IPS PADA SMP/MTs Setyowati, Ratna Dwi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Banowati, Eva
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui optimalisasi penggunaan BSE pada pembelajaran IPS (geografi) di SMP/MTs Kecamatan Kaliwungu Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di lima SMP/MTs pada Kecamatan Kaliwungu Selatan. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran IPS, peserta didik kelas VII dan VIII. Teknik pengumpulan datanya: observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan teknik triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersedian buku hampir terpenuhi karena semua siswa mendapatkan pinjaman buku satu buku untuk dua siswa. Penggunaan buku tersebut kurang optimal karena siswa kurang paham dengan materi di BSE, siswa kurang aktif dalam KBM. Untuk mengatasi permasalahan ini disarankan dari peneliti adalah guru maupun sekolah hendaknya lebih mengoptimalkan BSE IPS sebagai sumber belajar yang efektif untuk siswa. This study aimed to optimize the use of BSE in social studies (geography) in SMP/MTs South Kaliwungu District. The research method used was a qualitative research method. There were research sites in five SMP/MTs in South Kaliwungu District. Research subjects are social studies teachers and students of class VII and VIII. Techniques of data collection: observation, interview and documentation. The validity of the data used was data triangulation technique. Techniques of data analysis were, data reduction, data presentation, and verification. The results showed that the availability of the book is almost fulfilled for all students to get a loan book of the books for two students. The use of the book is less optimal because students are less familiar with the material on the BSE, and students are less active in teaching and learning. To overcome this problem, researchers suggested teachers and schools should further optimize the BSE IPS as an effective learning resource for students.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VISUAL DIGITAL PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IPS DI SMA ISLAM SULTAN AGUNG 1 SEMARANG TAHUN AJARAN 2015/2016 Pranoto, Edi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Suroso, Suroso
Edu Geography Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan media pembelajaran berbasis visual digital sebagai media pembelajaran geografi di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa IPS kelas XI tahun ajaran 2014/2015 sejumlah 141 siswa. Sampel pada penelitian diambil sebanyak 25% dari jumlah populasi siswa IPS kelas XI tahun ajaran 2014/2015. Variabel penelitian ini adalah efektivitas penggunaan media berbasis visual digital. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu menggunakan metode observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai skor rata-rata efektivitas penggunaan media visual digital dari keseluruhan sampel sebesar 24,85 yang termasuk dalam kriteria tinggi dari empat kriteria sangat tinggi, tinggi, rendah, sangat rendah yang telah di tetapkan. kesimpulan, Penggunaan media visual digital memiliki kriteria tinggi dan efektiv di gunakan dalam pembelajaran geografi. This study aims to determine the effectiveness of the use of digital visual media based learning as a medium of learning in high school geography ISLAM SULTAN AGUNG 1 SEMARANG. The population in this study were all students of class XI IPS school year 2014/2015 a number of 141 students. Samples taken as many as 25% of the total population of students of class XI IPS academic year 2014/2015. The variables of this study was the effectiveness of the use of visual-based digital media. Data retrieval techniques in use that observation methods. The analysis technique used is the analysis of deskripstif. The results showed that the average score of the effectiveness of the use of digital visual media from the overall sample of 24.85 which was included in the high criteria of the criteria that has been set. In conclusion, the use of digital visual media have high criteria and equally effective in use in teaching geography.
PARTISIPASI PETANI KENTANG DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DATARAN TINGGI DIENG (Studi Kasus di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo) Saputro, Eko Adi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pariwisata sebelum pengembangan pariwisata, mengetahui kondisi pariwisata sesudah pengembangan pariwisata dan mengetahui partisipasi petani kentang dalam pengembangan pariwisata. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kentang yang ada di Desa Sembungan dengan jumlah 652 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling, dengan perhitungan rumus Solvin dapat diambil sampel dengan jumlah 87 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi lapangan, studi literatur, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebelum pengembangan pariwisata pengelola wisata terkendala dengan pendanaan serta masih kurangnya dukungan dari masyarakat maupun pemerintah. Setelah pengembangan pariwisata fasilitas tersedia dengan baik, serta mulai ada dukungan dari masyarakat maupun keterlibatan pemerintah maupun swasta. Partisipasi petani kentang dalam pengambilan keputusan pengembangan pariwisata masuk kedalam kriteria sedang dengan skor 64,59%, dalam pelaksanaan masuk kedalam kriteria sedang yaitu 66,14%, kemudian dalam pemantauan dan evaluasi 49,17% masuk kedalam kriteria rendah, dan dalam pemanfaatan masuk kedalam kriteria tinggi dengan skor 81,37%. This research aimed to analyze tourism condition before tourism development, knowing the tourism condition after the development and the participation of potatoe farmers in tourism development. Population in this research was the entire potatoe farmers existed in Sembungan field with total 652 people. Sampling technique used was Purposive Sampling, by using Solvin formula could be taken by 87 people. The data collecting technique used field observation, literary studies, interview, questionnaires, and documentation. The data analysis used was percentage descriptive. The result of this research known that before tourism development, the tourism organizer constraint by funding by funding and the lack of support from people and government. After tourism development the tourism facility was available, moreover support from people and government or private appeared. Potatoe farmers participation was about 64,59%, in implementation included in medium criterion was 66,14%, then in observation and evaluation 49,17% included in low criterion, and the profit included in high criterion was about 81,37%.
Pemanfaatan Laboratorium Alam Geologi Karang Sambung Dalam Kegiatan Outdoor Study Materi Pokok Litosfer Kelas X Sma Negeri 1 Karangsambung Tahun Ajaran 2016/2017 P, Putri Inmas; Arifien, Moch.; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 5 No 3 (2017): Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find : (1) the implementation of learning by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung period of 2016/2017, and (2) cognitive, affective and psychomotor student learning results by utilizing Natural Laboratory Karangsambung in outdoor study activities materials litosphere Class X SMA N 1 Karangsambung 2016/2017. Method of this research pre-eksperimen post test design. Implementation of learning  that includes student activities learning, teacher activity  learning, and completeness of learning tools. The results showed that the student activity  learning reached 83.9% so that entered  the criteria very well. Teacher activity in learning reaches 90.2% so it is included the criteria very well. Meanwhile, for the completeness of the learning tool Syllabus reached 94.4%, Lesson Plant reached 97.4% and 89.7% so that include  the criteria very well. Then the results of cognitive learning completeness reached 85%, affective learning reaches 82.9% to well criteria is very good and psychomotor achievement reachs 69.3% to good criteria. It can be concluded that learning by utilizing the Natural Geology Laboratory Karangsambung as a source of learning material Litosphere very positive impact in learning Geography Class X Senior High School 1 State of Karangsambung year 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung  Tahun Ajaran 2016/2017, dan (2) hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dengan memanfaatan Laboratorium Alam Karangsambung dalam kegiatan outdoor study materi pokok litosfer Kelas X SMA N 1 Karangsambung  Tahun Ajaran 2016/2017. Metode dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimen post test design. Pelaksanaan pembelajaran disini yaitu meliputi aktivitas siswa dalam pembelajaran, aktivitas guru dalam pembelajaran, dan kelengkapan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran mencapai 83,9% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Aktivitas guru dalam pembelajaran mencapai 90,2% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Sedangkan, untuk kelengkapan perangkat pembelajaran Silabus mencapai 94,4%, RPP mencapai 97,4% dan 89,7% sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Kemudian hasil belajar kognitif ketuntasan mencapai 85%, hasil belajar afektif mencapai 82,9% sehingga masuk dalam kriteria dangat baik dan hasil belajar psikomotorik mencapai 69,3% masuk dalam kriteria baik. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan Laboratorium Alam Geologi Karangsambung sebagai sumber belajar materi Litosfer sangat memberikan dampak positif dalam pembelajaran Geografi Kelas X SMA Negeri 1 Karangsambung Tahun 2016/2017.
Pendidikan Mitigasi Bencana Tsunami dengan Menggunakan Media Pembelajaran Buku Saku Pada Masyarakat Pesisir Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen Putri, Nurrahim Adhadina Eka; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Sriyanto, Sriyanto
Edu Geography Vol 6 No 1 (2018): Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karanggadung Village is one of the villages located in the southern coastal area of Petanahan Subdistrict which has the potential of tsunami disaster and there are houses that directly adjacent to the sea. Utilization of BNPB pocket book in educational process that involves the community can be used as an alternative learning media that can support the learning process. The objectives of this research are (1) To know the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation, (2) to know the community response to the use of BNPB pocket book as a learning media in tsunami disaster mitigation education, and (3) to know the effectiveness of using BNPB pocket book as learning media in community. Research location in Karanggadung Village, Petanahan District with sample of 60 people. Methods of data collection are: observation method, test method, questionnaire method and documentation. The results of this study indicate that the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation is 47% (pre disaster), 26% (during disaster), and 29% (post disaster). The response of pocket book usage is 73% and the effectiveness of usage of pocket book media is 0.2231 which fall into low category. It can be concluded that the level of community knowledge about tsunami disaster mitigation is still low and the learning media used in tsunami disaster mitigation education has not been effective in supporting learning. Desa Karanggadung merupakan salah satu desa yang berada di wilayah pesisir selatan Kecamatan Petanahan yang mempunyai potensi bencana tsunami. Pemanfaatan buku saku BNPB dalam proses pendidikan yang melibatkan masyarakat dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang mampu mendukung proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu (1)Mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami, (2)Mengetahui respon masyarakat terhadap penggunaan buku saku BNPB sebagai media pembelajaran dalam pendidikan mitigasi bencana tsunami, dan (3)Mengetahui efektivitas penggunaan buku saku BNPB sebagai media pembelajaran di masyarakat. Lokasi penelitian di Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan dengan sampel masyarakat yang berjumlah 60 orang. Metode pengumpulan data berupa: metode observasi,metode tes, metode angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami sebesar 47% (pra bencana),26% (saat terjadi bencana), dan 29%(pasca bencana). Respon penggunaan buku saku sebesar 73% dan efektivitas penggunaan media buku saku sebesar 0,2231 yang masuk dalam kategori rendah. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai mitigasi bencana tsunami masih rendah dan media pembelajaran yang digunakan dalam pendidikan mitigasi bencana tsunami belum efektif dalam mendukung pembelajaran.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Pendapatan Bersih Orang Tua terhadap Usia Pernikahan di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Tahun 2018 Sari, Ruhaniah Atma; Sunarko, Sunarko; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research are (1) to know the influence of education level to child marriage, (2) toknow the influence of net income level of parent to marriage age, (3) to determine the effect ofeducation level, and the level of net income of parents, to the age of marriage in the village MuktiharjoKidul, Pedurungan District, Semarang City.This type of research is a correlation research withdata collection techniques using questionnaires, interviews, and documentation. Data analysistechnique used is multiple regression analysis. The number of respondents as many as 64 people, allmembers of the population in the village muktiharjo kidul in use as respondents. Based on the resultsof research, the last education parents in the village muktiharjo kidul low, and the net income ofparents is also low. While the average age of marriage is a marriage age of less than 18 years is calledchild marriage. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadapusia pernikahan, (2) mengetahui pengaruh tingkat pendapatan bersih orang tua terhadapusia pernikahan, (3) mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, dan tingkat pendapatanbersih orang tua, terhadap usia pernikahan di kelurahan Muktiharjo Kidul, KecamatanPedurungan, Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi denganteknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Jumlah respondensebanyak 64 orang, seluruh anggota populasi di kelurahan muktiharjo kidul di gunakansebagai responden. Berdasarkan hasil penelitian, pendidikan terakhir orang tua di desamuktiharjo kidul rendah, dan pendapatan bersih orang tua juga rendah. Sedangkan rataratausia pernikahan adalah usia pernikahan kurang dari 18 tahun disebut pernikahananak-anak.
Efektivas Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBl) dengan Problem Based Learning (PBL) pada Materi Interpretasi Citra Irnawati, Isnaini Rahmatia; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Sriyono, Sriyono
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30133

Abstract

Geography in Senior High School 1 Temanggung using lecture learning models affect to not optimal student learning outcomes esspecially to the applied matter like images interpretation. This research aims to (1) Determine the implementation of Project Based Learning and Problem Based Learning on the images interpretation matter, (2) Determine the difference efectivity of Project Based Learning and Problem Based Learning, (3) Determine classical completeness of student learning outcomes. This research used Purposive Sampling techique then determine of 64 student of X social class 2 and X social class 3 Temanggung Senior High School 1 to be sample. This research used descriptive percentage and independent sample t-test method. This research shows (1) Both of learning models implementation are suitable to the learning plan that made before, (2) Project Based Learning is more effective than Problem Based Learning according to effectiveness learning indicator , (3) Classical completeness only can reached by class that using Project Based Learning (84%), and can’t reached by class that using Problem Based Learning (78%). Pembelajaran geografi di SMA Negeri 1 Temanggung menggunakan model pembelajaran ceramah sehingga berpengaruh pada hasil belajar peserta didik yang kurang optimal terutama pada materi yang bersifat terapan seperti materi interpretasi citra. Tujuan penelitian (1) Mengetahui implementasi model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning pada materi interpretasi citra (2) Mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning (3) Mengetahui ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling sehingga ditentukan sampel sejumlah 64 siswa kelas X IPS 2 dan X IPS 3 SMA N 1 Temanggung. Metode penelitian menggunakan deskriptif persentase dan analisis independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukan (1) Implementasi model pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat sebelumnya, (2) Model Project Based Learning lebih efektif dibandingkan dengan Problem Based Learning berdasarkan indikator efektivitas pembelajaran, (3) Ketuntasan Klasikal dapat dicapai oleh kelas dengan model Project Based Learning (84%), namun tidak dapat dicapai oleh kelas yang menggunakan model Problem Based Learning (78%).
Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Persepsi Masyarakat Mengenai Pembangunan Kawasan Industri Candi Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang Pramawidya, Leksahawa; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 7 No 2 (2019): Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i2.30147

Abstract

This destination research examines the level of education for community funders of the Kawasan Industri Candi (KIC) in Bambankerep Sub-District, Ngaliyan District, Semarang City. In the Buffering concept , one of the most affected and closest locations is in RW1, Bambankerep Village of distance 75m and is the focus of research. The sample used was taken 15% of the population of RW1 320KK, and produced a sample of 48KK. The method of data collection in the study was conducted in three ways, namely questionnaires, interviews, and documentation. While the method of data analysis uses descriptive analysis and linear regression. Based on the results of research, There is a significant influence between the level of education and the public perception of KIC development, which is 33.7%. While the average perception of the level of education with public perceptions of KIC development of 74.12% .which is quite good. The community strongly supports development because they have positive but negative impacts on the environment. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat pendidikan terhadap persepsi masyarakat mengenai pembangunan Kawasan Industri Candi (KIC) di Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang. Dalam konsep Buffering, salah satu tempat yang paling terdampak dan paling dekat dengan lokasi industri adalah di RW1 Kelurahan Bambankerep dengan jarak 75m dan menjadi titik fokus penelitian. Sampel yang digunakan diambil 15% dari populasi jumlah RW1 320KK, dan menghasilkan sampel sebanyak 48KK. Metode pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan tiga cara yaitu kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan regresi linear. Berdasarkan hasil penelitian, Terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pendidikan dengan persepsi masyarakat terhadap pembangunan KIC, yaitu sebesar 33,7%. rata-rata persepsi tingkat pendidikan dengan persepsi masyarakat terhadap pembangunan KIC sebesar 74,12% termasuk dalam kriteria cukup baik. Masyarakat sangat mendukung pembangunan ini karena dianggap memiliki kontribusi positif tetapi juga terdapat dampak negatif terhadap lingkungan.
Efektivitas Sosialisasi untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Kepala Rumah Tangga dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor di Desa Kertosari Banjarnegara 2017 Nur Faidah, Rini Tri Anjani; Indrayati, Ariyani; Sanjoto, Tjaturahono Budi
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33568

Abstract

This study aimed to: 1. To Know the level head of household preparedness in facing landslide natural disasters in Kertosari Village Kalibening District Banjarnegara Regency in 2017. 2. Find out the effectiveness of socialization for improving head of household preparedness in facing landslides Kertosari Village Kalibening District Banjarnegara Regency in 2017. The method of data collection was in the form of questionnaire, observation, and documentation. The technique of data analysis used one-shot case study design and analysis descriptive percentage. The result of this research showed that the level of preparedness on the indicator of knowledge and attitudes, family policies for preparedness, household emergency plan and disaster warning system for household preparedness, indicator of resource mobilization in the household was in high criteria score 607 from the maximum score 704. The effectiveness of preparedness socialization in Kertosari Village was included in the very effective category because it reached 82%. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui  tingkat kesiapsiagaan kepala rumah tangga dalam menghadapi bencana alam tanah longsor di Desa Kertosari Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara tahun 2017. 2. Mengetahui efektivitas sosialisasi untuk  peningkatan kesiapsiagaan kepala rumah tangga dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Kertosari Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjanegara tahun 2017. Metode pengumpulan data berupa kuesioner/angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis  deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesipsiagaan pada indikator pengetahuan dan sikap, kebijakan keluarga untuk kesiapsiagaan, rencana tanggap darurat rumah tangga dan sistem peringatan bencana untuk, mobilisasi sumberdaya dalam rumah tangga  memiliki kriteria tinggi dengan skor 607 dari skor maksimal 704. Efektifitas sosialisasi kesiapsiagaan di Desa Kertosari termasuk dalam kategori sangat efektif karena mencapai 82%.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Achmad Zurohman, Achmad Ahmad Yazidun Nafi, Ahmad Yazidun Aji, Halim Sukma Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Andin Irsadi Anik Rahmawati, Anik Apik Budi Santoso Aprianto, Widhi Kurniawan Arifien, Moch Ariyani Indrayati Bintang Wicaksana, Muhammad Guruh Cahyo Budi Utomo Dewi Liesnoor Setyowati Dwi Jatmiko, Dwi Eko Adi Saputro Erni Suharini Etty Soesilowati Eva Banowati Fajri, Zulfikar Ardiansyah Fithri, Aulia Syafira Hairumini, Hairumini Handayani, Windari Kurnia Heri Tjahjono Heristama, Andika Rizqy Irnawati, Isnaini Rahmatia Irnawati, Isnaini Rahmatia Juhadi Juhadi Karamina, Sharfina Kusuma, Muhammad Brilliant Cahya Lailiiyah, Nur Luh Putu Ratna Sundari Mahati, Retno Salaras Moch. Arifien, Moch. Mochammad Imron Awalludin Mukhlis Iskandar, Mukhlis Natalia Pitricia, Natalia Nora Idiawati Novi Ike Susantl, Novi Ike Nuansa Chandra Lintang, Nuansa Chandra Nur Faidah, Rini Tri Anjani Nur Puji Lestari, Nur Puji P, Putri Inmas P, Putri Inmas Pradika Adi Wijayanto Pramawidya, Leksahawa Pramawidya, Leksahawa Prasetyo, Selamet Dwi Puji Hardati Putri, Nurrahim Adhadina Eka Putri, Nurrahim Adhadina Eka Ratna Dwi Setyowati, Ratna Dwi Rizkyanto, Irfan Saptono Putro Sari, Ruhaniah Atma Sari, Ruhaniah Atma Satya Budi Nugraha Satyanta Parman Sektyambodo, Bagus Mulia Setyono, Bagus Sidiq , Wahid Akhsin Budi Nur Sinta Selvi Windrianingsih, Sinta Selvi Siska, Sunia Elanda Sriyanto Sriyanto Sriyono Sriyono Sunarko Sunarko Suroso Suroso Sutardji Sutardji Suwito Eko Pramono Thriwaty Arsal Tri Marhaeni Pudji Astuti Vina Nurul Husna Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wahyu Setyaningsih Wawan Setiawan Werdhiningsih, Chlorella Wiluyana, Ageng Ihsani Winarni, Erin Dian Wulansari, Ainun Hinggis Nur