Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengukuran Persepsi Pengguna Terhadap Persepsi Manfaat, Fitur Layanan Dan Keamanan Mobile Banking (Studi Kasus Pada Nasabah BRI Wilayah Ciayumajakuning) Budi Rusdian; Rita Kusumadewi
Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/entrepreneur.v5i1.7816

Abstract

This research aims to examine the influence of perceived benefits, service features and security of the BRImo application on PT customers. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. The research was conducted using an online questionnaire to BRImo user customers in the Ciayumajakuning area. This research used quantitative descriptive research with a total of 100 respondents and questionnaires were distributed using the Google Form application. The results of this research show that perceived benefits, service features and security have a positive effect on attitudes towards using the BRImo application.
Pelaksanaan Emotional Marketing melalui The Emotional Es sebagai Pembentuk Loyalitas Pelanggan Rita Kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i2.210

Abstract

Abstrak Emotional marketing merupakan teknik pemasaran yang berfokus pada perspektif emosional sebagai inti dalam menghantarkan nilai kepada pelanggan dalam rangka membentuk loyalitas pelanggan, yang akan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan kesuksesan dan profit jangka panjang. Dalam penelitian ini, emotional marketing yang akan dipakai adalah The Emotional “E”s, yaitu: Equity, Experience dan Energy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga faktor E tersebut yang paling mempengaruhi seorang menjadi pelanggan agar menjadi pelanggan loyal adalah Experience. Dengan kata lain, seseorang akan menjadi pelanggan setia jika diberikan pengalaman emosional yang meninggalkan kesan mendalam pada diri mereka. Walaupun kepercayaan tidak terlalu besar dan energi yang harus dikeluarkan cukup besar, namun memiliki pengalaman emosional positif maka besar kemungkinannya mereka akan menjadi pelanggan yang loyal. Kata kunci:  Emotional Marketing, Equity, Experience, Energy, Loyalitas  Abstract The emotional marketing is one of the marketing technique which is focusing on emotional perspective as a center in value delivering to the customer in a framework of building customer loyalty, which can make a company easy earning profit. This research will use The Emotional “E”s as the emotional marketing tools that has three factors, which is Equity, Experience dan Energy. The result shows that from the three factor of “E”s the Experience is the most influencing to a loyalty. Someone will become a loyalty customers if they have been given an emotional experience, a very unforgettable experience. Eventhough trust is not a big influencer and the energy not to big to spend, the positive emotional experience will make a customers to be a loyal customers. Keywords: Emotional Marketing, Equity, Experience, Energy, Loyality.
ROUTINIZED RESPON, HABITS DAN BASIC NEEDS: FAKTOR DOMINAN YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN MEMILIH BANK SYARIAH rita kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.662

Abstract

Abstrak            Bagi beberapa masyarakat, bank syariah merupakan alternatif dari sistem perbankan konvensional dan merupakan pilihan yang aman untuk melakukan transaksi perbankan karena berdasarkan syariat islam yang membawa kebaikan bagi nasabah. Namun bagi beberapa orang masih berpendapat bahwa bank syariah tidak jauh berbeda dengan bank konvensional dalam pengoperasian jasa keuangan yang ditawarkannya. Beberapa perbedaan persepsi tersebut menunjukkan adanya faktor dominan yang memengaruhi nasabah dalam berperilaku dan mengambil keputusan dalam memilih bank mana yang akan digunakan jasanya. Faktor routinezed respon, habit dan basic needs akan digunakan sebagai acuan dalam penelitian ini dan dicari faktor mana yang paling dominan dari ketiga faktor tersebut yang memengaruhi nasabah memilih bank syariah di Kota dan Kabupaten Cirebon. Penelitian ini dilakukan pada 100 orang nasabah bank syariah yang ada di kota dan kabupaten Cirebon. Dan diperoleh hasil bahwa diantara faktor routinized respon, habit dan basic needs, yang paling dominan memengaruhi keputusan seseorang memilih bank syariah adalah faktor routinized respon.  Dimana konsumen memilih bank syariah sebagai respon dari aktivitas rutin setiap hari yang sesuai dengan syariat islam.Kata kunci: Bank syariah,  Routinezed respon, Habit, Basic needs. Abstract   For some people in community, sharia bank is one of the alternative of conventional banking system and also a safe choice for banking transaction based on Islamic sharia which brings goodness for customers. But some other people still think that  sharia bank not too different to  conventional bank in financing operation services. That  perceived differences shows that there is  a dominant factor which influencing customers behaviour and their decision making in chooing which bank that will be choose. Routinezed  respon, habit and basic needs factors will be use in this research and will be find which factors is dominant than others that influencing customers decision in choosing sharia bank in Cirebon. These research using 100 responden as a customers of sharia bank. And the result shows that between  routinezed respon, habit and basic needs, the most dominant factor are routinized respon. Which means that customers choosing sharia bank as a respons from their everyday routine activity which fits with Islamic sharia.Keywords: Sharia Bank, Routinezed respon, Habit, Basic needs.
Pengaruh Kreasi Nilai: Function/Instrumental Value, Experiental/ Hedonic Value, Symbolic/ Expressive Value dan Cost/Sacrefice Value terhadap Loyalitas Pelanggan Rita Kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.216

Abstract

AbstrakPerusahaan berusaha untuk membentuk kesetiaan pelanggan lama, dan sekaligus menarik pelanggan baru melalui kreasi nilai terhadap produk yang ditawarkannya. Loyalitas pelanggan tidak hanya menjadi kunci sukses jangka pendek tapi juga kunci sustainable competitive advantage, karena pada dasarnya melalui terpeliharanya loyalitas maka perusahaan akan profitable. Artikel ini akan mengkaji dan mengembangkan teori lama mengenai kreasi nilai melalui variabel functional/instrumental value, experiental/hedonic value, symbolic/ expressive value dan cost/sacrifice value terhadap customer loyalty. Dengan metode explanatory survey dan metode pengembangannya cross sectional maka dapat diperoleh hasil bahwa functional/instrumental value (FIV) dan experiental/ hedonic value (EHV) memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap customer loyalty dibandingkan dengan symbolic/expressive value (SEV) dan cost/sacrifice value (CSV). Penurunan kesetiaan pelangan akan terjadi bila indikator-indikator ini tidak ditingkatkan atau tidak diperhatikan. Kata kunci: functional/instrumental value, experiental/ hedonic value, symbolic/ expressive value, cost/sacrifice value, loyalitas pelanggan AbstractThe company tried to establish customer loyalty, as well as attracting new customers through the creation of value of the product offerings. Customer loyalty is not only a short term key of success but also key to sustainable competitive advantage, because basically through the maintenance of loyalty the company will be more profitable. The purpose of this article are to assess and develop the old theory about the influence of value creation through functional/instrumental value, experimental/hedonic value, symbolic/expressive value and cost/sacrifice value to customer loyalty. By using explanatory survey method with cross sectional method as the result showed that the functional/instrumental value (FIV) and experiental/hedonic value (EHV) has bigger effect on customer loyalty than a symbolic/expressive value (SEV) and cost/sacrifice value (CSV). The decrease of customers loyalty will happen if these indicators were not being improve or watch. Keywords: customers value, functional/instrumental value, experiental/hedonic value, symboli/expressive value, cost/sacrifice value, customers loyalty
PERILAKU PEMILIHAN MEREK ANTARA PRIA DAN WANITA: PENELITIAN PADA INDUSTRI SMARTPHONE Rita Kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.1619

Abstract

Abstrak Beda jenis kelamin maka akan beda pula cara berfikir seseorang. Sampai saat ini, nampaknya paradigma yang beredar di masyarakat menunjukkan bahwa pria memiliki pemikiran yang lebih sederhana bila dibandingkan dengan wanita saat dihadapkan pada dua atau lebih alternatif produk yang harus mereka beli.Saat ini handphone  atau  smartphone semakin hari semakin marak dan beragam bermunculan di pasar, dengan berbagai harga dan atribut produk unggulan yang ditawarkan kepada konsumen. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan baru, apakah harga dan atribut produk tersebut lebih penting dibandingkan sebuah merek bagi seorang pria dan wanita. Selain itu sangat penting diketahui apa yang menjadi alasan pria dan wanita saat memilih sebuah merek. Penelitian ini dilakukan kepada 200 orang responden pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bagi Pria hal yang paling utama yang menjadi pertimbangan mereka dalam memilih sebuah merek smartphone adalah Confidence, Pleasure,Effectiveness,Status, danResponsibility, sedangkan bagi wanita hal yang paling utama yang menjadi pertimbangan mereka dalam memilih sebuah  merek smartphone adalah Confidence, Pleasure,Effectiveness, dan Status.  Kata kunci: merek, perilaku pemilihan merek, perilaku konsumen, industri smartphone  Abstract Different gender will influencing the way they thingking. Until now, the paradigm in society shows that man has a simple thought than a woman when they faced two or more product alternatives. Nowadays, many kinds of handphone or smartphone being showed up at the market, with various prices and product attributes. This phenomenon makes a new questions, does price and product attribute is more important than a brand to a man and a woman. Beside that, really important to know what is the reason between a man and a woman while they choosing a brand. This research using 200 respondents. And the result shows that  for a man there is a few important things that will considerately thingking in choosing a brand of a smartphone, which is confidence, pleasure, effectiveness, status and responsibility, in the other side the important things for a woman only four factors which is confidence, pleasure, effectiveness and status.  Keyword: brand, brand choices behaviour, customer behaviour, smartphone industry
Pengaruh Emotional Marketing dan Spiritual Marketing terhadap Loyalitas Nasabah Tabungan BSM pada Bank Syariah Mandiri KCP Cirebon Siliwangi Intan Lestari; Rita Kusumadewi
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v9i2.1749

Abstract

AbstrakMembangun loyalitas adalah bukan pilihan lagi dalam dunia perbankan. Terlebih beberapa tahun terakhir ini muncul satu trend, yaitu kecenderungan nasabah memiliki lebih dari satu rekening tabungan pada Bank yang berbeda. Untuk itu Bank syariah perlu membangun loyalitas nasabah, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan pemasaran. Kunci utama dari pemasaran dalam perbankan yaitu membangun hubungan yang kuat secara berkelanjutan dengan nasabah. Beberapa hubungan yang coba dibangun oleh bank syariah dalam pemasaran adalah hubungan secara emosional dan spiritual. Dalam pemasaran lebih dikenal dengan nama emotional marketing dan spiritual marketing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 orang responden nasabah tabungan BSM pada Bank Syariah Mandiri KCP Cirebon Siliwangi. Pengujian menggunakan uji regresi linear berganda dengan SPSS (Stastistical Product and Service Solution) versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial emotional marketing memiliki pengaruh terhadap loyalitas nasabah dengan nilai signifikansi 0,000 dan > yaitu 6,329 > 1,660. Kemudian spiritual marketing memiliki pengaruh terhadap loyalitas nasabah dengan nilai signifikansi 0,000 dan > yaitu 4,919 > 1,660. Dan secara simultan emotional marketing dan spiritual marketing memiliki pengaruh terhadap loyalitas nasabah dengan nilai signifikansi 0,000 dan > yaitu 38,171 > 2,36 dengan koefisien determinasi sebesar 44%, sementara sisanya 56% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Emotional Marketing, Spiritual Marketing, dan Loyalitas Nasabah AbstractBuilding loyalty is no longer a viable option in the banking world. Especially the last few years comes a trend, namely the tendency of customers to have more than one savings account at different Banks. For that Sharia Bank needs to build customer loyalty, one way to do is with marketing. The main key of marketing in banking is to build a strong relationship in a sustainable manner with customers. Some relationships that the sharia bank is trying to build in marketing are emotionally and spirituall. This research uses quantitative approach. The data used in this study is primary data with data collection techniques through the distribution of questionnaires to 100 respondents of BSM savings customers in Bank Syariah Mandiri KCP Cirebon Siliwangi. The test used multiple linear regression test with SPSS (Stastistical Product and Service Solution) version 21.0. The results showed that partially emotional marketing has an influence on customer loyalty with a significance value of 0.000 and t count > t table is 6.329> 1.660. Then the spiritual marketing has an influence on customer loyalty with a significance value of 0.000 and t count > t table of 4.919> 1.660. And simultaneously emotional marketing and spiritual marketing have influence to customer loyalty with value of significance 0.000 and F_count > F_table that is 38,171> 2,36 with determination coefficient equal to 44%, while the rest 56% influenced by other factor.Keywords: Emotional Marketing, Spiritual Marketing, and Customer Loyalty
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KELAS IBU HAMIL Kusumadewi, Rita; Kamidah, Kamidah; Yuliaswati, Enny; Ningtyas Prabasari, Siska; Kustiyati, Sri; Yuntafiatul
Empowerment Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i1.1676

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penyebab utama meliputi kurangnya asupan gizi, pola makan yang buruk, dan rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi selama kehamilan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui kelas ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Hidayah dengan melibatkan 50 ibu hamil yang dibagi menjadi dua kelompok. Edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan media visual seperti PowerPoint. Materi meliputi pencegahan stunting, nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan, serta faktor pendukung lainnya. Pretest dilakukan sebelum sesi untuk menilai pengetahuan awal peserta, diikuti oleh posttest setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta. Sebelum penyuluhan, 86% ibu hamil berada pada kategori pengetahuan kurang, 14% cukup, dan tidak ada yang baik. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 28%, cukup menjadi 68%, dan kurang menurun menjadi 4%. Kesimpulan menunjukkan bahwa kelas ibu hamil efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang pencegahan stunting. Selain memberikan edukasi gizi, program ini mendorong ibu hamil untuk lebih peduli terhadap pemeriksaan kehamilan, pola makan bergizi, dan perawatan selama kehamilan. Program ini diharapkan berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak, serta menciptakan generasi yang lebih sehat
Transparansi dan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan BAZNAS Kota Cirebon berdasarkan PSAK 109 Setiayani, Iis; Setyowati, Nur Eka; Kusumadewi, Rita
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v1i1.6

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas serta PSAK 109 pada pelaporan keuangannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskrptif kualitatif, melakukan wawancara kepada dua narasumber yaitu dengan wakil ketua dan sekretaris, mengumpukan dokumen penting terkait dengan penelitian ini, mengobservasi lalu menganalisis untuk mengetahui pengimplementasian prinsip transparansi, akuntabilitas serta PSAK 109 pada BAZNAS Kota Cirebon. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa prinsip transparansi seperti pertanggungjawaban terbuka, adanya aksesibilitas, dan publikasi laporan keuangan sudah diterapkan. Kemudian sudah diterapkan prinsip akuntabilitas bahwa BAZNAS Kota Cirebon telah sesuai antara pelaksanaan dengan standar prosedur pelaksanaan, Adanya sanksi yang ditetapkan atas kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan kegiatan dan Adanya output dan outcome yang terukur. BAZNAS Kota Cirebon juga sudah mengimplementasikan PSAK 109 sejak tahun 2017, namun belum tersajinya mengenai laporan aset kelolaan.
Kesadaran Wajib Pajak, Pelayanan Fiskus, Sanksi Pajak, dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Jumanti, Izka; Aziz, Abdul; Kusumadewi, Rita
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v2i2.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, layanan fiskal, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Cirebon Satu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Jumlah sampel berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, analisis regresi linier ganda, uji statistik parameter individu (t test), uji koefisien determinasi (R2) dan diuji menggunakan SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian, kesadaran wajib pajak dan pelayanan fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi terhadap KPP Pratama Cirebon Satu. Sementara itu, sanksi pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak terhadap KPP Pratama Cirebon Satu.
Building Muslim Costumer Loyality in Marketplace Through MDA Framework For Male and Female Millenials Kusumadewi, Rita; Perwiranegara, Agus Alamsyah; Aini, Farihatu
Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/aij.v10i2.4766

Abstract

Purpose: Gamification have been widely applied as marketing strategies for sustainable valueadded development. This research have explored the relationships between the gamification components and consumer continuous usage at marketplace’s games.Design/methodology: This research analyzed and comparing behaviour between man and woman, how game elements anda mechanics impact their gaming behavior and awaken positive feelings to increase the stickiness of the marketplace. This research model empirically surveyed 100 (each man and woman) marketplace app users, based on the Mechanics–Dynamics–Aesthetics (MDA) framework.Findings: The results show that the self-challenge is a pre-factor that affects self-benefit, fun, and social interaction, while self-benefit and social interaction affect fun. The results also show that both men and women, they all feel that the games on the marketplace have simple playing rules, making it fun for players to play and win. The results of the hypothesis test show that (1) The MDA Framework variable partially has a positive and significant influence on the Loyalty variable for male game players in the marketplace by 25.71%, and (2) partially has a positive and significant influence on the variable Loyalty of female game players in the marketplace by 26.01%.Practical implications: The empirical implication of this research is to determine the conditions and factors that cause man and woman become a loyal customer of a marketplace.Originality/Value: It's not just the education or entertainment industry that must involve games in its activities, but marketplaces can also build consumer loyalty through games. The contribution of this research focuses on efforts focus on fun activities that can build customer loyalty of the market place