Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Pemuda Melalui Literasi Sosial Dan Penguatan Identitas Lokal Di Desa Punggur Kecil Kabupaten Kubu Raya Chainar Chainar; Viza Juliansyah; Desca Thea Purnama; Syarifah Nurma Afhiani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/h5jn4g61

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemberdayaan Pemuda Melalui Literasi Sosial dan Penguatan Identitas Lokal” di Rumah Pintar Punggur Cerdas, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif, PKM ini terbukti efektif dalam memupuk generasi muda yang visioner, adaptif, serta berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal. Program ini menjadi investasi penting dalam mencetak pemimpin lokal yang berkualitas di masa depan. Kurangnya upaya pelestarian yang melibatkan pemuda berpotensi menyebabkan keterputusan identitas antargenerasi. Jika pemuda tidak dilibatkan dalam proses pemahaman dan penguatan budaya lokal, maka akan terjadi jarak antara generasi muda dengan warisan budaya komunitasnya sendiri. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas individu pemuda, tetapi juga membentuk ruang kolektif yang memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara nyata dalam dinamika desa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kepemimpinan, diskusi interaktif, dan simulasi studi kasus yang dirancang dengan metode experiential learning. Peserta diberikan  materi pengetahuan awal terkait isu sosial dan kepemudaan, kesadaran berpartisipasi dalam kegiatan sosial; dan latihan keterampilan kepemimpinan pemuda agar siap menjadi agen perubahan. Sebagian besar peserta (lebih dari 80%) juga mengalami perubahan cara pandang terhadap isu-isu sosial di lingkungannya. Mereka menjadi lebih peka berdaya dan progresif terhadap permasalahan seperti pernikahan dini, putus sekolah, pencemaran lingkungan, hingga rendahnya literasi masyarakat
Coffee Consumption Transformation in Pontianak through Baudrillard’s Consumer Society Perspective Desca Thea Purnama; Afwa Anisa; Septiana; Naswa Anindya; Ya'M Adriyan Wijaya
Journal of Religion and Social Transformation Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Religion and Social Transformation
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/bx0n6n63

Abstract

This study examines the transformation of coffee consumption practices in Pontianak City through Jean Baudrillard’s consumer society perspective. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving coffee shop owners and consumers. Data analysis followed Miles and Huberman’s interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that coffee consumption has shifted beyond fulfilling practical needs and increasingly functions as a symbolic consumption practice. Social media plays a significant role not only as a source of information but also as a medium that constructs representations and meanings associated with coffee shops. Through promotional content, labels, and visual narratives, social media shapes perceptions regarding lifestyle, productivity, and social identity. These meanings are reinforced through coffee shop concepts such as Working from Cafés (WFC), menu innovation, pricing strategies, and spatial arrangements that create symbolic values beyond the practical function of coffee consumption. As a result, coffee shops are no longer consumed merely as places for purchasing beverages but also as social spaces where individuals consume experiences, identities, and symbolic meanings. This study argues that coffee consumption in Pontianak reflects characteristics of consumer society, where consumption increasingly revolves around signs and symbolic values.