Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Metode At-Tartil Bil Qur’an Terhadap Kualitas Bacaan Al-Qur’an Santri Putri Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Surakarta Azhari, Pebri; Ridho, Ahmad Rosyid; Al Bana, Maulana; Sanusi, Muhammad; Thoriq, Jamal
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v1i2.274

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode at-tartil terhadap kualitas bacaan Al-Qu’an Santri. (1) Metode At-Tartil pada santri di Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025 (2) Kualitas Bacaan Al-Qur’an pada santri di Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025. (3) Pengaruh metode At-Tartil terhadap kualitas bacaan Al-Qur’an santri Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025.Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah Penerapan Metode At-Tartil dan Variabel terikat yaitu Kualitas bacaan Al-Qur’an Populasi pada penelitian ini yaitu santri putri kelas VII,VIII, IX di Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Surakarta, Wololapan, Gondangrjo, Karanganyar. Pada bulan Oktober dengan jumlah 29 santri, dan penelitian ini menggunakan sampel dari semua populasi yaitu 29 Santri. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data adalah dengan analisis korelasi.
Pengertian, Teori Dan Konsep, Ruang Lingkup Isu-Isu Kontemporer Pendidikan Islam Azhari, Pebri; Sukari, Sukari; Sanusi, Muhammad
Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Bunyan al-Ulum : Jurnal Studi Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Isy Karima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58438/bunyanalulum.v1i2.275

Abstract

Artikel ini membahas tentang isu-isu pendidikan islam yang terus berkembang, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi.. Tujuannya adalah mengetahui pengertian isu-isu pendidikan islam, teori dan konsep pendidikan islam, serta ruang lingkup pendidikan islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur atau kepustakaan dari beberapa artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengertian isu-isu pendidikan islam merupakan masalah-masalah atau polemik yang terjadi saat ini, terkait dengan perubahan fungsi, tujuan, dan komponen-komponen pendidikan islam yang lainnya, yang menimbulkan perbedaan pandangan dan pemikiran seseorang atau organisasi. Kemunculnya isu-isu kebijakan pendidikan islam tersebut merupakan suatu keniscayaan, dikarenakan perbedaan pandangan dan pemikiran dari para pelaku pendidikan, baik lembaga pendidikan maupun individu masyarakat. Ruang lingkup isu-isu pendidikan islam meliputi; penerapan student centered approach, kurikulum, peningkatan kualitas pendidik, pengelolaan peserta didik, penganggaran, peningkatan mutu pembelajaran, kompetensi lulusan, pengelolaan sarana dan prasarana, yang kesemuanya terangkum dalam empat krisis pokok, yaitu kualitas, relevansi, elitisme dan manajemen.
Customer Relationship Management (CRM) dalam Perspektif Islam: Studi Kasus pada KS BMT Al-Ikhwan Suralaga Wardani, Sri Rita; Sanusi, Muhammad; Fahrianti, Nurmala
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 3 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Customer Relatioanship Management (CRM) dalam perspektif Islam untuk mempertahankan Loyalitas Anggota pada KS BMT Al-Ikhwan Amanah Sejahtera Suralaga Kabupaten Lombok Timur. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disimpulkan bahwa mewujudkan pelayanan dengan prinsip Islam yaitu kejujuran (Shiddiq), dapat dipercaya (Amanah), argumentatif dan komunikatif (Tabligh), serta Cerdas dan Bijaksana (Fathonah) dengan menerapkan prinsip dasar yang telah ditetapkan Islam mengenai pelayanan atau berbisnis yaitu tolok ukur dari kejujuran, tanggung jawab, kepercayaan, dan ketulusan. Manfaat pelayanan yang mengedepankan prinsip-prinsip Islami bagi para manajer dan staf di KS BMT Al-Ikhwan Suralaga yaitu, anggota akan tertarik untuk terus setia menggunakan produk yang ditawarkan oleh KS BMT Al-Ikhwan Suralaga, menjalin silaturahmi yang baik antara manajer dan shareholder, antara manajer dengan staf, dan antara manajer serta staf dengan anggota. Selain itu, para antara manajer dan staf di KS BMT Al-Ikhwan Suralaga juga bisa mendapatkan keuntungan baik duniawi maupun akhirat.
Analisis Kinerja Karyawan Lulusan Non-Perbankan Syariah di Bank Syariah Amini, Titik Husnawati; Sanusi, Muhammad
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 4 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol4.iss2.art1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kinerja karyawan lulusan non-perbankan syariah di Bank BPD DIY Syariah serta kendala yang dihadapi dalam bekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yang mana dalam penelitian kualitatif instrument utama adalah penelitian itu sendiri. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi pada karyawan di Bank BPD DIY Syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja dari lulusan perbankan syariah dan lulusan non-perbankan syariah. Tingkat kinerja mereka diukur dari cepat tanggapnya dalam memahami pelatihan kayawan yang meliputi pemahaman aspek hukum, akad-akad syariah, jasa perbankan, produk bank syariah serta kualitas pelayanan karyawan kepada nasabah Bank BPD DIY Syariah. Kendala yang dialami oleh karyawan bank BPD DIY Syariah yang berlatar belakang non-perbankan syariah meliputi kurangnya pengetahuan mengenai jenis akad, sistem operasional, bentuk layanan jasa perbankan syariah, hingga produk-produk bank syariah itu sendiri
Religious Learning Environment Psychology, Learning Climate that Supports Religiosity and Islamic Values Pratama, Randy; Firmansyah, Mhd Yudha; Sanusi, Muhammad; Anshori, Muhammad Luthfi; Yeli, Salmaini
Psikologi Prima Vol. 8 No. 2 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i2.7735

Abstract

This article examines the psychology of religious learning environments and the importance of creating a conducive learning climate for the development of religiosity and Islamic values. The learning environment encompasses not only the physical aspects of the classroom, but also the psychological, social, and spiritual dimensions that shape the learning experience of students. This literature review analyzes theories of environmental psychology, classroom climate, and their application in the context of Islamic education through a review of the latest Indonesian-language literature (2020-2025). The discussion covers the basic concepts of learning environment psychology, components of a religious learning climate, relevant theories (Bronfenbrenner, Bandura, Bloom), characteristics of a learning environment that supports religiosity, and practical strategies for creating an Islamic learning climate. The findings show that a positive, inclusive, and religious learning environment significantly increases learning motivation, psychological well-being, internalization of Islamic values, and the formation of religious character in students. This article concludes that creating a religious learning climate requires synergy between Islamic physical environment design, a strong school culture, teacher competence in creating a safe and supportive psychological atmosphere, and the active involvement of all education stakeholders.