Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN SMASH KEDENG DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW KELAS XI DI SMA NEGERI 9 SIGI Rafsanjani, Muhammad; Saparia, Andi; Jumain, Jumain
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.305 KB)

Abstract

Tujuan Untuk mengetahui pengaruh latihan skiping terhadap kemampuan smash kedeng dalam permainan sepak takraw pada siswa kelas XI SMAN 9 SIGI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test and post-test group.hasil penelitian menunjukkan tes awal dan tes akhir kemampuan smash kedeng pada 14 orang Siswa Kelas XI SMAN 9 SIGI sebelum dan sesudah diberikan latihan skiping diperoleh hasil rata-rata tes awal 5.78 dan tes akhir 8.07 dengan persentase peningkatan 39.61 %. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan pembahasan hasil penelitian  maka dapat dsimpulkan bahwa bahwa ada pengaruh perlakuan latihan skipping terhadap kemampuan smash kedeng siswa Kelas XI SMAN 9.
Analisis hubungan status gizi terhadap tingkat kebugaran Jasmani remaja umur 16-17 tahun Saparia, Andi; Iskar, Iskar; Abduh, Ikhwan
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Keolahragaan Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v4i2.52540

Abstract

Gizi anak dan remaja menjadi sagat penting dalam menunjang keseluruhan aktifitas yang dilakukan termasuk dalam berolahraga. Penelitian ini dilalukan untuk melihat seberapa besar korelasi antara status gizi anak remaja terhadap kesegaran jasmaninya. Jenis penelitian yang dilakukan termasuk dalam jenis penelitian korelasional. Tempat penelitian di SMA Negeri 1 Lariang. Penentuan sampel yang digunakan adalah menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria diantaranya anak berumur 16-17 tahun, jumlah sampel yang terlibat sebanyak 20 orang sampel. Body mask indeks (BMI) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) menjadi instrument pengukuran status gizi dan tingkat kesegaran jasmani siswa. Hasil data penelitian akan di analisis dengan menggunakan teknik analisis regresi. Dari hasil penelitian yang ditemukan menunjukkan rata-rata skor indeks massa tubuh (IMT) sampel sebesar 19.11 dan rata-rata hasil tes kesegaran jasmani siswa sebesar 18.15. Hasil analisis koefisien korelasi juga ditemukan 0,796, hasil tersebut apabila di bandingkan dengan r table 0,444 maka dapat diartikan terdapat hubungan karena nilai r hitung yang ditemukan lebih besar dibandingkan dengan nilai r table (0,796>0,444). Dari data hasil penelitian dan analisis yang dilakukan dapat di simpulkan bahwa tingkat status gizi remaja anak usia 16-17 berkorelasi terhadap tingkat kebugaran jasmaninya sehingga berdasarkan hal tersebut maka di harapkan baik guru dan orang tua agar lebih menekankan makanan dengan prinsip menu seimbang untuk menunjang aktifitas fisik dan belajar siswa
Deteksi Dini Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun Humaedi Humaedi; Andi Saparia; Besse Nirmala; Ikhwan Abduh
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.1368

Abstract

Gerak bagi manusia merupakan kebutuhan terlebih bagi anak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Penelitian ini berupaya untuk melakukan deteksi dini motorik kasar anak usia 4-6 Tahun di Kota Palu. Penelusuran yang dilakukan menggunakan penelitian deksriptif. Sampel terdiri dari 344 anak terbagi atas 168 orang anak laki-laki dan 176 anak perempuan yang tersebar di 20 lembaga PAUD yang ada di kota Palu dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan 4 jenis tes yakni (1) tes meloncat tanpa awalan, (2) tes berdiri satu kaki, (3) tes kekuatan tangan, dan (4) tes kecepatan. Teknik analisis dengan menggunakan analisis deskriptif persentase. Adapun kesimpulan yaitu hasil pengukuran ditemukan kondisi motorik kasar anak berada pada kategori sedang sehingga dapat dikatakan masih dalam tahap perkembangan. Olehnya itu, hendaknya guru PAUD lebih menekankan model pembelajaran yang memacu kemampuan gerak motorik kasar sehingga dapat mendukung pencapaian prestasi anak di masa depan.
Analysis of Physical Education Learning Outcomes Running 40 Meter Nur Indah Atifah Anwar; Juhanis Juhanis; M.Adam Mappaompo; Iskandar Iskandar; Andi Saparia
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 1 (2022): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.067 KB) | DOI: 10.31851/hon.v5i1.7086

Abstract

Analysis of Physical Education Learning Outcomes 40 M Running Number Students of SDI Minasa Upa Makassar City. This study is a quantitative study aimed at determining the level of Physical Education Learning Outcomes 40 M Students of SDI Minasa Upa Makassar City. The population in this study were all 414 students of SDI Minasa Upa while the research sample consisted of 30 people. Data collection techniques using questionnaires and observation sheets. The data analysis technique used is descriptive statistics using computer facilities through the SPSS version 20.00 program. Based on the results of the data and discussion of this study, it can be concluded that the level of Physical Education Learning Outcomes 40 M Students of SDI Minasa Upa Makassar City is in the very high category.
Shooting Accuracy of Concentration In The Game of Football M.Adam Mappaompo; Andi Saparia; Hendra Mashuri; Andi Atssam Mappanyukki; Juhanis Juhanis
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 2 (2022): Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.823 KB) | DOI: 10.31851/hon.v5i2.7087

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analisis dengan tujuan analisis korelasi dan regresi (1).Untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dengan ketepatan tendangan gawang pada permainan sepak bola di Klub Gelora Kabupaten Sinjai. (2).Untuk mengetahui hubungan konsentrasi dengan ketepatan tembakan gawang dalam permainan sepak bola. di Club Gelora di Kabupaten Sinjai. (3). Untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dan konsentrasi terhadap ketepatan tendangan gawang pada permainan sepak bola di Club Gelora Kabupaten Sinjai. Sampel penelitian berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, korelasi dan regresi dengan menggunakan fasilitas komputer melalui program SPSS. Berdasarkan hasil data dan pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1). Ada hubungan daya ledak tungkai dengan ketepatan tembakan gawang pada permainan sepak bola di Club Gelora Kabupaten Sinjai. (2). Ada hubungan antara konsentrasi dan ketepatan tendangan gawang pada permainan sepak bola di Club Gelora Kabupaten Sinjai. (3). Ada pengaruh daya ledak tungkai dan konsentrasi terhadap ketepatan tembakan gawang pada permainan sepak bola di Club Gelora Kabupaten Sinjai.
Pengaruh Permainan Gerak Dasar dengan Circuit Training terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Hendra Mashuri; M. Adam Mappaompo; Palmizal A; Taufik Rahman; Andi Saparia; Juhanis Juhanis
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2213

Abstract

Modifikasi permainan gerak dasar dengan pendekatan latihan sirkuit merupakan upaya pengembangan motorik kasar anak yang disesuaikan dengan lingkungan, karakteristik anak, dan kebutuhan anak. penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan modifikasi permainan gerak dasar dengan pendekatan latihan sirkuit terhadap pengembangan kemampuan motorik kasar anak TK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Design penelitian menggunakan one group pretest-posttest design. Subyek penelitian berjumlah 56 anak dengan usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Test Gross Motor Development 2nd Edition (TGMD-2). Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan modifikasi permainan gerak dasar dengan pendekatan latihan sirkuit berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Modifikasi permainan gerak dasar dengan pendekatan latihan sirkuit bisa menjadi alternatif pembelajaran anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak
Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau dari Aspek Geografis (Studi pada Anak Usia Dini Daerah Pesisir dan Pegunungan) Andi Saparia; Ikhwan Abduh; Dealy Cintia Wulur; Didik Purwanto; Tri Murtono; Besse Nirmala; M. Said Zainuddin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4381

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan kemampuan motorik kasar anak pada dua lokasi yang berbeda yaitu pada daerah pegunungan dan pesisir. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif, jumlah populasi 185 sekolah pada daerah pesisir sedangkan pegunungan 222 jumlah tersebut dilakukan penarikan sampel dengan 2 tahap yaitu menggunakan teknik cluster random sampling selanjutnya purposive sampling. Jumlah sampel 57 sampel dengan rincian 45 orang daerah pesisir dan 12 orang pegunungan. Instrumen dan petunjuk tes menggunakan Tes of Gross Motor Development-3. Teknis analisis data yang digunakan dalam beberapa tahapan yaitu perhitungan berdasarkan tabel norma TGMD-3, analisis persentase dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata indeks motorik kasar anak usia dini pada kedua lokasi memiliki selisih perbedaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan motorik kasar anak usia dini, anak daerah pesisir lebih baik dibandingkan anak usia dini daerah pegunungan.
Status Gizi dan Tingkat Kebugaran Jasmani pada Atlet Bola Voli Putra Bina Mandiri Di Desa Balukang II Andi Saparia
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 5 No 02 (2023): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v5i02.5223

Abstract

This research aims to find out how the nutrition status and physical fitness level of Bina Mandiri male volleyball athletes in Balukang II Village. This type of research was a descriptive quantitative survey method. This research was conducted on 10 - 11 May 2022 in Balukang II Village, Sojol Sub-District, Donggala District, Central Sulawesi. The population of this research totaled 13 male volleyball athletes and used as the sample of this research. The research instrument for nutrition status was BMI (body mass index) which measures height (Cm) and weight (Kg) using a meter and weight scales while the research instrument for physical fitness used the Indonesian Physical Fitness Level (TKJI) test which there were 5 tests used include: running at 60 meters, pull-ups at 60 seconds, sit-ups at 60 seconds, vertical jump, and running at 1200 meters by using tools and facilities, namely: stopwatch, meter, spray paint, whistle, and stationery. Based on the results of the research, it is shown that in nutrition status, there are, 69.23% (9 people) have a thin nutrition status, 23.07% (3 people) have a normal nutrition status, and 7.69% (1 person) have a fat nutrition status. It means that the nutrition status of Bina Mandiri male volleyball athletes in Balukang II village is mostly thin. As for the level of physical fitness, it is found that 61.53% (8 people) have a good level of physical fitness, 30.76% (4 people) have a normal level of physical fitness, and 7.69% (1 person) have a low level of physical fitness. It means that the physical fitness level of Bina Mandiri male volleyball athletes in Balukang II village is mostly good
Penerapan pembelajaran diferensiasi mengoptimalkan minat dan bakat murid dalam pembelajaran pjok smp al azhar mandiri palu Adisjam Adisjam; Andi Saparia
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan minat dan bakat siswa SMP Al Azhar Mandiri Palu melalui sistem pembelajaran diferensiasi. Penelitian ini mengkaji tentang Pembelajaran Diferensiasi. Pembelajaran diferensiasi terdiri atas diferensiasi konten, proses dan produk. Kita dapat menerapkan sekaligus ke-3 diferensiasi tersebut apabila telah menguasai tehnik dan siap dengan rancangan pembelajaran serta media yang dibutuhkan. pembelajaran berdiferensiasi adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berpusat kepada siswa, dengan memperhatikan segala aspek yang dibutuhkan oleh siswa karena sebelum pembelajaran kita telah melakukan analisis terhadap  kebutuhan dan latar belakang. Pemetaan awal terhadap kebutuhan siswa serta profil siswa dapat dibuat melalui angket atau wawancara secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah memudahkan pelaksanaan proses pembelajaran guru dengan mengkondisikan siswa dengan konten yang telah disiapkan sesuai dengan karegori yang disenangi oleh siswa SMP Al Azhar Palu, begitu pula dalam proses pembelajaran siswa sudah dikelompokkan sesuai dengan profilnya sehingga guru bisa membuat beberapa cara penyampaian materi yang sesuai dengan kelompok siswa tersebut. Dengan penerapan inovasi pembelajaran berdiferensiasi ini dapat mendorong minat dan bakat siswa SMP Al Azhar Mandiri Palu dalam berolahraga.
Peran teknologi pendidikan dalam inovasi pembelajaran di MTSN 1 poso Sanita Sanita; Andi Saparia
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 4 (2023): Special Issue National Conference: Inovasi Pembelajaran & Kepelatihan Olahraga
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i4.16587

Abstract

Makalah ini membahas tentang peran inovasi Pendidikan dalam pembelajaran terhadap perkembangan teknologi di MTSN 1 Poso. Penulis menggunakan berbagai sumber tertulis seperti artikel, jurnal, dan dokumen yang relevan. Tujuan dalam makalah ini adalah untuk mengetahui peran inovasi pendidikan, teknologi pada pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Menunjukkan bahwa inovasi merupakan proses pembaruan dan perubahan. Pendidikan memerlukan inovasi untuk terus berkembang dan dapat mengikuti perkembangan bidang lainnya. Penggunaan teknologi memberikan dampak positif dan negatif. Dampak yang ditimbulkan dapat difokuskan pada hal positif dan meminimalisir dampak negatif jika ada kerjasama yang baik dari berbagai pihak agar penggunaan teknologi sesuai tujuannya. Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran terhadap perkembangan teknologi sangat penting. Inovasi dibutuhkan agar pemanfaatan teknologi bisa dilakukan secara optimal dan menyeluruh. Diharapkan kepada seluruh masyarakat dapat mendukung dan melakukan kerjasama untuk mengoptimalkan berbagai inovasi pendidikan yang berbasis teknologi. Kehadiran teknologi saat ini, harapannya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak seperti guru dan pelaku pendidikan lainnya. Makalah ini menyimpulkan bahwa perkembangan teknologi mempermudah proses pembelajaran dan pencarian berbagai sumber belajar. Pembelajaran masa kini tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Semua dapat mengakses dengan pemanfaatan teknologi.