Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Pengaruh kemampun TIK pengalaman mengajar, motivasi kerja terhadap kompetensi profesional guru SMK Negeri Jeneponto: Influence of ICT Skills, Teaching Experience, and Work Motivation on the Professional Competence of Teachers at Jeneponto Public Vocational High Schools Fitri Wahyuni; Sapto Haryoko; Anas Arfandi
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 8, Issue 2, June (2024)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ujtv.v8i2.2218

Abstract

This study aims to explore the influence of ICT skills, teaching experience, and work motivation on the professional competence of teachers in State Vocational Schools (SMK) in Jeneponto. With a quantitative method and descriptive approach, 90 teachers were randomly selected from several vocational schools in the area. Research instruments included multiple-choice tests to measure ICT skills and professional competence, as well as expert judgment for teaching experience, and questionnaires for work motivation. Data analysis was conducted using multiple regression techniques. The results indicate that ICT skills significantly affect the professional competence of teachers in SMK Negeri Jeneponto (t-value > critical t-value; 9.892 > 1.66). However, there is no significant influence of teaching experience and work motivation on professional competence individually (t-value < critical t-value; 0.519 < 1.66; 0.510 < 1.66). Nevertheless, collectively, ICT skills, teaching experience, and work motivation significantly influence professional competence (F-value > critical F-value; 36.60 > 2.32), with a contribution of 54%, indicating the importance of these factors in improving the quality of teaching in SMK. The implication of this research is the necessity of institutional support in enhancing teacher resources, particularly in ICT training and the development of work motivation, to improve their professional competence. This can help enhance the quality of education in SMK Negeri Jeneponto and promote better learning outcomes for students.
PENGEMBANGAN MODEL PENERIMAAN TEKNOLOGI VIRTUAL LEARNING ENVIRONMENT BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Sapto Haryoko
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 6, Issue 1, Februari 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana model penerimaan penggunaan virtual learning environtment (VLE) siswa SMK di Makassar; 2) Bagaimana kecocokan model penerimaan (Technology Acceptance Model) dalam menilai penerimaan pengguna terhadap virtual learning environtment (VLE) siswa SMK di Makassar; 3) Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi penerimaan teknologi virtual learning environtment (VLE) siswa SMK di Makassar. Model analisis dalam penelitian dimana digambarkan hubungan-hubungan yang akan dianalis sedangkan skala pengukuran yang digunakan pada penelitian adalah Skala Likert (Licert scale). Metode pengumpulan data yang akan dipakai adalah dengan menyebar kuesioner secara langsung kepada para siswa SMK (direct survey) Karakteristik dan batasan populasi untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah semua siswa SMK Jurusan TKJ. Sesuai dengan model analisis, maka pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik multivariat Struktural Equation Model (SEM). Sebagai alat bantu, digunakan perangkat lunak (software) LISREL 8.30. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan teknologi Teknologi Virtual Learning Environment bagi siswa SMK adalah faktor Persepsi Kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sikap terhadap penggunaan, dan minat perilaku menggunakan Teknologi Virtual Learning Environment; 2) Model TAM harus sedikit disempurnakan untuk memodelkan penerimaan penggunaan Teknologi Virtual Learning Environment bagi siswa SMK.; 3) Konstruk yang memiliki pengaruh terhadap penggunaan sesungguhnya adalah behavioral intention to use, yakni minat perilaku menggunakan virtual learning environment (laboratorium virtual).