Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Relationship of Gadget Use Behavior on Sleep Disorders in Children of SDN 1 Jlamprang, Leksono District, Wonosobo Regency Bacharuddin, Rizqi; Ernawati, E; Saraswati, Rina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Sleep disorders are defined as unsatisfactory sleep patterns for everyone characterized by disturbances in the amount, quality or time of sleep in an individual. One of the factors of sleep disturbance in students is the use of gadgets. Gadgets are electronic devices that are often used to make it easier for users to carry out activities according to their needs. The level of use of gadgets in students can trigger addiction in using gadgets. Related to this, researchers are interested in conducting research on the relationship between gadget use behavior and sleep patterns in children at SDN 1 Jlamprang, Leksono District, Wonosobo Regency. Research Objectives : To determine the relationship between gadget use behavior and sleep patterns in children at SDN 1 Jlamprang, Leksono District, Wonosobo Regency . Research Methods : This was a non-experimental quantitative study using a cross-sectional approach to 77 respondents. The instrument used was a smartphone addiction questionnaire. and SDSC with research analysis using Sperman rank. Research Results : The results of the statistical test ofcorrelation sperman rank obtained p value = 0.00 with a significance of 0.05, with this Ho is rejected, Ha is accepted, which means that there is a relationship between the behavior of using gadgets on the sleep patterns of SDN 1 Jlamprang children, Leksnono District, Wonosobo Regency. Correlation coefficient (?=0.615). Recommendations for further research : It is hoped that further research can add a child's growth variable to the effect of using gadgets on children.
Penerapan Aplikasi Google Family Link untuk Mengatasi Gangguan Proses Keluarga Nursokhiba, Novita; Saraswati, Rina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga dengan anak usia sekolah adalah keluarga yang memiliki anak pertama berusia 6 sampai 13 tahun. Masalah yang muncul pada masa pandemi covid-19 salah satunya yaitu masalah penggunaan gadget. Sebanyak 80,6% orang tua memberikan gadget pada anak tanpa membatasi penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan keluarga pada tahap perkembangan anak usia sekolah dengan masalah gangguan proses keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada keluarga atau disebut metode deskriptif analitif studi kasus dengan melibatkan 3 keluarga binaan di dukuh Karangjoho Rt.02, desa Sempor, kecamatan Sempor sebagai responden. Proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, pengisian kuesioner dan pretest posttest. Hasil studi kasus didapatkan bahwa keluarga tidak mampu mengontrol atau mengawasi penggunaan gadget anak sehingga muncul diagnosa keperawatan gangguan proses keluarga. Kemudian dilakukan intervensi selama 7 kali pertemuan berupa edukasi serta penggunaan aplikasi google family link dengan hasil presentase pengetahuan dari ketiga responden meningkat sebesar 36,66% dan durasi penggunaan gadget pada anak menurun dengan rata-rata ketiga responden sebesar 1 jam. Penggunaan aplikasi google family link dan edukasi dampak penggunaan gadget pada keluarga dapat diterapkan untuk mengatasi gangguan proses keluarga dengan anak yang kecanduan gadget.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Pelaksanaan Footcare pada Penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Puring Kuswanti, Aprilia Irna; Ernawati, E; Saraswati, Rina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit DM merupakan penyakit tidak menular, berdasarkan data dari Puskesmas Puring jumlah penderita yang aktif mengikuti Prolanis sebanyak 48 penderita. Penyakit ini dapat menyebabkan terjadinya ulkus diabetik, hal ini dapat dicegah dengan cara melakukan footcare. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi praktik footcare adalah dukungan keluarga, dukungan yang baik dapat memberikan pengaruh positif pada penderita seperti meningkatkan semangat dalam melakukan footcare. Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pelaksanaan footcare pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Puring. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 48 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dukungan keluarga dan footcare. Analisis uji statistik penelitian ini menggunakan spearman rank. Dukungan keluarga sebagian besar memiliki kategori baik sebanyak 30 responden (62.5%), dan footcare sebagian besar memiliki kategori cukup sebanyak 27 responden (56.3%). Hasil analisis uji statistik didapatkan nilai p-value 0.025 (< 0.05). Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan footcare pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Puring. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti tentang bagaimana pengetahuan keluarga terhadap pelaksanaan footcare pada penderita diabetes mellitus
Perbedaan Tingkat Kesepian Lansia yang Hidup Sendiri Dengan Lansia yang Hidup Bersama Keluarga di Desa Karangduwur Kecamatan Petanahan Kebumen Saraswati, Rina; Widiyana, Hidayah Mei; Sarwono, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (2019), prosentase lanjut usia di Indonesia mencapai 25,64 juta jiwa, di Provinsi Jawa Tengah mencapai 13,36%, dan di Kebumen Kecamatan Petanahan sebanyak 688 jiwa. Salah satu masalah yang sering dialami dalam segi psikologis yaitu rasa kesepian. Kesepian merupakan perasaan seseorang bahwa dirinya jauh dari lingkungan, keluarga, pasangan, serta merasa tidak diperhatikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat kesepian pada lansia hidup sendiri dengan lansia hidup bersama keluarga di Desa Karangduwur Petanahan Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan sampel 88 responden. pengambilan data menggunakan kuesioner tingkat kesepian. Analisa data menggunakan Independent Sample t-Test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar lansia mengalami kesepian dengan kategori sedang, dimana pada lansia hidup sendiri sebanyak 61,4% dan pada lansia hidup bersama keluarga sebanyak 79,5% dari masing-masing kelompok lansia sebanyak 44 responden. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan tingkat kesepian pada lansia hidup sendiri dengan lansia hidup bersama keluarga di Desa Karangduwur Petanahan Kebumen dengan perolehan nilai signifikansi Independent Sample t-Test 0,000 (<0,05).
Health Education About HIV/AIDS On Healthcare Volunteer in Pekuncen Village Nugroho, Fajar Agung; Saraswati, Rina; Marsito, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV dan AIDS adalah kondisi kesehatan yang serius dan perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome) merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh sangat lemah akibat infeksi HIV. Perawat memilik peranan dalam pencegahan dan stigma pada HIV serta sebagai pemberi edukasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan kader kesehatan sebanyak 47 orang. Tempat kegiatan ini dilakukan di desa Pekuncen dan waktu pelaksanaan di bulan September 2022. Rangkaian kegiatan yaitu pemberian pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS dengan pemateri dari Puskesmas dan perawat pengajar. Hasil evaluasi kegiatan, sebanyak 45 kader kesehatan memiliki pengetahuan tentang pencegahan dengan kategori baik (96%). Di akhir kegiatan para kader juga diberikan sebuah simulasi Voluntary Councelling and Testing (VCT) bagi kader kesehatan yang berminat dan hasilnya VCT dari kader kesehatannya non-rektif (100%).
Activity Therapy Group Gymnastics for Elderly Patients with Diabetus Militus in Karangmangu Village, Kroya Cilacap District: Terapi Aktifitas Kelompok Senam Lansia Penderita Diabetus Militus di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Cilacap Marsito, M; Saraswati, Rina; Ernawati, E; Sutanto, Eko; Jatmiko, Danang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM cases in Central Java reached 13.4% in 2019, while the elderly in Cilacap Regency reached 61,713 people. Service achievement in Cilacap district is still 17.3% less than 100%. Therefore, it is necessary to carry out community service activities through empowerment with a group activity therapy model. The participants were the elderly of Karangmangu Village, Kroya Cilacap, totaling 15 people who experienced diabetes militus complaints. the purpose of this service is to reach the service coverage of DM sufferers. The method in implementing community service uses empowerment through group activity therapy. All of these implementations can be useful for increasing the coverage of DM health services. The results of community service activities through screening and TAK found that the majority of 15 elderly people who experienced high blood sugar at any time there were 9 people (60%), increased blood pressure there were 11 people (73.3%) out of 15 people. The implementation of community service through empowerment of DM sufferers with a group activity therapy model doing sports exercises can be applied.
Pengaruh Aplikasi TikTok terhadap Perilaku Remaja di SMA Negeri 1 Sirampog Brebes Abdillah, Syauqii Raihan; Saraswati, Rina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : TikTok adalah platform media sosial berasal dari Tiongkok yang fokus pada video berdurasi pendek dengan berbagai fitur. Sepanjang 2021, 656 juta orang di seluruh dunia mengunduh aplikasi TikTok, menjadikannya aplikasi terpopuler. Indonesia menyumbang 47,6% dari total populasi sebagai negara kedua yang paling banyak mengunduh aplikasi TikTok setelah Amerika Serikat. TikTok sangat mempengaruhi remaja secara sosial, pendidikan, dan persepsi. TikTok sebagian besar memiliki efek positif, tetapi juga dapat berdampak negatif pada remaja ketika videonya berisi kekerasan, yang dapat mendorong sebagian kecil remaja untuk meniru tindakan kekerasan. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh aplikasi TikTok terhadap perilaku remaja di SMA Negeri 1 Sirampog Metode Penelitian : Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan dirancang dengan metode survei. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat penelitian. Sampel diambil secara random dengan jumlah 100 orang. Data dianalisis menggunakan presentase dan uji regresi linier sederhana. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan perilaku remaja kategori positif 21 responden (21%) dan perilaku negatif 79 responden (79%). Nilai koefisien b = -0,60 (negatif) maka model regresi negatif atau berlawanan, artinya jika variabel durasi bermain TikTok (X) semakin sering maka variabel perilaku (Y) akan semakin negatif. Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan aplikasi Tik Tok terhadap perilaku remaja di SMA negeri 1 Sirampog Brebes. Rekomendasi : Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengungkap variabel penelitian lainnya seperti kesehatan mental, fisik, dan interaksi sosial.
Strengthening the Role of Health Promotion and the Role of Assisting in Basic Supporting Services for Elderly Health Cadres in the Sempor Area: Penguatan Peran Promosi Kesehatan dan Peran Membantu Pelayanan Dasar Penunjang Pada Kader Kesehatan Lansia di Wilayah Sempor Yuda, Hendri Tamara; Ernawati, E; Saraswati, Rina; Humairoh, Rida; Wibowo, Kukuh Alfiano
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu lansia merupakan tempat pelayanan kesehatan untuk masyarakat usia lanjut (usila) di suatu wilayah tertentu. Kader posyandu memegang peranan yang sangat strategis dalam upaya pemanfaatan pelayanan posyandu lansia. Banyak kader kesehatan yang belum paham bagaimana cara melakukan penyuluhan kesehatan dan melakukan pengukuran tekanan darah pada lansia Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam peran promosi kesehatan dan peran membantu pelayanan dasar penunjang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan simulasi menggunakan phantom spignomanometer. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan kepada kader kesehatan meliputi pre tes, penyampaian materi, simulasi dan post tes. Hasil pengetahuan dan keterampilan meningkat setelah mengikuti pengabdian masyarakat.
Improving the Role of Healthy Kitchens with Cooking Training in Preventing Stunting in Toddlers in Dendang Village, Bangka Barat: Peningkatan Peran Dapur Sehat dengan Pelatihan Memasak dalam Mencegah Stunting pada Balita di Desa Dendang Bangka Barat Rahmadiani, Fitria; Saraswati, Rina; Mutoharoh, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan pengolahan makanan yang baik dan benar, serta meningkatkan kesadaran ibu tentang gizi keluarga dan kesehatan keluarga. Metode: Pelatihan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di Desa Dendang Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta yang terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, wanita usia subur (WUS), dan tim pendampingan keluarga (TPK) di tingkat desa. Pelatihan melibatkan kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah. Pengetahuan, praktik pelatihan memasak, dan evaluasi kegiatan diukur sebelum dan setelah pelatihan. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan ibu tentang stunting dan makanan sehat, serta keamanan pangan sebesar 77.12-80.66 dapat dikatakan cukup. Setelah penyampaian materi dan pelatihan memasak, terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting dan pengolahan makanan yang baik dan benar menjadi 83.32-86.85 dapat dikatakan baik. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting dan pengolahan makanan yang baik dan benar. Peningkatan pengetahuan ini berdampak positif pada kesadaran ibu tentang gizi keluarga dan kesehatan keluarga. Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah Desa Dendang Bangka Barat merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam upaya penanganan stunting di desa tersebut.