Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIVITAS SAFARI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN KECINTAAN REMAJA TERHADAP RASULULLAH (Studi Pada Remaja Masjid Islamic Center Indramayu) Fathurrohman; Didik Himmawan; Ibnu Rusydi; Ahmad Khotibul Umam
Journal Islamic Pedagogia Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.176 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v1i2.36

Abstract

Remaja ialah masa perpindahan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang mana dalam diri remaja terdapat sifat labil dalam pengambilam keputusan, dan awal mula untuk membentuk jatidiri. Membentuk jati diri supaya menjadi benar, baik dan religius, maka remaja harus mengisi kegiatan-kegiatan dalam hidupnya dengan kegiatan yang positif yang meningkatkan nilai spiritual diri salah satunya dengan kegiatan marhabanan. Irmas Islamic Center Roudhotul Jannah mempunyai salah satu program kegiatan yaitu safari dakwah yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kecintaan kepada Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam dengan menyerukan sholawat kepadanya dan menjalin silaturahmi antar Irmas–Irmas khususnya di Indramayu. Yang mana selama kegiatan ini berjalan. Tanggapan-tanggapan mengenai kegiatan safari dakwah sangat baik, karena dampak yang di timbulkan dari acara tersebut yaitu meningkatnya rasa cinta kepada Rasulullah sholallahu alaihi wassalam, memotivasi remaja untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan nilai nilai solidaritas dan terjalinnya tali silaturahmi antara IRMAS Islamic Center dengan Irmas yang dikunjungi, yang mana semua dampaknya adalah positif. Dan kegiatan safari dakwah harus tetap terlaksana sehingga syiar yang dilakukan tidak terhenti.
PENINGKATAN NILAI SPIRITUAL ANAK MELALUI MENGAJI SORE DI DESA TOTORAN KECAMATAN PASEKAN KABUPATEN INDRAMAYU Diah Maulidiyah; Didik Himmawan; Ibnu Rusydi; Ahmad Khotibul Umam
Journal Islamic Pedagogia Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.397 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v1i2.37

Abstract

Nilai Spiritual merupakan nilai yang sangat penting untuk diterapkan kepada diri setiap manusia untuk menjaga keseimbangan dalam beraktivitas dan beribadah. Penerapan nilai spiritual juga harus di tanamkan sejak dini terutama kepada anak-anak. Hal ini terdapat dalam aktivitas belajar al-qur’an yang biasanya setiap daerah sudah menjadi kebiasaan untuk mendidik anak-anak supaya terbentuk nilai spiritual yang baik berupa keimanan dan keibadahan. Proses pengumpulan data yang digunakan ialah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berupa wawancara dan dokumentasi melalui prosedur pengumpulan data baik dari hasil wawancara, maupun dokumentasi dapat dihasilkan bahwa adanya pengaruh dari kegiatan mengaji sore, bahkan dari kalangan anak-anak, remaja, dan orang tua sangat mendukung adanya kegiatan mengaji sore. Hal ini dikarenakan mereka ingin ada penerus yang mampu menegakkan ilmu agama islam. Kegiatan Mengaji Sore dapat menanamkan nilai-nilai spiritual agama islam pada diri anak-anak. Dimana mempunyai tujuan untuk menghasilkan anak-anak yang cinta akan Al-Qur’an. Orangtua mendukung adanya kegiatan mengaji sore di Musholla Darussallam karena kegiatannya yang positif dapat memberikan pengaruh baik bagi anak-anak di Desa Totoran sedikit demi sedikit anak-anak meninggalkan bermain handphone dan harus mengaji ilmu-ilmu Al-Qur’an dan ilmu agama.
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN YATIM PIATU DI DESA PANYINDANGAN KULON KECAMATAN SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU Maulida Khofifah Azzaen; Didik Himmawan; Ibnu Rusydi; Indra Sudrajat
Journal Islamic Pedagogia Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.465 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v1i2.38

Abstract

Dalam kehidupan empirik, aspek agama diperlihatkan melalui ekspresi simbol dari kebudayaan yang banyak ditemukan dalam tradisi lokal yang mempunyai label atau identitas keagamaan yang secara definisi menggambarkan manifestasi takzim dan khidmat bagi pemeluknya, tradisi ini umumnya muncul dengan suatu motif sosial, ekonomi maupun keagamaan. Masalah dalam penelitian ini adalah ingin menjawab bagaimana tradisi santunan anak yatim yang berlangsung pada masyarakat Desa Panyindangan Kulon dan apa saja manfaat, tujuan serta tanggapan masayarat di Desa tersebut. Berdasarkan data hasil analisis di lapangan yang mengikuti alur metode kualitatif, dihasilkan beberapa temuan data, diantaranya kegiatan santunan anak yatim yang diselenggarakan ini bukan hanya sebatas dorongan (motivasi) untuk beramal, bersedekah, atau infaq tetapi lebih bersifat rasa cinta kasih, kepedulian dan rasa kemanusiaan yang berkeadilan sosial dan karena dari hati nurani serta kedermawanan sosial. Pengaruh positif kepada masyarat tentang adanya kegiatan santunan anak yatim piatu ini masyarakat merasa diperhatikan oleh pihak Desa dan organisasi yang ada di desa, juga merasa teredukasi akan adanya kegiatan santunan tersebut sehingga masyarakat merasa senang dan berharap kegiatan tersebut bisa berjalan lancar setiap bulan atau tahun-nya.
PELAKSANAAN METODE ACTIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MTS AL-GHOZALI JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU Didik Himmawan; Ibnu Rusydi
Journal Islamic Pedagogia Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Islamic Pedagogia
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.461 KB) | DOI: 10.31943/pedagogia.v1i2.39

Abstract

Perlu adanya sebuah kesadaran baru yang oleh para guru, diantaranya adalah harus mengutamakan peran anak didik sebagai aktor, bukannya guru. Selama ini yang lebih ditonjolkan adalah guru. Sementara murid diposisikan sebagai objek dalam proses belajar mengajar. Proses pembelajaran bukan hanya guru yang dituntut aktif, tetapi siswa juga berperan penting dalam hal tersebut. Oleh karena itu, seorang guru harus mempunyai kemampuan dalam mengajar dan pembelajaran. Diantaranya adalah kemampuan menguasai metode-metode pembelajaran. Metode pembelajaran mempunyai andil yang besar dalam kegiatan belajar mengajar. Kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki anak didik, akan ditentukan oleh kerelevansian penggunaan suatu metode yang sesuai dengan tujuan. Penelitian ini dapat digolongkan sebagai penelitian lapangan (field research), dan penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu penelitian yang prosedurnya menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, sampelnya menggunakan sampel total, adapun teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil analisis, dapat disampaikan kesimpulan terdapat perbedaan skor nilai Bahasa Arab pada siswa MTs Al-Ghozali Jatibarang yang signifikan pada siswa sesudah mengikuti pembelajaran Bahasa Arab dengan Active Learning. Terdapat perbedaan skor daya serap/pengetahuan Bahasa Arab yang signifikan pada siswa sesudah mengikuti pembelajaran Bahasa Arab dengan Active Learning.
Aplikasi Mashlahat Dalam Transaksi Ekonomi Syariah Kontemporer Di Indonesia Perspektif Legislasi Dedi; Ibnu Rusydi; Nursyamsi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.351

Abstract

Artikel ini menjelaskan implementasi maslahat mursalah sebagai alternatif sumber hukum Islam terkait  praktik-praktik transaksi di era modern yang semakin flesksibel sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara syariah dan  dapat menjawab tantangan  zaman.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan merupakan penelitian perpustakaan. Data dokumentasi yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder kemudian direduksi, diverifikasi dan disajikan. Hasil penelitian ini adalah:  Perspektif madzhab-madzhab fikih, pro kontra pada teori maslahah dan perbandingannya dengan qiyas, yang ternyata hanya berkutat dalam  ranah istilah kalimat saja, karena pada prakteknya semua madzhab menggunakan maslahah mursalah. Berbagai bentuk perkembangan ekonomi Islam, baik kelembagaan maupun produk, menunjukkan bahwa peran maslahah mursalah sangat signifikan. Seperti trend semakin maraknya perbankan syariah, munculnya kartu kredit syariah yang memfasilitasi berbagai transaksi, pembaruan dalam transaksi mudharabah seperti kewajiban jaminan dan bagi hasil sebagai metode bagi hasil. Dengan pesatnya perkembangan ekonomi syariah, penggunaan maslahah mursalah akan semakin dominan dan krusial sehingga syariat Islam dapat  beradaptasi di setiap zaman dan waktu.
Upaya Legislasi Qanun Syari'ah Di India Dan Pakistan Nursyamsi; Dedi; Ibnu Rusydi
JUSTICES: Journal of Law Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.294 KB) | DOI: 10.58355/justices.v1i1.1

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji upaya legislasi Qanun dan Syariah di India dan Pakistan. Berbicara bagaimana informasi tentang Islam di India dan Pakistan, serta pergumulan yang terjadi di kawasan sekitarnya pasca terbentuknya kedua negera tersebut. Negara Pakistan merupakan hasil pemisahan dari negara India. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya legislasi Qonun syariah yang diusung oleh kaum muslim di kedua negara tersebut memberikan nilai-nilai sejarah  adanya keinginan yang sangat kuat, terlebih di negara Pakistan yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Tampaknya masih disibukkan dengan persoalan identitas nasional, problem diferensisi visi di kalangan modernis dan tradisionalis atau pergumulan tentang peran sipil dan militer yang terjadi di Pakistan hingga kini terus terjadi.
Korupsi Dan Upaya Pemberantasannya Dalam Perspektif Hukum Islam Dedi; Siti Puadah; Ibnu Rusydi
JUSTICES: Journal of Law Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.486 KB) | DOI: 10.58355/justices.v1i1.4

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena berdampak negatif pada semua aspek kehidupan. Kejahatan ini berpotensi membawa kesengsaraan, pemiskinan dan penderitaan bagi banyak orang. Korupsi terjadi karena banyak faktor seperti gaya hedonisme, kepemimpinan yang lemah, kurangnya pendidikan agama dan moral, dan lainnya. Oleh karena itu bagamana islam memandang tindak pidana korupsi serta bagaimana cara pemberantasannya. Tujuannya untuk mengetahui pandangan islam dalam mengatasi masalah tersebut. Dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode library research atau kepustakaan dengan mengupulkan berbagai sumber dan membandingkannya dengan sumber lain. Kata korupsi secara harfiah adalah kebusukan, keburukan, ketidakjujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian. perspektif islam korupsi memiliki pemahaman yakni riswah, sariqah, dan pengkhianat. Banyak sekali factor penyebab korupsi, salah satunya adalah perspektif kekayaan, dan gaya hidup yang matrealistis. Oleh karena itu sanksi bagi pelaku korupsi perspektif islam salah satunya dengan hudud dan takzir. Maka diperlukan juga strategi dalam pemberantasannya salah satunya dengan menerapkan hukum pidana. Korupsi juga merupakan kejahata yang sangat buruk dan dapat menimbulkan kerugian bagi semua umat, terutama bagi kalangan bawah. Oleh karena itu dalam islam ada sanksi berupa hudud dan takzir bagi para pelaku korupsi, selain itu upaya yang dapat kita lakukan dalam memberantasnya melalui peradilan pidana difokuskan pada sifat represif.
Pengabdian Masyarakat melalui Sosialisasi Mini Bank Dalam Upaya Meningkatkan Minat Menabung Bagi Anak-Anak Di Desa Rancamulya Indramayu Diana Sari; Dian Antini; Didik Himmawan; Ibnu Rusydi
ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.656 KB) | DOI: 10.58355/engagement.v1i1.1

Abstract

Pengabdian masyarakat melalui kegiatan sosialisasi mini bank dalam upaya meningkatkan minat menabung bagi anak-anak di Desa Rancamulya, merupakan program yang dibuat sebegai bentuk implementasi dari mata kuliah yang sudah dipelajari di Program Studi Perbankan Syariah Universitas Wiralodra Indramayu. Adapun tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu untuk melatih anak-anak agar dapat membiasakan diri untuk menabung sejak usia dini dan mengetahui tentang bagimana cara bertransaksi yang benar. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini yaitu dengan Sosialisasi berupa penyampaian materi terkait mini bank, pentingnya menabung dan bertransaksi sesuai prinsip syariah. Kemudian di akhir kegiatan dilakukan pendataan bagi anak-anak yang ingin menjadi nasabah dan membuka rekening. Adapun pelaksanaan praktek menabung ini yaitu sejak sosialisasi dilaksanakan sampai dengan akhir pelaksanaan KKN Universitas Wiralodra dari tanggal 29 Juli sampai dengan 9 Agustus 2022. Dalam pelaksanaannya, respon audien atau sasaran sangat antusias, karena adanya ketertarikan bagi mereka untuk menjadi nasabah mini bank ini karena dalam kegiatannya seperti sebuah simulasi perbankan yang di khususkan untuk anak-anak. Mereka dapat menyimpan uang dengan besaran dana yang tidak ditentukan dan dapat menarik dana ketika nasabah membutuhkan. Adapun dari segi hambatan yang terjadi di lapangan salah satunya adalah usia anak-anak yang masih terlalu kecil, membuat kami harus memberikan pendampingan secara khusus dalam pelaksanaan sistem opeasional mini bank. Selain itu dari segi peralatan dan perlengkapan yang dimiliki masih manual, sehingga harus lebih teliti dan hati-hati agar setiap transaksi yang dicatat sama dengan bukti fisiknya (balance).
Pendidikan Islam Sebagai Landasan Membangun Paradigma World View Islam Ibnu Rusydi
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v1i1.9

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis pendidikan Islam sebagai landasan membangun world view Islam. World view Islam meliputi dunia dan akhirat, di mana aspek dunia harus memiliki hubungan yang erat dan mendalam dengan aspek akhirat, sedangkan aspek akhirat diletakkan sebagai aspek utama dan terakhir. Dunia harus dipandang sebagai persiapan menuju akhirat tanpa menyiratkan sikap pengabaian terhadap aspek dunia. Dengan demikian, apa yang dimaksud dengan world view menurut perspektif Islam adalah pandangan Islam tentang realitas dan kebenaran yang tampak oleh mata hati kita dan yang menjelaskan hakikat wujud, oleh karena apa yang dipancarkan Islam adalah wujud yang total, maka world view Islam berarti pandangan Islam tentang wujud (ru’yat al-Islam li al-wujud). World view Islam merupakan antitesa dari pandangan hidup Barat (Western world view)
Pendidikan Islam di Indonesia (Problem Masa Kini dan Perspektif Masa Depan) Hafsah; Ibnu Rusydi; Didik Himmawan
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i1.374

Abstract

Pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Di Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim, masih memiliki beberapa problematika terkait pendidikan khususnya pendidikan Islam. Berikut akan diuraikan permasalahan pendidikan Islam yang terjadi di masa kini. Pendidikan karakter yang ditopang oleh pendidikan moral, pendidikan nilai, pendidikan agama, dan pendidikan kewarganegaraan sama-sama membantu siswa untuk tumbuh secara lebih matang dan kaya, baik sebagai individu maupun makhluk sosial dalam konteks kehidupan bersama. Dalam menjawab problematika dan tantangan yang dihadapi pendidikan Islam, maka ada beberapa solusi alternatif yang bisa dilakukan, antara lain paradigma baru pendidikan Islam harus didasarkan pada filsafat teosentris dan antroposentris sekaligus, pendidikan Islam mampu membangun keilmuan dan kemajuan pendidikan yang integratif antara nilai spiritual, moral, dan materiil bagi kehidupan manusia, dan pendidikan Islam harus lebih menekankan pada struktur yang lebih fleksibel, memperlakukan peserta didik sebagai individu yang selalu berkembang, dan senantiasa berinteraksi dengan lingkungan.