Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Jus Campuran Tomat Dan Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia  Dengan Hipertensi Di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025 Rossa Dwi Aprilia; Bambang Suryadi; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi seiring dengan proses penuaan dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi yang dapat dilakukan adalah melalui intervensi nonfarmakologis berbasis nutrisi. Tomat dan wortel diketahui mengandung kalium, likopen, beta-karoten, dan antioksidan yang berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus campuran tomat dan wortel terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest–posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 15 responden lansia dengan hipertensi. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden mengalami hipertensi dengan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik di atas batas normal. Setelah diberikan intervensi jus campuran tomat dan wortel, seluruh responden (100%) mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh hasil penurunan tekanan darah sistolik dengan nilai p = 0,001 dan penurunan tekanan darah diastolik dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Pemberian jus campuran tomat dan wortel berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025
Pengaruh Rebusan Daun Kemangi Dan Jahe Sebagai Terapi Herbal Terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia Yang Mengidap Penyakit Hiperurisemia Tahun 2025 Hasnaa Nabilah; Bambang Suryadi; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperurisemia merupakan kondisi meningkatnya kadar asam urat dalam darah yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup akibat nyeri sendi. Penggunaan obat farmakologis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kemangi dan jahe sebagai terapi herbal terhadap kadar asam urat pada lansia penderita hiperurisemia. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia yang mengalami hiperurisemia dan dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun kemangi dan jahe. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar asam urat responden mengalami penurunan setelah diberikan rebusan daun kemangi dan jahe. Uji Paired T-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian rebusan daun kemangi dan jahe terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia. Dengan demikian, rebusan daun kemangi dan jahe dapat dijadikan sebagai terapi herbal komplementer untuk membantu menurunkan kadar asam urat pada lansia penderita hiperurisemia
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Sistem Triage dengan Tingkat Kepuasan Terhadap Pelayanan di Igd Rsud Cipayung Walid Miftahul Huda; Bambang Suryadi; Weslei Daeli
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cipayung, mengingat masih adanya kesalahpahaman pasien terhadap mekanisme prioritas pelayanan yang berpotensi menurunkan kepuasan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional korelasional ini melibatkan 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang definisi, tujuan, prinsip, kategori warna, dan proses triase, serta kuesioner kepuasan berbasis dimensi SERVQUAL. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup hingga baik dan tingkat kepuasan dalam kategori puas, serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di IGD (p < 0,05). Pasien dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi pasien mengenai sistem triase merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat komunikasi terapeutik, dan mendukung pengembangan praktik keperawatan gawat darurat yang berorientasi pada patient-centered care.
Peran Komunikasi dan Sikap Caring Perawat pada Tingkat Kepuasan Pasien dalam Penanganan Kegawatdaruratan Marjidin, Agus; Weslei Daeli; Bambang Suryadi; Bram Burmanajaya
Window of Nursing Journal Vol. 6 No. 2 (Desember, 2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/won.v6i2.2317

Abstract

The high volume of patient visits to the ER, both by emergency and non-emergency patients, is the main cause of crowding in the ER which can cause patient dissatisfaction. So that communication and caring attitudes of nurses are needed to overcome this condition. Patient satisfaction is the main indicator of the standard of a health facility, while communication and caring attitudes of health workers will also have an impact on patient satisfaction. The purpose of this study was to determine whether or not there is a relationship between communication and caring attitudes of nurses with the level of patient satisfaction in emergency handling in the ER of Bogor City Hospital. The descriptive analytical research method with a cross-sectional approach, the sample in this study amounted to 67 patients in the yellow zone in the ER of Bogor City Hospital. The results of the study showed good communication as many as 62 respondents (92.5%). The caring attitude of nurses who carried out caring was 54 respondents (80.6%) and patients who were satisfied were 63 respondents (94%). By using the Chi-Square analysis test, the P value = 0.025 on communication with the level of patient satisfaction, the P value = 0.021 of the nurse's caring attitude with the level of patient satisfaction. The conclusion of this study is that there is a relationship between communication and caring attitudes of nurses with the level of patient satisfaction. The better the communication and caring attitudes of nurses, the better the impact on patient satisfaction in emergency services.