Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Rancang Bangun Alat Pemisah Padi Portabel Untuk Masyarakat Desa Cibuluh Kabupaten Subang Jawa Barat Anggraeni Mulyadewi; Nur Wisma Nugraha; Aris Budiyarto; Nur Jamiludin Ramadhan; Hilda Khoirunnisa
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.685

Abstract

Salah satu tahapan dalam proses panen padi adalah pemisahan padi dari batangnya. Secara umum petani Desa Cibuluh, Kabupaten Subang masih melakukan kegiatan tersebut secara manual. Alat pemisah padi yang ada tidak efisien digunakan karena berat dan sulit untuk dibawa ke lokasi panen. Perancangan dan pembuatan alat pemisah padi portabel dengan memodifikasi alat pemisah padi yang sudah ada dilakukan dengan membuat alat pemisah padi menjadi dua bagian yaitu badan utama dan mesin penggerak. Kedua bagian tersebut dilengkapi tali gendongan yang membuat alat pemisah padi mudah untuk digunakan secara langsung oleh petani. Hasil uji menunjukkan bahwa alat ini mampu meningkatkan produktivitas petani dengan meningkatkan hasil panen dengan waktu yang singkat. Sebanyak kurang lebih 1000 kg biji padi dihasilkan selama dua jam waktu pemisahan padi dengan menggunakan alat pemisah padi portabel ini.
Pompa Hidram Sebagai Solusi Pompa Hemat Listrik Untuk Distribusi Air Desa Cibuluh Abdur Rohman Harits Martawireja; Hadi Supriyanto; Wahyudi Purnomo; Nur Wisma Nugraha; Pipit Anggraeni; Ega Mardoyo; Dandi Cahyadi; Moch Fikrie Dzulfikar
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1228

Abstract

Krisis air bersih merupakan tantangan global yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama di wilayah pedesaan yang belum memiliki infrastruktur memadai. Desa Cibuluh, Kabupaten Subang, Jawa Barat, meskipun memiliki sumber air yang melimpah, menghadapi kendala dalam distribusi air bersih dari sumber air bersih ke pemukiman warga. Menanggapi permasalahan ini, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung melalui program pengabdian masyarakat menerapkan teknologi pompa hidram di Kampung Ciseupan sebagai solusi distribusi air yang hemat energi dari sumber air bersih ke penampungan. Kegiatan ini mencakup survei lokasi, perancangan, perakitan, instalasi, dan uji fungsi pompa bersama warga. Teknologi pompa hidram memanfaatkan energi aliran air secara gravitasi tanpa memerlukan listrik. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 10 warga dalam pembangunan dan memberikan manfaat bagi 35 kepala keluarga. Pompa hidram yang dibuat mampu mengalirkan air dengan debit 0,13 liter/detik di titik keluar penampungan. Teknologi ini berhasil membuat akses air bersih ke warga dengan biaya operasional rendah serta mendukung kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi aktif dengan warga membuktikan efektivitas penerapan teknologi tepat guna sebagai solusi berkelanjutan untuk infrastruktur dasar di pedesaan.