Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TANAMAN JERUK DI DESA KARANGCENGIS, KECAMATAN BUKATEJA, KABUPATEN PURBALINGGA Lili Akhwandi; Dumasari Dumasari; Pujiharto Pujiharto
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 2 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v18i2.1741

Abstract

The condition of citrus farming in karangcengis village, Bukateja subdistrict, Purbalingga regency was the background of this study. it was to know wheter this farming was feasible to run or not.The study was aimed at knowing the cust of productions, income, yield per harvesttime. The method was survey method.The samples were taken by purposive sampling. To know about the farmes’ income, the data were analyezed by reducing the admission with the total cost. R/C was used to know every harvest time and (NPV, IRR, Net B/C ratio) are usedto know wheter the farming was feasible to run or not.The result showed that the average production for each harvest time in 2014 was 2.242,16 kg, in 2015 the average production was 3.3063,71 kg and in 2016 the average production was 1.693,43 kg. The farmes incomein 2014 was Rp.5.570.130,96 with land width of 0,25 Ha and the number of plants was 175 Citurs Plants. The farmes income in 2015 was Rp 9.337.031,3 with the land widht of 0,25 Ha and the numbers of plants was 175 citrus plants.The farmes incomen in 2016 wasRp.4.564.079,9 with the land width of 0,25 Ha and the number of plants 175 citrus plants in 2014, R/C value was 2,3 in 2015, R/C value was 3,1. In 2016, R/C value was 2,5 NPV value that was obtaint during three harvest times was 14.204.241.IRR value that was obtainedduring three harvest times was 28,20%. Net B/C ratio that Wass obtained during three harvest times was 2,519. Therefore, it can be summed up that the citrus farming in Karangcengis village Bukateja subdistrict Purbalingga regency is feasible to run
POLA KEMITRAAN AGROINDUSTRI GULA KELAPA DI DESA BANTAR KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP Hidayat Santoso; Sulistyani Budiningsih; Dumasari Dumasari
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 1 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v18i1.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan dan teknologi agroindustri gula kelapa, proses pembentukan hubungan kemitraan agroindustri gula kelapa, dan pola kemitraan agroindustri gula kelapa di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, KabupatenCilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian dilakukan di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap selama lima bulan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 25 orangpengrajin gula kelapa. Hasil penelitian menyebutkan bahwa terjadi hubungan pola kemitraan antara pengrajin dengan pemilik pohon kelapa yaitu dengan adanya sistem sewa pohon kelapa yang dilakukan antara kedua belah pihak yang dilakukan dengan sistem kepercayaan dankekeluargaan. Pola kemitraan antar sesama pengrajin gula kelapa kaitannya dalam hal penyediaan bahan baku, informasi harga jual dan beli ditingkat pedagang pengepul dan perkembangan teknologi. Pola kemitraan antara pengrajin dengan pedagang pengepulkaitannya dalam hal jual beli hasil produksi dan peminjaman modal. Pola kemitraan yang terjadi antar sesama pedagang pengepul biasanya hanya sebatas tukar informasi harga beli dan jual produk gula kelapa dan informasi pengrajin gula kelapa.
POTRET KEWIRAUSAHAAN PETANI PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT DI DESA RANDUSANGA KULON KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES Rakhmi Wijaya Ningsih; Pujiati Utami; Dumasari Dumasari
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 1 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v18i1.1733

Abstract

This research was aimed to know the entrepreneurship frame of seaweed farmers in Randusanga Kulon Village, Brebes Subdistrict, Brebes Regency related with the production technique, economic aspect and post production. This research used a case study method.The sampling technique was by purposive sampling. The consideration of the sampling technique was due to the seaweed farmer swho lived and had the fish pondin Randusanga Kulon Village. The results of research include (1) the entrepreneurship frame of seaweedfarmers related with the production technique included: (a) The farmers used the cultivation technique of seaweed using monoculture system or polyculture.(b) The farmers used simple technology. (2) The entrepreneur frame of the seaweed farmer was related to the economicfactors: (a) Financial capital of the farmers was 90% of his own. (b) The cultivation of sea weed were provitable.(c) the distribution of the sea weed was directly and indirectly. (3) The entrepreneurship frame of the sea weed cultivation was related to the post production aspectincluding:(a) 100 percent of famers did post harvest technique.(b) 100 percent of farmers didn’t processing of sea weed.
ANALISIS TATA NIAGA PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN PURBALINGGA Kania Dea Pramita; Pujiati Utami; Dumasari Dumasari
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 18, No 1 (2016): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v18i1.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses tata niaga pupuk bersubsidi dari distributor sampai ke petani di Kabupaten Purbalingga, besarnya margin tata niaga yang diterima oleh masing-masing penyalur pupuk bersubsidi, mengetahui tingkat efisiensi tataniaga pupuk di Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kutasari dan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga. Pemilihan lokasi di lakukan secara Purposive sampling. Pada kelompok distributor, diambil dua distributor sebagai sampel dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling, untuk kelompok penyalur resmi diambil 13 sampel dengan metode proportionate stratified random sampling, diambil 20 kelompok tani sebagai sampel dengan metode snawball sampling dan 20 petani sebagai sampel padi monokultur dengan metode purposive sampling yang sudah memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Penelitian dilakukan selama delapan bulan, yaitu mulai bulan Desember 2015 sampai Mei 2016.Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya ada satu pola saluran tata niaga pupuk bersubsidi yaitu dari distributor ke penyalur resmi kemudian ke kelompok tani selanjutnya dijual kepada konsumen akhir yaitu petani. Margin tata niaga pupuk bersubsidi tertinggipada pupuk urea, pupuk phonska dan pupuk ZA sebesar Rp.109,-/kg. Tingkat efisiensi tertinggi terdapat pada distributor pupuk organik sebesar 2,7.
Manfaat Fungsional Produk Cocodus Olahan Limbah Handicraft sebagai Media Tanam D Dumasari; Wayan Darmawan; Sulistyani Budiningsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.545 KB)

Abstract

Pengembangan diversifikasi produk penting bagi pemberdayan pengrajin handicraft. Tujuan kegiatan ini ialah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pengrajin handicraft berbahan limbah kelapa tentang kemanfaatan fungsional cocodust berhara sebagai media tanam. Mitra yang ditetapkan sebagai khalayak sasaran strategis ialah Kelompok Pengrajin Manunggal Karya di Purbalingga Wetan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Metode pendekatan yang dimanfaatkan mencakup penyuluhan, diskusi kelompok, pelatihan dan evaluasi. Pada akhir kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan anggota mitra sehubungan dengan kemanfaatan fungsional cocodust berhara. Anggota mitra makin mengetahui dan trampil mengidentifikasi manfaat fungsional cocodust berhara sebagai media tanam alternatif bagi sayuran berumur pendek.
Adopsi Inovasi Teknik Tanam Jarwo Riting Plus-Plus pada Petani Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Fiki Rahmatika; Dumasari Dumasari; Sulistyani Budiningsih
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.477

Abstract

This research was conducted in Susukan Sub-district, Banjarnegara Regency, from March to April 2022. It aims to figure out the process of the adopted innovation of Jarwo Riting Plus-Plus in the area. The method used is descriptive qualitative and quantitative. They applied purposive sampling method with census technique which resulted in one (1) key informant and 23 farmer respondents who adopted the technique. The research results concluded that Jarwo Riting Plus-Plus is a rice cultivation technique that uses Jajar Legowo system, then a surrounding ditch is made in each rice field, afterwards each rice field is planted with refugia plants, and the last phase is to release of fish in each rice field. Characteristics of 23 respondents include age, number of dependents, education level, length of farming, and land area. The motivating factors for the adoption of the planting technique are institutional support and easy access to information, while the inhibiting factors are farmers' refusal, security intrusion, high land slope, lack of water availability, prone to flooding and high use of fertilizers and pesticides. The adoption rate implemented by the rice farmers in Susukan sub-district is in the medium category.
Efektivitas Pola Komunikasi Penyuluhan Pertanian untuk Usaha Tani Padi Sawah dengan Teknologi Jajar Legowo Pada Kelompok Tani Sri Ganggong di Desa Jatianom Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Putri Adisya Halimatussa’diah; Dumasari Dumasari; Watemin Watemin
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.522

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh penyuluh pertanian dalam menjalankan tugasnya dan harus memiliki sifat efektif untuk membantu meminimalisir kesalahpahaman. Efektivitas komunikasi adalah suatu efek atau pengaruh dari komunikasi yang terjadi dan sebagai indikator keberhasilan komunikasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui pola komunikasi yang terjadi pada penyuluhan pertanian, faktor penghambat dan pendukung, serta efektivitas dari pola komunikasi yang terjadi pada penyuluhan pertanian pada kelompok tani Sri Ganggong di Desa Jatianom. Metode yang dilakukan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu. Pola komunikasi yang terjadi adalah pola komunikasi satu arah, dua arah, dan multi arah. Hambatan yang terjadi adalah umur dan waktu, sedangkan faktor pendukung adalah pengalaman penyuluh, pengalaman petani, media, dan instansi pemerintah. Pola komunikasi yang terjadi berjalan dengan efektif ditandai oleh perubahan sikap mental, pengetahuan dan keterampilan petani dari kelompok tani Sri Ganggong.
Efisiensi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara Retno Kusuma Ningrum; Pujiharto Pujiharto; Dumasari Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.523

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara pada bulan Maret sampai April 2022. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui proses distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. 2) Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. 3) Mengetahui efisiensi distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sample menggunakan metode purposive sampling yang kemudian dipilih menggunakan metode snowball samping sehingga dihasilkan 26 informan kunci dan 6 responden. Hasil penelitian ini yaitu proses distribusi yang dilakukan oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani terdiri dari kegiatan pelayanan, standar waktu pendistribusian, jadwal pendistribusian, serta pelaksanaan prinsip 6T pendistribusian pupuk bersubsidi. Faktor pendukung dalam kegiatan pendistribusian pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani yaitu administrasi teratur, adanya kerjasama dalam organisasi, pengecekan pupuk bersubsidi secara berkala dan adanya sistem RDKK sedangkan faktor penghambatnya yaitu sarana dan prasarana administrasi masih kurang mumpuni, terjadi kesalahan komunikasi dengan pihak distributor, pupuk menumpuk digudang saat musim panen dan petani belum memahami penggunaan kartu tani dan sistem RDKK . Efisiensi distribusi pupuk bersubsidi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Artha Tani secara keseluruhan sudah efisien dengan nilai efisiensi untuk pupuk urea sebesar 0,42%, pupuk NPK 0,41% dan pupuk organik 1,08%.
Analisis Biaya Produksi dan Keuntungan Agroindustri Tahu di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Sri Susanti; Pujiharto Pujiharto; Dumasari Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.699

Abstract

Kedelai merupakan salah satu tanaman polong-polongan yang menjadi sumber utama protein, sehingga sebagian besar kebutuhan protein nabati dan minyak nabati dapat dipenuhi dari hasil olahan kedelai serta apabila dilihat dari harganya menjadi sumber protein termurah. Kedelai di Indonesia sebagian besar untuk memenuhi pengolahan tahu, umumnya tahu dijadikan sebagai pengganti protein. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya biaya produksi dan keuntungan yang didapat oleh pengrajin tahu di Desa Cisadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan pengrajin tahu sebesar Rp1.389.834 dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.980.166 dalam setiap proses produksi tahu.
Efektivitas Implementasi Kebijakan Kartu Tani Terhadap Pengelolaan Usahatani Tanaman Pangan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Pubalingga Purnomo, Tri Nova Yoga; Fathurrohman, Yusuf Enril; Dumasari, Dumasari
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v7i.1216

Abstract

Program Kartu Tani merupakan salah satu program nasional pada sektor pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya dalam mengoptimalkan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cipaku Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Dilakukan bulan Maret 2024. Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui karakteristik sosial ekonomi. 2. Mengetahui faktor penghambatan dan pendukung. 3. Mengetahui efektivitas implementasi kebijakan kartu tani. Metode yang digunakan adalah metode penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. sampel yang digunakan sebanyak 41 petani. Penelitian ini menggunakan sampel acak sederhana. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa karakteristik petani pemilik dan pengguna kartu tani mayoritas laki-laki berusia lebih dari 55 tahun, berpendidikan pada tingkat sekolah dasar, jumlah tanggungan keluarga 3-4 orang, lamanya usaha tani lebih dari 20 tahun, luas lahan yang digarap 0,25-0,5 Ha, pengeluaran pupuk permusim lebih dari 100 kg. Faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijkan kartu tani hasil tertinggi dari faktor pendukung adalah kedisiplinan KPL dan transportasi mudah. Faktor penghambat tertinggi adalah petani lansia. Efektivitas implementasi kebijkan kartu tani dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Cipaku diukur menggunakan indikator keberhasilan program, keberhasilan sasaran dan kepuasan terhadap program dari tiga indikator tersebut diperoleh nilai sebesar 1.765 masuk kedalam kategori efektif. Kebijakan kartu tani telah berjalan dengan baik. Semakin banyak petani yang menyadari keberhasilan kebijakan ini dan menyadari bahwa kartu tani membantu petani mendapatkan pupuk, yang merupakan salah satu faktor produksi dalam pertanian, khususnya dalam budidaya pangan.