Fakhruddin Mutakin
Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Jember

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Konseling Individu dengan Teknik Expressive Writing Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa yang Menempuh Skripsi Millatina Hanifa; Arifin Nur Budiono; Fakhruddin Mutakin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 12, No 1 (2026): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.23771

Abstract

This study aimed to examine the effect of individual counseling using expressive writing techniques on improving students’ academic resilience at the Islamic University of Jember. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The participants were three students selected through purposive sampling due to their low levels of academic resilience based on pretest results. Data were collected using an academic resilience questionnaire covering self-adjustment, problem-solving, resourcefulness in dealing with challenges, and confidence and perseverance. The instrument demonstrated high reliability and was considered appropriate for measuring academic resilience. The findings indicated an increase in the average academic resilience score from 77 (low category) on the pretest to 88 (high category) on the posttest. The paired-sample t-test revealed a calculated t-value of 17.065, exceeding the critical t-value of 4.303, with a significance level of 0.003 (p < 0.05), indicating a statistically significant improvement. However, the findings should be interpreted cautiously due to the very limited sample size. Overall, the results suggest that individual counseling combined with expressive writing techniques has the potential to enhance students’ academic resilience and may serve as an alternative counseling intervention that addresses students’ emotional needs._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling individual dengan teknik expressive writing terhadap peningkatan resiliensi akademik mahasiswa di Universitas Islam Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas tiga mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling karena memiliki tingkat resiliensi akademik rendah berdasarkan hasil pretest. Data dikumpulkan menggunakan angket resiliensi akademik yang mencakup aspek penyesuaian diri, pemecahan masalah, kemampuan memanfaatkan sumber daya dalam menghadapi masalah, serta kepercayaan diri dan ketekunan. Instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria reliabilitas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor resiliensi akademik dari rata-rata 77 (kategori rendah) pada pretest menjadi 88 (kategori tinggi) pada posttest. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 17,065 lebih besar daripada t tabel 4,303 dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Meskipun demikian, hasil ini perlu ditafsirkan secara hati-hati mengingat jumlah subjek yang sangat terbatas. Secara umum, temuan penelitian mengindikasikan bahwa konseling individual dengan teknik expressive writing berpotensi meningkatkan resiliensi akademik mahasiswa dan dapat menjadi alternatif layanan bimbingan dan konseling yang responsif terhadap kebutuhan emosional mahasiswa.
Hubungan Resiliensi Akademik Dengan Disiplin Belajar Siswa Ainun Maulidya; Arifin Nur Budiono; Fakhruddin Mutakin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 12, No 1 (2026): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.22888

Abstract

This study aims to investigate the correlation between academic resilience and learning discipline among eighth-grade students at SMPN 1 Pakusari. Using a quantitative approach, data were collected via questionnaires from 115 randomly selected respondents. The results of the Pearson Product Moment correlation analysis indicate a significant positive relationship between the two variables, with a correlation coefficient of 0.223. However, this relationship falls into the weak category, suggesting that while a connection exists, academic resilience is not the primary determinant of students' learning discipline. These findings provide a foundational framework for developing school counseling programs that address both constructs. Ultimately, this research is intended to assist school counselors in designing interventions tailored to student needs, thereby optimizing both academic resilience and learning discipline within the school environment._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi akademik dan disiplin belajar pada siswa kelas VIII SMPN 1 Pakusari. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Adapun jumlah  responden yang dilibatkan sejumlah 115 dengan pilihan secara acak. Hasil dari Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan nilai korelasi sebesar 0,223. Namun demikian kekuatan hubungan tersebut tergolong dalam kategori lemah. Hal ini memiliki makna bahwa meskipun terdapat keterkaitan, resiliensi akademik bukan merupakan faktor utama yang mempengaruhi disiplin belajar siswa. Temuan ini dapat dijadikan dasar dalam perancangan program layanan bimbingan dan konseling yang mendukung kedua aspek tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Guru BK dalam membuat program layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga dapat meningkatkan resiliensi dan kedisiplinan belajar  siswa di sekolah meningkat secara optimal.
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Cinematherapy untuk Meningkatkan Self-esteem Siswa Madrasah Tsanawiyah Siti Aisah; Yurike Kinanthy Karamoy; Fakhruddin Mutakin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.21171

Abstract

This study examined the effectiveness of group counseling using cinematherapy to improve self-esteem among seventh-grade students in Islamic secondary schools. The research was motivated by students’ tendencies to experience low self-esteem due to academic pressures and social–religious expectations within the school environment. A quantitative method with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was applied. Participants were ten students identified as having low self-esteem through an initial assessment. Data were collected using a self-esteem scale that had been tested for validity and reliability, then analyzed with a paired-sample t-test. The findings showed a statistically significant increase in self-esteem after six group counseling sessions integrating cinematherapy (p < 0.05). The films encouraged self-reflection, helped students identify positive values, and strengthened self-image through structured and empathetic group discussions. Although the sample size was limited and no control group was used, the results indicate that cinematherapy is an innovative approach for group counseling services in Islamic schools to support students’ self-esteem development. ____________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy dalam meningkatkan self-esteem siswa kelas VII di madrasah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan rendahnya self-esteem siswa akibat tuntutan akademik serta ekspektasi sosial dan religius di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh siswa yang memiliki skor self-esteem rendah berdasarkan hasil asesmen awal. Data dikumpulkan menggunakan skala self-esteem yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan self-esteem siswa yang signifikan secara statistik setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok berbasis cinematherapy (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan yang substansial setelah intervensi diberikan. Penggunaan film dalam layanan konseling kelompok memfasilitasi proses refleksi diri, identifikasi nilai positif, serta penguatan citra diri melalui diskusi kelompok yang terstruktur dan empatik. Meskipun penelitian ini memiliki keterbatasan pada ukuran sampel dan desain tanpa kelompok kontrol, temuan ini menunjukkan bahwa cinematherapy berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dan inovatif dalam layanan Bimbingan dan Konseling di madrasah.
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Self-Management terhadap Disiplin Belajar Siswa Madrasah Aliyah Syahro Unzilatur Rohman; Yurike Kinanthy Karamoy; Fakhruddin Mutakin
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.21172

Abstract

Learning discipline is a crucial factor in students’ academic success; however, Islamic senior high school students (Madrasah Aliyah) often experience problems such as tardiness, task procrastination, and poor time management. This study aimed to examine the effect of group counseling services using the self-management technique on students’ learning discipline. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The participants consisted of seven eleventh-grade students selected through purposive sampling. The intervention was conducted in four group counseling sessions focusing on self-monitoring, self-evaluation, and self-reinforcement. Data were collected using a learning discipline scale with established validity and reliability, and analyzed using a paired sample t-test. The results indicated a significant difference in students’ learning discipline levels before and after participating in the group counseling sessions. These findings suggest that strengthening self-regulation through group-based self-management activities is positively associated with improved learning discipline. This study concludes that group counseling with the self-management technique has the potential to serve as a contextual guidance and counseling strategy for fostering learning discipline among Madrasah Aliyah students. _____________________________________________________________Disiplin belajar merupakan aspek penting dalam keberhasilan akademik siswa, namun pada jenjang Madrasah Aliyah masih ditemukan berbagai permasalahan seperti keterlambatan hadir, prokrastinasi tugas, dan rendahnya pengelolaan waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik self-management terhadap disiplin belajar siswa Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah tujuh siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui empat sesi konseling kelompok yang menekankan tahapan self-monitoring, self-evaluation, dan self-reinforcement. Data dikumpulkan menggunakan skala disiplin belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat disiplin belajar siswa sebelum dan sesudah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik self-management. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan pengelolaan diri melalui dinamika kelompok berasosiasi positif dengan peningkatan disiplin belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management berpotensi menjadi strategi layanan bimbingan dan konseling yang kontekstual dalam membina disiplin belajar siswa Madrasah Aliyah.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK CINEMA THERAPY UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM SISWA KELAS X Siti Nur Syamsiyah; Fakhruddin Mutakin; Yurike Kinanthy Karamoy
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1210-1220

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana teknik cinema therapy dalam bimbingan kelompok mampu meningkatkan self esteem siswa kelas X MA Asy-Syafiiyah. Dari total 32 siswa, sebanyak 8 orang dipilih sebagai responden dengan kriteria yang sudah ditentukan (metode purposive sampling), yaitu siswa yang terdaftar pada kelas X dan tingkat self esteem rendah menurut hasil pengukuran skala self esteem. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-eksperimen tipe the one group pre-test post-test design. Instrumen penelitian berupa kuesioner self esteem, sementara analisis data dilakukan menggunakan uji T melalui aplikasi SPSS. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh adalah 0,000. Karena nilai tersebut 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Berdasarkan hasil ini, dapat ditegaskan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik cinema therapy terbukti efektif dalam meningkatkan self esteem siswa kelas X MA Asy-Syafiiyah.
Upaya Meningkatkan Disiplin Belajar Melalui Layanan Konseling Kelompok Teknik Shaping Pada Siswa Di SMPN 3 Tanggul Nurul Qomariah; Fakhruddin Mutakin; Arifin Nur Budiono
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4226

Abstract

This study aims to determine the improvement of learning discipline through shaping techniques in students at SMPN 3 Tanggul. This study is a guidance and counseling action research. The subjects of the study were all class VIII at SMPN 3 Tanggul totaling 156 students, with 5 students selected by purposive sampling as samples. The data collection method was carried out using a questionnaire. The results showed that 75% had succeeded in achieving the success indicator of the sample experiencing an increase in learning discipline. This finding states that group counseling services using shaping techniques can effectively improve the learning discipline of students at SMPN 3 Tanggul. This study suggests that similar programs be implemented in other schools to improve student learning discipline and to support the optimization of learning in schools. Thus it can be concluded that group counseling using shaping techniques can improve student learning discipline.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Resiliensi Akademik Siswa Aura Wisda Amaliyadi Pratama; Arifin Nur Budiono; Fakhruddin Mutakin
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4245

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Pertama adalah remaja muda yang menghadapi banyak tantangan saat menuju kedewasaan. Dalam era yang semakin modern ini, banyak fenomena muncul dan terjadi perubahan yang sangat cepat. Perubahan tersebut tidak jarang memiliki resiliensi akademik yang cenderung rendah, seperti tekanan atau kesulitan dalam proses akademik serta kurangnya keyakinan dalam diri melewati dan menghadapi tantangan akademik. Di rumah, mereka menganggap kesulitan belajar sebagai akibat dari tekanan kehidupan sehari-hari, malas belajar, dan merasa lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok ini dapat memberi siswa pemahaman yang kuat tentang kemampuan untuk bertahan dalam situasi sulit, terutama di bidang akademik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah one group pre-test post-test design. Dalam penelitian ini, ada dua pengukuran yang dilakukan. Pengukuran pertama dilakukan sebelum kegiatan layanan bimbingan kelompok dan pengukuran kedua dilakukan setelah layanan bimbingan kelompok diberikan.
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Cinematherapy untuk Meningkatkan Self-esteem Siswa Madrasah Tsanawiyah Siti Aisah; Yurike Kinanthy Karamoy; Fakhruddin Mutakin
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 11 No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.21171

Abstract

This study examined the effectiveness of group counseling using cinematherapy to improve self-esteem among seventh-grade students in Islamic secondary schools. The research was motivated by students’ tendencies to experience low self-esteem due to academic pressures and social–religious expectations within the school environment. A quantitative method with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was applied. Participants were ten students identified as having low self-esteem through an initial assessment. Data were collected using a self-esteem scale that had been tested for validity and reliability, then analyzed with a paired-sample t-test. The findings showed a statistically significant increase in self-esteem after six group counseling sessions integrating cinematherapy (p < 0.05). The films encouraged self-reflection, helped students identify positive values, and strengthened self-image through structured and empathetic group discussions. Although the sample size was limited and no control group was used, the results indicate that cinematherapy is an innovative approach for group counseling services in Islamic schools to support students’ self-esteem development. ____________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy dalam meningkatkan self-esteem siswa kelas VII di madrasah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan rendahnya self-esteem siswa akibat tuntutan akademik serta ekspektasi sosial dan religius di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh siswa yang memiliki skor self-esteem rendah berdasarkan hasil asesmen awal. Data dikumpulkan menggunakan skala self-esteem yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji paired-sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan self-esteem siswa yang signifikan secara statistik setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok berbasis cinematherapy (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan yang substansial setelah intervensi diberikan. Penggunaan film dalam layanan konseling kelompok memfasilitasi proses refleksi diri, identifikasi nilai positif, serta penguatan citra diri melalui diskusi kelompok yang terstruktur dan empatik. Meskipun penelitian ini memiliki keterbatasan pada ukuran sampel dan desain tanpa kelompok kontrol, temuan ini menunjukkan bahwa cinematherapy berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dan inovatif dalam layanan Bimbingan dan Konseling di madrasah.
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Self-Management terhadap Disiplin Belajar Siswa Madrasah Aliyah Syahro Unzilatur Rohman; Yurike Kinanthy Karamoy; Fakhruddin Mutakin
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 11 No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.21172

Abstract

Learning discipline is a crucial factor in students’ academic success; however, Islamic senior high school students (Madrasah Aliyah) often experience problems such as tardiness, task procrastination, and poor time management. This study aimed to examine the effect of group counseling services using the self-management technique on students’ learning discipline. A quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed. The participants consisted of seven eleventh-grade students selected through purposive sampling. The intervention was conducted in four group counseling sessions focusing on self-monitoring, self-evaluation, and self-reinforcement. Data were collected using a learning discipline scale with established validity and reliability, and analyzed using a paired sample t-test. The results indicated a significant difference in students’ learning discipline levels before and after participating in the group counseling sessions. These findings suggest that strengthening self-regulation through group-based self-management activities is positively associated with improved learning discipline. This study concludes that group counseling with the self-management technique has the potential to serve as a contextual guidance and counseling strategy for fostering learning discipline among Madrasah Aliyah students. _____________________________________________________________Disiplin belajar merupakan aspek penting dalam keberhasilan akademik siswa, namun pada jenjang Madrasah Aliyah masih ditemukan berbagai permasalahan seperti keterlambatan hadir, prokrastinasi tugas, dan rendahnya pengelolaan waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik self-management terhadap disiplin belajar siswa Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah tujuh siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan melalui empat sesi konseling kelompok yang menekankan tahapan self-monitoring, self-evaluation, dan self-reinforcement. Data dikumpulkan menggunakan skala disiplin belajar yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat disiplin belajar siswa sebelum dan sesudah mengikuti layanan konseling kelompok dengan teknik self-management. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan pengelolaan diri melalui dinamika kelompok berasosiasi positif dengan peningkatan disiplin belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management berpotensi menjadi strategi layanan bimbingan dan konseling yang kontekstual dalam membina disiplin belajar siswa Madrasah Aliyah.
Hubungan Resiliensi Akademik Dengan Disiplin Belajar Siswa Ainun Maulidya; Arifin Nur Budiono; Fakhruddin Mutakin
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 12 No 1 (2026): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v12i1.22888

Abstract

This study aims to investigate the correlation between academic resilience and learning discipline among eighth-grade students at SMPN 1 Pakusari. Using a quantitative approach, data were collected via questionnaires from 115 randomly selected respondents. The results of the Pearson Product Moment correlation analysis indicate a significant positive relationship between the two variables, with a correlation coefficient of 0.223. However, this relationship falls into the weak category, suggesting that while a connection exists, academic resilience is not the primary determinant of students' learning discipline. These findings provide a foundational framework for developing school counseling programs that address both constructs. Ultimately, this research is intended to assist school counselors in designing interventions tailored to student needs, thereby optimizing both academic resilience and learning discipline within the school environment._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi akademik dan disiplin belajar pada siswa kelas VIII SMPN 1 Pakusari. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Adapun jumlah  responden yang dilibatkan sejumlah 115 dengan pilihan secara acak. Hasil dari Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan nilai korelasi sebesar 0,223. Namun demikian kekuatan hubungan tersebut tergolong dalam kategori lemah. Hal ini memiliki makna bahwa meskipun terdapat keterkaitan, resiliensi akademik bukan merupakan faktor utama yang mempengaruhi disiplin belajar siswa. Temuan ini dapat dijadikan dasar dalam perancangan program layanan bimbingan dan konseling yang mendukung kedua aspek tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Guru BK dalam membuat program layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga dapat meningkatkan resiliensi dan kedisiplinan belajar  siswa di sekolah meningkat secara optimal.