Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

STUDI TIPOLOGI RUMAH MASYARAKAT KALANGAN MENENGAH KE BAWAH DI SEMARANG: STUDI KASUS KAMPUNG JURNATAN, WONOSARI, DAN PATEMON Novitasari, Ardia; Ana Hardiana; Ofita Purwani
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 10 No 1 (2023): Nature
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v10i1a3

Abstract

Low-income settlements in Semarang City have become an issue in many cities, including Semarang City. This issue is caused by settlements that are formed organically in prohibited areas. This paper aims to find the applied typology by finding specific types that persist or recur in low-income settlements in Semarang. The typology can be used to design low-income mass housing in the city. This study used a qualitative and purposive sampling methods for the selected samples. A field study was conducted in three kampongs in Semarang with varying topographical conditions, specifically in Kampong Jurnatan (0-2% land slope), Kampong Wonosari (15-40% and>40% land slope), and Kampong Patemon (2-15% land slope). The results show several main characteristics of low-income housing in Semarang, including multifunctional rooms, rooms or areas for storage in every hsouse and communal spaces, and linear circulatory spaces that are also multifunctional for socializing in the Kampong area. These findings can be implied in the design criteria for horizontal and vertical low-income settlements.
Penerapan Arsitektur Perilaku Pada Konsep Perancangan Creative Hub Di Surakarta Fadhiil Hadzan Pratyana; Ana Hardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi kreatif di Kota Surakarta menunjukkan potensi signifikan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan komunitas, namun belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan ruang kolaboratif yang memadai. Keterbatasan fasilitas kreatif yang mampu mengakomodasi interaksi, kolaborasi, serta proses kreatif lintas subsektor menjadi permasalahan utama dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif lokal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan Creative Hub di Surakarta yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas fisik, tetapi juga mampu membentuk pola interaksi dan perilaku kreatif yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, dan perumusan konsep. Pendekatan Arsitektur Perilaku dipilih untuk memahami hubungan antara ruang dan perilaku pengguna melalui aspek persepsi, kognisi, personal space, serta interaksi social. Hasil kajian berupa perumusan konsep pengolahan tapak, peruangan, massa dan tampilan, struktur dan utilitas bangunan Creative Hub dengan penerapan prinsip-prinsip Arsitektur Perilaku.
Strategi Pengembangan Desa Sambiroto Menuju Desa Wisata Berkelanjutan Sri Yuliani; Yosafat Winarto; Ana Hardiana; Amin Sumadyo
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i2.42

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan pertimbangan multi aspek untuk mengoptimalisasikan potensi dan mengendalikan dampak pasca operasional kegiatan wisata. Optimalisasi potensi mencakup ekplorasi sumber daya alam maupun sumber daya manusia dengan orientasi pemberdayaan secara berkelanjutan. Untuk itu, penelitian mengarah pada penyusunan strategi pengelolaan sumber daya alam dan manusia dengan konsep arsitektur berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode case study, dengan penggalian data melalui teknik survei lapangan, melakukan wawancara dan penggalian informasi secara komunal dalam kegiatan focus group discussion. Lokasi penelitian di Desa Sambiroto Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri, sebagai sampel desa yang berpeluang untuk dikembangkan ke arah desa wisata. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi pengembangan dapat dilakukan melalui tiga sektor, yaitu sosial dan budaya lokal, pengembangan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat serta konservasi alam dan lingkungan sekitar.