Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MENOLAK SUBORDINASI GENDER BERDASARKAN PENTINGNYA PERAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL MENJELANG BONUS DEMOGRAFI 2035 Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2020): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.946 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i2.2713

Abstract

Dalam menghadapi bonus demografi pada tahun 2035 tentunya menjadi hal yang harus kita persiapkan dari sekarang termasuk dalam menonsubordinasikan kaum perempuan. Adapun Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa saja dampak yang ditimbulkan apabila suatu negara bertindak subordinasi terhadap kaum perempuan terhadap berbagai bidang. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode analisa deskriptif-kualitatif berbasis kajian kepustakaan (library research). Teknik analisis data dengan cara mengumpulkan berbagai macam literatur relevan yang memiliki ketersangkutpautan dengan permasalahan dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang didapat ialah berdasarkan kajian literatur yakni terdapat beberapa dampak dari tindakan subordinasi perempuan salah satunya adalah ketidakadilan peran gender menjelang era bonus demografi tahun 2035.
Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B Kelas Berjalan di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Lulu Yuliani; Lilis Karwati; Wiwin Herwina
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.598 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.1965

Abstract

Pendidikan nonformal merupakan jalur Pendidikan yang berfungsi sebagai penambah, pelengkap dan pengganti pendidikan Formal. Pendidikan nonformal sangat erat kaitannya dalam Pendidikan masyarakat. Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B (Pendidikan setara SMP) Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kapasitas dan kemampuan untuk menciptakan kesadaran berwirawisata. Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B (Pendidikan setara SMP) Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Program pengabdian kepada masyarakat ini sebagai aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peran LP2M dan Dosen pelaksana Pengabdian Jurusan Pendidikan Luar Sekolah sebagai kontribusi nyata dan berusaha untuk menjembatani permasalahan yang terjadi di masyarakat. Pelatihan wirawisata dimaksudkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing sebagai bentuk pendampingan dan pelatihan wirawisata kepada masyarakat. Program pengabdian ini bermitra dengan PKBM GEMA dan Forum PKBM untuk pelaksanaan kegiatan. Pemilihan tema diharapkan representatif. Judul pada pengabdian ini adalah Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
UPAYA PENGELOLA PKBM DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA BACA MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.88 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.2674

Abstract

Membaca dapat meningkatkan pengetahuan yang belum pernah diketahui sebelumnya, akan tetapi kurangnya minat baca masyarakat disebabkan oleh kesibukan dalam kegiatan seharian dengan berbagai macam aktifitas yang dilakukan masyarakat, bahkan kebanyakan masyarakat lebih senang menggunakan gawai dari pada harus membaca buku. Maka pengelola PKBM berinisiatif mengajak masyarakat khususnya warga belajar untuk memanfaatkan waktu luangnya melalui kegiatan budaya baca di perpustakaan sebagai Taman Bacaan masyarakat PKBM GEMA Kota Tasikmalaya. upaya yang dilakukan pengelola dalam meningkatkan literasi budaya baca dengan melakukan berbagai perlombaan membaca, pembacaan puisi kreatif, membacakan buku, buku bergambar, cerita dan promosi buku. Tujuannya memanfaatkan waktu luang untuk meningkatkan keilmuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah wawasan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif Teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis penelitian menunjukan kegiatan budaya baca melalui taman bacaan di PKBM GEMA dapat meningkatkan wawasan pengetahuan ketrampilan masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif, Simpulan upaya yang dilakukan oleh pengelola melalui literasi Budaya Baca dalam pelaksanaannya membantu pembiasaan masyarakat dalam membaca serta memberikan informasi sebagai bekal dalam meningkatkan kecakapan hidup Kata kunci: Upaya Pengelola, literasi, Budaya Baca.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDesa) DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Ahmad Hamdan; Moch Alfi Ridho Tanujaya; Lilis Karwati
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v5i1.7176

Abstract

Meningkatkan ekonomi keluarga tidak terlepas dari pemerintah dan keterlibatan masyarakat, dalam program pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDESA, dapat mengembangkan usaha- usaha yang dianggap potensial dan produktif untuk kesejahteraan rakyat. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa dibentuk sebagai wadah untuk mengembangkan potensi-potensi lokal secara berkelompok dengan dilakukan penyadaran, penguatan, pendidikan dan pelatihan tentang ekonomi, pertanian, peternakan dan jasa, perlindungan periinan lembaga, penyokongan dan pemeliharaan untuk memotivasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat desa Jayaratu. Perubahan yang terjadi dalam anggota BUMDesa ini dapat di sebutkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa berhasil, karena anggota BUMDesa menjalankan tugasnya dalam mengelola unit–unit usaha, baik dalam usaha pertanian, usaha pertenakan, dan usaha jasa. Hal itu bisa menjadikan anggota BUMDesa mendapat kecukupan pangan dan gizi serta peningkatan pendapatan ekonomi keluarga. Kolaborasi inilah yang menunjang tercapainya pembangunan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat.
KEARIFAN LOKAL DAN PRILAKU MASYARAKAT KAMPUNG NAGA (Studi tentang Mitos Kampung Naga yang Berhubungan dengan Pelestarian Budaya ) Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 2, No 1 (2017): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v2i1.450

Abstract

ABSTRAK: Kearifan lokal ini menggambarkan cara bersikap dan bertindak kita untuk merespon perubahan-perubahan yang khas dalam lingkup lingkungan fisik maupun kultural. Pada masa kini kearifan lokal menjadi kecenderungan umum masyarakat Indonesia yang telah menerima otonomi daerah sebagai pilihan politik terbaik. Pengertian ini melihat kearifan lokal tidak sekadar sebagai acuan tingkah-laku seseorang, tetapi lebih jauh, yaitu mampu mendinamisasi kehidupan masyarakat yang penuh keadaban, kampung Naga merupakan kampung budaya yang menjadi salah satu potensi wisata Kabupaten Tasikmalaya selain potensi wisata lainnya. Oleh karena itu peran masyarakat sebagai salah satu dasar peningkatan peran kearifan lokal yang dimiliki masyarakat adat kampung Naga.Tujuan penelitian Memberikan pemahaman yang seluas-luasnya kepada masyarakat tentang arti penting pelestarian budaya untuk kelangsungan hidup warga masyarakat kampung Naga Metode deskriptif digunakan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi pada masa sekarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. sampel secara purposif , jumlah sampel  sebanyak 20 orang. Hasil penelitian nilai filosofis sebagai landasan berperilaku. Ketaatan dan pewarisan budaya yang berupa tata nilai, norma dan kaidah sosial terus berlangsung dari generasi ke generasi, sehingga mereka menjadi satu kesatuan dalam lingkungan tatanan kehidupan sosial budaya dan lingkungan alam. Simpulan  penelitian Nilai-nilai kearifan lokal yang mendasari  cara berpikir dan berperilaku terefleksikan di dalam tatanan hidup bermasyarakat , pengelolaan dan pendayagunaan lingkungan alam yang terus dipertahankan hingga lingkungan hidup memberikan daya dukung berkelanjutan bagi masyarakat kampung Naga . Kata kunci : Pelestarian budaya kampung Naga
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE Mutiara Santi; Adang Danial; Ahmad Hamdan; Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 1 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.612 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i1.1596

Abstract

Pemberdayaan merupakan upaya untuk membantu orang lain agar memiliki kekuatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah atau swasta untuk memberdayakan masyarakat, bahkan tidak sedikit pula masyarakat yang memiliki inisiatif sendiri untuk memberdayakan lingkungannya, salah satunya melalui program P2KK GEMA MADANI yang dilakukan oleh kelurahan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan lele di kelompok subur makmur Kelurahan Purbaratu Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah proses pemberdayaan masyarakat melalui kegaitan budidaya ikan lele di kelompok subur Makmur ini menggunakan strategi 5P, pertama pemungkinan yaitu menciptakan iklim agar masyarakat dapat meningkatkan potensinya secara optimal melalui pemanfaatan pekarangan rumah yang dapat digunakan untuk budidaya ikan lele sebagai peluang usaha. Kedua, penguatan yaitu memperkuat pengetahuan dan kemampuan masyarakat melalui pelatihan budidaya ikan lele yang diberikan oleh TPK GEMA MADANI-SIMPATI. Ketiga, perlindungan yaitu pemerintah berperan melindungi masyarakat menghadapi persaingan usaha. Keempat, penyokongan yaitu pemerintah kelurahan memberikan dorongan, arahan dan pengawasan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok usaha budidaya ikan lele. Kelima, pemeliharaan yaitu komunikasi antar anggota kelompok, pengurus dan pemerintah agar masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya.
MENTORING CHILDREN TO LEARN AT HOME IN DISTANCE LEARNING DURNG THE COVID-19 PANDEMIC IN TASIKMALAYA CITY Lilis Karwati; Ahmad Hamdan
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v11i2.3124

Abstract

Learning activities during the pandemic are carried out online at home, of course it is the responsibility of the family, especially parents, to accompany the child during home study. Parents should be prepared to accompany and guide their children learning from home. People play a role in accompanying and guiding children during online learning, parents must also understand the applications used during online learning.  This research is qualitative phenomenology research, it aims to analyze children's learning assistance during distance learning during the Covid-19 pandemic in Tasikmalaya City. The data collection techniques used in this study are interviews, observations and documentation. The subjects of this study were parents of children who did online learning. The results showed that during the pandemic almost the entire primary school (SD) in Tasikmalaya city learning was conducted online. Learning carried out online has several problems, namely the limitations of teachers in delivering materials that make the child do not understand the material in its entirety, parents should increase the cost of spending on internet costs during online learning. Learning at home accompanied by parents makes the child closer to the parents, the child feels safe and comfortable being close to the parents so that the child becomes more confident.
PERAN GENDER PADA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DI KOTA TASIKMALAYA Muhamad Fachri Fasya; Lilis Karwati; Wiwin Herwina
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 7, No 2 (2022): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v7i2.5181

Abstract

Along with the development of the business sector grows rapidly, various community organizations and the educational world seek to increase the role of women in the life of the nation and state. The course and training institutions in Tasikmalaya that worked in the non-formal education sector in this case the course and training institution which the author examined as managers, instructors, and even leaders in the terms of gender roles that women have more roles than men. This study used a qualitative research with descriptive methods, as well as data collection techniques through observation, interviews and documentation. The instrument used through the guidelines of observation, interviews and documentation. The results of this study showed that the role of the gender in the course and training institution that women were very dominant in the management and activities of the course and training institution which showed both in the role of activities, programs, management and in program implementation activities more towards skills for women as well as participants and also students who take part in the implementation of activities in the course and training institution. The fact that many woman worked in the courses and training institutions showed that women can also work not only in domestic spaces, but also in public spaces and the course and training institution as a business that provides a flexible work schedule so that it became a special attraction for women, and the role of women determined by themselves according to their competence.
Pelatihan Life Skill Membuat Sablon dalam Meningkatkan Kemandirian Warga Belajar di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Ciamis: Studi terhadap Warga Belajar di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Ciamis Dhanni Meisya; Lilis Karwati
Lifelong Education Journal Vol 3 No 1 (2023): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v3i1.179

Abstract

This research has a background problem, namely the lack of skills in the community, the large number of unemployed in Indonesia, and the large number of requests from the public to hold life skills training. The purpose of this study is to find out the process and results of screen printing training by residents studying at the Ciamis Regency SKB. The method used in this study is a qualitative descriptive method with data collection techniques namely interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques, namely data reduction, data presentation, and data verification and drawing conclusions. The data sources in this study are primary data sources and secondary data sources. The research results obtained in the life skill training process research to make screen printing in increasing the independence of citizens learning at the Ciamis Learning Activity Center (SKB), namely screen printing training has infrastructure such as classrooms, tools and materials for screen printing. In carrying out tutoring, namely providing material and practical methods so that learning residents can easily understand. The purpose of the screen printing training program is to increase and develop the life skills of learning citizens through screen printing training so that they have independence in their lives and have skills for their lives in the future. The results of the life skills training in making screen printing, residents learn to gain knowledge about how to make screen printing and have skills in making screen printing and learning residents can also open businesses or get better jobs. In conclusion, after participating in training activities, learning residents can get a job or can adjust to a better job and can open a business in the field of screen printing. Obtain sufficient income, have self-actualization and develop skills for a better life. Conculusions can improve the life skills and independence of learning citizens
Kampung KB Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Stunting di Kelurahan Mugarsari Kota Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Mumu Mumu; Yus Darusman; Lilis Karwati; Nurlaila Nurlaila; Muhammad Rafli Alviansyah
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.536

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam program kampung KB merupakan suatu program dalam upaya penanggulangan stunting melalui pembinaan gizi masyarakat di Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui kader Kampung KB Cipasung sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat, yang tujuannya memberikan pengetahuan dan penanggulangan tentang bahaya stunting. Kurangnya asupan gizi ibu hamil, menyebabkan pertumbuhan bayi dalam kandungan terhambat karena penyebab stunting bisa diakibatkan oleh kurangnya gizi saat masa pertumbuhan yang tidak terpenuhi dengan baik, termasuk makanan pendamping ASI yang berkualitas dan makanan yang bergizi tinggi. Stunting juga dapat diakibatkan oleh beragam kondisi dan keadaan, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tubuh seseorang menjadi terhambat sehingga terlihat kurus, kecil dan kurang tinggi. Upaya pencegahan terjadinya stunting dapat dilakukan dengan beragam cara, yaitu dengan membiasakan diri untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, terpenuhinya makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik, tercukupinya nutrisi bagi tubuhnya agar tidak terjadi stunting pada balita dan ibu hamil. Oleh karena itu, memahami budaya hidup sehat dapat menunjang penanganan dan pencegahan stunting melalui program kesehatan bagi masyarakat, dan memulihkan trauma permasalahan yang dihadapi oleh penderita stunting, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri serata dapat kembali kemasyarakat untuk melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.