Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pencegahan Maraknya Bank Emok Melalui Penyuluhan Literasi Keuangan Dalam Membangun Ketahanan Keluarga Lilis Karwati; Nastiti Novitasari; Rissa Asyofa Permadhi
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.3.635-640.2023

Abstract

Bank Emok merupakan istilah yang digunakan oleh masyarakat kepada pinjaman manapun dengan sistem kelompok melalui cara membentuk perkumpulan di rumah-rumah pada setiap pertemuan dalam membayar angsuran dan pencairan pinjaman. Maraknya Bank Emok terjadi di Kampung Rahayu RT 05, warga yang tidak berdaya, tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dikarenakan tidak menentunya penghasilan, sedangkan kebutuhan hidup sehari-hari semakin meningkat terpaksa harus menjadi konsumen dari Bank Emok. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis dampak dan upaya pencegahan yang mempengaruhi masyarakat Rahayu RT 05 kota Tasikmalaya pengguna Bank Emok serta solusi dari masalah tersebut melalui penyuluhan literasi keuangan sehingga tercapai ketahanan keuangan individu dan keluarga.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI GERAKAN CEGAH STUNTING DI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (GUNTING KERTAS) Rafi Muhammad Fauzi; Lilis Karwati; Nastiti Novitasari; Dimas Sunarya; Mega Silpia Agustin; Gigin Ginayaturrohmah; Dzuliani Faseha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2023): JPMI Maret 2023
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empowerment, the community in the process of preventing stunting which targets pregnant women, breastfeeding mothers, mothers of toddlers, toddlers and teenagers who are located in Kembang Mulya KB Village in Padamulya Hamlet, Padamulya Village, Cihaurbeuti District, this program is designed in the form of outreach as an effort to prevent stunting is now in focus the main government to achieve the goal of West Java Zero Stunting in 2024 and to prepare for the demographic bonus that is expected to occur in Indonesia in 2030. Based on these problems, it is important that it is implemented through a stunting prevention program by the public education department as a Community Empowerment Facilitator through Family Planning Program Extension, and Community Health, Social, Village Facilitator Staff , as a Development Facilitator, namely becoming an Education, who has social mapping skills and provides an objective view of situation analysis, potential and social problems in society.
MENGEMBANGKAN BAKAT DAN KREATIVITAS UNTUK BERKARYA DAN BERWIRAUSAHA DI PKBM BUDI UTAMA CIAMIS Dini Tresna Asih; Ainan Salsabila; Imtyaz Nazifa Ainuurafiq; Haura Salsabila; Rizal Ramadhan; Lilis Karwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2023): JPMI Juni 2023
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empowerment, the community in entrepreneurship education and skills in the field of catering can support food self-sufficiency in the community in the LPK Gemilang area in Pacasila Lengkongsari, Tasikmalaya City which previously had not shown any efforts to increase family income, let alone lead to community welfare and Entrepreneurial Skills in the economic field towards food self-sufficiency. This encourages the study of community empowerment through entrepreneurial skills education programs (PKW) and skills in the bakery sector in increasing income at LPK Gemilang, Tasikmalaya City. Based on these problems, this study is for empowerment through an entrepreneurial skills education program (PKW) and skills in the bakery sector in increasing income. This study was conducted on community groups with our aim in this service to provide education about the knowledge, skills and skills of citizens, as well as income generation and the sustainability of women's empowerment programs as indicated by the existence of product development and the formation of team independence. In business activities to increase income as an effort to meet needs, and to change people's behavior and attitudes in a positive direction, the conclusion shows that community empowerment through entrepreneurial skills education programs (PKW) and skills in the bakery sector supports income, community income in the business sector.
PROGRAM GERAKAN REMAJA CEGAH STUNTING (GERAH STUNTING) PADA SEKOLAH TINGKAT SMP DAN SMA DI KABUPATEN CIAMIS Asep Alpurqon; Deni Rizky Supriatna; Lilis Karwati; Nastiti Novitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2023): JPMI Juni 2023
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gerah Stunting is an extension program given to adolescents as agents of change in the context of preventing and reducing stunting rates, especially in the Ciamis Regency. This encourages studies on increasing public understanding regarding stunting prevention. This program is to provide education to adolescents to minimize stunting problems. The movement program to prevent stunting includes providing counseling related to Mahat Genting (Healthy Food, Movement to Prevent Stunting), and Important (Proper Parenting). Prevent Stunting), Hot Stunting (Adolescent Movement to Prevent Stunting and also the Genting Center (Healthy Living Behavior Prevents Stunting). The aim is to increase youth knowledge about the concept of Prevention of Adolescent Stunting, Adolescent PHBS, HIV/AIDS, Drug Dangers, Introduction to Education, and Introduction to Genre and PIK-R forums. So that Middle and High School levels can be provided in running a healthy life.
PEMBINAAN TAMAN DESA RAMAH ANAK Daeng Ayub; M. Jaya Adi Putra; Lilis Karwati; Muhammad Jais; Masyitha Ramadhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4354-4363

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sibuak Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar dalam bentuk pendampingan dan pembinaan untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya perangkat desa, pemuda karang taruna, tokoh desa, organisai sosial desa, serta masyarakat umum desa. Tahapan kegiatan yang dilakukan untuk kegiatan pembinaan dan pendampingan, yaitu; (a) rekonsiderasi, (b) Periapan, (c) sosialisasi, (d) tahap pelaksanaan pembinaan, dan (e) tahap evaluasi dan pelaporan. Diketahui bahwa daya serap masyarakat terhadap materi pembinaan dan pendampingan tentang taman desa ramah anak tergolong baik, karena tingkat pemahaman peserta sebesar 83,99% sangat baik, 14,13% tergolong kurang baik dan hanya 1,19% yang tergolong tidak baik. Hasil survey tanggapan mitra terhadap kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil yang sangat baik, dengan pembuktian bahwa semua unsur yang terlibat berharap kegiatan ini untuk dilanjutkan lagi. Taman desa ramah anak ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas taman semua kalangan di desa Sibuak. 
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik melalui Program Lestari Belajar di PKBM Gema Kota Tasikmalaya Vania Alisa Fujianti; Nena Siti Mutmainah; Vida Zahrotun Baeturohmah; Raisya Nurfajria; Desti Oktaviatien Wijaya; Fathia Nabila Farhana; Lilis Karwati
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7410

Abstract

Learning motivation is an important factor in the success of education, especially for students at the Community Learning Activity Center (PKBM). However, low learning motivation is often an obstacle in achieving optimal learning outcomes. This study aims to improve the learning motivation of Package B students through the Lestari Belajar program at PKBM Gema Tasikmalaya. This program is designed to improve knowledge, skills, learning motivation and create a conducive and interesting learning environment. The methodology used is a quantitative method with a survey design type to obtain data systematically from respondents where data is collected through questionnaires. The Lestari Belajar program has succeeded in increasing the learning motivation of students at PKBM Gema, as indicated by a significant increase in the results of learning motivation measurements after the program is implemented. These findings indicate that a relevant and participatory educational approach is able to create an interesting learning environment and support learning motivation.
Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba melalui Program Seminar Sekolah Aman pada Peserta Didik Paket B di PKBM Gema Sabian Athayla; Revina Salsabilah Kharissa; Rahma Trinita Agustina; Muhamad Alief Dandi Fuadi; Dimas Alun Gunawan; Lilis Karwati
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7428

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program "Sekolah Aman" di PKBM Gema dalam meningkatkan kesadaran peserta didik Paket B terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui seminar dan diskusi interaktif yang melibatkan siswa secara aktif, bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi risiko narkoba. Hasil observasi dan wawancara mendalam menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak narkoba, diikuti dengan perubahan positif dalam sikap mereka terhadap pencegahan. Kendala yang ditemukan meliputi kurangnya dukungan lingkungan sosial dan keterbatasan akses program berkelanjutan. Studi ini menawarkan model pencegahan yang relevan untuk diterapkan di pendidikan nonformal lain, dengan rekomendasi untuk melibatkan pihak medis dan keluarga guna memperkuat dukungan sosial. Temuan ini diharapkan mendorong pengembangan program preventif berbasis komunitas yang berkesinambungan di lingkungan berisiko tinggi.