Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Desminore Dengan Cara Penanganan Desminore Pada Mahasiswi Kebidanan Sartika, Maya; Yustati, Eva
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.165

Abstract

Desminore adalah adanya hubungan dengan penyakit atau kelainan pada alat genetalia, dimana nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah menstruasi. Tujuan : Untuk menganalis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang desminore dengan penanganan pertama desminore pada mahasiswi kebidanan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan tahun 2021 berjumlah 30 Responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan table distribusi dan uji statistic Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95 %.Hasil Penelitian : Pada analisa univariat, dari 30 responden didapatkan yang berpengetahuan baik sebanyak 11 responden (36,7%) dan bersikap positif sebanyak 19 responden (63,3%). analisa bivariat didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penangan pada mahasiswi kebidanan. Peneliti menyarankan agar institusi pendidikan dapat menambah bahan  kepustakaan tentang pengetahuan dan penanganan dismenore.
Asuhan Kebidanan Kompherensif Pada Ibu G3P2A0 Di Praktik Mandiri Bidan Septiani, Eichi; Sartika, Maya
Lentera Perawat Vol. 3 No. 1 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i1.170

Abstract

Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaaan yang fisiologis namun dalam prosesnya terdapat kemungkinan suatu keadaan yang dapat mengancam jiwa ibu dan bayi bahkan dapat menyebabkan kematian. Setiap kehamilan dapat menimbulkan resiko kematian ibu, pemantauan dan perawatan kesehatan yang memadai selama kehamilan sampai masa nifas sangat penting untuk kelangsungan hidup ibu dan bayinya. Tujuan studi kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana pada Ny. D dengan menggunakan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Metode: asuhan kebidanan yang bersifat menggambarkan suatu keadaan secara objektif selama observasi pasien dengan menggunakan SOAP Pengumpulan dan pengkajian data ini dilakukan dengan cara: wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang dan dokumentasi. Subyek: yang digunakan adalah ibu hamil normal Ny. D mulai usia kehamilan 35 minggu pada bulan maret tahun 2022 di praktik mandiri bidan kemudian diikuti sampai dengan ibu bersalin dan nifas pada bulan mei tahun 2022. Hasil: saat kehamilan Ny. D tidak ada masalah dalam kehamilannya. Proses bersalin lancar dan spontan. BBL normal tidak ditemukan komplikasi. Nifas involusi uteri normal. Kesimpulan:  selama memberikan Asuhan kebidanan komprehesif tidak ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Kondisi bayi dan ibu dalam keadaaan baik.
Pemberian Seduhan Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) Untuk Mengurangi Diare Efrianty, Novalia; Citra Tri Sartika, Rianita; Sartika, Maya
Lentera Perawat Vol. 4 No. 1 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v4i1.191

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab utama tingginya morbiditas dan mortalitas pada anak di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menerapkan asuhan keperawatan keluarga penderita diare dengan penerapan pemberian seduhan daun jambu biji (Psidium Guajava) untuk mengurangi diar. Jenis Penelitian studi kasus ini deskriptif dengan metode Pendekatan Studi Kasus. Penelitian Studi Kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita gastroentritis. Teknik Pengumpulan data penelitian studi kasus ini adalah observasi dan wawancara. Hasil Penelitian Studi Kasus menunjukkan bahwa penerapan pemberian seduhan daun jambu biji (Psidium Guajava) untuk mengurangi diare hanya sebagian masalah yang teratasi. Peneliti menyarankan bagi tenaga kesehatan dapat menjadi referensi dalam mengatasi masalah diare yang dapat digunakan bagi masyarakat dalam penanganan sehari-hari.perilaku membuang sampah sembarangan sehingga masyarakat termotivasi untuk hidup bersih dan ramah lingkungan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Kader Terhadap Pelayanan Posyandu Ramayani; Eichi Septiani; Maya Sartika
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v4i2.253

Abstract

Kader memiliki peran besar terhadap  lancarnya proses pelayanan kesehatan salah satunya kegiatan posyandu. Salah satu keberhasilan kegiatan posyandu tergantung pada peran aktif kader. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kader terhadap pelayanan posyandu. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh Kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendidikan, Pengetahuan, pekerjaan dan pelatihan sedangkan variabel dependen yaitu kepatuhan kader terhadap pelayanan posyandu. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan teknik Total sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 190 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p value=0,015) dan pengetahuan (p value=0,009). Sedangkan tidak ada hubungan variabel pekerjaan (p value=0,843), dan pelatihan (p value=0,425).  Disarankan bahwa kepada pihak puskesmas Tanjung agung untuk lebih meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam memberikan pelayanan posyandu dengan mengikuti pelatihan.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDES ABOUT REPRODUCTIVE HEALTH AND THE PREVENTION OF SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS AMONG ADOLESCENTS Sartika, Maya
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 2 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i2.586

Abstract

The number of cases of STIs (sexually transmitted infections) caused by bacteria, viruses, parasites or lice in the genitals and transmitted through sexual intercourse is still relatively high, This is because the public, especially teenagers, do not have adequate understanding of sexually transmitted infections. They have an attitude of curiosity and want to try, but they are not aware of the impact of sexually transmitted infections in the form of health problems. Good knowledge is an important foundation in forming an attitude of avoiding and avoiding free sex. Objective: to be able to increase understanding of reproductive health and prevent the prevention of STIs in teenagers at Baturaja Development Cadre High School. Method: The author uses a descriptive quantitative research method, with a cross-sectional approach. The population in this study was all students who attended Kader Pembangunan Baturaja High School, totaling 82 people, and the sample in this study was 76 respondents who were taken using a purposive sampling technique according to the inclusion and exclusion criteria. Results: After conducting research on 76 respondents, it was found that the results of the Chi Square test obtained a ρ Value of 0.000 < (0.05). This means that there is a relationship between attitudes about reproductive health and the prevention of STIs in teenagers at Baturaja Development Cadre High School. Conclusion: There is a relationship between knowledge and attitudes about reproductive health and the prevention of STIs in teenagers at Baturaja Development Cadre High School.
Determinan Kejadian Diare pada Balita: Determinants of Diarrhea Incidence in Toddlers Yustati, Eva; Sartika, Maya
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v4i2.101

Abstract

Diarrhea is a common health problem in Indonesia and remains a leading cause of death, especially in children. Globally, the number of diarrhea cases is increasing, leading to infant mortality. According to WHO data, an estimated 1.7 billion cases of diarrhea occur in infants, resulting in 525,000 deaths each year. Poor environmental conditions contribute to the spread of various diseases, including diarrhea caused by environmental health problems. This study aims to identify factors influencing the incidence of diarrhea in infants in the Benakat Community Health Center (Puskesmas) work area. The methodology used in this study was a quantitative research design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 72 mothers with infants in Padang Bindu Village. This study was conducted between April and June 2025, with an equal sample size. The sampling technique used was total sampling. For data analysis, the chi-square statistical test was used. The results of the chi-square statistical test showed that for waste disposal locations, the p-value was 0.001, indicating a significant association between waste disposal locations and diarrhea incidence in toddlers. Meanwhile, for the availability of family latrines, the p-value was 0.000, also indicating a significant association between the availability of family latrines and the incidence of diarrhea in toddlers. Lack of education from health workers regarding reducing the risk of contamination is often a major factor in the occurrence of gastrointestinal infections.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lamanya Persalinan di TPMB Rusmaleni., SST Kabupaten Ogan Komering Ulu Sartika, Maya
Jurnal Skala Husada : The Journal of Health Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Skala Husada (JSH)-The Journal of Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jsh:tjoh.v21i1.3316

Abstract

Prolonged labor is labor that lasts 12 hours or more without the birth of the baby. WHO data in 2017 shows that birth complications contributed to 810 maternal deaths worldwide and 69,000 cases of prolonged labor. In the 2017 IDHS data, prolonged labor was the most frequently reported mild complication, namely 41%. The aim of this research is to determine the factors that influence the length of labor at TPMB Rusmaleni, SST, Ogan Komering Ulu Regency. The research design used is an analytical method with a cross-sectional approach where the independent variables (fetal weight, age, parity) and dependent variables (length of labor) are collected simultaneously, and each research object is only observed once. Based on univariate analysis, the results showed that 52.3% of respondents experienced prolonged labor, 47.7% of respondents did not experience prolonged labor, 29.2% of respondents who experienced maternal parity were at risk, 70.8% of respondents who experienced maternal parity were at risk. not at risk, as many as 27.7% of respondents who experience maternal age are at risk, as many as 72.3% of respondents who experience maternal age are not at risk, as many as 30.8% of respondents who experience fetal weight are at risk and 60.2% of respondents who experience fetal weight not risky. The results of bivariate analysis showed that there was a relationship between length of labor and maternal parity with a p value 0.00, there was a relationship between length of labor and maternal age with a p value of 0.00, there was a relationship between length of labor and fetal weight with a p value 0.00. The patient's lack of knowledge about the patient's condition causes prolonged labor so that factors that can influence prolonged labor are prevented