Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI LANDASAN BERPERADABAN BANGSA SUKATIN -; Iwan Aprianto; Putri Mezzaluna
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.287

Abstract

Kegiatan pendidikan khususnya di sekolah, saat ini membutuhkan kepemimpinan kepala sekolah yang transformasional. Kepemimpinan transformasional yaitu mentransformasikan atau mengubah sesuatu menjadi bentuk yang berbeda. Misalnya mentransformasi visi menjadi realita, potensi menjadi aktual, laten menjadi manifes dan sebagainya. Dengan demikian, pemimpin dapat dikategorikan menerapkan kaidah ini, apabila dia mampu mengubah energi sumber daya manusia menjadi kekuatan yang dapat mewujudkan kondisi sekolah menjadi lebih baik. Transformasi esensinya adalah mengubah potensi menjadi energi nyata. Kepala sekolah yang mampu melakukan transformasi kepemimpinan berarti dapat mengubah potensi institusinya menjadi energi untuk meningkatkan mutu proses dan hasil belajar siswa. Kepemimpinan Transformasional di definisikan sebagai kepemimpinan yang melibatkan perubahan dalam organisasi. Dan kepemimpinan ini juga didefinisikan sebagai kepemimpinan yang membutuhkan tindakan memotivasi para bawahan agar bersedia bekerja demi sasaran-sasaran “Tingkat Tinggi” yang dianggap melampaui kepentingan penbadinya pada saat itu. Pendidikan karakter sangat penting untuk membina kepribadian peserta didik. Karakter sangat berpengaruh terhadap kelakuan seseorang dimanapun ia berada. Pentingnya pendidikan karakter, sekarang ini mutlak diperlukan bukan hanya di sekolah saja, tetapi di rumah dan di lingkungan sosial. Bahkan sekarang ini, peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja, melainkan juga usia dewasa. Realitanya diperlukan untuk kelangsungan hidup bangsa ini. Orang yang berpendidikan seharusnya adalah orang yang mengetahui, memahami apa hakikat sebenarnya dari sebuah pendidikan dan mampu menerapkan apa yang telah didapatkan dalam pendidikan. Namun, kenyataannya banyak orang berpendidikan malah sebagai pelaku utama dalam suatu hal menyimpang yang sedang terjadi di negara kita.
PENGARUH KARAKTERISTIK KEPALA SEKOLAH DAN KEMAMPUAN KINERJA TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 8 BATANG HARI Dany Dwiki Saputra; Iwan Aprianto; Sukatin Sukatin; Andri Astuti
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v11i2.368

Abstract

Formulasi Strategi Pendidikan Islam dalam Menjawab Tantangan Globalisasi dan Era Digital Jamrizal; Iwan Aprianto; Ayu Gita Lestari; Dessy Sasmita
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i1.360

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan identitas generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan era digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji formulasi strategi pendidikan Islam yang responsif terhadap perubahan zaman melalui pendekatan manajemen strategik yang mencakup perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dari buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi, kajian ini menyoroti integrasi nilai-nilai Islam dengan kompetensi abad ke-21, penguatan kurikulum integratif, pengembangan kapasitas guru, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran yang adaptif. Hasil penelitian menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan keterampilan global dan keteguhan pada prinsip tauhid serta akhlak mulia. Strategi ini diyakini mampu menghasilkan generasi muslim yang kompetitif secara global tanpa kehilangan identitas spiritual, sekaligus memperkuat peran pendidikan Islam sebagai benteng moral di tengah arus perubahan yang cepat
Manajemen Strategik Pendidikan Islam: Analisis Konsep Dasar dan Relevansinya dalam Pengembangan Lembaga Pendidikan Jamrizal, Jamrizal; Iwan Aprianto; Hadiyanto Zulbasri; Ardaini, Ardaini
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 1 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i1.369

Abstract

Pendidikan Islam menghadapi tantangan kompleks di era globalisasi dan digitalisasi sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar manajemen strategis pendidikan Islam dan relevansinya dalam pengembangan lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui telaah literatur internasional dan nasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategis mampu memperkuat visi, misi, dan tujuan lembaga pendidikan Islam sehingga lebih responsif terhadap dinamika global, inovatif dalam pembelajaran, serta berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen strategis berlandaskan nilai-nilai Islam agar lembaga pendidikan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. Implikasi penelitian ini dapat menjadi rujukan praktis bagi pengelola pendidikan Islam dalam merumuskan kebijakan strategis yang berorientasi mutu
Pelatihan Pengenalan Dasar-Dasar Komputer Dan Jaringan Internet Sebagai Upaya Meningkatkan Kecerdasan Literasi Digital Era 4.0 Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Pedalaman Sulaminingsih, Sulaminingsih; Ridayani, Ridayani; Dadang Muhammad Hasyim; Iwan Aprianto; Ansori, Ansori
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.2082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pelatihan pengenalan dasar-dasar komputer dan jaringan internet dalam meningkatkan kecerdasan literasi digital pada peserta didik sekolah dasar di desa pedalaman dalam era 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi eksperimental pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 20 peserta didik sekolah dasar di desa pedalaman yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan menerima pelatihan intensif mengenai dasar-dasar komputer dan jaringan internet, sementara kelompok kontrol tidak menerima pelatihan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat kecerdasan literasi digital pada peserta didik yang menerima pelatihan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peserta didik yang mengikuti pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman yang jelas tentang konsep dasar komputer, penggunaan internet yang aman, dan kemampuan navigasi online yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan tersebut efektif dalam meningkatkan literasi digital pada peserta didik sekolah dasar di desa pedalaman dalam menghadapi era 4.0.
Strategi Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Penguatan Kemitraan Stakeholder pada Lembaga Pendidikan Ayu Gita Lestari; Arawan; Iwan Aprianto; Mahdayeni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen hubungan masyarakat (humas) dalam penguatan kemitraan stakeholder pada lembaga pendidikan dari perspektif teoretis dan konseptual. Lembaga pendidikan membutuhkan strategi komunikasi yang efektif untuk membangun dan memelihara hubungan dengan berbagai stakeholder, termasuk siswa, orang tua, tenaga pendidik, pemerintah, dan masyarakat luas. Manajemen humas berperan strategis dalam memastikan komunikasi yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan, sehingga mendukung pencapaian tujuan pendidikan dan memperkuat citra lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research, melalui kajian literatur mendalam terhadap buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen relevan mengenai manajemen humas dan kemitraan stakeholder di lembaga pendidikan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis untuk mengidentifikasi konsep, prinsip, dan strategi humas yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen humas yang efektif meliputi perencanaan komunikasi yang terstruktur, pelaksanaan program humas partisipatif, pemeliharaan hubungan berkelanjutan, dan evaluasi rutin terhadap interaksi dengan stakeholder. Implementasi strategi ini meningkatkan dukungan masyarakat, memperkuat legitimasi lembaga, dan memfasilitasi kolaborasi yang produktif. Kesimpulannya, manajemen humas yang berbasis komunikasi dua arah, transparansi, partisipasi, dan kolaborasi strategis menjadi kunci dalam membangun kemitraan stakeholder yang produktif dan berkelanjutan pada lembaga pendidikan.
Pemanfaatan Electronic Public Relations dalam Pengelolaan Komunikasi Digital Organisasi Desy Sasmita; M. Syahid Anggi. ER; Iwan Aprianto; Mahdayeni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemanfaatan Electronic Public Relations (EPR) dalam pengelolaan komunikasi digital organisasi di era perkembangan teknologi informasi. Kajian ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap strategi komunikasi yang mampu menjangkau publik secara luas, cepat, dan interaktif melalui media digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research (studi kepustakaan), yang bersumber dari buku, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen akademik yang relevan dengan konsep Electronic Public Relations dan komunikasi digital. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengklasifikasian, penelaahan kritis, serta sintesis terhadap berbagai sumber pustaka yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Electronic Public Relations berperan strategis dalam mendukung efektivitas penyampaian informasi, membangun citra positif organisasi, serta memperkuat hubungan antara organisasi dan publik melalui media digital. Selain itu, EPR mendorong terciptanya komunikasi dua arah yang lebih interaktif dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Electronic Public Relations merupakan bagian penting dalam pengelolaan komunikasi organisasi di era digital dan perlu dikembangkan secara terencana serta berbasis kajian teoretis yang komprehensif.