Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Role of Marketing Capability, Operations Capability, Management Practices and Environmental Investment on Agro-Industrial Environmental Performance Awatara, I Gusti Putu Diva; Hamdani, Anwar; Susila, Linda Nur; Saryanti, Endang
International Journal of Applied Business and International Management Vol 5, No 3 (2020): December 2020
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/ijabim.v5i3.978

Abstract

This study aims to investigate the role of marketing capability, operations capability, management practices and environmental investment on the environmental performance of agro-industry companies. This research conducted a survey research on all employees of 120 agroindustry companies. The samples were selected with proportionate stratified random sampling based on management level of the companies. The data were compiled from questionnaires and field observations. After the validity and reliability test, a set of classical assumptions were undergone to determine the variable relations, along with the hypothesis testing with multiple linear regression, t test and F test. The results of this study indicate that marketing capability, operations capability, management practices, and environmental investments have effects on environmental performance.
Synergi Membuat Pupuk Organik dari Limbah Air Cucian Beras untuk Pupuk Tanaman Sapariyah, Rina Ani; Saryanti, Endang; Susanti, Nani Irma
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.15596

Abstract

During the Covid-19 pandemic, the order of people's lives has changed dramatically. The strict application of the 5M rule makes the space limited. To be able to survive healthily and happily, activities are needed that can provide positive energy as well as be useful for sustainability in meeting life's needs. One of the trends is planting both ornamental and vegetable plants and even medicinal plants or kitchen spices in the yard. For the plants to thrive, the fertilizer used uses the rice washing water waste that is produced every day. So far, housewives will flush rice washing water waste directly on the plants. The community service team provides socialization, training, and assistance in making liquid organic fertilizer that can be made by housewives in their respective homes. The synergy between household members in making Liquid Organic Fertilizer from rice washing water waste, so that it is more efficient and effective
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.PelakuĀ  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Pada Pelaku Umkm Makanan Ringan Di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen Panglipurningrum, Yofhi Septian; Saryanti, Endang; Octaviani, Andri; Utomo, Agus
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2064

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi produktif yang lahir sebagai salah satu kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Selain itu, UMKM juga menjadi penopang perekonomian masyarakat dan daerah. UMKM dituntut harus dapat bersaing di era pasar bebas. Adapun untuk dapat bersaing di era pasar bebas ini salah satu syaratnya adalah terpenuhinya legalitas usaha. Namun pengurusan legalitas usaha masih kurang diketahui oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Legalitas usaha merupakan informasi bagi masyarakat, terutama bagi pihak yang berkepentingan terhadap identitas dan hal-hal yang menyangkut dunia usaha dan perusahaan yang didirikan Usaha merupakan unsur penting sebagai penunjuk jati diri bahwa suatu badan usaha tersebut legal dan sah secara hukum sehingga diakui oleh masyarakat. Salah satu legalitas usaha dalam sebuah usaha adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan tanda pengenal bagi para pelaku usaha, baik usaha perseorangan maupun non perseorangan. Dengan adanya NIB dapat membantu para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha dan izin komersial atau operasional.PelakuĀ  usaha di desa karanganyar kecamatan plipuh kabupaten karanganyar mempunyai sebanyak 46 pelaku usaha makanan ringan yang masih peru membutuhkan pendampingan usaha khusunya pendampingan pembuatan NIB bagi usahanya.
PELATIHAN PENGEMASAN (PACKAGING) PRODUK UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL UMKM Fatoni, Ahmad; Nurianti, Siti; Nawangsasi, Endah; Saryanti, Endang; Herawati, Nunuk
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i1.4867

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan pengemasan produk yang menarik dan sesuai standar. Pelatihan ini menghadirkan materi tentang teknik pengemasan yang efektif, pemilihan bahan yang ramah lingkungan, serta aspek estetika dan informatif dalam kemasan produk. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM di wilayah setempat yang selama ini kurang memperoleh pengetahuan terkait pengemasan produk yang mampu meningkatkan nilai jual dan daya tarik konsumen. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu menerapkan teknik pengemasan yang lebih profesional dan inovatif, sehingga mampu meningkatkan citra produk dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung dan pemberian pendampingan agar peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengemasan produk, yang secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan nilai jual dan keberlanjutan usaha UMKM di wilayah tersebut.